KHODAM
Yang dimaksud khodam dalam uraian ini adalah penjaga yang didatangkan dari dunia ghaib untuk manusia, bukan untuk benda bertuah. Didatangkan dari rahasia urusan Ilahiyah yang terkadang banyak diminati oleh sebagian kalangan ahli mujahadah dan riyadlah tetapi dengan cara yang kurang benar. Para ahli mujahadah itu sengaja berburu khodam dengan bersungguh-sungguh. Mereka melakukan wirid-wirid khusus, bahkan datang ke tempat-tempat yang terpencil. Di kuburan-kuburan tua yang angker, di dalam gua, atau di tengah hutan.
Ternyata keberadaan khodam tersebut memang ada, mereka disebutkan di dalam al-Qur’an al-Karim. Diantara mereka ada yang datang dari golongan Jin dan ada juga dari Malaikat, namun barangkali pengertiannya yang berbeda. Karena khodam yang dinyatakan dalam Al-Qur’an itu bukan berupa kelebihan atau linuwih yang terbit dari basyariah manusia yang disebut “kesaktian”, melainkan berupa sistem penjagaan dan perlindungan yang diperuntukkan bagi orang-orang yang beriman dan beramal shaleh sebagai buah ibadah yang mereka lakukan. Sistem perlindungan tersebut dibangun oleh rahasia urusan Allah s.w.t yang disebut “walayah”, dengan itu supaya fitrah orang beriman tersebut tetap terjaga dalam kondisi sebaik-baik ciptaan. Allah s.w.t menyatakan keberadaan khodam-khodam tersebut dengan firman-Nya:
لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ
“Bagi manusia ada penjaga-penjaga yang selalu mengikutinya, di muka dan di belakangnya, menjaga manusia dari apa yang sudah ditetapkan Allah baginya. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum, sehingga mereka merubahnya sendiri”. (QS. ar-Ra’d; 13/11)
Lebih jelas dan detail adalah sabda Baginda Nabi s.a.w dalam sebuah hadits shahihnya:
حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ عَبْدًا دَعَا جِبْرِيلَ فَقَالَ إِنِّي أُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبَّهُ قَالَ فَيُحِبُّهُ جِبْرِيلُ ثُمَّ يُنَادِي فِي السَّمَاءِ فَيَقُولُ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبُّوهُ فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ قَالَ ثُمَّ يُوضَعُ لَهُ الْقَبُولُ فِي الْأَرْضِ رواه البخاري و مسلم *
“Hadits Abi Hurairah r.a berkata: Rasulullah s.a.w bersabda: “Sesungguhnya Allah apabila mencintai seorang hamba, memanggil malaikat Jibril dan berfirman : “Sungguh Aku mencintai seseorang ini maka cintailah ia”. Nabi s.a.w bersabda: “Maka Jibril mencintainya”. Kemudian malaikat Jibril memanggil-manggil di langit dan mengatakan: “Sungguh Allah telah mencintai seseorang ini maka cintailah ia, maka penduduk langit mencintai kepadanya. Kemudian baginda Nabi bersabda: “Maka kemudian seseorang tadi ditempatkan di bumi di dalam kedudukan dapat diterima oleh orang banyak”. (HR Bukhori dan Muslim )
Dan juga sabdanya:
حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ : أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَتَعَاقَبُونَ فِيكُمْ مَلَائِكَةٌ بِاللَّيْلِ وَمَلَائِكَةٌ بِالنَّهَارِ وَيَجْتَمِعُونَ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ وَصَلَاةِ الْعَصْرِ ثُمَّ يَعْرُجُ الَّذِينَ بَاتُوا فِيكُمْ فَيَسْأَلُهُمْ رَبُّهُمْ وَهُوَ أَعْلَمُ بِهِمْ كَيْفَ تَرَكْتُمْ عِبَادِي فَيَقُولُونَ تَرَكْنَاهُمْ وَهُمْ يُصَلُّونَ وَأَتَيْنَاهُمْ وَهُمْ يُصَلُّونَ
“Hadits Abi Hurairah r.a Sesungguhnya Rasulullah s.w.t bersabda: “Mengikuti bersama kalian, malaikat penjaga malam dan malaikat penjaga siang dan mereka berkumpul di waktu shalat fajar dan shalat ashar kemudian mereka yang bermalam dengan kalian naik (ke langit), Tuhannya bertanya kepada mereka padahal sesungguhnya Dia lebih mengetahui keadaan mereka: di dalam keadaan apa hambaku engkau tinggalkan?, mereka menjawab: mereka kami tinggalkan sedang dalam keadaan shalat dan mereka kami datangi sedang dalam keadaan shalat”. (HR Buhori dan Muslim)
Setiap yang mencintai pasti menyayangi. Sang Pecinta, diminta ataupun tidak pasti akan menjaga dan melindungi orang yang disayangi. Manusia, walaupun tanpa susah-susah mencari khodam, ternyata sudah mempunyai khodam-khodam, bahkan sejak dilahirkan ibunya. Khodam-khodam itu ada yang golongan malaikat dan ada yang golongan Jin. Diantara mereka bernama malaikat Hafadhoh (penjaga), yang dijadikan tentara-tentara yang tidak dapat dilihat manusia. Konon menurut sebuah riwayat jumlah mereka 180 malaikat. Mereka menjaga manusia secara bergiliran di waktu ashar dan subuh, hal itu bertujuan untuk menjaga apa yang sudah ditetapkan Allah s.w.t bagi manusia yang dijaganya.
Itulah sistem penjagaan yang diberikan Allah s.w.t kepada manusia yang sejatinya akan diberikan seumur hidup, yaitu selama fitrah manusia belum berubah. Namun karena fitrah itu terlebih dahulu dirubah sendiri oleh manusia, hingga tercemar oleh kehendak hawa nafsu dan kekeruhan akal pikiran, akibat dari itu, matahati yang semula cemerlang menjadi tertutup oleh hijab dosa-dosa dan hijab-hijab karakter tidak terpuji, sehingga sistem penjagaan itu menjadi berubah.
KHODAM JIN DAN KHODAM MALAIKAT
‘Setan’, menurut istilah bahasa Arab berasal dari kata syathona yang berarti ba’uda atau jauh. Jadi yang dimaksud ‘setan’ adalah makhluk yang jauh dari kebaikan. Oleh karena hati terlebih dahulu jauh dari kebaikan, maka selanjutnya cenderung mengajak orang lain menjauhi kebaikan. Apabila setan itu dari golongan Jin, berarti setan Jin, dan apabila dari golongan manusia, berarti setan manusia. Manusia bisa menjadi setan manusia, apabila setan Jin telah menguasai hatinya sehingga perangainya menjelma menjadi perangai setan. Rasulullah s.a.w menggambarkan potensi tersebut dan sekaligus memberikan peringatan kepada manusia melalui sabdanya:
لَوْلاَ أَنَّ الشَّيَاطِيْنَ يَحُوْمُوْنَ عَلَى قُلُوْبِ بَنِى آَدَمَ لَنَظَرُوْا اِلَى مَلَكُوْتِ السَّمَاوَاتِ
“Kalau sekiranya setan tidak meliputi hati anak Adam, pasti dia akan melihat alam kerajaan langit”.
Di dalam hadits lain Rasulullah s.a.w bersabda:
إِنَّ الشَّيْطَانَ لَيَجْرِى مِنِ ابْنِ آَدَمَ مَجْرَى الدَّمِ فَضَيِّقُوْا مَجَاِريَهُ ِبالْجُوْعِ.
“Sesungguhnya setan masuk (mengalir) ke dalam tubuh anak Adam mengikuti aliran darahnya, maka sempitkanlah jalan masuknya dengan puasa”.
Setan jin menguasai manusia dengan cara mengendarai nafsu syahwatnya. Sedangkan urat darah dijadikan jalan untuk masuk dalam hati, hal itu bertujuan supaya dari hati itu setan dapat mengendalikan hidup manusia. Supaya manusia terhindar dari tipu daya setan, maka manusia harus mampu menjaga dan mengendalikan nafsu syahwatnya, padahal manusia dilarang membunuh nafsu syahwat itu, karena dengan nafsu syahwat manusia tumbuh dan hidup sehat, mengembangkan keturunan, bahkan menolong untuk menjalankan ibadah.
Dengan melaksanakan ibadah puasa secara teratur dan istiqomah, di samping dapat menyempitkan jalan masuk setan dalam tubuh manusia, juga manusia dapat menguasai nafsu syahwatnya sendiri, sehingga manusia dapat terjaga dari tipudaya setan. Itulah hakekat mujahadah. Jadi mujahadah adalah perwujudan pelaksanaan pengabdian seorang hamba kepada Tuhannya secara keseluruhan, baik dengan puasa, shalat maupun dzikir. Mujahadah itu merupakan sarana yang sangat efektif bagi manusia untuk mengendalikan nafsu syahwat dan sekaligus untuk menolak setan. Allah s.w.t berfirman:
إِنَّ الَّذِينَ اتَّقَوْا إِذَا مَسَّهُمْ طَائِفٌ مِنَ الشَّيْطَانِ تَذَكَّرُوا فَإِذَا هُمْ مُبْصِرُونَ
“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa, bila mereka ditimpa was-was dari setan, mereka berdzikir kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat”. (QS.al-A’raaf.7/201)
Firman Allah s.w.t di atas, yang dimaksud dengan lafad “Tadzakkaruu” ialah, melaksanakan dzikir dan wirid-wirid yang sudah diistiqamahkan, sedangkan yang dimaksud “Mubshiruun”, adalah melihat. Maka itu berarti, ketika hijab-hijab hati manusia sudah dihapuskan sebagai buah dzikir yang dijalani, maka sorot matahati manusia menjadi tajam dan tembus pandang.
Jadi, berdzikir kepada Allah s.w.t yang dilaksanakan dengan dasar Takwa kepada-Nya, di samping dapat menolak setan, juga bisa menjadikan hati seorang hamba cemerlang, karena hati itu telah dipenuhi Nur ma’rifatullah. Selanjutnya, ketika manusia telah berhasil menolak setan Jin, maka khodamnya yang asalnya setan Jin akan kembali berganti menjadi golongan malaikat.
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ(30)نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنْفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ
“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan) “Janganlah kamu merasa takut janganlah kamu merasa sedih dan bergembiralah kamu dengan memperoleh surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”(30)Kamilah pelindung-pelindungmu di dalam kehidupan di dunia maupun di akherat”. (QS. Fushilat; 41/30-31)
Firman Allah s.w.t di atas yang artinya: “Kami adalah pelindung-pelindungmu di dalam kehidupan di dunia maupun di akherat”, itu menunjukkan bahwa malaikat-malaikat yang diturunkan Allah s.w.t kepada orang yang istiqamah tersebut adalah untuk dijadikan khodam-khodam baginya.
