6- RUQYAH dampak dan bahayanya

 

Cvr Ruqyah A

RUQYAH dampak dan bahayanya

Karya: MUHAMMAD LUTHFI GHOZALI

Anda bisa donwload GRATIS buku di atas dalam File PDF disini : http://ponpesalfithrahgp.wordpress.com/abshor-progam-buku-gratis/

 

Buku ini ditulis di saat marak-maraknya pelaksanaan ruqyah yang dilaksanakan oleh beberapa kalangan. Ruqyah tersebut dilakukan dengan berlebih-lebihan bahkan ditayangkan dalam beberapa media TV dengan judul “Kehebatan Ruqyah”. Mereka sengaja membangun imege di masyarakat, seakan-akan tidak ada lagi amalan yang lebih hebat dibandingkan ruqyah mereka. Ruqyah tersebut yang oleh meraka dikatakan sebagai sarana untuk mengeluarkan jin dari tubuh manusia, oleh penulis ternyata dianggap sebaliknya. Penulis beranggapan pelaksanaan ruqyah tersebut justru membantu dan mempermudah jin untuk menguasai kesadaran manusia dan bahkan dapat berdampak membahayakan bagi kelangsungan hidup manusia.

Berangakat dari ilmu dan pengalaman penulis yang kebetulan kegiatan kesehariannya disamping sebagai pengasuh pondok juga menangani pasien orang kesurupan dan terkena penyakit jin, setelah penulis melihat tayangan ruqyah di TV, dengan serta merta penulis menulis buku ini. Buku setebal hampir 400 halaman ini berhasil dirampungkan hanya dalam waktu 30hari. Hal itu semata-mata karena terdorong oleh kepedulian penulis kepada masyarakat.
Terhadap pelaksanaan ruqyah tersebut, bukan dalil-dalilnya yang perlu diteliti kembali, tapi pelaksanaannya. Yakni sekelompok orang membacakan ayat-ayat suci al-Qur’an al-Karim kepada orang-orang yang sadar kemudian sebagian mereka menjadi kesurupan jin, para pendengar yang khusu’ itu muntah-muntah serta kencing di tempat. Mereka mengatakan perbuatan itu adalah ruqyah sebagaimana yang dibenarkan oleh Nabi SAW.

Orang yang asalnya sadar, dibacakan ayat-ayat suci al-Quran menjadi kesurupan jin, mengapa hal tersebut dikatakan RUQYAH dalam arti mengobati orang sakit ? Kalau yang mereka maksud ruqyah tersebut untuk mengobati orang sakit, bukankah seharusnya orang tidak sadar diruqyah menjadi sadar, orang sakit diruqyah jadi sembuh, bukan malah sebaliknya. Inilah logika yang terbalik itu, logika sesat , mereka niat menolong orang sakit tapi jadinya malah mentung ….. hehehe , disuruh bayar lagi ….hehehe

Ruqyah itu bukan MANTRA untuk mendatangkan JIN melainkan metodologi pengobat terhadap orang sakit yang dibenarkan oleh Kanjeng Nabi Muhammad Saw. Namun oleh para Asatidz yang baik hati malah digunakan dengan tujuan sebaliknya. Ayat-ayat Al-Qur’an yang mereka katakan ayat-ayat ruqyah itu mereka jadikan SARANA untuk mendatangkan jin, bahkan membantu jin menguasai kesadaran para pendengarnya. Bagaimana tidak dikatakan mendatangkan jin kalau kenyataannya demikian. Para pendengar yg khusu’ itu segera saja menjadi bergelimpangan kesurupan JIN sesaat pasca dibacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Bukankah ini sesuatu yang sangat ERONIS. Yang lebih lucu lagi, orang muntah-muntah karena perutnya sakit dijadikan indikator JIN keluar dari tubuhnya, mereka dapat ilmu dari mana ini……. hehehe

Dengan dilandasi pengalaman panjang serta dalil-dalil yang cukup, alhamdulillah buku ini rampung ditulis. Selama kurun waktu 2 tahun ini, banyak pembaca buku tersebut datang ke Pondok Pesantren untuk menemui penulis. Sebagian mereka menyadari kesalahnya dan sebagain lagi mengajak berdialog. Disamping itu juga, ada yang datang dari jauh-jauh sekedar untuk memperdalam ilmu yang sudah dibaca. Alhamdulillah para pendatang itu pulang dengan hati puas.

Di dalam buku tersebut, ada pembahasan yang lebih penting dari sekedar pembahasan tentang ruqyah, yakni tentang rahasia dan asal usul penyakit pada tubuh manusia yang diakibatkan oleh kesurupan jin, seperti orang kena santet dan sihit. Tentang penyakit dimensi jin itu penulis telah membeberkan dalam buku ini dengan gamblang sekaligus cara pencegahan dan menanggulangannya. Untuk itu, meski pelaksanan ruqyah tersebut sekarang ini sudah tidak semarak dahulu, buku ini tetap penting dibaca. Karena sepanjang kehidupan manusia masih ada, penyakit yang ditimbulkan oleh gangguan jin itu masih tetap mengancam siapa saja.

Buku ini terdiri dari beberapa bab dan sub bab sebagai berikut ;

BAB PERTAMA : “RUQYAH” BUKAN MENGELUARKAN JIN DARI TUBUH MANUSIA TETAPI JUSTRU MEMBANTU MEMASUKKANNYA
· ALASAN PERTAMA : Menjual Ayat Dengan Harga Murah
· ALASAN KEDUA : Beramal Tanpa Bimbingan Guru
· ALASAN KETIGA : Membaca Dalam Keadaan Lalai
· ALASAN KEEMPAT : Sihir Jin Yang Ditiupkan
· ALASAN KELIMA : Ancaman Yang Mengelilingi
· ALASAN KEENAM : Jin Mana Yang Akan Dikeluarkan Dari Tubuh Manusia……?

BAB KEDUA : TIGA HAL YANG MENJADIKAN PENYEBAB JIN DAPAT DENGAN MUDAH MENGUASAI KESADARAN MANUSIA
· MANUSIA KESURUPAN JIN
· Dosa Syirik Adalah Dosa Yang Tidak Diampuni

TIGA SEBAB YANG DAPAT MERUSAK PENJAGAAN MALAIKAT ATAS MANUSIA
· SEBAB PERTAMA : Memasuki Atau Merusak Habitat Jin Dengan Cara Yang Tidak Benar
· SEBAB KEDUA : Karena Rasional Dalam Keadaan Tidak Berdaya Menghadapi Realita Sehingga Emosional Dominan Menguasai Jalan Hidup Manusia
· SEBAB KETIGA : Karena Kondisi Manusia Lemah, Baik Dhohir Maupun Batin Akibat Terlalu Sering Diperdaya Makhluk Jin, Selanjutnya Manusia Dimasuki Jin Qorin.

