19 comments on “MENGUAK DUNIA JIN 13 (Dosa Syirik Tidak Diampuni)

  1. Assalamualaikum Pak. Kyai dan semua pembaca web

    Maaf sebelum bertanya saya cerita dulu.
    Saya punya gelang tetanium yang mengandung bio Magnetik yang banyak orang pakai untuk kesehatan. Fungsi dari gelang tersebut diantaranya untuk menyeimbangkan ion positif dan negatif dalam tubuh. Manfaat dari gelang ini diantaranya dapat menambah kekuatan sampai 40 % dari tenaga pemakai. dan masih banyak lagi manfaatnya dengan tujuan untuk menyehatkan pemakai.

    Pertanyaanya untuk Pak Hikam dan Pak Kyai
    Ada orang yg punya ( Jimat ) berupa cincin dengan mata batu2 tertentu yang menurut mereka ada kekuata tertentu .
    1. Sebenarnya itu sugesti dari orang tersebut karena sudah yakin bahwa cincin itu ada kekuatan apa memang ada jinnya yg bersekutu dengan manusia ?
    2. Apa sebenarnya batu2 tersebut sebenarnya secara ilmiah memang mengandung suatu zat yg bisa menambah kekuatan tertentu ?

    3. Apa saya juga termasuk syirik Pak Kyai karena memakai gelang tetanium tersebut ? 🙂

    Terima kasih sebelumnya, Semoga bermanfaat untuk semua pembaca
    Salam
    Totok

  2. Saya akan menjawab dengan lugas saja. Saya belum pernah punya pengalaman atau melihat gelang bio-magnetik sehingga secara akademik seharusnya saya tidak punya hak untuk membahas atau mengulas, ini adalah etika akademisi untuk tidak mengatakan hal-hal yang dia tidak ketahui.

    Nah saya akan mengatakan yang saya ketahui saja. Dasar bacaan saya adalah iklan-iklan tentang gelang bio-magnetik. Dari iklan-iklan tersebut saya mendapati banyak testimoni (kesaksian) bahwa gelang bio-magnet mempunyai khasiat untuk kesehatan. Namun saya tidak mendapati (setidaknya sejauh yang saya baca) apakah pernah ada uji klinis yang menunjukkan bahwa gelang bio-magnet itu bermanfaat atau tidak.

    Jadi posisi saya adalah: so-so, tidak mendukung dan tidak pula menentang.

    Secara fisika memang benar bahwa gelang bio-magnetik dapat mempengaruhi tubuh, dan kita kenal di Fisika memang ada interaksi antara medan magnetik dan benda-benda bermuatan seperti ion positif dan ion negatif. Apakah hal ini menyehatkan? wallahu a’lam bissawab.

    Baik dari latar belakang tersebut sekarang saya jawab satu-satu:

    1. Sebenarnya itu sugesti dari orang tersebut karena sudah yakin bahwa cincin itu ada kekuatan apa memang ada jinnya yg bersekutu dengan manusia ?

    –>
    Di Fisika kita tidak mengenal jin. Kalau kekuatan suggesti jelas pasti ada. Suggesti memang bisa menyehatkan (sudah ada uji klinis-nya).

    2. Apa sebenarnya batu2 tersebut sebenarnya secara ilmiah memang mengandung suatu zat yg bisa menambah kekuatan tertentu ?

    –>
    Tidak ada yang aneh-aneh, beberapa komposisi batu-batuan memang dapat menghasilkan medan magnet dan dapat berinteraksi dengan manusia. Secara spekulatif apabila terjadi suatu alignment tertentu maka akan menjadi suatu kekuatan. Ini peristiwa fisika biasa saja.

    3. Apa saya juga termasuk syirik Pak Kyai karena memakai gelang tetanium tersebut ?

    –>
    (Jawaban saya bisa sangat jail, he he he: Fisika netral tidak berhubungan dengan kemusyrikan. Serupa dengan energi nuklir: bisa digunakan untuk tatacara damai seperti untuk pembangkit tenaga listrik, pengobatan kanker, pemuliaan tanaman dll., bisa juga digunakan untuk pembunuh massal)
    Tentu yang bisa menjawab dengan tepat adalah Pak Yai sendiri.