Walhasil, bagi pengembara-pengembara di jalan Allah, kalau pengembaraan yang dilakukan benar dan pas jalannya, maka mereka akan mendapatkan khodam-khodam malaikat. Seandainya orang yang mempunyai khodam Malaikat itu disebut wali, maka mereka adalah waliyullah. Adapun pengembara yang pas dengan jalan yang kedua, yaitu jalan hawa nafsunya, maka mereka akan mendapatkan khodam Jin. Apabila khodam jin itu ternyata setan maka pengembara itu dinamakan walinya setan. Jadi Wali itu ada dua (1) Auliyaaur-Rohmaan (Wali-walinya Allah), dan (2) Auliyaausy-Syayaathiin (Walinya setan). Allah s.w.t menegaskan dengan firman-Nya:
اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ ءَامَنُوا يُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ يُخْرِجُونَهُمْ مِنَ النُّورِ إِلَى الظُّلُمَاتِ أُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
“Dan orang-orang yang tidak percaya, Wali-walinya adalah setan yang mengeluarkan dari Nur kepada kegelapan. Mereka itu adalah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya”. (QS.al-Baqoroh.2/257)
Dan juga firman-Nya:
إِنَّا جَعَلْنَا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ لِلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ
“Sesungguhnya kami telah menjadikan setan-setan sebagai Wali-wali bagi orang yang tidak percaya “. (QS. Al-A’raaf; 7/27)
Seorang pengembara di jalan Allah, baik dengan dzikir maupun wirid, mujahadah maupun riyadlah, kadang-kadang dengan melaksanakan wirid-wirid khusus di tempat yang khusus pula, perbuatan itu mereka lakukan sekaligus dengan tujuan untuk berburu khodam-khodam yang diingini. Khodam-khodam tersebut dicari dari rahasia ayat-ayat yang dibaca. Semisal mereka membaca ayat kursi sebanyak seratus ribu dalam sehari semalam, dengan ritual tersebut mereka berharap mendapatkan khodamnya ayat kursi.
Sebagai pemburu khodam, mereka juga kadang-kadang mendatangi tempat-tempat yang terpencil, di kuburan-kuburan yang dikeramatkan, di dalam gua di tengah hutan belantara. Mereka mengira khodam itu bisa diburu di tempat-tempat seperti itu. Kalau dengan itu ternyata mereka mendapatkan khodam yang diingini, maka boleh jadi mereka justru terkena tipudaya setan Jin. Artinya, bukan Jin dan bukan Malaikat yang telah menjadi khodam mereka, akan tetapi sebaliknya, tanpa disadari sesungguhnya mereka sendiri yang menjadi khodam Jin yang sudah didapatkan itu. Akibat dari itu, bukan manusia yang dilayani Jin, tapi merekalah yang akan menjadi pelayan Jin dengan selalu setia memberikan sesaji kepadanya.
Sesaji-sesaji itu diberikan sesuai yang dikehendaki oleh khodam Jin tersebut. Memberi makan kepadanya, dengan kembang telon atau membakar kemenyan serta apa saja sesuai yang diminta oleh khodam- khodam tersebut, bahkan dengan melarungkan sesajen di tengah laut dan memberikan tumbal. Mengapa hal tersebut harus dilakukan, karena apabila itu tidak dilaksanakan, maka khodam Jin itu akan pergi dan tidak mau membantunya lagi. Apabila perbuatan seperti itu dilakukan, berarti saat itu manusia telah berbuat syirik kepada Allah s.w.t. Kita berlindung kepada Allah s.w.t dari godaan setan yang terkutuk.
Memang yang dimaksud khodam adalah “rahasia bacaan” dari wirid-wirid yang didawamkan manusia. Namun, apabila dengan wirid-wirid itu kemudian manusia mendapatkan khodam, maka khodam tersebut hanya didatangkan sebagai anugerah Allah s.w.t dengan proses yang diatur oleh-Nya. Khodam itu didatangkan dengan izin-Nya, sebagai buah ibadah yang ikhlas semata-mata karena pengabdian kepada-Nya, bukan dihasilkan karena sengaja diusahakan untuk mendapatkan khodam.
Apabila khodam-khodam itu diburu, kemudian orang mendapatkan, yang pasti khodam itu bukan datang dari sumber yang diridlai Allah s.w.t, walaupun datang dengan izin-Nya pula. Sebab, tanda-tanda sesuatu yang datangnya dari ridho Allah, di samping datang dari arah yang tidak disangka-sangka, bentuk dan kondisi pemberian itu juga tidak seperti yang diperkiraan oleh manusia. Demikianlah yang dinyatakan Allah s.w.t:
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا(2)وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
“Dan barangsiapa bertakwa kepada Allah. Allah akan menjadikan jalan keluar baginya (untuk menyelesaikan urusannya) (2) Dan memberikan rizki kepadanya dari arah yang tidak terduga”. (QS. ath-Tholaq; 65/2-3)
Khodam-khodam tersebut didatangkan Allah s.w.t sesuai yang dikehendaki-Nya, dalam bentuk dan keadaan yang dikehendaki-Nya pula, bukan mengikuti kehendak hamba-Nya. Bahkan juga tidak dengan sebab apa-apa, tidak sebab ibadah dan mujahadah yang dijalani seorang hamba, tetapi semata sebab kehendakNya. Hanya saja, ketika Allah sudah menyatakan janji maka Dia tidak akan mengingkari janji-janji-Nya.
(malfiali, 22 Oktober 2008)




Ass.wr.wb
Saya pernah melihat disuatu daerah ada agama yang mengharuskan memberi sajen dirumahnya dan tempat ibadahnya setiap hari, dan mereka berbuat itu sangat ikhlas bahkan sangat yakin dengan sajennya itu mereka akan mendapatkan rejeki, disamping memberi sajen juga mereka berdoa kepada Tuhan YME.
Kemudian apabila mereka mendapatkan anak (melahirkan) ternyata mereka juga memberi sesaji berupa hewan ternak (babi) dan ini seperti Aqiqoh di Islam.
Bagaimana ini Kyai, mereka nyatanya dapat rejeki, padahal rejeki itu datangnya kan dari Allah SWT.
Was.wr.wb
Unt. Adhirajasa. Ass. Wr. Wb
Itu membuktikan bahwa Tuhan itu hanya Satu atau Esa, yaitu Allah s.w.t. Hanya Allah yang menciptakan semesta alam dan isinya. Buktinya lagi, Manusia dengan segala kehidupannya, sebagai produk utama Tuhan, meskipun agama mereka berbeda, betuk dan sifat-sifatnya ternyata sama. Seandainya tuhan-tuhan yang disembah manusia itu berbeda, maka pasti produknya juga berbeda. Ada manusia made in Tuhan A ada manusia made in Tuhan B, nyatanya hal tersebut tidak ada.
Jadi dengan jalan agama dan keyakinan apa saja, ketika manusia berdo’a dengan ihlas, maka do’a itu akan sampai kepada Allah s.w.t dan ketika do’a tersebut memenuhi syarat untuk dikabulkan, maka pasti dikabulkan, hal itu karena Allah tidak ingkar janji dan tidak pilih kasih kepada hamba-Nya. Hanya saja, ketika do’a tersebut dipanjatkan oleh orang yang hatinya tidak percaya kepada Rasul Muhammad s.a.w sebagai utusan Tuhan yang terakhir, maka pemberian itu hanya dalam bentuk kenikmatan duniawi. Bahkan sebagai istidroj atau kemanjaan sementara di dunia yang kemudian harus dipertanggungjawabkan dengan siksa di neraka.
Untuk itu, bagi kita yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya, hendaknya berdo’a dengan benar dan yakin. Namun oleh karena kenikmatan Islami itu kenikmatan dunia akhirat, maka cara berdo’anya harus lebih bersungguh-sungguh. Apa mau do’a bareng-bareng di pondok mas? datanglah setiap malam rabu dan malam juma’t, aku tunggu ya …… Was.
Assalamu ‘alaikum Wr Wb.
Setelah saya membaca tulisan bapak, saya salut dan bangga terhadap pengetahuan yang Alloh berikan kepada Bapak. Saya sangat setuju dengan apa yang Bapak sampaikan, agar umat Islam di Indonesia sadar dan melek terhadap kesalahan-kesalahan aqidah yang telah dijalaninya.
Jika tidak keberatan saya yang awam ini ingin menyumbang sepatah dua kata :.
Setelah saya melakukan penelitian, pengamatan dan wawancara terhadap beberapa orang/teman dekat yang mempunyai kelebihan dalam hal-hal gaib, saya dapat menyimpulkan bahwa orang tsb. telah ditemani dan dibantu oleh makhluk halus Jin.
Prosesnya terwujudnya kemampuan supranatural pada manusia pada umumnya karena diwariskan oleh leluhur/orang tuanya atau dituntut/dipelajari dengan sengaja. Seperti kita ketahui bahwa sebelum Islam masuk ke Indonesia maka telah ada kepercayaan animisme dan agama Hindu, dari situlah budaya dan kebiasaan masyarakat berkembang sampai masuknya agama Islam. Nenek moyang kita yang katanya mempunyai kesaktian supranatural menurunkan ilmunya kepada turunannya, jelasnya Jin yang menjadi pendampingnya akan pindah untuk mendampingi anak/cucu setelah ybs. meninggal dunia, demikian seterusnya. Selanjutnya kemampuan supranatural berikutnya didapat dengan menuntut dan mempelajari ilmu tertentu dari seorang dukun, orang pintar, paranormal bahkan ustadz-ustadz pemilik pesantren/ pengajian plus (+ ilmu kesaktian). Justru hal inilah yang paling berbahaya terhadap kemurnian aqidah karena dibungkus oleh ritual ibadah seperti puasa, ziarah kubur, wirid dan doa-doa berbahasa arab yang seolah-olah benar sesuai tuntunan Islam.
Karena melakukan suatu ritual ibadah yang tidak dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW (bid’ah) dan tidak didasari oleh niat yang iklas karena Alloh semata (melainkan karena ilmu atau keinginan duniawi) maka Jin akan memanfaatkan kesempatan ini. Menurut pengetahuan saya, ciri-ciri seseorang telah didampingi oleh Khodam Jin adalah sbb:
1. Dapat dan sering melihat makhluk halus baik malam maupun siang.
2. Sering mendengar bisikan/percakapan tanpa ada ujud.
2. Dapat mengetahui isi hati orang lain.
3. Dapat melihat suatu kejadian dari jarak jauh (terawang).
4. Dapat mengetahui sejarah masa lalu suatu tempat/lokasi.
5. Sering mendapat petunjuk tentang suatu kejadian yang akan datang.
6. Dapat melakukan perjalanan astral/roh (out of body experience).
7. Mempunyai kesaktian, kekuatan dan kemampuan di luar batas nalar.
8. Dll.
Jika dahulu Nabi/Rosul dan para Wali Alloh mempunyai kelebihan supranatural maka itu adalah Mujizat dan Karomah yang merupakan karunia Alloh. Jika orang biasa yang ibadahnya pas-pasan, hanya rajin wirid untuk mendapatkan ilmu tertentu, apakah akan mendapat karunia Alloh ?
Demikian pendapat saya , mohon dikoreksi jika terdapat kesalahan dan mohon maaf kepada semua pembaca jika ada yang merasa kurang nyaman membaca tulisan ini.
Terima kasih
Wass, Arza Mitra
Wa’alaikum Salam Wr. Wb
Untuk Ustadz Arza Mitra Yth,
1. Terima kasih anda telah menyumbangkan ilmu pengetahuan yang berharga di Web kami, semoga menjadi amal sholeh yang diterima di sisi Allah.
2. Ini sekedar tambahan dari saya. Kaitan kelebihan ghaib yang dimiliki oleh seseorang, hal tersebut menurut saya tidak selalu karena orang itu ditemani makhluk Jin. Kelebihan itu lebih berasal dari rahasia buah ibadah/laku/atsar yang dilakukan orang tersebut. Kelebihan itu bisa jadi datang dari Sirr atau rahasia urusan Ilahiyah, dari dunia Malaikat dan juga dari dunia Jin. Dari beberapa sumber tersebut kelebihan itu kemudian menjadi Mu’jizat, karomah, ma’unah atau istidroj. Ketika orang yang punya kelebihan itu mati, maka buah ibadah itu akan disimpan dalam kitab yang terjaga. Keberadaan buah ibadah itu dinyatakan Alloh Ta’ala dalam firman-Nya yang artinya: “Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh)”.(QS. Yaa Siin/12). Namun, jika dasar laku tersebut cenderung untuk kepentingan duniawi, seperti ingin mendapat kesaktian misalnya, maka buah laku itu memang bisa datang dari dunia Jin. Kelebihan seperti inilah yang terkadang bisa menjadi istidroj.