BAB KETIGA : PENYAKIT MANUSIA YANG DITIMBULKAN AKIBAT GANGGUAN MAKHLUK JIN
· PENYAKIT PADA TUBUH MANUSIA
· PENYAKIT PADA KESADARAN MANUSIA
· PENYAKIT DALAM HATI MANUSIA
· SUMBER SEGALA PENYAKIT HATI
· APAKAH MANUSIA DAPAT MELIHAT JIN?

BAB KEEMPAT : LIMA TAHAP YANG HARUS DILEWATI JIN UNTUK MENGUASAI KESADARAN MANUSIA
· TAHAP PERTAMA : Sunnah Yang Terfasilitasi
· TAHAP KEDUA : Dengan Suara Yang Ditusukkan Dalam Wilayah Kesadaran
· TAHAP KETIGA : Ditarik Masuk Ke Dalam Dimensi Alam Jin
· TAHAP KEEMPAT : Jin Bersekutu Dengan Manusia Dalam Urusan Harta Dan Anak
· Sejak Kapan Jin Bersekutu Dengan Manusia Di Dalam Urusan Keturunan…?
· HIKMAH DAN RAHASIA AQIQOH
· PENDIDIKAN ANAK SECARA ISLAMI
· TAHAP KELIMA : Memberikan Janji Bohong
· Serba Serbi Dunia Jin Di Seputar Jasad Manusia

BAB KELIMA : JALAN DAN UPAYA UNTUK MENDAPAT PERLINDUNGAN DARI GANGGUAN JIN
· JALAN PERTAMA : Hendaknya Pengabdian Dilakukan Dengan Ikhlas
· JALAN KEDUA : Seorang Hamba Yang Bersyukur
· Nikmat Penciptaan Dan Nikmat Pertolongan
· RAHASIA SUMBER INAYAH
· JALAN KETIGA : Berdzikir Dengan Dasar Takwa

BAB KEENAM : PENANGGULANGAN DAN PENYEMBUHAN AKIBAT TERKENA GANGUAN JIN
· Kekuatan Yang Mengalahkan
· Kekuatan Yang Dikalahkan
· Penanggulangan ORANG KESURUPAN JIN
· Penyembuhan Penyakit AKIBAT GANGGUAN MAKHLUK JIN
· Membentengi Diri Dari GANGGUAN MAKHLUK JIN
· BACAAN-BACAAN RUQYAH SUFIYYAH
PENUTUP

Anda disa donwload buku di atas dalam File PDF disini : http://ponpesalfithrahgp.wordpress.com/abshor-progam-buku-gratis/

348 comments on “6- RUQYAH dampak dan bahayanya

  1. kulo acungke jempol sekawan !niki nembe diarani paham yo lair yo bathin ,ora koyo wong sing durung pecus kesusu keselak besus ! lagi iso moco ayat siji wis ngapirke wong liyo ,matur suwun mugi panjenengan tambah ilmu !

  2. alhamdullilah, ilmu saya semakin bertambah. dengan kemajuan ilmu teknologi saya bisa mengikuti kemajuan perkembangan zaman. selain imtaq yang kita miliki, kita tekuni tetapi kita tidak boleh meninggalkan atau mengabaikan ilmu dunia (imtek). sebab ilmu imtaq dan ilmu imtek adalah ilmu pegangan hidup kita, untuk menangkal permasalah yang ada didepan kita. supaya kita tidak merasa tergerus oleh zaman.

  3. salam kenal.

    saya prasetya. saya tertari untuk mendapatkan buku tersebut. kira2 gimana caranya ya? :-)

  4. @ Prasetya,
    Anda bisa mendapatkan buku-buku tersebut melalui bagian penjualan:
    Nama : TRI MASKURIN
    HP No : 0857 2633 7391

  5. hal yang aneh jin ko pada kpanasan sama ruqiah alquran..bgaimana mau masuk islam baru dngar dkit sj sudah lari kpanasan..

  6. Assalamu’alaiku wr.wb. kulo toha lare deso Bajong, bukateja, purbalingga, bagus isi blog dan semuanya bisa membimbing kula. Mugia tansah pinaringan ridho saking gusti Allah SWT. aku jadikan link blog ini di faibbabulloh.blogspot.com.aku mohon komentari blognya dan saran-saranya agar bisa seperti blog pesantren. maaf baru belajar

  7. @ Yth, Bkp Tyok, …. masalah “ruqyah” yg dapat kesurupan jin, kita tidak berbicara masalah hukum, tapi dampak dan bahayanya.
    Ruqyah tersebut bisa menyebabkan orang menjadi terkena penyakit jin dan bahkan bisa gila, sudah terlalu banyak korbannya

  8. Anda menghujat ruqyah berarti anda telah menghujat Imam Malik guru Imam Syafi’i yang merupakan seorang peruqyah yang hafal 500.000 hadits ! Jangan mengujat kalo belum mendalami tentang dalil-dalil ruqyah dan ulama-ulama besar yang tidak ada yang mefatwakan ruqyah sesat !

  9. Anda bisa berdiskusi dan bertanya dengan para ulama-ulama besar yang mumpuni, jangan menyesatkan ummat dengan ilmu laduni yang anda ajarkan ! apa itu bukan istidraj setan !

  10. Saya hampir 10 tahun menekuni ruqyah hampir 50.000 orang yang sudah saya ruqyah keliling kalimantan tengah dan pengalaman saya menemukan banyak orang yang gila/stress akibat berkhodam dengan jin/malaikat dan ilmu laduni sesat yang anda ajarkan ! Anda bisa sharing dengan saya atau dengan Ustad Perdana Ahmad atau Ustad Fadhlan Pakar Ruqyah dari Jogja kalo ngga percaya !

  11. @ Abdul Lathif, …. sayang kata-kata Anda tidak seindah nama Anda, barangkali hati kitalah yang perlu diruqyah, bukan orang lain, supaya tutur kata kita bisa mencerminkan kata-kata orang berilmu dan berakhlak karimah.

  12. Assalamualaikum.. Terimakasih atas pencerahannya. Salam kenal.. Saya ingin sekali memiliki buku tersebut bagaimana caranya?

  13. saya sudah baca buku itu. tapi menurut saya penulis hanya merasa kesal dengan perkembangan dan fenomena ruqyah syar’iyyah. apa yang ditulis dalam buku itu, tidak lebih hanyalah sebuah luapan kemarahan terhadap berkurangnya minat umat kepada kyai-kyai yang masih percaya dengan jimat atau buku-buku pengobatan seperti syamsul ma’arif al-kubra. Buku ini tendensius terhadap suatu kelompok yang ingin membersihkan akidah umat. Penulis buku itu masih suka dengan hal-hal yang berbau klenik. itu saja.

  14. anda sangat tidak mengerti tentang ruqyah,lalu bagaimana menurut anda bila Malaikat JIBRIL pernah meruqyah NABI SAW
    PASTI AKAN ADA DALIL AKAL MENURUT AKAL ANDA ??????????