    Ngapunten apabila ada kesalahan.

  3. ALHAMDULILLAH

    TERIMA KASIH ATAS SEMUA PENJELANNYA PAK HIKAM.
    TINGGAL TUNGGU JAWABAN DARI PAK KYAI NIH

    TERIMA KASIH
    TOTOK

  4. Yth, Mas Totok
    He he he, gantian saya urun rembuk. Tapi bukan sebagai Kyai, karena masalah yang akan saya sampaikan ini bukan kaitan Ilmu Kyai kecuali yang soal Syirik, tetapi kaitan ilmunya SarKub(sarjana kuburan). Soal hukum memakai gelang tetanium tersebut syirik atau tidak? Urusan itu biar Kyai aja yang kasih dawuh soalnya itu masuk wilayah Fiqh.
    Sebelumnya saya mau tanya Mas Totok dulu. Tentang manfaat dari gelang tersebut diantaranya dapat menambah kekuatan sampai 40 % dari tenaga pemakai. Kalau dipakai untuk seorang suami apa juga bisa ya…… wah ini barangkali saya dan Pak Hikam tertarik, he he he
    Pertanyaan 1 sudah dijawab Pak Hikam, saya juga sependapat dengan Beliau, jika orang yang sakit itu, atau keluarganya sudah memiliki sugesti sembuh, itu merupakan 80% kesembuhan. Jadi tinggal 20%nya yang harus diupayakan oleh para ahli yang membantu penyembuhan itu.
    Pertanyaan 2 juga sudah dijawab Guru Fisika kita. Namun saya akan tambahkan sedikit saja. Dalam surat al-Hadid ayat 25 Alloh berfirman yang artinya: “Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama) Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa”(QS.al-Hadid/25). Dengan ayat ini kita mendapat kejelasan, memang dari beberapa jenis besi itu mengandung kemanfaatan bagi manusia, baik lahir maupun batin. Secara lahir mungkin diantaranya seperti gelang tetanium tersebut.
    Tapi ini ada cerita sedikit. Saya punya teman yang memakai gelang tetanium itu, dia sekarang tidak mampu melepas gelang tersebut, soalnya, katanya, kalau dilepas badannya menjadi sakit-sakitan. Kalau dipake memang terasa nyaman di badan. Dari cerita ini saya menyimpulkan, berarti kemanfaat apa saja, jika cara makainya tidak beraturan maka bisa menimbulkan dampak negatif bagi pemakainya. Kalau sampai seperti itu kan tidak ada bedanya dengan narkoba???.
    Jika kemanfaatan besi itu kita kaitkan dengan hal yang ghaib, saya bisa tambahkan firman Alloh disini. Dalam surat Luqman ayat 20 Alloh berfirman yang artinya:” Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk (kepentingan) mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu ni`mat-Nya lahir dan batin.(QS.Luqman/20). Dalam ayat ini Alloh menegaskan, apa saja yang dilangit dan di bumi ditundukkan untuk manusia, artinya mereka itu berpotensi dijinakkan dan dimanfaatkan oleh manusia. Bararti, jin juga berpotensi dijinakan dan dimanfaatkan oleh manusia.
    Manusia sebagai kholifah bumi, dengan ilmu Alloh juga, mereka memadukan dua kemanfaatan besar tersebut. Besi atau batu akik yang didalamnya mengandung unsure besi yang bisa interaksi secara lahir dengan manusia dipadukan dengan makhluk ghaib, baik jin ataupun makhuk ghaib yang lain yang bisa berinteraksi secara batin dengan manusia. Makhluk ghaib tersebut dijinakkan dan dimasukkan di dalam batu akik, maka jadilah batu akik bertua. Dan jika dimasukkan dalam jenis-jenis besi tertentu, maka jadilah keris pusaka. Hal tersebut terjadi karena memang memungkinkan bisa terjadi, sebagai bagian dari sunnatulloh yang tidak ada perubahan untuk selamanya. Maka kita melihat fenomena, ada akik bertua dan keris pusaka.
    Menurut saya yang awam ini, dalam dua benda tersebut memang ada kekuatan. Dari mana saja kekuatan tersebut, tetapi secara hakekat juga datang dari Alloh, hal itu karena para ahli tersebut bekerja atas dasar ilmu Alloh dan juga menggunakan ilmu-Nya. Alloh menegaskan hal ini dengan firman-Nya yang artinya: ”Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Sesuatu yang di dalamnya ada KEKUATAN PENOLONG, kekuatan penolong itu terjadi atas izin Alloh.(QS.al-Baqoroh/255)
    Soal syirik atau tidak, itu bukan tergantung akik maupun kerisnya, tapi tergantung sandaran hati pemakainya. Jika orang percaya, bahwa dalam dua benda tersebut ada kekuatan, baik lahir maupun batin, tapi dia yakin bahwa itu kekuatan Alloh, maka dia tidak syirik untuk memakainya. Jadi benda bertua tersebut ndak usah dibakar atau dilarungkan ke laut, kalau ndak mau kasih aku saja he he he. Dijual mahal lo itu Pak Hikan….
    Namun demikian, jika perasaan orang tersebut saat memakai berbeda dengan saat tidak memakai. Saat membawa kiris dan cincin itu hatinya tenang dan PD tetapi saat tidak menggunakan hatinya kecil dan takut, maka itu berarti mBahnya Syirik he he he
    Jadi selama sandaran hati seseorang teguh hanya kepada Alloh dan mengerti ilmunya, maka dalam menggunakan dua benda bertua tersebut insya Alloh terhindar dari syirik. Fenomene membuktikan, dalam perjungan Islam tanah Jawa, para Waliyulloh yang berjuang saat itu tidak lepas dari benda pusaka tersebut. Alloh A’lam.