Jika kita meminjam bahasa internet, maka rahasia ibadah yang disimpan di Kitab Induk yang nyata itu adalah ibarat situs, sedangkan orang yang bertawasul ibarat mengakses situs tersebut. Dengan izin Alloh(urusan Alloh atau sunnatulloh), jika orang yang bertawasul itu benar, baik niat maupun amaliah, maka ia bisa memanfaatkan (download) sesuatu yang tersimpan dalam situs tersebut. Jika yang di download itu data, maka itulah rahasia sumber ilmu laduni, jika yang di download itu kelebihan(progam) maka disitulah awal mula timbulnya kelebihan pada diri orang yang bertawasul. Oleh karena itu, setiap kelebihan yang dimiliki oleh seseorang pasti berkaitan dengan kelebihan orang mati(para pendahulu). Rahasia alam ghaib itu sekarang bisa kita pelajari lebih dalam dengan cara beri’tibar terhadap kemajuan ilmu dan tehnologi. Dengan beri’tibar tersebut kita bisa beristimbat untuk menyelami hal tersebut. Meskipun demikian, rahasia alam ghaib itu tidak mungkin dapat kita kuak hanya dengan alat bahasa saja, tetapi dengan amal konkrit. Semoga Alloh memberikan hidayah kepada kita semua.
3. Tentang kaitan bid’ah, mohon maaf saya tidak berani mengupas di sini, menurut saya hal itu terjadi atas faham yang berbeda, namun yang pasti, setiap Ulama pasti berbuat atas dasar ilmu pengetahuan yang diyakini. Allohu A’lam. Bila ada lebih kurangnya saya mohon maaf dan terima kasih. alfakir.
Assalamu ‘alaikum Wr Wb.
Bapak Ustadz Yth.
Terima kasih atas jawabannya, setelah membaca tulisan Bapak, saya merasa pengetahuan saya tentang fenomena gaib ini sangat dangkal sekali (maaf saya belum pantas disebut Ustadz). Saya memberanikan diri untuk mengulas hal ini karena saya telah beberapa kali berguru untuk menimba ilmu Supranatural melalui ritual ibadah, dan sampai saat ini saya belum berhasil mendapatkannya. Saya berpikir apakah saya terlalu menggunakan akal, logika, nalar, berpikir analitis dan banyak bertanya ?
Tiga tahun yang lalu saya berniat untuk meningkatkan iman kepada Alloh dan kepada yang Ghaib, melalui pengalaman dapat melihat makhluk gaib, sehingga ainul yakin. Kemudian saya bertemu dengan seorang yang Ahli Ibadah, dan selama 6 bulan saya berguru kepadanya. Awalnya apa yang disampaikannya memang sesuai dengan Al Quran dan Hadist serta untuk niat/tujuan berbuat baik, namun belakangan mulailah terkuak penyimpangannya, diantaranya :
1. Setiap akan wirid dan berdoa selalu menyapa Rosulluloh, malaikat Jibril, Mikail, Isrofil dan Izroil, para Khodamulloh dan para Waliulloh.
2. Beliau sangat patuh melaksanakan puasa mutih, puasa 7 hari tanpa makan dan minum, berbuka puasa jam 17.30, bersemedi dan wirid semalam suntuk diruangan khusus dan gelap, semuanya berdasarkan petunjuk gaib.
3. Beliau mengajarkan wiridan untuk membuka hijab alam gaib sehingga akan bertemu dengan guru mursid/diri pribadi dan para malaikat.
4. Beliau juga memberikan buku dengan judul jalan Marifat, dimana isinya banyak yang tidak saya mengerti dan tidak sesuai dengan pengetahuan agama yang selama ini saya dapat.
5. Anjuran untuk mengeluarkan zakat khusus dengan nominal tetap Rp. 3.070.000,- per anggota keluarga setiap tahun, dibagikan kepada 31 orang yatim piatu atau untuk membangun mesjid, tujuannya agar seluruh dosa kita dapat diampuni Alloh.
6. Beliau memberikan bacaan/mantra untuk maksud atau keinginan tertentu, sebagian dicampur dengan bahasa jawa dan sebagian dari Al Quran (tetapi arti ayat tidak nyambung dengan maksud/tujuan).
7. Manakala saya bertanya tentang suatu ritual/fiqih ibadah yang saya tidak dapatkan di Al Quran atau Hadist Shohih Buchori dan Muslim, beliau mengatakan bahwa tidak semua petunjuk Alloh telah diberikan kepada Rosulluloh, masih ada beberapa putunjuk yang akan diberikan langsung oleh Malaikat.
8. Beliau dapat menyembuhkan penyakit medis dan non medis, menerawang, menerka isi hati, meramal masa depan dan melihat makhluk gaib termasuk Nyai Loro Kidul, Prabu Siliwangi, Nabi Khidir dan Malaikat.
9. Melalui bantuan rekan saya yang dapat melihat gaib, ternyata bacaan/wirid yang beliau ajarkan menghadirkan sosok gaib berjubah dan bersorban putih serta memancarkan cahaya.
10. Sosok gaib yang selalu muncul itu dan hadir disekitar beliau dan para muridnya, diyakini sosok Malaikat Jibril atau malaikat lainnya (yang selalu memberikan petunjuk melalui pertemuan gaib, surat bahkan telpon).
Pertanyaan : Apakah Malaikat Jibril (pesuruh Alloh yang paling mulia) dapat dipanggil dan di minta tolong secara langsung untuk memenuhi hajat manusia ? atau apakah Jin (yang dirasuki Syetan) dapat menyerupai/mengaku sebagai Malaikat ?
Itulah sebagian pengalaman yang saya alami, sehingga menimbulkan keyakinan saya bahwa apapun ritual/amalan ibadah (puasa, wiridan kalimat tauhid, sholawat dan bacaan ayat/surat Al Quran tertentu) yang sering dilakukan dan berdampak langsung menghadirkan sosok gaib atau menimbulkan fenomena/kemampuan gaib maka ritual ibadah tersebut adalah ritual untuk menghadirkan dan meminta tolong kepada Jin.
Masih banyak pengalaman lain yang telah saya alami, jika Bapak berkenan akan saya ceritakan tanpa bermaksud untuk memfitnah atau mendiskriditkan seseorang/golongan tertentu semata Amar Ma’ruf Nahi Mungkar. Sekali lagi mohon maaf jika ulasan saya ini tidak berkenan di hati para Pembaca.
Wass Wr Wb
Arza Mitra
Wassalau’alaikum Wr. Wb
Ustadz Arza Mitra Yth,
Terima Kasih Uztadz berkenan membagi ilmu di Web Kita. Aku sangat bangga, karena yang ditulis ini merupakan pengalaman perjalanan yang sangat luar biasa. Semoga membawa kemanfaatan untuk kita semua. Saya yakin, apapun yang kita bahas di sini, asal dengan niat yang baik insya Allah akan membawa manfaat. Saya akan mencoba menambahkan sedikit pengetahuan saya yang terbatas ini untuk melengkapi pengetahuan anda yang terbentang luas dan dalam.
1. Segala sesuatu yang berlebihan pertanda terbit dari hati yang lupa dzikir kepada Alloh dan mengikuti hawa nafsu: “Dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas”(QS.al Kahfi/28).
2. Untuk pertanyaan Nomor 1, jika hal tersebut cara melakukannya benar, itulah yang disebut Tawasul. Saya sudah menulis dan menerbitkan buku tentang tawasul ini dalam judul Tawasul(mencari Allah dan rasul-Nya lewat Jalan Guru). Insya Allah tulisan kalitan tentang tawasul ini hari ini akan saya Upload.
3. Pertanyaan 2-7, Jika hal tersebut dilakukan berlebihan berarti berangkat dari hawa nafsu bukan dari ruhani. Dikatakan tidak berlebihan, apabila semua itu dikerjakan dalam rangka melaksanakan pengabdian hakiki. Jika ibadah yang kita lakukan tersebut mengharapkan imbalan, meski berharap menjadi Wali. maka berarti kita berlebihan dan berati pula, kita ini bukan hamba(kaulo) tetapi pekerja(kuli), bahkan kuli yang tidak tahu diri. Dari landasan niat yang berbeda itulah maka hasilnya juga akan berbeda.
4. Pertanyaan Nomor 8. Untuk menyembuhkan orang sakit itu kan tidak harus ahli wirid dan ibadah(mujahadah) saja, Dokter, Mantri Kesehatan, Bidan, Tabib, Since juga bisa, hal tersebut merupakan keahlihan lahir yang bisa didapatkan oleh siapa saja. Untuk menerawang isi hati orang dan meramal masa depan, hal tersebut berada di wilayah ‘dzon’ atau persangkaan yang tidak bisa dibuktikan secara ilmiyah, maka apakan seorang ilmuwan harus percaya dengan hal yang tidak masuk akal?. Maaf ustadz ya, ini agak sedikit guyon biar tidak sepaneng. Tentang melihat makhluk ghaib, saya sudah posting di Web kita dengan Judul apakah manusia bisa melihat Jin?.
5. Untuk pertanyaan yang ini: “Apakah Malaikat Jibril (pesuruh Alloh yang paling mulia) dapat dipanggil dan di minta tolong secara langsung untuk memenuhi hajat manusia ? atau apakah Jin (yang dirasuki Syetan) dapat menyerupai/mengaku sebagai Malaikat ?”. Inilah yang saya maksud tanda-tanda berlebihan, oleh karena wirid dan mujahadah dilaksanakan tanpa guru pembimbing ahlinya, sehingga orang tersebut terjebak dalam batas yang dibolehkan, maka hasilnya menjadi berlebihan. Semestinya hasil ibadah itu adalah mengenal diri sendiri untuk bisa mengenal Tuhan. Mengenal diri sendiri dalam arti mengenal ‘aib’ atau keterbatasan diri sebagai seorang hamba, ketika ternyata disitu ada kelebihan, berarti didatangkan dari Urusan Ilahiyah. Dengan pemahaman seperti itu insya Allah orang tidak terjebak dalam sombong dan takabbur.
6. Pertanyaan nomor 9. Mengapa hal tersebut diketahui dari bantuan rekan? Kok tidak kita ketahui sendiri, apakah bisa kita buktikan bahwa yang disampaikan rekan kita itu benar?. Ini juga wilayah yang seharusnya tidak diimani oleh orang ahli ilmu.
7. Walhasil, semua yang ghaib itu tidak dapat dikenali dengan panca indera tetapi dengan matahati(indera batin). Seperti contoh bauh minyak wangi misalnya, meskipun ada, tapi tidak dapat dilihat mata namun dapat dirasakan dengan penciuman. Dapatkan orang menceritakan hakekat bauh minayak wangi kepada orang yang penciumannya rusak dari lahir?. Inilah yang bisa menjadi renungan kita, apakah kita yang matahati ini terkadang masih dalam keadaan buta mampu mengenali hal yang ghaib tersebut dengan panca indera? Hal ghaib itu mempunyai frekwensi sendiri dan hal yang lahir juga demikian, maka tidak mungkin kita bisa mendengakan siaran radio misalnya kecuali dengan frekwensi yang sama.
8. Pembicaraan ini memasuki ilmu rasa yang tidak terbatas, seperti samudera tidak bertepi. Semoga yang sangat singkat ini dapat mendorong kita untuk lebih bersemangat menyelami dalamnya, tentunya dengan bimbingan yang benar.
9. Hanya Alloh SWT. yang Maha Mengetahui.
alFakir ila afwi maulaho. Muhammad Luthfi Ghozali (malfiali)
Assalamu’alaikum Wr Wb.
Hanya Ridho Alloh yang membuatku bahagia.