  15. aslamualaikum,,pak..setelah saya membaca tentang dampak rukyah,saaya jadi takut untuk terapi nii,,padahal saya pengen cpt sembuuuhhh

  16. Kalau ruqyah tidak boleh, saya mau bertanya. Apa maksud hadist ini :

    Ruqyah itu Sunnah nabi berdasarkan dari HR. Bukhari Muslim yang meriwaykan bahwa Aisyah -radhiallahu anha- berkata:
    “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengizinkan ruqyah dari sengatan semua hewan berbisa.” (HR. Al-Bukhari no. 5741 dan Muslim no. 2196)

    Bukankah kita sebagai ummatnya harus menjalankan sunnahnya? Mohon penjelasannya terima kasih.

  17. @ Fanfan, …. kalau ruqyah boleh Mas, tapi tidak dengan cara membacakan ayat Qur’an kepada orang waras menjadi kesurupan. Silahkan dibaca aja artikelnya dengan baik supaya tidak salah faham, terima kasih atas komentarnya.

  18. SAUDARAKU SEMUA…. JANGAN KITA ADA SALING KEBERPIHAKAN DAN MENYALAHKAN…. KITA SERAHKAN SEMUA KEBENARAN ADALAH DITANGGAN RABB YANG MEMILIKI ALAM DAN LAKHLUK2 NYA…… MARI BICARA DENGAN HATI, ISLAH ITU TUMBUH DARI KECERDASAN HATI….. AKAL KITA UNTUK MENGKOPI LITERATUR. JANGAN ADA YANG MERASA SALING BENAR…… KITA HARGAI JUGA ORANG LAIN YANG JUGA MEMILIKI KEBENARAN…WALLAHU A’LAM. BERSATULAH SAUDARA-SAUDARKU DI JALAN ALLAH UNTUK MENCARI RIDLO DAN RAHMATNYA….. TANPA ITU UNTUK APA HIDUP KITA? UNTUK APA KECERDASAN KITA? UNTUK APA KEHEBATAN KITA? ALLIF QULUUBANA YA RAHMAN……….

  19. SAUDARAKU SEMUA…. JANGAN KITA ADA SALING KEBERPIHAKAN DAN MENYALAHKAN…. KITA SERAHKAN SEMUA KEBENARAN ADALAH DITANGGAN RABB YANG MEMILIKI ALAM DAN MAKHLUK2 NYA…… MARI BICARA DENGAN HATI, ISLAH ITU TUMBUH DARI KECERDASAN HATI….. AKAL KITA UNTUK MENGKOPI LITERATUR. JANGAN ADA YANG MERASA SALING BENAR…… KITA HARGAI JUGA ORANG LAIN YANG JUGA MEMILIKI KEBENARAN…WALLAHU A’LAM. BERSATULAH SAUDARA-SAUDARKU DI JALAN ALLAH UNTUK MENCARI RIDLO DAN RAHMATNYA….. TANPA ITU UNTUK APA HIDUP KITA? UNTUK APA KECERDASAN KITA? UNTUK APA KEHEBATAN KITA? ALLIF QULUUBANA YA RAHMAN……….

  20. itu berarti yg di lakukan oleh peruqyah Perdana Akhmad dan rekan2 adalah contoh ruqyah yg salah dan sesat. , padahal mereka mengkalaim satu2nya metode mereka yg paling benar dan menghujat paa praktisi energy. juga sering membuat fitnah manusai dan jin yg difitnah. . sangat berbahaya juga apa yg dilakukan mereka

  21. BACAAN RUQYAH SUFFIAH???? ANEH!
    bukannya bacaan Ruqyah yg syar’i? Sufi,,sufi,,sufi,, :)

  22. Lucu ya… Kalau Ruqyah Syar’iyyah dikatakan sesat… maka penulis buku itulah yg lebih sesat.
    Ruqyah Syar’iyyah adalah contoh dari Rasulullah…. sedangkan Ruqyah Sufiyyah (buku diatas) hanyalah ruqyah ala dukun2 pengamal jimat dan kitab Syamsul Ma’arif… Ruqyah sihir..

  23. lucu memang kenyataannya begitu. muntah-muntah yg dikambing hitamkan jin pdahal mereka dk melihat jin tau darimana itu adalah jin. inilah kesesatan mereka dg menipu para pasiennya

  24. Hati2 gan kebanyakan sufiyyun punya khodam hasil berguru pada kyai2 mereka,pantas saja ruqyah syar’i dimusuhi oleh mereka,maklum khodamnya kepanasan.

  25. Hati2 gan kebanyakan sufiyyun punya khodam hasil berguru pada kyai2 mereka,pantas saja ruqyah syar’i dimusuhi oleh mereka,maklum khodamnya kepanasan entar ilmunya ilang gak dapet duit lagi.

  26. Assalamualaikum warrohmatullahi wabarokatu !

    supaya tidak terkesan jualan buku dan mengingkari sunnah, ada lebih baiknya antum tulis saja di blog kenapa ruqyah bisa dikatakan ‘membahayakan’ ?!

    kita fair saja, kami para mualij tidak menjual ayat, kami menolong dan mesyiarkan ilmu !

    tolong dijawab, wasalam

  27. ruqyah syar’iyah itu pembohongan. PA itu mengaku mengusir jin. tp trnyt dia sndr pake jin. bhk ribuan khodam jin mengawalnya. bhk dia sndr mgkn tdk menyadarinya. dr sikap dan perkataannya, sbnrnya kt bs dg mudah memahami kalo dia dikawal jin. ketahuilah..para peruqyah spt dia sbnrnya pendek pemahamannya demi keyakinan yg dangkal. mmg benar bs mengusir jin,tp pake jin jg. kasihan,dia trmsk org2 yg tertipu.

  28. Ruqyah Syar’iyyah adalah Sunnah Rasulullah. Dalilnya sangatlah banyak. Seseorang yang ingin diruqyah.. sebaiknya berpikir dgn baik dulu apakah ia pantas diruqyah atau belum, orang sadar tapi merasa ada gangguan… baiknya Bertawakkal dan Ruqyah mandiri sendiri dulu dengan Perkokoh tauhid/Aqidah.. perbanyak ibadah, Dzikir/doa yang syar;i.. jauhi maksiat/syirik..dll. Ruqyah syar’iyyah dianjurkan, tapi Kita awalnya dulu haruslah bermohon kepada ALLAH SWT tentang segala sesuatu yang kita alami, berdoa lah kpdNYA, memohonlah kpdNYA. tetap Tawakkal kpdNYA. Bila … merasa sekian lama merasa ada gangguan, berat,.. baiknya bermusyawarahlah dengan orang yang mengerti perihal tersebut, insyaallah Ahli Ruqyah Syar’iyyah akan diberitahukan kpd bersangkutan.