  5. TERIMA KASIH PAK KYAI PENCERAHANNYA.

    ALHAMDULILLAH JADI GAMBLANG,

    TERIMA KASIH P KYAI,PAK HIKAM
    TOTOK

  6. Assalamu’alaikum… Abah..salam hormat dari saya…izinkan saya bisa belajar sama Abah…

    Abah….saya mau tanya

    1. Bagaimana dengan para pejuang kemerdekaan yang memakai ilmu kekebalan, keris untuk melawan para penjajah???apakah termasuk sirik???

    2. Orang-orang yang bisa diberi kemampuan mengalahkan jin, apa tidak menyalahi doa Nabi Sulaiman yang mana Nabi Sulaiman berdoa meminta diberikan kemampuan yang mana para Hamba Allah tidak mempunyai kemampuan itu (alias hanya Nabi Sulaiman yang punya) ?

    sekian itu dulu Abah…

    Terima Kasih banyak…semoga Abah diberikan kesehatan oleh Allah…

    ——————————————
    Mas Dika Yth, terima kasih atas do’anya. Alhamdulillah abah sehat-sehat saja kok.

    1. Pertanyaan pertama sudah dijawab Mas……., ya tapi ndak ada salahnya tak ulangi sedikit: Soal syirik atau tidak, itu bukan tergantung kerisnya, tapi bagaimana sandaran hati pemakainya. Jika orang membawa keris itu percaya bahwa dalam benda tersebut ada kekuatan, baik lahir maupun batin, tapi dia yakin bahwa itu kekuatan Alloh, maka dia tidak syirik untuk memakainya. Namun demikian, jika perasaan orang tersebut saat memakai kiris itu hatinya tenang dan PD tetapi saat tidak memakai menjadi takut dan tidak Percaya Diri lagi maka itu berarti saat memakai keris itu syirik.

    2. Do’a Nabi Sulaiman a.s tersebut dinyatakan Alloh dalam ayat berikut ini: “Ia berkata: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi” * Kemudian Kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik menurut ke mana saja yang dikehendakinya * dan (Kami tundukkan pula kepadanya) setan-setan, semuanya ahli bangunan dan penyelam * dan setan yang lain yang terikat dalam belenggu * Inilah anugerah Kami, maka berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) dengan tiada pertanggungan jawab(QS.Shood/35-39)