Sekali lagi terima kasih saya sampaikan kepada Bapak Ustadz atas penjelasannya, ternyata samudra ilmu itu begitu luas, apalagi jika kita sudah masuk ke dalam kawasan yang bersifat gaib. Saya sependapat jika pembicaraan kita ini memasuki ilmu rasa yang tidak terbatas, oleh karena itu lebih baik kita melaksanakannya bukan hanya membicarakannya saja.
Dari hasil diskusi ini dapat disimpulkan bahwa dalam melaksanakan amal ibadah kita harus ikhlas 100% Lillahi Taala, tidak mengharapkan imbalan atau manfaat dari apa yang telah dilakukan, jelasnya tidak mengaitkan amalan ibadah dengan faedah/manfaat atau keinginan duniawi tertentu. Jika mempunyai hajat atau keinginan tertentu tidak lain disampaikan melalui doa yang dipanjatkan. Agar amalan ibadah tidak membuat kita tersesat perlu mempunyai pembimbing/guru yang “benar”, dan harus berdasarkan penafsiran Al Quran yang “benar” dan penggunaan hadist yang “benar”.
Terima kasih, sampai berjumpa kembali dalam diskusi Topik yang lain, semoga Alloh selalu menunjukkan kita jalan yang benar, amiin.
Wass Wr.Wr.
Arza Mitra Bandung
menurut ana sih mereka yang memiliki khodam zin siapapun orangnya adalah musyrik. Ada pada Al Quran ( qorin Syetan/ Qorin Malaikat), qorin syetan menjerumuskan manusia pada jurang neraka, qorin malaikat mengarahkan manusia pada keridhoan Alloh/syuga. Jin tidak menolong tapi menghinakan manusia ( bocoran dari golongan jin yang masuk islam), ada pada surah al jin.
Lho apa iya sih kok orang yang memiliki kodam Jin adalah orang musyik, tetangga saya juga kyai dan punya kodam jin berarti kyai ini juga orang musrik??? bagaimana ini?
Kemudian di webblog ini juga membahas tentang kodam Jin, lha terus bagaimana ini, apa berarti webblog ini adalah blog syirik?
wah wah yang bener mana nich?
aku yang kebingungan.
ٍSekedar masukan ya teman-teman. Hadits berikut ini mengindikasikan bahwa Rasulullah SAW juga mempunyai khodam jin yang selalu memberi info kepada Beliau tentang urusan kebaikan. Jika setiap orang yang memiliki khodam jin berarti musyrik..? apakah Rasul SAW termasuk orang musyrik? Barangkali kita harus banyak belajar tentang dunia jin sebelum kita menghukumi orang musyrik, karena menghukumi musyrik terhadap orang yang tidak musyrik berarti musyrik. Mohon maaf ya Mas Asep
مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ إِلاَّ وَقَدْ وَكَّلَ قََرِيْنَهُ مِنَ الْجِنِّ . قَاُلْوا أَاَنْتَ يَارَسُوْلَ اللهِ قَالَ : وَإِيَّايَ إِلاَّ أَنَّ اللهَ قَدْ أَعَانَنِي عَلَيْهِ فَأَسْلَمَ فَلاَ يَأْمُرُنِي إِلاَّ بِالْخَيْرِ . رواه مسلم.
“Tidaklah dari salah satu diantara kalian kecuali sesungguhnya Allah telah mewakilkan teman(qorin)nya dari jin, mereka bertanya: “Apakah engkau juga ya Rasulullah?”, Rasul saw. menjawab: “Dan juga kepadaku, hanya saja sesungguhnya Allah telah menolongku mengalahkannya sehingga ia masuk Islam, maka ia tidak memerintah kepadaku kecuali dengan kebaikan”. (HR Muslim)
Kalau pendapat saya…yang saya tangkap dari artikel ini adalah, buat apa susah-susah cari khodam???
Apa tujuan mujahadah, riyadhah cuma buat cari khodam??? Tujuannya bukan itu kalau riyadhah. Ingat2 lah tujuannya masih jauh didepan…masih ada pencapaian yang lebih daripada sekadar cari khodam…
Emank Bener, bahkn Rasul kita ada yang mengikuti..cuma masalahnya…Khadam Rasul tuh tunduk dan patuh mengikuti ajaran-ajaran Rasul. Kita???Tanyakan pada hatimu masing2…
Ass.wr.wb,
Saya heran melihat para penganut agama islam pada mencari ilmu dengan berburu khodam-khodam yg diinginkan mereka, bukankah ilmu Allah itu datangnya dari Allah, seperti firman Allah tersebut diatas yaitu surah ath-Tholaq ,65-2/3.
Sangat mengherankan, dimanakah keikhlasan mereka bertakwa.
Wassalam.
———————————
Seharusnya kita tidak heran dengan hal seperti itu, tetapi sebaiknya kita bersyukur, karena kita mendapatkan ilmu dan hidayah dari-Nya sehingga kita tidak termasuk dalam golongan mereka.
Assalamu’alaikum Wr Wb
buat mas sayyid (semoga dirahmati Allah)…
Kita ndak usah heran mas lihat sodara-sodara kita yang suka berburu khodam2 yang mereka inginkan…Memang ilmunya mereka masih segitu…Ya ibarat anak TK, bilang pancasila…pasti ngomongnya agak pelat paanca-cila..tentunya tertawa khan???heheheheh
Yah…kita doakan saja mas…kita yang lebih ngerti daripada mereka..alangkah baiknya dengan akhalakul karimah mendoakan semoga mereka menemukan jalan kembali kepada Allah…amin ya Robbal ‘Alamin
KODAM Jaya
—————————–
ah…… guru, ada-ada saja………..:-)
Selamat
Selamat
Selamat belajar
As.Wr.Wb
Pak Yai mohon izin copy dan print out file2nya.
dan minta doanya biar bisa beli bukunya dan sowan ke pak yai….
Semoga bpk dan seluruh keluarga besar ponpes serta sodara2 pengunjung blog ini
slalu dirahmati dan diberkahi oleh Gusti ALLAH ingkang Akaryo Jagad. (Ndak papa kan pak yai
sy sebut Sang Maha Pencipta begitu soalnya terasa lebih Takjub dihati saya) mohon pencerahanya apabila
sy salah
terima kasih byk sebelumnya
Wss.Wr.Wb
————————————-
Terima kasih balik Mas Tulus atas segala do’anya, semoga keberkahan do’a tersebut memancar kembali kepada yang berdo’a, amiin. Untuk mengcopy dan menyeberkan tulisan yang ada di WebBlog ini, sebelum minta izin sudah diizinkan. Monggo saja, semangkin dimanfaatkan berarti kita semakin mendapat pahala, semoga menambah kemanfaatan dunia dan akhirat.
Saya juga mohon izin supaya bisa sowan ke Pak Yai di Sumurrejo, Gunungpati antara tanggal 27 Feb – 1 Maret.
Kedatangan Guru di Sumurrejo Gunungpati sudah ditunggu oleh segenap penghuni ponpes al-Fithrah Gunungpati baik dari golongan manusia maupun golongan jin…… he he he
Mohon izin juga, kami mungkin datang dengan rombongan kecil termasuk KODAM JAYA,….. Apakah nanti unsur api dan air akan segera ketemu? (kebanyakan nonton Avatar sih, he he he)
Maksudku: api karena di Jakarta baru ada kebakaran di Plumpang, air karena Semarang banjir, he he he.
Tidak hanya ketemu saja Guru, tetapi juga dalam ukuran yang pas, supaya elektronnya hilang sehingga sang atom dapat bermuatan positif……
Saya orang yang awam dalam hal yang gaib-gaib, apalagi tentang khodam , namun saya yakin seorang yang ikhlas beribadah kepada Allah, insya Allah sang Khaliq akan menurunkan rahmatnya, pada kita, apapun itu bentuknya, lahir maupun batin, sehingga saya ambil kesimpulan, kunci daripada semua itu adalah ikhlas . Ikhlas yang dbarengi dengan kesabaran, sabar terhadap cobaan maupun sabar terhadap nikmat yang diberikan. Semoga kita semua selalu dalam Ridho Allah SWT…amiin.
Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarakatuh sdr Adipatria,
Seseorang yang benar-benar ikhlas menjalankan ibadahnya kapada Sang Khalig, saya yakin Allah akan memberikan kecukupan kepadanya dan menambahkan ilmu baginya.
Kita beribadah hanya untuk Allah untuk mendapat keridhoanNYA bukan untuk mencari sesuatu yang dapat menyimpang dan akhirnya menyesatkan.
Bergaulah kepada mereka-mereka yang selalu mengingatkan anda akan hari akhirat.
Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarakatuh,
Selamat beribadah.
Sayyid.
bahwa manusia adalah tubuh cahaya/nur, sekarang sudah ada foto yg bernama Krilian untuk memfoto AURA diluar tubuh manusia. Warna ada 7 (tujuh jenis) dan berubah sesuai kondisi Fisik tau Kesehatan orang tsb, bahkan orang yg spiritualnya tinggi warnanya sangat cerah, sebaliknya pendosa2 warnanya keruh. Apakah ini juga masih disebut SYIRIK !?
Aura bersumber dari cakra di dalam tubuh manusia, ada 7 cakra utama. Cakra pusat energi manusia hidup, kalau sudah meninggal difoto Krilian hasilnya satu warna yaitu hitam kecoklatan. Aura bahasa arab Latiifa.
Apa perlu Pak uztad/kyai/pendeta/pastur perlu ke Jakarta untuk difoto Krilian.
Kita memang harus berpikir sesuai anjuran Alquran
bagaimana cara mendatangkan khodam?
assalamualikum wr wb.
saya anas zulham dari banda aceh kota serambi mekkah, saya minta saran dari saudara saudara saya seiman, saya dulu adalah pengusaha kontruksi dan dalam perjalan waktu saya mengalami kerugian yang cukup besar sekali sehingga saya sangat stress berat seiring berjalannya waktu saya berzikir tanpa bimbingan guru sehingga waktu zikir memasuki allahuakbar dan lailahaillah tubuh saya bergetar dengan hebat seperti akan terbang dan saya merasa tubuh saya semakin membesar sekali lalu seolah olah saya pasang sorban putih dan seolah olah mengelus jenggot yang panjang itu berjalan hampir satu tahun dan puncaknya saya dibisikkan untuk pergi menyendiri kehutan atau gunung dalam bisikan itu mengatakan apa yang kamu cari didunia ini, dunia ini hanya fatamorgana cuman sebentar dan setan semua mulai sekaranglah kamu harus mendekatkan hanya pada allah swt hanya ibadah dan ibadah saya tinggalkan semua duniawi sehingga pikiran saya tambah kacau lalu saya diskusi dengan istri, allhamdulillah istri yang menyadarkan saya, kata istri istigfar pa, papi masih punya keluarga dan wajib menafkahi bukankah mencari nfkah utk keluarga juga jihad? tersentaklah saya lalu saya istigfar, tapi temperamen saya berubah marah tidak jelas suka kasar sama keluarga dan akhirnya saya ketemu dengan ustad yang ahli ruqyah kata beliau maaf pak wajah bapak kok sangat hitam dan dikelilingi aura coklat diseluruh tubuh cuman saya ngak percaya setelah diskusi dengan istri, saya mendatangi ustad tersebut untuk mengetahui apa sih itu ruqyah yang selama ini tahunya lewat tv, saya orangnya itu penuh dg logika jadi ngak percaya pada hal hal yang aneh.
dalam ruqyah itu keluarlah jin yang mengaku pengawal seorang ulama besar aceh yaitu ABDUL RAUF ASSINGKILI dia jin yang selalu mengawal ulama itu kata jinnya dan jin itu berumur 6000 tahun dan dia mengaku ahli zikir, kata jin itu kalo saya lagi zikir maka dalam hitungan de4tik dia sudah ada disamping saya, jin itu ngak mau dikelurkan, walaupun nanti dia keluar dia akan mengganggu saya tapi kalo saya ada guru yang membimbing maka dia ngak akan ganggu saya lagi kata jin itu.
