10 comments on “ALASAN 1, Mengapa Orang diRuqyah Kesurupan Jin

  1. bagaimana kalau ada seorang teman, menurut kata hati kita, teman ini kerasukan, karena dalam keseharianya teman ini tdk seperti biasanya, orng yang periang tiba -tiba beruba total menjadi orng yang mudh tersinggung , pokoknya sensitif banget,..yang ingin saya tanyakan apa yang mesti saya perbuat kepada teman saya ini

    ———————–

    Mas Darman yang saya hormati, dalam kaitan usaha penyembuhan orang sakit, tahap awal dan yang terpenting adalah melakukan diaognosa yang tepat. Diagnosa itu tidak boleh salah, jika salah berarti segala upaya selanjutnya akan menjadi salah pula.
    Dalam kaitan perubahan tersebut, hal itu tidak selalu akibat gangguan jin, terkadang hanya stres atau depresi. Untuk membedakan dua hal tersebut kita harus menguasai ilmunya, untuk inilah kita harus belajar kepada ahlinya, apalagi penyakit yang kita hadapi itu bukan penyakit yang kasat mata.

  2. asw. ustadz, saya punya adik perempuan SMP kelas 1.
    Dulu saat SD dia sangat penurut, sopan, rajin shalat, ngaji, bahkan berkerudung. tapi setelah masuk SMP semuanya berubah, sudah jarang shalat, berteman dengan berandal, sering kabur, tatapan mata pun tajam seperti menantang kalau dinasihati. apakah ada indikasi perbuatan jin? saya tidak tinggal serumah dancukup jauh jadi tidak bisa memantaunya terus…. mohon bantuan.

  3. @ Santi, … pertanyaan ini tidak dapat dijawab begitu saja, karena menjawab ini berarti sudah masuk tataran diagnosa.
    Jika Anda ingin jawabannya, coba Anda kirimkan foto adik Anda tersebut yang terbatu via MMS (foto yang menghadap kamera) di nomor berikut ini 0819 0126 1313.
    Jawabannya insya Allah melalui sms.

  4. sugeng enjing yai. sdkit urun rembug. sy sering memperhatikan fenomena ruqyah dan jg fenonema yai. yai berlogika dg ruqyah orang sehat menjadi kesurupan berarti ruqyah itu memasukkan jin. klo sy berlogika, jin memang sudah ada di dalam tubuh manusiany, dan ketika diruqyah, jin merasa terganggu sehingga memaksa menguasai jiwa manusia untuk melawan ato mengalihkan sang manusia mendengarkan bacaan bacaan alquran. gmna mnurut yai logika saya tsb ? maturnuwun

  5. @ Sam, … logikanya itu begini. Orang yang sadar itu berarti orang merdeka. Orang kesurupan jin itu berarti orang terpenjara. Bagaimana mungkin menjadikan orang merdeka jadi terpenjara kok mengobati. Apapun yang dijadikan alasan, apalagi yang belum pasti, ada jinnya atau ada malaikatnya, orang yang asalnya sadar jadi kesurupan jin, itu bukan mengobati tapi menyakiti dan menzalimi. Eronisnya ayat-ayat suci yang dijadikan alat oleh para Asatidz yang baik hati itu untuk berbuat zalim. Apalagi cara menolong orang yang kadung jadi kesurupan itu dengan perbuatan zalim lagi, dianiaya, dibentak dengan kata-kata yang kasar dan dipukuli, sudah gitu ada yang tidak berhasil disadarkan dikatakan pasien, ini apa bukan logoka goblok …. ? Bukankah orang yang tidak berhasil mereka bebaskan dari kesurupun akibat kezaliman itu berarti korban ..? bukan pasien?. Orang yang asalnya waras dijadikan gila terus tidak bisa diwaraskan lagi, bukankah ini korban, bukan paseian? Inilah yang saya katakan logika goblok itu. Sudah gitu dikandani ngeyel. ya emboh lah, sakkarepe … yang penting aku sudah kasih nesehat, kuwajibanku saling memberi nasehat kepada sesama orang beriman sudah gugur.

  6. Yg dimaksud menerapkan ilmu tanpa guru ini apa ya? Apa maksudnya orang belajar alquraan dan alhadist sendiri ntu namanya sesat dan harus belajar dri yg katanya guru ntu?
    Dan yg dimaksud rasional disini apa ya? Apa rasional yg dimaksud disni pandang manusia atau berdasarkan pandangan nabi muhammad ya?
    Klo pandangan manusia kan, jalanin usaha riba ntu mah syah2 aj, asal kaya kan, atau melakukan hal bertentangan dengan agama islam, krna pandangan umum ntu syah, maka ntu rasional ya?
    Nah tolong bisa di spesifik yg dimaksud dri yg punya blog kepada sya yg newbie🙂 Terima kasih🙂

  7. yai saya minta tolong di jelaskan… tentang belajar tanpa guru….
    saya tidak tau apa” yai
    saya butuh pembimbing….
    banyak yg ingin saya tanyakan yai
    saya pernah puasa…. dgn tujuan ingin tahu siapa aku ini…. intinya mencari tahu siapa saya…. suatu saat saya mimpi ada 4 orang dari 4 penjuru mata angin…
    yg dari barat ada 2 laki” yg saya merasa itu ayah dan wanita yg saya merasa kuat itu ibu….
    setelah itu saya mendengar suara carilah apa yg kamu cari…. di mimpi saya melihat banyak proses salah satunya bayi yg lahir…. ketika saya kembali 1 orang yg dari utara menyentuh kaki saya seketika raga saya tumbang dalam mimpi saya mau kembali masuk keraga tidak bsa…. saya menangis saya bertanya kenapa sya tidak di carikan gru pembimbing dan banyak lagi… terahir dlm mimpi saya melihat cahaya yg menyilaukan mata subhanallah sya bangun dari tidur…. tepat jam 1 malam… saya menangis…. saya belajar tanpa guru…. dalam hati saya meyakini ada guru sejati dlm diri…. ada allah yg memiliki hak atas nurani…. dan pembimbing sejatiku syukurku… tpi yai knapa seolah rga ini tak bsa sejalan dengan keinginan hati yg ingin bsa pnuh sujud

  8. @ Juhanes, … bukan BELAJAR tanpa guru tapi BERAMAL tanpa guru. Kalau kita belajar tanpa guru, boleh, semisal kita baca-baca buku atau ngakses mbah Google, asal masih tataran belajar/ilmiyah, boleh, yang tidak boleh itu ketika ilmu yang didapatkan dari belajar sendiri itu diamalkan atau dipraktekkan dalam amal atau laku khusus, seperti yang Anda ceritakan dalam komentar Anda di atas, itu baru tidak boleh. Karena setiap laku seperti yang Anda lakukan itu pasti nanti mendapatkan pengalaman batin atau spiritual yang belum pernah sama-sekali Anda alami, saat itu Anda pasti jadi bingung. Kebingungan itulah ketika terjadi secara berkepanjangan dan Anda tidak juga menemukan jawaban, itu bisa berakibat orang jadi stress. Untuk supaya orang tidak mengalami kebingungan seperti itu, maka fungsi guru pembimbing spiritual menjadi sangat penting, karena yang yang dimaksud guru pembimbing itu pasti orang sudah kaya dengan pengalaman spiritual tersebut sehingga mampu memberikan jawaban setiap terjadi kebingungan dalam batin kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s