    Pembacaan Ayat Al-Qur’an adalah sangat baik…. karena Al-Qur’an adalah Rahmat untuk orang-orang yang beriman dan juga umat. Sebagai penawar fisik non fisik. Hendaknya peruqyah jangan cepat memutuskan/menetapkan bila seseorang yang mengaku sakit.. akibat gangguan jin, perlu ilmu/wawasan/bertanya riwayat si pasien, keluarga, dll, baiknya jg mengetahui perihal medis, untuk menghindari Fitnah. Peruqyah Syar’iyyah hendaknya juga berhati-hati dengan tipu daya syaithan. Ruqyah addalah AMANAH, IBADAH, TANGGUNGJAWAB, Peruqyah janganlah sombong, berprasangka berlebihan, sebab Masalah GAIB hanya lah ALLAH SWT yang mengetahui segalanya. Jin hanyalah makhluk ciptaan ALLAH SWT dengan keterbatasannya juga sebagai seorang mahkluk.

    Bila ada orang yang mengingkari bahwa membaca Al-Qur’an dilarang, tak bermanfaat, berarti ia tidak mengimani Al-Qur’an, Rukun Imannya disangsikan… brarti kita sadar sia dia….? Na’udzubillah.

    Ruqyah Syar’iyyah karena ia Sunnah Rasulullah. Mengingkari Sunnah dari Rasulullah yang jelas dalil dan hadistnya yang menyatakannya… brarti.. tak mengakui Al-qur’an dan Hadist, brarti tak mengakui Nabi Muhammad SAW adalah Rasulullah…. Na’udzubillah.

    Siapapun dia, yang mengaku ISLAM namun, masih berbaur, berprilaku, bersikap, bertutur, bersekutu dengan kesyirikan….. sungguh ia Mengenggam SYIRIK AKBAR YANG MEMBUAT IA KEKAL DI NERAKA JAHANNAM SELAMANYA. Na’udzubillah. Apalgi mengingkari Dalil-dalil dari Al-qur’an yang merupakan firman ALLAH SWT, untuk meraih dunia. Laknat ALLAH SWT atas dirinya. Na’udzubillah. Semuanya jelas termaktub dalam Al-Qur’an dan Hadist.

  29. ia tu…. hati-hati juga para peruqyah. UMMat juga… janga terlalu cemas, khawatir, ketakutan berlebihan tentang sesuatu hal yang dialami. Jangan juga bergantung dengan Peruqyah, berdoa juga, bertawakkal. para kyai, ust ust yang berjubah atau bersorban tapi masih berdzikir dengan amalan yang tidak jelas sandarannya dengan Al-Qur’an dan hadist.. hentikan kalah, bersekutu dengan syaithan lg, menghalalkan yang haram, yang jelas-jelas Al-Qur’an menjelaskannya. Gima ni para kya, ust ust ini ngakunya islam, orang beriman, tapi masih juga beramal untuk syaithan atau khodamnya. anehhh.. ke pie to……

  30. Saya akan lbh mempercayai anda apabila buku anda di sebar scra gratis, baik dlm bentuk buku atau ebook.
    Anda mengatakan ruqyah menjual ayat2 suci dgn murah. Lalu anda sndri menjual buku dgn dalil2+hadis di dlamnya. hanya skedar masukan.
    Trimakasih

  31. orang yang baik dan ikhlas senantiasa menolong orang tanpa pamrih,baik itu pamrih uang,pamrih nama besar,pamrih diakui orang paling benar dsb. Betapa sulitnya dengan kondisi jaman yang serba materi spt saat ini,menemukan orang yang mau memberikan ilmunya tanpa pamrih uang, menolong orang sakit tanpa pamrih uang,Mudah mudahan ada Blog tempat berkumpulnya orang yang Baik, Ikhlas,Bijak,Santun bahasanya, agar bisa menjadi tauladan umat.

  32. Sebelum di ruqyah, ada sesi diskusi dulu, mengenai keluhan2 pasien, terus di beri penerangan / diingatkan kembali mengenai ketahuidan baru membaca doa2 dari Alquran & Sunnah, sungguh sayang anda bilang bahwa ruqyah Menjual Ayat Dengan Harga Murah, tapi anda sendiri menjual ruqyah dengan menerbitkan buku :)

  33. Aq dah baca buku nya…uztad ni mlihat rqyah dri sdut pndang yg bbrbeda..dampak/gunanya ruqyah..sertamerta mnolak hadist2 shohih ttntang rqyah..rasulullah tidak mungkin mngajarkan ssuatu yg mrugikan pada qta..alqur’an&hadist inilah pedoman hdub duniaahkirat…
    Sikapi dengan bijak buku ini..jangan saling menghujat..ambil hikmahnya bahwa tidak semua muslim faham dengan ajarannya..makanya rasulullah menekankan pda qta wajib nya menuntut ilmu.

  34. gampangnya gini , kedua belah pihak di temukan yaitu PA dan MUHAMMAD LUTHFI GHOZALI , lalu menyetujui siapa yang di ruqyah duluan gampang tooh :D, klo bisa di orang ramai atau orang2 yang aktif disini biar melihat langsung dengan mata kepala sendiri, soalnya saya sering lihat di dunia maya ini hal2 tidak berguna seperti berdebat kusir di tulisan seperti ini.

  35. Ruqyah Syar’iyah adalah pengobatan alternatif dengan melalui do’a2, dan do’anya pun sebagaimana yang telah diterapkan dan diajarkan oleh Baginda Rosul. saya akui ya memang Ruqyah Syar’iyah baik buat umat yang sedang mengalami sakit akibat gangguan2 ghoib maupun penyakit2 lainnya.
    tapi sayangnya banyak sekarang menganggap Ruqyah juga bisa dijadikan alat pembunuh Jin atau Iblis, apakah benar Jin atau Iblis bisa dibunuh oleh manusia2 Dho’if seperti halnya kita semua.

    semoga para peruqyah Syar’iyah dapat meluruskan hal2 yang sudah mulai melenceng dari artian Ruqyah yang sebenarnya.

  36. intinya jangan jadikan jin sebagai pendamping,karna tidak ada kebaikan sedikitpun. ….bertakwalah sebenar2 takwa kpd ALLAH ,percayalah dia tak pernah tidur….nah kalo sudah istikomah di bacakan ruqiyahpun takan kesurupan,kecuali mereka yg menjadikan jin sebagai pendampingnya…..pasti dah ……………..makanya kalo ibadah jangan mengharap datangnya khodam,ibadah aja dengan ikhlas pasti ALLAH akan membalasnya,dan bahkan akan mengutus malaikat untuk menjaga orang yg saleh tersebut…….amiiiin….