maka setelah diruqyah saya ngak berani ngamalkan zikir itu lagi.
setelah hampir satu tahun berjalan saya bertemulah dengan seorang ustad yang sangat mumpuni dalan segala hal beliau namanya AKMAL AMINUDDIN lalu beliaulah yang membimbing saya denga zikir dari beliaulah saya berubah total dalam segala hal kehidupan saya lebih arif lebih bijaksana lemah lembut bertutur kata dan mata bathin saya sangat tajam terutama untuk kebaikan saja sehingga keluarga saya tersentrum ke saya semua setiap ada masalah muaranya kesaya untuk mencari jalan keluar dan allhamdulillah kehidupan saya mulai berjalan normal usaha saya mulai maju dan kata teman teman saya saya malah tambah lebih muda walaupun umur saya 38 tahun, dan secara ngak kebetulan saya ketemu dengan orang yang mempunyai kelebihan begitu melihat saya katannya allahuakbar cara putih menyelimuti semua tubuh saya tapi saya sendiringak menyadari.
memang setelah mengamalkan zikir dengan benar saya melihat orang yang niatnya ngak baik aja saya langsung tahu bahkan kadang kalo istri saya sakit saya transfer energi positif dan allhamdulillah berangsur sembuh padahal saya ngak pernah belajar sesuatu.
dan yang lebih aneh adalah saya dapet telpon ustad dari banten yang sebelumnya ngak kenal sama sekali yang selalu memberi petuah islam pada saya, lalu saya tanya pada ustad itu dari mana dapet no hp saya jawab beliau dapat lewat mimpi setelah sholat tahajud ustad bilang ngak perlu tahu tenayng saya yang penting tegakkan agama islam dengan benar meriding saya.
setelah sebulab lebih saya dapat telpon lagi dari orang madura beliau seorang salafi begitu juga menasehati sy tentang petruah islam lalu saya tanya dari mana dapet no hp saya katanya stelah sholat tahjud subhanallah saya dalam hati, waallahualam bi syawab hanya allah swt yang tahu saya sendiri juga heran dengan kejadian itu.
itulah perjalanan spiritual keagaman saya kalo ada saudara mau share dengan saya lihat blog saya http://anaszulham.blogspot.com
email : anaszulham@gmail.com
YM anaszulham@ymail.com
saya ingin sekali mempelajari ilmu2 eperti kakek saya….
Menurut saya kalau sudah menyembah Allah, walaupun dia berteman dengan jin apapun tetap muslim, karena yang disembah hanya satu, bahkan abu huraira aja, diberi amaln ayat kursi dari iblis, bahkan nabi sendiri membenarkan amalan itu, apa nabi juga disebut syirik juga ? karena membenarkan ucapan iblis yang diambil dari Al Quran, Bukankah iblis takut juga pada Allah dan apakah iblis menyembah iblis, Setahu saya iblis tetap menyembah Allah dan diberi kesempatan oleh Allah untuk bersujud di pusaran nabi adam sebagai bentuk penghormatan sebelum hari kiamat, sebagai catatan iblis diusir dari surga karena SOMBONG bukan dia menyembah yang lainya, ya seperti manusia yang suka mefonis orang lain
Assalamualaikum Ustad sudah 2th lebih sy dibuat orang agar sy sakit , usaha berantakan, suka marah2, dan malas. Hal ini untung dapat diketahui dengan teman yg paham ,dan dibersihkan . Sampai sekarang kalau terasa sakit atau marah dg tampa terkendali saya minta tolong pada teman saya . Hal ini membuat sy kurang nyaman dan hutang budi dengan teman sy tersbut. Sy mohon langkahapa yang harus sy tempuh agar bebas dari kiriman2 penyakit dari orang lain tersebut . Trimakasih banyak.
______________
Coba, membaca Bismilahir Rahmanir Rahiim 21X sebelum tidur, setiap 7X tidak bernafas, terus membaca do’a yg saya upload di halaman depan Webblog ini, diamalkan istiqomah setiap hari, semoga Allah melindungi kita dari godaan setan Jin baik secara lahir maupun batin
http://ponpesalfithrahgp.wordpress.com/2009/09/30/membangun-benteng-perlindungan-dari-gangguan-setan-jin/
Saya mohon bimbingan dari Kyai…
ada sesuatu yang mengganjal di hati saya yang mana saya tidak dapat menemukan jawabannya..
sebelum itu perkenankan sedikit saya bercerita..
awalnya saya sedikit mengerti ilmu supranatural ini dari ayah saya..
kami hanya sebatas bercerita tentang pengertiannya, tanpa mempelajari ilmunya karena ayah saya hanya orang biasa dan tidak punya ilmu seperti itu
…Lambat laun atas ridho Allah SWT saya bertemu dengan seorang ustad yang bisa untuk berbagi seputar ilmu tersebut karena ustad tsb. memiliki ilmu seperti itu..
dengan ilmu yang beliau dimiliki , sayapun bertanya : apakah pakai bantuan dari jin?
namun beliau menjawab : ini adalah ilmu yang digali dalam diri manusia atas ridho ALLAH SWT, bukan jin karena kalau kita sesekali minta bantuan dari jin maka resikonya kita akan punya hutang budi pada jin tsb yang akan kita tanggung sampai keturunan kita..
dan Malaikat adalah makhluk yang di ciptakan ALLAH SWT untuk mematuhi perintah ALLAH SWT bukan diperbudak oleh manusia…
Yang ingin saya tanyakan :
1. jika seandainya saya punya khodam jin dan saya gunakan untuk kebaikan dijalan ALLAH SWT, apakh benar jin yg menolong kita itu akan minta balas budi pada kita???
2. jika Pak Kyai tidak keberatan tolong beri saya sedikit pengertian tentang khodam malaikat yang dimintai tolong manusia dalam artian ilmu2 tsb.
3. apakah khodam saudara batin itu?
Saya orang awam yang perlu bimbingan dari orang yang lebih tahu seperti anda…
dengan segala kerendahan hati saya berharap Pak kyai memberi jawaban untuk ini…
terima kasih..Wassalam..
Tidakkah kau lihat bahwa ALLAH SWT
Menudukkan bagimu segala yang ada dilangit
Dan segala yang dibumi
Dan melimpahkan atasmu nikmatNya
Yang tampak ataupun yang tidak tampak
……..
……..
(Surat 31, Lukman)
Mas Arfi yang terhormat, saya mencoba menjawab, tapi tentunya belum pasti benar, …. ya sekedar tukar ilmu saja :
1. jika seandainya saya punya khodam jin dan saya gunakan untuk kebaikan dijalan ALLAH SWT, apakh benar jin yg menolong kita itu akan minta balas budi pada kita??? —— << ini benar sekali, karena tidak ada yang gratis dalam kehidupan ini. Dalam kaitan ini kita berhadapan dengan sistem, meski itu merupakan fasilitas yg disiapkan Allah untuk kita, tapi kita harus membayar untuk mengunakannya. Oleh karena itu, orang yg suka menggunakan fasilitas jin ini, tanpa didukung dengan ilmu yg kuat dan pengalaman yg panjang, maka dapat dipastikan malah menjadi khodamnya jin.
2. jika Pak Kyai tidak keberatan tolong beri saya sedikit pengertian tentang khodam malaikat yang dimintai tolong manusia dalam artian ilmu2 tsb. ——–<< ma'rifatullah itu artinya makrifat dengan sistem yg dibangun Allah di alam semesta, baik alam luar maupun alam dalam. Alam luar, baik yg dilangit maupun yg di bumi, memang diciptakan Allah berpotensi dijinakkan oleh jiwa manusia atau alam dalam. Dalam kaitan ini tidak mungkin dapat kita bicarakan secara detail, disamping terlarang dibicarakan tidak pada tempatnya juga banyak rahasia yg harus tetap terjaga dalam kerahasiaan.
3. apakah khodam saudara batin itu? ——<< kalau yg ini saya kurang memahami hakekatnya.
4. Mohon maaf bila jawabannya kurang memuaskan
semoga bermanfaat bagiku!
amin!
aslm wr wb pak ustad saya seorang pelajar dan sedikit tahu tentang yang gaib-gaib. saya sudah pernah ikutan pengijajahan ilmu tetapi saya sedikit kurang yakin dan seolah-olah badan saya ada yang menggerakan saat ba’da sholat apakah itu dari khodam atau apa,,,? dan pengijajahan itu diperbolehkan atau tidak,,? sebelum dan sesudah saya mengucapkan terimakasih…asslmu’alikum wr wb
Dear Tulus Y,
Kok sebaiknya belajar Matematika, Fisika, Sejarah, Bahasa Arab, Fiqh dulu ya ketimbang yang gitu-gituan. Suatu saat akan *dapet* juga.
Terima kasih Guru atas perhatian dan bimbingan selama ini. Saya memang kesulitan menjawab pertanyaan Sdr Tulus y,
Mas Tulus, saya sependapat dengan dawuh Guru saya di atas, namun begitu, kalau keinginan Anda kuat, silahkan mondok aja di Pondok kami minimal 3 tahun. Insya Allah Pak Hikam ikut membimbing kita
Assalamualikum…
Sahabat semua, semoga kasih sayang dan rahmat Allah selalu menyertai kita…
Salut dan bangga atas pengalaman sahabat semuanya…
Pendapat sahabat semua tidak ada yang salah…Namun ada baiknya dalam memulai pengaamalan ilmu baik yang nyata dan yang ghoib ada baiknya dilakukan secara bertahap dan perlahan. Hal tersebut dikarenakan kemampuan manusia memahami sebuah petunjuk sangatlah terbatas. Banyak diantara kita yang melakukan sebuah ritual untuk kepentingan memuaskan keingintahuan mereka sekedar belajar dalam hitungan waktu yang sangat singkat…Namun ada baiknya hal tersebut dilakukan mulai dari mengenal Tuhan..Baik sifat dan namanya setelah itu dilanjutkan dengan mengetahui bagaimana awal kejadian manusia sehingga tercipta,,,namun yang paling penting dari semua itu kesabaran adalah hal pokok dan mutlak yang harus dimiliki setiap yang mau meraihnya.Karena perjalanan yang kita tempuh bukanlah perjalanan biasa diamana memerlukan kesabaran ekstra untuk menyudahinya….
———————–
saran yang sangat bagus, …. terima kasih
Alhamdulilah…..pembincangan yang baik….IKHLAS itu lah yang terbaik dalam segala amalan ….KITA INSAN is the best of the best ( so jangan takut dengan JIN , KHODAM kek or what ever ) ..so belajar apa saja yang penting dan tau ending nya …so dalam pembelajaran..ENJOY THE JOURNEY and not the Destination. So dalam BERGURU….TA’AT dong dengan GURU …jangan terlalu banyak analitika ( gunakan 88 % Sub concious mind ) ………….ini dalam pencarian banyak keraguan.
Untuk INFO saja…..TIE YOUR CAMEL and believe in Allah…Saya…saorang pengusaha yang syukurlilah sukses dengan omzet yang minim 50 milyar per tahun ..karyawan 300 orang….KITA mesti YKIN dengan segala apa kita lakukan ,IKHLAS mengerjakan WIRID ..SOLAT …..DO’A dengan penuh keyakinan bahwa ada cahaya di ujung JALAN….