    Kesimpulan ayat tersebut sebagai berikut:
    a). Yang dimaksud kerajaan dalam ayat diatas adalah kemampuan dalam menjinakkan alam baik alam lahir maupun alam batin. Alam lahir dalam arti kemampuan menjinakkan angin dan alam batin dengan kemampuan menjinakkan makhluk jin.
    b). Kemampuan itu sebagai anugerah yang diberikan Alloh kepada nabi-Nya yang dapat diwariskan kepada orang lain atau kepada para Ulama dari umat Rasul Muhammad s.a.w.
    c). Kemampuan tersebut tidak akan diberikan Alloh kepada selain Nabi Sulaiman a.s. kecuali melalui jalan yang diwariskan oleh Beliau: maka berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) dengan tiada pertanggungan jawab(QS.Shood/39)
    d.) Maka artinya, orang yang diberi kemampuan mengalahkan jin itu berarti tidak menyalahi doa Nabi Sulaiman, karena sesungguhnya orang tersebut tidak akan mendapatkannya kecuali melalui rahasia kemampuan yang diberikan oleh Alloh kepada Nabi Sulaiman. Oleh karena itu maka Ulama’ adalah pewaris nabi, demikian yang disebutkan oleh baginda Nabi s.a.w dalam salah satu haditsnya.

  7. o inggih..terima kasih pak Kyai…pertanyaan ini sangat mengganjal di hati saya..Tentang Nabi Sulaiman ini..dari dulu saya merasa bahwa apa yang diberikan kepada para Ulama menyalahi doa Nabi Sulaiman…Ternyata benar ungkapan dalam belajar ilmu Al-Qur’an, jangan ambil secara potongan, tapi ambillah dengan kaffah dan berkelanjutan..

    sekarang sudah plong..

    Mugi2 Pak Kyai diberikan sgala kemudahan oleh Allah..amin

    ————————————-
    Amin….. he he he….. kita memang harus belajar terus ya Mas…….. sampai mati

  8. Assalamualaikum,,,
    Yang saya tahu tidak selamanya kekuatan yg berbau supranatural ada unsur jin nya,,,
    Bahkan kekuatan batin manusia bisa melakukan sesuatu di luar logika,,,

  9. bagaimana dengan orang yang main dukun…?
    orang yang mendukuni seseorang..?
    apakah sama dengan syirik..?
    apakah dosanya terampuni..?
    terima kasih..

  10. saya pernah dengar ajaran dari pak kyai barang siapa menggunakan pelet untuk menarik lawan jenis dan memanfaatkannya, akan mendapat balasan dan ganjaran karena ulahnya itu. apakag itu benar? terima kasih

  11. Saya punya hobby tentang yang ghaib……. Tolong dong ajari saya agar saya bisa mendapatkan ilmu laduni……………….walaupun saya seorang wanita…………Atas bantuannya trim’s nh……….?

  12. begini persoalannya. suatu hari sya tuh sakit aneh . tiba2. sakitnya tuh tiap jm 12 malam saya sakit perut yang aneh , sakit banget. kemudian ortu saya meminta obat kpd seorang kalo disini sih orang2 mgilnya bukan dukun. tapi si mbok. simbok itu memita bantuan kpd jin kmudian memberikan obat semacam jahe, turi, tumbuhan sekitar lah. ktnya pnyakitnya tuh gara2 digangu jin. lah tapi si mbok tersebut setiap harinya sholat. apakah tindakan ortu saya tu syrik? apakah saya juga melakukan syrik karena minum obatnya tadi? mohon di jawab

  13. Assalamu’alaikum wr wb
    Pak Kyai ysh,
    Mohon pencerahannya:
    1- Sy pernah melihat orang mengamalkan wirid dari Al-Qur’an dan berdo’a juga dari Al-Qu’an.
    Bila mereka melatih / meniru ilmu beladiri pun bisa dengan meminjam ilmu seseorang yg sdh meninggal walau seperti orang kesurupan namun mereka dalam keadaan sadar..
    2- Apa yang dikenal dengan Asror dan Hizb (maaf kalau salah nulisnya), bolehkan mempelajari/mengamalkannya?
    Atas kebaikannya saya haturkan terimakasi, mohon maaf bila kurang pada tempatnya
    Wassalamu’alaikum wr wb

  14. ass….
    mau nnya…apakah jin dan setan itu beda…ataukah jin dan setan itu sudah sama..
    dan apakah manusia dapat menikah dgn jin…
    trima kasih
    wasalam..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s