  37. assalamualaikum….semoga ALLOH SWT selalu memberi kesehatan, bimbingan, perlindungan, petunjuk agar sisa hidup kita ini menjadi bermanfaat, bermaslahat baik untuk diri, keluarga dan orang lain, semoga kita menjadi sehat, tenang, nikmat dan selamat dunia akherat, AMIN.Tak lupa semoga salam dan salawat ALLOH limpahkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW para sahabatnya, umatnya dan kita mendapat syafaat beliau di kemudian hari, AMIN.Tidak ada orang yang paling Hebat, Sakti, pintar di dunia ini seperti yg pernah Nabi khidir as sampaikan pada nabi Musa : ” bahwa Ilmu yg ALLOH SWT berikan padamu tdk sama dg yg diberikan padaku “, dari sini kita sadari bhw perbedaan itu wajar dan jangan saling menyalahkan klo tdk tau yg sebenarnya dan jangan menjadi SOMBONG. Wasalam…

  38. Banyak sekali cabang aliran sesat di dunia ini, salah satunya orang yang saya komment ini, wallahualam, semoga anda dapat hidayah……

  39. Anis Mata (PKS) taubat atau murtad … ??
    Dzikirulloh itu makanan ruhani/spiritual, apalagi Ziarah Qubur para Waliyulloh, bahkan para Ulama Salaf yakin bahwa dzikir dan ziarah maqom wali itu berguna untuk meng-update dan meng-upgrade diri baik lahir maupun batin yang bisa menjadikan orang cerdas lahir batin.
    Apakah Anis Mata (PKS) sekarang sudah sadar bahwa ziarah maqom Wali itu sangat bermanfaat dan tidak SYIRIK …. ?? mulai kapan ya dia sadar ya …. ?? atau jangan-jangan ini hanya trik atau tipu tipu untuk meraup suara pada pemilu 2014 ??
    Jabawannya ….. ach jangan su’udhon duuunkkkkk …..

    http://foto.detik.com/readfoto/2013/04/04/150612/2211601/464/1/anis-matta-ziarah-ke-makam-sunan-kalijaga

  40. risau mendengar pendapat orang seperti ini, belajar dari mana…? bisa bisa mengatakan ruqiyah berdampak negatif dan berbahaya. saking pintarnya baru muncul banyak bicara. ruqiyah itu sudah ada di zaman Nabi.

  41. Wah info yang sangat bagus dan bermanfaat, ruqyah jika di lakukan dengan baik dan benar akan memberikan kebaikan dan kedamaian baik yang mengruqyah ( beribadah) atau yang di ruqyah ( kembali ke jalan yang benar)

  42. Semua kembali pada pelakunya, Allah lebih tau isi hati manusia.. Jangan sampai pengetahuan yang ada menghalangi jalan kebenaran, kesombongan hanya membodohi akal.. Sadar atau tidak.. Anda semua, mungkin saya juga… sudah merampas hak Allah.. Merasa paling benar, merasa paling mendekati ajaran Rasulullah.. Dari situ saja sudah tampak kesombongan masing2.. Sedih sekali nasib kami yang awam dan kurang faham… Kalo yang “pintar” nya saja saling hujat.. Hatinya ditunggangi iblis dengan meninggikan ego masing2.. Astagfirullah….

  43. Ini menurut saya belum tau apa apa tentANG RUQYAH …
    intine postingan ini cuma iklan aja lah…
    iKlan jualan buku

  44. AWAS KENA TIPU dukun dan paranormal berbaju ustad/kyai ujung2nya jualan jimat ataw amalan yg tdk syari dengan embel2 mahar dengan harga dari ratusan ribu hingga jutaan (kata2nya atas nama agama)

  45. ada datanya tidak? dari sekian ruqyah ada berapa yang terkena penyakit gila? kalau sebagian besar berarti memang bahaya, tapi kalau cuma satu dua tapi menimbulkan gossip masyarakat yang besar, padahal cuma satu dua kejadian aja berarti buku ini cuma omong doang.

  46. Pada dasarnya meruqyah itu tidak apa-apa, cuma yg dikhawatirkan itu tatacaranya aja, misal orang sehat kok diruqyah dengan alasan bahkan berbohong kepàda pasiennya klo dia sudah diganggu Jin maka harus diruqyah, ujungnya duit juga, sama aja dukun. Apa lagi ada camera video, org yg meruqyah terkesan lebay.

  47. bukankah al-quran itu obat dari semua obat?
    bukankan al-quran itu sebagai petunjuk & pedoman bagi manusia
    bukankah alqur’an itu diciptakan pada jaman nabi muhammad?
    sedangkan buku anda baru kemarin diciptakan
    jadi mana mungkin kami percaya buku anda

  48. saudaraku seiman su’u dhon sumber malapetaka kehidupan sosial, mari kita muhasabah diri kita masing-masing, sadarilah bahwa ilmu yang kita punya masih jauh dari dari sempurna, maka kita hendaknya selalu berdoa “Robbi zidnii ilma marzuqnii fahma” saya sangat tidak setuju kata-kata “semoga anda mendapat hidayah” seakan-akan dia telah mendapatkan hidayah sendiri sedang orang lain sesat, kita harus selalu berdoa “Ihdinaa al-shirath al-mustaqiim “(ya Allah) tunjukkan kami jalan yang lurus, berarti kita semua harus selalu minta petunjuk dari Allah.

  49. @ Rahmat Hidayat, … adik bayi, mestinya kamu belajar dulu aja ya sebelum kasih komentar di internet …. hehehe

  50. asalamualaikum wr. wb yang saya tahu ruqyah itu ada 2 macam ada ruqyah syari dan ada ruqyah yang tidak syari, kalau ruqyah yang syari bacaan ruqyahnya berasal dari ayat-ayat alquran dan bacaan doa-doa dari hadis2 nabi, kalau ruqyah non syari bacaannya mengandung kesyirikan contohnya mencampuradukan ayat alquran dengan bahasa lain atw jangjawokan, ataw bahasa yang tidak dimengerti terus harus menyediakan syarat2 berupa barang2, pas membacakannya memangil-manggil nama leluhur, nama2 wali, nama2 malaikat. kalau menurut saya cara yang begitu mengusir jin dengan jin lagi jadi kesimpulannya sama dengan syirik.dan dalam sebuah riwayat nabi muhamad saw juga pernah meruqyah anak kecil yang terkena penyakit ain, dan nabi juga pernah di ruqyah oleh maikat jibril pada waktu terkena sihir oleh orang yahudi. jadi di sini kita harus bisa membedakan anatara ruqyah yang syari dan yang tidak syari. karena sekarang ini banyak dukun,paranormal yang berbaju/berpenampilan kiyai ataw ustad. bahkan sampai di promosikan lewat media massa, seperti, majalah, koran dan media lainnya, bayarannyapun sangat mahal dari puluhan sampai jutaan di balik kata mahar.
    info kita bisa mengdowload GRATIS audio ruqyah di alamatnya di:

    quranicaudio.com

  51. Alquran itu sebagai obat dan rahmat, lalu apa gunanya kalau buat usir jin dan syaithoh?

    Al quran itu firman allah swt, petunjuk kepada jalan keselamatan dunia dan akhirat.

    Menurut pendapat saya, kalian sudah melampaui batas,
    dan pantas di laknat.
    Sepertinya kalian lebih mementingkan ruqiyah.