Yang merasa diri nya the BEST in SUNNAH WAL JAMA’AH …jangan pandang salah yang ingin jadi AHLI HIKMAH ( What ‘s wrong with AHLI HIKMAH ….mereka YAKIN dengan rukun IMAN ) …………so SALAM buat USTAD WEB……ALLAH SWt is always with you and MAY the LIGHT SHINE on you…………..dan yang ragu dengan HIKMAH.dan FIKIR paling RIGHTEOUS ( ahli surga kali ) ………..saperti kata lagu BEATLES…LET IT BE………………..
sip..akang borneo benar..
tapi menurut saya yang pernah punya kodam jin selama 7 tahun..perasaan was-was selalu muncul n hilang saat saya mengamalkan amalan tersebut,padahal amalan itu dari seorang ulama ponpes..n amalanya juga berasal dari nabi khidir a.s…n saya mengira khodamnya adalah malaikat ternyata saya salah,,namun alhamdulilah saya mendapat hidayah n petunjuk dari Allah melalui seorang ustadz,tenyata ustadz itu juga pernah mengalami pengalaman seperti saya,ustadz itu pernah berkata pada saya:”kalau kamu ingin mengamalkan suatu amalan paztikan kamu mencari guru yang tidak hanya memberi amalan tersebut tapi juga mengarahkan n mengawasi cara-cara kamu mengamalkannya”.dan sekarang saya menjadi muridnya…n Alhamdulilah…..
semoga pengalaman saya dapat berguna untuk sahabat..n pastikan kamu ikhlas dalam menjalankan suatu amalan karna Allah swt..bukan karena faedah amaln tersebut…
Assalamuallaikum Wr.Wb
Perkenalkan saya Ari pendatang baru di milis ini. Saya banyak mendapat pelajaran dan ilmu dari para mas para senior disini. Luar biasa bagus sekali cara pandang dan menyikapi atas Rahasia2 Kebesaran Illahi yang tidak semua umat dijagat ini diberi kesempatan menyaksikan tanpa ijin dari Allah SWT.
apabila diperkenankan saya akan “Ngangsu Kawruh” lebih banyak tentang pengenalan diri yang berhubungan dgn zat dunia lain ciptaanNYA dengan tetap berpegang sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW dan tentunya tidak melanggar perintah Allah SWT
salam kenal dari saya semoga Allah SWT senantiasa memberi Perlindungan dan Ridho kpada semua anggota milis ini
amin
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Mohon saran dan masukannya pak kyai….
Saya sebenarnya sudah tidak tertarik dgn masalah khodam, tapi terkadang jadi penasaran dan kepikiran semenjak tahu:
1. Ortu cerita kalo dulu mbah laki dari ayah punya hobi mancing dgn ditemani jin yg dipinjam dari seorang kyai, dimana sampe mbah meninggal belum sempat dikembalikan. Kata ayah saya jin ini akan ikut keturunannya sampe 7 turunan, bahkan kadang mengganggu kalo imannya ngga kuat…
2. Pernah ada temen di tempat kerja yg dulu bilang kalo saya punya khodam tapi katanya ngga usah dipikirin khodamnya baik menjaga kamu dan keturunanmu.
3. Waktu anak saya sakit pernah ada org pintar (suka bantu nyembuhin org ikhlas tanpa imbalan) bilang anak ini punya kelebihan hal2 gaib bawaan dari keluarga, pertamanya bilang dari papanya istri saya, terus diralat dari saya katanya….
Tapi secara pribadi saya sudah ngga percaya ada khodam tsb dan ngga pengen punya khodam, karena bisa membuat saya syirik dan saya ingin menjalani hidup sbg manusia biasa apa adanya…
Pertanyaannya bagaimana cara supaya khodam (jikalau emang ada) pergi dari kehidupan saya dan keluarga besar saya….
Terima kasih atas perhatian pak kyai dan mohon sudi untuk dima’afkan jikalau ada kata2 yg kurang berkenan.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Sebutir Debu
assalamualaikum ,ya kalau nabi manusia sempurna kalau kaya kita kan seperti naik tangga ya pak ustad ,adapun kalau masih di alam nasut ya wajar ketemu jin ,kalau di alam jabarut ketemunya ya lain ! lha ngih to pak ustad,!
aslm wr wb pak ustad,
Mengutip jawaban ustad atas pertanyaan mas Tulus Y yaitu “Mas Tulus, saya sependapat dengan dawuh Guru saya di atas, namun begitu, kalau keinginan Anda kuat, silahkan mondok aja di Pondok kami minimal 3 tahun. Insya Allah Pak Hikam ikut membimbing kita”
Apakah harus mondok selama 3 tahun, mungkinkah saya dapat belajar dengan bimbingan ustad secara jarak jauh dengan tentunya silaturahmi dalam jangka waktu tertentu. Karena untuk dapat mondok 3 tahun sudah sulit karena saya telah mempunyai keluarga. Saya ingin tertarik dengan dunia tasawuf dan juga dunia gaib tapi saya ingin punya pembimbing agar tidak tersesat.
Terima kasih.
Ass.Mu’alaikum Wr.Wb
Ustadz, saya mau tanya apakah Qodam itu bisa diperinta ? dan apakah Qodam itu punya nama ? Karena selama ini saya berkecimpung didunia ini tapi belum bisa untuk menditeksinya, saya mohon bantuannya pada Ustadz semoga bisa untuk menambah kedekatan diri kepada Alloh SWT. Semoga Alloh memberikan Keridhoan. Amiin.
Assalamulaikum wr.wb.
Salam kenal.
Sungguh membahagiakan menemukan blog yang benyak memuat mengenai Islam dari berbagai sisi, bahkan sisi esoterisnya serta tasawwuf.
Membaca beberapa komentar dalam posting ini secara jelas menunjukkan tingkat-tingkat pemahaman yang berbeda tentang alam ghaib.
Sikap yang paling baik, manisnya madu dapat jelas kita ketahui bila kita mencicipinya, bukan hanya karena diberitahu orang lain… trims.
Wasslamualaikum. wr wb.
seharus y kt bangga,jmn sekarang masih ada ponpes yg mendalami masalah ghoib..tp niat y jgn salah…alloh menciptakan jin dan manusia hy utk menyembah NYA….semua hanya wasilah yg berhubungan dgn mahluk,hakikat y alloh yg mengabulkan…..romo kyai lestarikan budaya ulama ahli sunnah waljamaah……NU……
ya saya pribadi saya sangat menyukai ilmu kebatinan jadi
kembagkalah terus situs2 ini wasalam.
saya sangat suka sekali dengan ilmu kebatinan jadi kembagkan
terus situs2 ini wasalam.
saya sangat suka dengan ilmu kebatinan dan saya berharap untuk
dikembangkan terus situs2 ini wasalam.
SAKTI TANPO AJI
DIGDOYO TANPO GURU
SUGIH TANPO BONDO
MENANG TANPO NGASORAKE…
asslkum…bagi senior2 pembimbing…sy hampir 1 th mengalami kejadian2 aneh berawal ketika sy mulai tekun beribadah padahal sy beribadah niat karna alloh tp yg saya rasakan skarang adalah keanehan2 yg sy alami…sperti melihat suatu gaib lewat imajinasi dan dpat melihat brang gaib yg orang itu bawa? sy kadang merasa bingung dan frustasi apakah yg sy lihat benar apa salah…???????tp beberapa orng pernah sy lihat dan itu benar? mohon nasehat dr semuanya…terima kasih. asslkum….
assalamu’alaikum
salam kenal…
pngalaman saya
kalo saya punya khodam yg bernama butowali sama butosuri …kira2 bagus ngak ya…tapi mereka selalu mengajari yg baik..umpama sholat klo kita blum sholat pasti diingatkan ya kita selalu ngobrol dlm hati..klo mereka dimintai tolong hal mistik…kayak..rumah bunyi pletak-pletek…kta yg pnya indra ke 6 ada jin perang…yach udah di bacakan ayat2 suci alquran, ngaji tdak mempan juga yach jln keluar saya mnta solusi sama khodam saya tadi…ktanya sich mau dikasih teman nya sama2 jin tp jin cwek…akhirnya rmah tidak bunyi lagi…hebatnya lagi khodam saya ini mengingatkan para penunggu kayak jembatan yang tadinya sering bnyak kecelakaan ..skarang udah tdak lagi..ktnya sih ada bangsa peri…percaya ngak percaya sih…itulah KHODAM SAYA
hallo pak ustad,bagaimana caranya spy sholat tdk bolong2,krn slama ini saya selalu gagal dlm sholat.ada kemauan sholat paling2 cuma 3hari bertahan.tlg bantuannya agar imanku kuat dlm mempertahakan sholat
asalamualaikum WRWB
langsung aj ke inti yach
bagaimana cara mendapatkan KHODAM ??
WSL..
ass…mohon petunjuk…saya punya adik ipar yg sakit,kata orang, adik saya mengamalkan bacaan, skr dia sdh tidak kenal lg dgn diri sendiri dan keluarga.suka marah2,nangis..sudah berbagai mcm cara kami lakukan..saya mohon petunjuk pak Ustad…
pak askar ada mana …………………………………kalau boleh dimandi pakai limau purut ..insyallah
solat aja blm pada bnr lo pada ngomongin khodam.ga ngejamin tuh khodam bikin lo msuk surga.dasar musrik lo pada.
kalo gak tau tentang jin dan alamnya, mendingan gak sah komentar macem-macem, sesat jadinya. mending ngaji lagi ja lo bilang syirik.
tertarik juga
ditunggu info terbarunya
sungguh mulia orang2 yang bisa mengenal Allah
ORANG ISLAM BELUM TENTU BERIMAN
ORANG BERIMAN BELUM TENTU IHSAN
1. rukun islam 5 (syahadat, sholat, zakat, puasa, haji)
2. rukun iman ada 6 ( percaya allah, malaikat, kitab, rosul,kiamat, takdir)
3. tidak ada rukun ihsan ( merasa seakan-akan melihat allah/ dilihat allah )
dalam arti orang islam yang hanya mengamalkan rukun islam dan hanya percaya karena diberitahu orang/ karena memang orang tua kita islam dan tidak memahami isi alqur’an yang bisa membuatnya menjadi orang yang beriman !
iman (percaya) kadang kita susah percaya kepada teman kita jika kita tidak dikasih bukti
apalagi percaya yang gaib (meliputi tuhan). lebih mudah percaya kepada yang gaib jika
kita bisa mengetahui masalah gaib walaupun sedikit. apakah kita percaya kepada alqur’an
seperti percaya kepada cerita-cerita dongeng. (jika kita hanya sekedar percaya dan tidak
membuktikannya dengan mempelajarinya).
ihsan harus benar-benar iman/ percaya dalam hati susah jika tidak ada bukti kekuasaan secaa gaib.
___________________________
tuhan menciptakan jin dan manusia hanya untuk menyembah !
disini manusia dan jin tidak dibedakan mereka sama masalah tuhan !
brarti seperti juga manusia jin ada yang islam dan tidak !
dengan kekuatan energi nya jin bisa membuat kegiatan manusia yang tidak mungkin menjadi mungkin, kebal dll.
kadang kita malas atau memang capek untuk mengerjakan sholat contohnya, bisakah kita dengan bantuan jin islam dengan energinya membuat kita tidak malas/tidak capek sehingga kita bisa sholat dengan rasa khusu’ ! dan mungkinkan jin dan manusia
menyembah tuhan bersama-sama jadi ma’mum mungkin !sholat bareng !
Assalamu’alaikum wr wb,,
maaf pak Ustad saya mau naxa, Robbi yasir ala tuasir tu artix apa ya,, aq di kasih amalan ma seseorang seperti itu, buat dzikir, mohon penjelasannya, terimkasih.
@ Imam, …… Robbi yasir (Wala) tuasir, bukan (ala) tuasir” .. artinya: Ya Tuhan kami, mudahkanlah jangan Engkau sulitkan.