    Dan saya ragu bahwa ruqiyah syariyyah yang kalian lakukan itu ruqyah syariyyah seperti jaman nabi atau ruqyah kalian tidak seperti yang di anjurkan nabi.

  52. anda yg pembohong… mungkin anda tukang sihir….
    ruqyah itu bnar ada nya…. anda yg membual….

  53. Membaca Al Qur’an yang dengannya semoga Allah swt berkenan menyembuhkan penyakitnya itu tidak salah. Yang salah orang yang tidak pernah membaca AL Qur’an
    Jika perukyah mendapat bayaran itu hal yang wajar. Guru-guru juga mendapat bayaran. Jangan membedakan ilmu, semuanya dari sisi Allah swt. Pantesan kyai banyak yang miskin. Bayar kyai setinggi langit itu lebih baik. Masalah ikhlas biarlah Allah yang menilai.
    Mencari kebenaran itu harus, yang salah adalah orang yang merasa benar
    Berbeda itu boleh, yang tidak boleh berantem
    Pinter itu harus, yang bodoh adalah yang keminter
    Kita saling menghargai jangan bernatem dan bercerai berai. Gimana Islam bisa maju kalau dikit-dikit berantem…..
    Setuju nggak nih??

  54. Bismillahirohmanirohiim ….
    Assalamualaikum Wr.wb….
    Allahumma solliwasallim alaa sayyidina Muhammad…

    Astaghfirullahaladziim ..kami memohon ampun kepadamu Yaa Robbi,atas segala dosa kami..dosa yang sengaja kami perbuat,dan dosa yang tidak sengaja kami perbuat..

    Ya Rohman,,kasihanilah kami dengan ampunanmu.kami hamba yg bodoh yg telah Lupa atas nikmat,Ramat,dan kasih_mu..

    Ya Rohim,,sayangilah hambamu yg Hidup dan mati-nya berada di genggamanmu.sayagilah kami,sebagaimana Engkau menyayangi Hamba-hambamu yg beriman dan bertaqwa di jalan-mu.

    Ya Robb..ketika keikhlasan kami dalam mencari ilmu,melaksanakan amalan ibadah,dan dalam mencari Ridha dan karuniamu,Engkau uji keikhlasan-nya,Maka kuatkan dan Luruskanlah hanya Kepada Engkaulah tujuan kami..

    Amiin yaarobbal alamin..

  55. Assalamualaikum, cuma bertanya nh, sekarang kan sudah tidak ada nabi yang menengahi perpecahan, klo begitu saya mesti mengikuti siapa? Semua orang yg berilmu punya argument masing2, sekarang sepertinya belum ada imam yg menjadi rujukan bersifat universal, wallahualam

  56. Berziarah kekuburan itu adalah anjuran agama,tetapi apabila berharap mendapat berkah dari orang yg telah mati didalam kubur itu, itu yg salah alias syrik.rosulullah waktu diruqyah oleh jibril dalam keadaan sadar, jd bukan berarti meunggu kesurupan dulu baru di ruqyah.

  57. MasyAlloh beda pendapat boleh, alangkah baiknya coba antum tanyakan dg para mu’alij (ahli ruqyah). Rasulullah sendiri pernah di Ruqyah dg Jibril. Jika antum ada waktu silahkan beri masukan pada Mu’alij dg ikhlas, jika salah bimbinglah ia ke jalan yg di ridhoi Alloh. Wallohualam bi sawab

  58. ruqyah dalam islam itu termasuk syirik karena itu memamerkan kesaktian seseorang.Wallohualam

  59. saya rasa ada cara lain selain ruqyah<tetapi hanya dengan perbanyak sedekah dan tidak meninggalkan shalat 5 waktu.dan janganlah lupa untuk berzikir memohon kepada allah karena penyakit turunnya dari allah dan allah lah yang menyembuhkannya.ALLAHHU AKBAR DAN INGATLAH KATA LA ILLA HA ILLALLAH

  60. @peruqyah
    saya ada pertanyaan
    1.apakah ruqyah yang sekarang memang sama dgn ruqyah yg Rosul lakukan.?
    2.kalau berbeda karena ditambah bumbu ini itu apa masih pantas dikatakanruqyah ala Rosul..?
    3.dalam hadist sudah sangat jelas terlihat ruqyah digunakan untuk yg terkena bisa/racun…,kenapa jadi meluas sampai pengusiran jin segala…?
    4.pernah mendengar dari si peruqyah bahwa arti ruqyah itu doa,la ada di iklan iklan mengatakan” meruqyah dgn doa…,doa ruqyah” la berarti sama dgn “mendoa dgn doa….,doa doa”…agak sedikit rancu bahasanya dong?

  61. @rahmat
    memang benar alquran adalah sebagai penyembuh ,penawar atau obat tapi tidakharuas dgndibaca banyak banyak pada penyakit seperti yg kita lihat sekarang,itu kiasan,maksudnya itu alquran harus dikaji…contoh ada keterangan dlm perut lebah mengandung obat nah bukan ayatnya yg di baca tapi diteliti kenapa dlm perut lebah ada obat seperri yg alquran jelaskan….begitu ya de..dikaji,diteliti kenapa begitu kenapa begini…..

  62. Asslmlkm..
    Menangani perkara jin(Kegaiban),hrus mengerti dulu seluk beluk Tentang Dasar2 Ilmu Ttg Gaib…yg ada pada Alqur’an dan hadis nabi Saw.brsmbung tiada trputus kpda Guru/ulama..trpercaya..dri mana qt tahu bhwa Qt Aman dri Gangguan jin..??bukan kah hrus dg pnyaksian mata kpla sndiri?bukan ilusi.adapun cara2 yg skr brtebaran..semua Bisa BENAR tp bisa juga smua SALAH.Krn doa/cara Itu Alat..Contoh:ssorang Menuju jakarta dia Bisa pakai Motor,mobil atau pesawat..berbeda2,asal layak pakai insya Allah ya sampai juga ke tujuan.jgn memperdebatkan Motornya,mobilnya,atau pesawat trbangnya.tp liat/periksa motor,mobil.pswtnya yang layak jalan tidak?semua Cara Punya Resiko masing2..naik motor tabrakan,naik mobil trguling.pswt jatuh..
    Adapun ttg Kegaiban Hanya bs diketahui Dengan Kasyaf.yg Allah beri pd ssorang..atas buah ilmu&amal.
    *Kembali.. nah Ruqiyah atau ilmu Gaib yg laen..dg cara dzikir yg sesuai dalilnya..itu bs saja Berhasil.i..jadi selama ada manfaatnya lakukanlah.tentunya dg Dalil2 ok..!

  63. ASLI DUKUN 100%, Ruqyah syariyah di ajarkan Rosulullah, bukan wiridan ribuan kali ditambah puasa mutih gak jelas…ukuran sesat atau tidak sesuai petunjuk Rosulullah dan Kitabullah, bukan ilmu menurut saya atau kowe…..semoga mendapat hidayah

  64. berbeda pendapat boleh saja asal saling menghargai , yang mearik adalah ungkapan kang anton “alquran adalah sebagai penyembuh ,penawar atau obat tapi tidakharuas dgndibaca banyak banyak pada penyakit seperti yg kita lihat sekarang,itu kiasan,maksudnya itu alquran harus dikaji” setuju dengan pendapat kang anton.

  65. Pertanyaan ini hanya skedar untuk diri pribadi si penanya, Salam ta’zhiim Abah Luthfi rahimahullah, bagaimana mendeteksi / mengenali kalo diri saya ini sedang terjangkit virus JIN tsb bgmn tanda2 zahirnya? trm kasih semoga Abah sekeluarga selalu dlm naungan rahmat Allah Ta’ala…amiin

  66. Bismillahirohmanirohiim ….
    Assalamualaikum Wr.wb…
    Yth. Bapak-bapak Pemuka agama Islam, Mas-2 & Mbak-2 Pencari Kebenaran, mohon maaf sebelumnya kalau tulisan saya belum sesuai dengan tata cara penulisan yang baik & benar sekali lagi saya mohon maaf sebesar2nya, begini ya kok dari awal sampai akhir komentarnya cuma saling membenarkan atau menyalahkan satu sama lain, padahal sesama muslim ya kan… ? soal Ruqyah ( baik Syariyah maupun Sufiyyah ) kenapa diperdebatkan oleh banyak orang termasuk juga Para Tokoh Agama terkenal, padahal Allah SWT sudah menciptakan KONSEP RUKHYAH itu sudah ada didalam KONSEP SHOLAT ( Wajib / Sunnah ), pertanyaan saya adalah apakah ” WAHAI SAUDARA2 KU YANG KATANYA MUSLIM, SUDAHKAH MENEMUKAN KONSEP RUKHYAH DIDALAM SHOLAT MU
    (baik penyakit medis/non medis) ???????
    Kalau belum menemukan jangan berkomentar macam2 soal Rukhyah .. ya …..
    Apabila saudara2ku ingin info lebih jauh bisa hub, saya melalui no. hp. 081 727 8663 (kalau bisa diluar jam kerja ya … biar lebih leluasa waktunya.
    Utuk awalan saya kasih KUNCI-nya, Belajarlah : Menyeleraskan antara FIKIRAN , HATI , UCAPAN serta PERBUATAN dengan baik & benar. Terima kasih
    Wasalam

  67. Kalo sudah tau dalam badan pasien ada jin. Jurus aja dong kasi mampus itu jin. Ngapain mau dirukyah smp pasien kesurupan. Gabungkan aja ilmu nafas ilmu makrifat sama ilmu zikrullah. Kalau mau rukyah sebelumnya jin qorinnya mesti diberesin dulu. Kalo ngak dihantam nnt masuk terus dia dlm badan pasien itu.

  68. Mau tanya aja pak.,tdi disebutkan ruqyah sudah banyak yg menyebabkab orang menjadi gila, dapat drimana sumbernya ya? Maturnuwun

  69. Ass… Sy sgt stuju dgn pendapatx. Saat ini sy dlm keadaan sakit & sll d’hantui oleh berbagai macam penyakit yg ada dlm tubuhku! Berfikiran terkena penyakit HIV lah tp takut konsul k dokter Alasanx: takut diponis, trkadang dihantui seakan” umurku gk lama lg. Tp sy sadar bahwa sy d’beri hidayah oleh allah swt untuk lebih meningkatkan taqwa kpdx. Jujur selama ini sy manusia ciptaan Allah yg lupa diri, sy cm mementingkan kesenangan duniaku tanpa takut dgn azab allah. Q adalah s’orang mantan gay yg kerjanya ke sna kemari mencari mangsa, sy orgx tempramental sehingga tidak mampu mengendalikan diri dr Emosional, sy orangx sombong akan kerjaan yg sy miliki, pokox sgla keburukan ada sm sy. Tapi dengan kekuatan cintaku & byk beribadah kpd allah syukur alhamdulillah jiwaku lebih tenang & tentram serta penyakitku mulai berkurang. Pkokx perbuatan slah yg perna sy lakukan sy akui d hadapan Allah. Beberapa malam tiapa jam 3 subuh q sll mengalami skit gigi yg sgt skit, heranx ketika d siang ato mlm hari q gk merasakan skt gigi nah stelah melakukan sholat tahajjud Alhamdulillah skitx langsung hilang sketika! Jd makna yg sy petik dr sini: mungkin sy d’suruh terbiasa bangun sholat tahajjud, sy mulai merasakan getaran bahwa Allah itu sgt menyayangi kt umatx yg bertaqwa kpdx. Jd ketahuilah wahai sodara” umat muslim jika kita skt jgn perna merasa bahwa Allah membenci kt & malah menjauh dr dy, krn sesungguhx Allah menyangi kt penyakit itu adalah suatu cobaan hidup yg penting kt mampu melawanx dgn hati yg suci. Krn ketahui & yakini, Allah menurunkan penyakit pasti ada obatx. Jd apabila kita d’beri cobaan jauh lebih baik berdoa,bertaqwa & memohon kpd Allah jgn melalui perantara!!! Doa yg dikabulkan adalah -Niat -Kesucian -Ikhlas & -Rasa harap yg tinggi kpd Allah swt. Alhamdulillah sy merasa hidup tentram & sembuh dr penyakit yg sll menghantuiku. Oh y 1 lg ingat bahwa ng ada yg ng mungkin jika Allah berkehendak, percayalah Allah bisa merubah segala sesuatux krn dy adalah sang maha pencipta d’sluruh Alam Jagad Raya :). Sy kira itu sj yg dpt sy tuturkan kpd klian smua smoga ada manfaat wahai Sodara”ku. Slam jumpa Wass… (:O

  70. Woyyy jangan marah2 donk! Islam tu kan agama yg damai?? Jd knp harus marah2 atau menghujat atau apalah itu!!! Saya rasa sebaiknya tergantung kepercayaan masing2 aja iya kan “bagiku agamaku bagimu agamamu” selesai sudah masalahnya¡!!!!! Huffff memang zaman kita ini sudah dekat Dengan KIAMAT yaaaa tinggal nunggu waktunya aja lg

  71. kalau nabi menggunakan ruqiah < membacakan ayat ayat alquran dari mana datang bahayanya??? toh itu ayat untuk menyadarkan manusia dan makhluk allah yang ingkar salah satunya jin. sekarang pertanyaan nya apakah anda tidak takut kalau seandainya bahaya itu datang dari diri anda sendiri menakuti nakuti seperti api???