Assalamu’alaikum Pak Kyai
Ngapunten, nyuwun sewu
Saya yang awam dan tidak punya Guru ini mohon dibimbing dalam memahami Islam sebagai jalan menuju kepada-Nya. Mohon dikoreksi/dibenarkan terhadap apa-apa yang saya fahami dan gundahan hati terhadap pertanyaan-pertanyaan ini.
1. Sebagai orang Islam harus mengenal Allah sebagai manifestasi dari Syahadat yang kita ucapkan. Saya lebih cenderung memaknai ucapan syahadat sebagai “Saya bersaksi/menyaksikan” dari pada “Saya yakin/meyakini” bahwa tidak ilah kecuali Allah SWT dan Muhammad SAW adalah Rasulullah. Saya sudah mengucapkan syahadat, iya sudah; saya yakin/percaya sepenuhnya bahwa tiada ilah kecuali Allah SWT dan Muhammad SAW Rasulullah (apa iya ya…apakah keyakinanku ini hanya mengaku-aku saja); tambahan lagi, bagimana saya menjadi saksi padahal tidak pernah menyaksikan Allah?? saya baru menyaksikan mahluk-mahluk ciptaan-Nya; bagaimana menyaksikan Muhammad SAW Rasulullah, padahal saya belum pernah bertemu beliau?? Bukti-bukti persaksian apakah yang dapat saya tunjukkan ketika nanti ditanya tentang ucapan syahadat/persaksian saya?? Apakah dengan keyakinan saja sudah cukup??
2. Mengenal Allah rasanya hanya dapat dilakukan oleh hati yang bersih. Apakah untuk membersihkan hati harus melalui guru mursyid?? Saya kadang-kadang berkeinginan untuk mencari/mendapatkan guru mursyid, tapi saya khawatir jangan-jangan ini hanya keinginan nafsu saya saja, dan bukan semata kehendak-Nya. Bagaimana saya seharusnya memulai??
Dengan kerendahan hati saya mohon Pak Kyai mengomentari kegundahan hati ini.
Matur nuwun sanget sak derengipun.
Salam ta’dzim
Salim
@ Salim, ….
1. Pertanyaan yang tidak mudah dijawab.
2. ….. berikut ini jawaban dari orang awam seperti saya ini. ….. “bagimana saya menjadi saksi padahal tidak pernah menyaksikan Allah??” ….. jawaban: …. kita mengenal Allah yang pertama adalah mengenal perbuatan-Nya, semisal yang menciptakan dan menghidupkan kita tidak lain adalah Allah, maka persaksian kita yang pertama adalah kepada perbuatan/af’al-Nya tersebut.
2. …. “Mengenal Allah rasanya hanya dapat dilakukan oleh hati yang bersih. Apakah untuk membersihkan hati harus melalui guru mursyid??” …. kebutuhan akan seorang pembombing itu tidak hanya untuk mengeal Allah saja, tapi juga untuk menjalankan hidup ini secara keseluruhan.
Assalamu’alaikum wr wb
mkasih banget Ustad bwat jawabanx,,, ^_^
Assalamu’alaikum wr wb,,
maaf Ustad saya mau nanya lagi lau boleh,, apakah bener setiaf 1 huruf arab itu ada kodamnya,,seperti alif, atau lam,, terus lau misalkan kodam tersebut di masukkan ke tubuh apa tidak apa apa
@ Imam, ……. “maaf Ustad saya mau nanya lagi lau boleh,, apakah bener setiaf 1 huruf arab itu ada kodamnya,,seperti alif, …….. maaf pertanyaan yang ini aku tidak faham ilmunya ….. hehehe
Assalamu’alaikum wr wb
maaf Ustad saya mau nanya lagi tentang amalan yg bisa di pakai buat memagari diri atau rumah dari gangguan atau serangan jin dan mkhluk halus jahat lainnya.
Mohon ya Ustad di ajarkan apa amalannya,, ^_^
Assalamu’alaikum wr wb
lau bisa amalannya yang mudah2 aja ya Ustad,, hehehehehe
@ Imam, ….. Jin itu segan atau tidak dapat mengganggu kepada orang beriman yang hatinya IHLAS, maka siapa saja orang beriman yang beramal dengan hati IHLAS insya Allah akan disegani Jin dan berarti akan mendapat perlindungan dari gangguan Jin, jadi bukan amalannya yang penting tapi hatinya ….
Katur dumateng Pak Kyai
Matur nuwun sanget.
Setidanya sudah ada jawaban bahwa mengenal Allah dapat dimulai dari mengenal perbuatan-Nya. Doakan Pak Kyai semoga tetap isioqomah dalam hal ini. Amin
Assalamu’alaikum wr wb
Hemm gitu ya Ustad, Alhamdulillah lau begitu semoga kita termasuk orang2 yg mendapat perlindungan dari Allah S.W.T
Hem mau nanya lagi Ustad,, apa sih maksud kata2, ” jika seseorang sudah mengenal dirinya, maka dia akan mengenal Tuhannya”
trus cara pengenalan diri yg bagai mana yg dimaksud kata2 itu,, mohon nasehatnya Pak Ustad
Assalamu’alaikum wr wb
aq kpingin sowajn ma ustad karna aq juga mencintai hadrotus syek ahmad asrori al ishaqqi semoga beliau membimbing qita amiiiiiiiiin
ustadz,…
saya benar-benar orang awam,dan baru baca situs ini saya baru mengerti tentang khodam,..
saya pernah diberitahu orang pintar(orang itu ahli ibadah) ,bahwa ada pangeran diponegoro bersama saya,
dan katanya saya punya ilmu ghoib yg bisa digunakan untuk membantu orang lain…
tapi saya benar-benar tidak paham,dan tidak percaya,
soalnya takut syirik dan musryik,…
dan saya diberitahu orang pintar itu “innalloha sayubqholu”…itu artinya apa ya ustadz?
pernah suatu tengah malam setelah membaca innalloha sayubqholu terus menerus,…
saya didatangi sosok lelaki bersorban putih dan bersila,..
apakah soso itu khodam/jin???
dan setelah saya tanyakan,kata orang pintar tersebut itu pangeran diponegoro…
bukannya pangeran diponegoro itu sudah meninggal dan arwahnya tidak ada didunia ini??
sudah pasti itu jin khan ustadz???
dan orang pintar tersebut menyuruh saya berguru padanya,..
agar saya mendalami ilmu tentang ghoib dan bisa membantu orang lain,..
tapi saya takut sekali musryik dan syirik ustadz,..
bagaimana baiknya ya ustadz…
saya benar-benar kepikiran…
terima kasih,..
tulisan dan komen2nya bikin merinding semua
saya ingin ilmu yg saya baca disini bsia lebih mendekatkan diri pada allah
dengan lebih mengenal ciptaan2nya
@ Ayuzawa M, … sebaiknya kita berhati-hati untuk mendalami ilmu tersebut. dan Anda sudah benar bahwa penampakan itu adalah hasil rekayasa Jin
Ass..wr.wb Ustadz,. saya pernah bermain dengan khodam dari golongan jin tpi saya gk tau beneran apa bohongan saya belum pernah liat,. tapi klo saya lagi kesel pernah keluar kata yang liat ngeraung kaya macan, sampe sekarang klo saya kesel , marah suka los kontrol kesadaran saya hilang,. dan suka jadi kesurupan khodam itu,. saya harus gimana tadz??
@ dede, …. masalah seperti ini sebaiknya ditanyakan dan dijawab secara pribadi dan harus bertatap muka …….
Slamat Pagi Pak Ustad.
setelah saya baca blog yang bapak buat, saya mau bagi pengalaman dikit,dan mau tanya beberapa pertanyaan.
Dulu aku tugas di luar kota pontianak,jalur sambas,bengkayang,dan sekura.seiring dengan waktu aku mnjalin cinta dengan orang sambas dan bengkayang.(Selingkuh) dan sering mengatakan sumpah.sampai pada suatu saat saya putus dengan cewek sambas.karna saking suka sama cew tersebut saya mengatakan sumpah tidak selingkuh dan tidak merokok.
tapi dasar saya pembohong.akhirnya dia gak percaya lagi.karna sakit hati saya puasa makan nasi,cuma minum aja beberapa hari.
setelah puasa tersebut,aku alami keAnehan, terasa ada yang cari aku,dimana tiap jalur yg saya kerja (Jalur Sales) ada suara/bisikan yang menilai kebeneran nya dari sumpah tersebut,dan menilai aku orang nya giman.
dari bisikan tersebut aku merasakan orang orang toko juga ngomong dengan suara/bisikan tersebut.dan meyakinkan aku supaya rujuk kembali dengan Cew sambas.
aku gak pedulikan orang tu bilang apa.
sampai suatu malam di hotel bengkayang,ada suara/bisikan aneh pula.
contoh: aku buka facebook,aku buka email, terasa kamar sebelah tau apa yang ku buat,yang ku mimpi waktu tidur,mereka tau dengan jelas sekali..Yang mau kutanyakan pa kah bisikan tersebut? apakah setan? apakah JIn?
Dan puncak nya suatu malam,tengah malam ada yang kirim sesuatu masuk ke perut saya,orang yang kirim bilang ” Terimalah barang ini,hahahaha sperti org jahat ngomongnya”,yang saya tanyakan apakah barang yang dikirm tu adlah JIn?atau Setan Pak?
ada suata malam juga, aku dengar orang muslim lagi berdoa “HU Allah sampai subuh, tak terasa waktu saya bangun ada benang hijau keluar dari AC saya pegang dan taruh diatas bantal tidur saya.,waktu saya bangun benang hijau tu hilang.
waktu terus berlalu,orang yang menilai saya banyak sekali,ajarin aku jangan buat dosa lagi.dengan cara bercermin diri.
dari suara/bisikan tersebut mahluk itu bilang sama saya “asal kmu sayang sama anak saya ,saya akan berikan apapun buat kamu..
hatiku tersentuh dengan ajaran mereka,aku coba untuk sayang anaknya,anak nya baik banget sama aku.tapi heran, sayang yang mesti aku berikan adalah bermain dengan dia.sampai sampai kerja ku berantakan mengikuti alur mereka.
waktu aku setengah sadar kerja ku mulai hancur, aku gak mau ikut lagi ,sampai sampai mereka tanya aku,bagaimana kamu sayang cewek ini (JIn/Setan)itu.mereka gak puas pak Ustad atas cara sayang yang aku berikan.
waktu jalan terus,setelah kejadian tu,badan ku seperti orang sakit kejang kejang.badan terasa di pukul,dipegang,badan meliuk liuk kayak ular.
akhirnya aku minta pulang ke dalam pontianak.
tapi suara/bisikan tu selalu ikutin aku dgan badan yang kejang kejang.
pulang di pontianak,sampai di kantor, aku pingsan, tak terasa aku di bawa ke mobil untuk dibawa ke rumah sakit.
setelah minum obat gak sembuh sembuh,suara/bisikan2 tersebut masi saja ikutin aku.
akhirnya saya minta cuti sama perusahaan 2 minggu.
selama 2 minggu, aku berobat ke orang pinter, dukun dll.
tapi aneh nya gak sembuh sembuh.
akhir nya samoai ke satu duku,dia bilang kalo aku mesti didokan.ya aku ke gereja ke 2 kali ,terasa badanku di toreh pake pisau.tapi kejang2 nya belum sembuh.sungguh tuhan maha dahsyat.
aku rasa cukup mendingan,aku tidak ke gereja lagi,aku percaya alliran kepercayaan,karna nasehat orang tertua ku.malah gak lama mereka datang lagi bisikan2 tersebut dan kejang.
mahluk tu bilang ” aku sayang kamu,jangan sampai orang dapat,aku mau kmu jadi sahabat ku,dan jadi Tatung(Orang yang dirasuki oleh roh dewa untuk membantu umat manusia)”.mendengar itu aku gak mau, aku bersih keras gak mau.sampai sekarng aku cuma ke gereja saja.dan lagi melakukan anjuran dari Tatung adalah Meditasi.
supaya bisa lepas sepenuhnya dan aku akan terasuki oleh dewa Nacha.
aku pnya tekad,aku belajar meditasi cuma utk dapat ketenangan batin,terlepas dari mahluk tersebut,dan tak mau dirasuki oleh roh2 lain.
sampai sekarang suara2 itu masih terdengar.
tapi aku terus cuekin.dulu nya bisikan nya besar suara nya sekarang semakin kecil suara nya…
ada baik nya mereka datang,” supaya saya gak buat banyak dosa lagi”, tapi benci nya suara dan perlakuan mereka mengganggu aku terus,sampai sampai gak bisa tidur waktu malam.
Yang mau aku tanya kan,dari pengalaman aku itu, apkah mahluk tu Khodam jin,atau Setan? atau kah suruhan orang pinter supaya aku gak kyak preman lagi sperti dulu.
apakah berbahaya pak Ustad??
Mohon Pencerahannya..
@ Edi yang baik, ……… dari pertanyaan yang ini :Yang mau aku tanya kan,dari pengalaman aku itu, apkah mahluk tu Khodam jin,atau Setan? atau kah suruhan orang pinter supaya aku gak kyak preman lagi sperti dulu………. << jawabannya, menurut ilmu dan pengalaman saya, makhluk yang mengganggu Anda itu adalah makhluk Jin tapi bukan Khodam Jin, berarti Anda sedang sakit. Solusinya, Anda harus benar-benar dapat menemukan orang yang ahli baik keilmuannya terutama cara penyembuhannya untuk supaya Anda bisa berobat kepada orang tersebut.
Semoga Tuhan mempertemukan Anda dengan obat dan orang yang mendapatkan pertolongan untuk dapat menyembuhkan sakit Anda, …. amiin
^.^ iya,saya berharap juga begitu.Makasih banyak pak Ustadz ,atas Informasi dan doa nya..
asslamu’alaikum
terlalu bnyak tulisan saya jadi bingung..??
pada intinya saja langsung yg ingin saya tanyakan.
1. apa hukumnya memiliki khodam..?
2. bagaimana cara yg tepat ( menurut islam) mendapatkan khodam tersebut..?
trimakasih
mohon bimbingannya..
salamu’alaikum..
asslamu’alaikum wr.wb pa kyai….
Mohon saran dan masukannya pak kya..
sedikit saya mau bercerita pa kyai…
Sekitar beberapa hari yg lalu saya bertemu dengan saudara sy dia bercerita tentang seorang orang pintar yang dapat menrerawang dan mengambil harta ghaib tp dengan menggunakan kalimat tauhid kalimat2 allah dalam alqur’an,awalnya sy adalah orang yg kurang percaya pada orang pinter,mendengar dia menggunakan kalimah2 tauhid untuk menerawangnya sy jd penasaran,dan kebetulan di daerah sy tempat penggalian batu mulia yg lumayan mahal harganya,mendengar cerita dia tersebut saya jd penasaran sy suruh saudara saya tersebut untuk menanyakan apakah di belakang rumah sy terdapat batu mulia tersebut…??? kemudian saudara sy berangkat ke orang pintar itu kebetulan saya ada urusan jd sy ga ikut,tanpa saudara sy jelaskan orang pintar tersebut sudah tau bagaimana lokasi belakang rumah saya,dia tau letak pohon2 di belakang rumah saya,dan kata dia didekat sebuah pohon di belakang rumah saya ada terdapat batu trsbt,cuman untuk mendapatkannya ada syaratnya yaitu harus dibeli dengan memotong 3 ekor ayam yg warna bulunya hitam,putih dan belang2( klo dalam bahasa sunda disebut “Borontok”) kepada penunggunya,dan kata dia penunggu/yang punyanya batu itu adalah nabi sulaiman dan siti Fatima,ketiga ayam tersebut hrs dipotong didekat pohon trsbt kemudian daginggnya di masak dan di dimakan sebelumnya hrs dilakukan tawasul atau hadiah dulu untuk nabi sulaiman dan siti Fatimah supaya barokah dan mendapat ijin untuk mengambil batu tersebut,setelah semuanya selesai baru dilakukan penggalian/penambangan,insya allah klo kita yakin dan sungguh2 memohon pada Alla SWT kata dia nanti batunya akan dapat,karena hakekatnya yang ada didunia ini semuanya hanya milik Allah SWT dan kita sebagai manusia harus berikhtiar dan berdoa dengan sungguh2 untuk mendapatkannya begitu kata dia pak kyai… …
Yang saya mau tanyakan bagai mana hukumnya menurut hukum islam klo sy melaksanakan ritual tersebut…?
Mohon pencerahannya dari pa kyai…Terima kasih..
Wassalam
@ Nurdiansyah, …. saya tidak berbicara masalah hukum karena saya sangat awam dengan hukum, tapi dari pengalaman saya, kasus seperti yang Anda ceritakan itu selalu berujung dengan penipuan dan ayam yang dipotong itu berarti sama saja memberikan sesajen kepada setan jin, karena yang pasti Nabi Sulaiman dan siti fatimah pasti sudah tidak doyan daging ayam hehehe ….. mohon maaf bila jawaban saya tidak benar.
Ass.wr.wb pa kyai…
Oh begitu ya pa kyai,tp maaf nich pa kyai ada beberapa hal lagi yang mau saya tanyakan mudah2an pa kyai berkenan untuk memberi jawaban sehingga saya dapat mengerti….
Mengenai masalah yang kemarin saya kemukakan ada beberapa tetangga yang melakukan ritual tersebut dan mereka berhasil,apakah itu rejeki dari allah atau dari jin tersebut?,karena apabila asal melakukan penggalian dan tanpa diteropong dulu dimana lokasi yang harus digali kebanyakan dari mereka gagal,sementara klo diteropong/diterawang dl pasti ada syarat yang harus dijalankan untuk membeli batu tersebut,itu bagai mana pa kyai…? Apakah men jalan kan syarat untuk membeli batu tersebut adalah Musyrik…???
trus satu lagi pa kyai misalkan sy mempunyai sebuah usaha trus sy membuat syare’at / minta didoakan kepada ustad,kyai atau orang pinter supaya usaha saya tersebut bisa lebih maju,trus ustad,kyai atau orang pinter trsbt ngasi sesuatu misalnya air,minyak wangi dsb untuk di simpan di tempat usaha sy supaya usaha saya bisa lebih maju,dagangannya bisa lebih laris dsb,apakah hal tersebut di perbolehkan menurut syari,at islam…???
Untuk sementara segitu dl pa kyai yang mau saya tanyakan,sy berharap pa kyai tidak bosan untuk dapat memberikan jawabanya,supaya saya dapat memahami hal tersebut,sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih…
Wassalam
@ Nurdiansyah, … sebenarnya konsep peningkatan hidup, baik lahir mapun batin, yang diajarkan Allah dan rasul-Nya bagi orang beriman itu sudah jelas, yakni dengan mensyukuri anugerah yang sudah diberikan dan bagian dari pelaksanaan syukur itu dengan memberikan sebagian nikmat yang sudah diterima kepada orang yang lebih membutuhkan. Jalan inilah yang paling aman dan pasti, karena hanya Allah yang tidak akan pernah mengingjari janji-janji-Nya
ass.wr.wb
Makasih pa kyai atas jawabannya,semoga apa yg tlah dijelaskan oleh pa kyai bs bermanfaat khususnya untuk diri saya pribadi dan umumnya untuk pengunjung web ini dan mudah2an mendapat balasan dari allah SWT serta mudah2an saya termasuk orang yang bersyukur….Mohon dido’akan ya pa kyai…makasih..
wassalam
Mikum, Mbah Kyai alamat lengkapnya dimana?
Pondok Pesantren Assalafi Al-Fithrah
KM 4, Jalan Raya Gunungpati – Ungaran
Sumurrejo, Gunungpati SEMARANG
Assalamu’alaikum Wr Wb,
pa ustad saya pengen tau nama malaikat penjaga bumi dan penjaga alam ghaib?
assalamu’alaikum
sy tertarik dengan tulisan ustad
“Jika kita meminjam bahasa internet, maka rahasia ibadah yang disimpan di Kitab Induk yang nyata itu adalah ibarat situs, sedangkan orang yang bertawasul ibarat mengakses situs tersebut. Dengan izin Alloh(urusan Alloh atau sunnatulloh), jika orang yang bertawasul itu benar, baik niat maupun amaliah, maka ia bisa memanfaatkan (download) sesuatu yang tersimpan dalam situs tersebut. Jika yang di download itu data, maka itulah rahasia sumber ilmu laduni, jika yang di download itu kelebihan(progam) maka disitulah awal mula timbulnya kelebihan pada diri orang yang bertawasul. Oleh karena itu, setiap kelebihan yang dimiliki oleh seseorang pasti berkaitan dengan kelebihan orang mati(para pendahulu).”
kalimat di atas bagus sekali, sehingga mudah dipahami…, tapi maaf saya belum paham tentang makna amaliah,, amaliah seperti apakah itu?
ngaku saja sy tertarik dengn kalimat di atas karena bersangkutan dengn ‘tawasul’… sy kurang setuju dengn kata2 ‘oleh karena itu, setiap kelebihan yang dimiliki oleh seseorang pasti berkaitan dengan kelebihan orang mati (para pendahulu)’.. kalimat itu benar, tetapi tolong itu disyarah karena takutnya kalimat itu dibaca oleh awam sehingga menimbulkan pemahamn yang kurang pas…
trimakasih atas pengetahuanya, alhamdulillah saya jadi paham dengan khodam yang telah dianugrahkan-Nya kepada saya,,,
wass,
assalamu’alaikum Wr Wb
pak, saya mau bertanya. apakah kodham itu bisa dihilangkan dari diri kita?
sekian, terima kasih.
wassalamu’alaikum Wr Wb
TERIMA KASIH
Assalamu ‘alaikum warrohmatullohi wabarokatuh ,, ijin ustadz ,, bagaimana andai kita pernah belajar ilmu kanuragan (mkin ada jin nya) namun dari belajar ilmu tsb mbuat kita mjadi lebih ingin rajin ibadah kepada Alloh dengan se ikhlas2nya ,, belajar ilmu agama yang lebih baik dan bahkan kita mendapat isyaroh untuk pergi kesana tnpa kita tahu maksudnya ternyata setelah sampai disana kita mendapat jawaban dari beberapa pertanyaan yg tersimpan di hati,, akhirnya kita berucap Alhamdulillah kepada Alloh telah diberikan petunjuk jawabannya dan juga selalu mencari jawaban apakah ilmu kita sesuai idzin dan ridlo Alloh ,, sehingga kita kadang ingin membuangnya ,, tapi bingung bagaimana caranya,, sebab kalimat amalannya adalah basmalah, takbir, syahadat dan sholawat ,, bagaimana ustadz mohon penjelasan. apakah harus tinggalkan atau tetap kita tekuni ,, sebab menurut saya kok banyak yang didatangkan daripada mudhorotnya ,, saya bisa lebih bijak daripada sebelumnya,, dan kita hanya mengakui itu semua semata2 kuasa dan rohmad dari Alloh SWT,, walo si pemilik ilmu pertama katakan bahwa kita punya pendamping dan selalu bantu si pengilmu ,, saya g mau terima hal tersebut ,, semua saya kembalikan ke kalimah laa haula wala quwwata ila billahil ‘aliyil adziem
@ Triyono, …. apa saja yang menjadikan kita lebih baik dan lebih bertakwa kepada Allah SWT berarti kebaikan