  72. nabi yang menggunakan ruqiah mengobati sihir ain adalah nabi muhammmad s.a.w dan nabi juga menggunakan ruqiah mengeluarkan jin bagi yang kesurupan, anda sendiri kekurangan ilmu dan kurang informasi،،bahkan masyarakat arab sampai sekarang masih menggunakan ruqiah dalam metode pengobatan,anda sendiri tidak mengertikan apa maksudnya ruqiah itu??? anda hanya mengerti dampaknya tapi tidak mengerti asal usul ruqiah dan dampak positiv + negativ nya, kalau seandainya diri anda sendiri membaca ayat alquran yg kebetulan ayat ruqiah itu sendiri dinamakan syirik??? dari mana datangnya syirik kalau kalimat alquran itu yang digunakan nabi muhammad s.a.w. sebagai ayat ruqiah??? ihwal datangnya alquran dari mana??? dari saudi arabia ,dan saya sendiri pribadi keluarga besar saya kelahiran al madinah munawarah، sampai sekarang saya belum pernah mendengar disana ruqiah itu dikatakan syirik bahkan nabi muhammad s.a.w. sendiri mengajarkan metode ruqiah pada masyarakat setempat?? ihwal datangnya agama anda sendiri dari mana??_ dari belahan dunia barat atau timur atau anda mengarang ngarang sendiri kalimat ruqiah itu baru dinamakan syirik,selagi masih bacaan nya kalimat dalam alquran itu masih metode islam. pengarang dalam buku boleh mencontoh kan perkara ruqiah tapi ruqiah yang dijelek jelekan agama siapa??? agama islam atau agama anda?__ ?? mungkin anda kurang menyikapi ayat ayat ruqiah tapi anda hanya menyikapi dampak dan akibat setelah diruqiah. dari mana datangnya jin apakah anda telusuri dan apakah anda sendiri pakar jin sampai anda mengatakan ajaran itu merupakan orang gila bid’ ah.nah.. anda sendiri tidak mengerti apa ayat ayat ruqiah itu dan anda sendiri mahir membaca alquran tapi tidak mengerti sebab dan akibat ayat itu diturunkan sebagai alquran penunjuk jalan menuju akhirat.. sebagai orang muslim selidiki dulu baru bicara.. dunia kiamat karena bicara pendusta yang mencerca agama, nihilnya sebabnya anda sendiri tidak mengerti lingkungan masyarakat jahiliah seperti apa??? dan bahaya sihir ‘ain< sihir pandangan mata hasad itu datangnya dari para pendusta agama. seperti hadist nabi:
    akan datang suatu kaum yang akan menghancurkan agama nya sendiri,lebih baik anda menguasai hadist nabi muhammad s.a.w. sunnah rasul dan ilmu alquran, jangan main hakim sendiri mengatakan ruqiah itu bid’ah ihwalnya anda sendiri lahir bukan diarab jadi jangan menempelkan keburukan islam di diri masing masing pembaca.

  73. nabi yang menggunakan ruqiah mengobati sihir ain adalah nabi muhammmad s.a.w dan nabi juga menggunakan ruqiah mengeluarkan jin bagi yang kesurupan, anda sendiri kekurangan ilmu dan kurang informasi،،bahkan masyarakat arab sampai sekarang masih menggunakan ruqiah dalam metode pengobatan,anda sendiri tidak mengertikan apa maksudnya ruqiah itu??? anda hanya mengerti dampaknya tapi tidak mengerti asal usul ruqiah dan dampak positiv + negativ nya, kalau seandainya diri anda sendiri membaca ayat alquran yg kebetulan ayat ruqiah itu sendiri dinamakan syirik??? dari mana datangnya syirik kalau kalimat alquran itu yang digunakan nabi muhammad s.a.w. sebagai ayat ruqiah??? ihwal datangnya alquran dari mana??? dari saudi arabia ,dan saya sendiri pribadi keluarga besar saya kelahiran al madinah munawarah، sampai sekarang saya belum pernah mendengar disana ruqiah itu dikatakan syirik bahkan nabi muhammad s.a.w. sendiri mengajarkan metode ruqiah pada masyarakat setempat!! ihwal datangnya agama anda sendiri dari mana??_ dari belahan dunia barat atau timur atau anda mengarang ngarang sendiri kalimat ruqiah itu baru dinamakan syirik,selagi masih bacaan nya kalimat dalam alquran itu masih metode islam. pengarang dalam buku boleh mencontoh kan perkara ruqiah tapi ruqiah yang dijelek jelekan agama siapa??? agama islam atau agama anda?__ ?? mungkin anda kurang menyikapi ayat ayat ruqiah tapi anda hanya menyikapi dampak dan akibat setelah diruqiah. dari mana datangnya jin apakah anda telusuri dan apakah anda sendiri pakar jin sampai anda mengatakan ajaran itu merupakan orang gila bid’ ah.nah.. anda sendiri tidak mengerti apa ayat ayat ruqiah itu dan anda sendiri mahir membaca alquran tapi tidak mengerti sebab dan akibat ayat itu diturunkan sebagai alquran penunjuk jalan menuju akhirat.. sebagai orang muslim selidiki dulu baru bicara.. dunia kiamat karena bicara pendusta yang mencerca agama, nihilnya sebabnya anda sendiri tidak mengerti lingkungan masyarakat jahiliah seperti apa??? dan bahaya sihir ‘ain< sihir pandangan mata hasad itu datangnya dari para pendusta agama. seperti hadist nabi:
    akan datang suatu kaum yang akan menghancurkan agama nya sendiri,lebih baik anda menguasai hadist nabi muhammad s.a.w. sunnah rasul dan ilmu alquran, jangan main hakim sendiri mengatakan ruqiah itu bid’ah ihwalnya anda sendiri lahir bukan diarab jadi jangan menempelkan keburukan islam di diri masing masing pembaca.
    awal nabi meruqiah itu perintah siapa??? perintah nabi sendiri atau petunjuk dari allah taala??? jadi sebelum menyikapi pelajarilah agama sedalam dalamnya, bahkan anda sendiri tidak mengerti makna perkataaan dalam ruqiah sendiri, ciri ciri dajjal akan banyak pendusta agama dihari kiamat, sedang kan kota nabi kota rasulullah adalah tempat mesjid nabawi berdiri kokoh sekarang di al madinah munawarah, satu kelebihan kota madinah setelah makkah adalah tertutupnya pintu dajjal memasuki kota tersebut bahkan pintu itu dijaga oleh malaikat. jadi dari mana datangnya pendusta di sana??? dihari kiamat akan datang balasan dari allah bagi orang yang menjelek jelekan agama nabi ﻡحمد bahkan dajjal sendiri tidak bisa menyentuh kubur nabi muhammad itulah kelebihan nabi muhammad s.a.w.dari nabi nabi yang lain, jadi orang jangan menyombongkan ilmu, tabiat rasulullah itu harus dicontoh bukan dimaki dan dirobohkan iman seseorang yang memakai sunah rasul dalam pengobatan. anda sendiri tidak mengerti makna api dalam diri anda jadi ketahuilah makna hakikat insan didalam tubuh anda..

  74. salah satu sunah rasul dalam pengobatan adalah ruqiah menggunakan ayat alquran dalam bahasa arab bukan kejawen dan bekam adalah pengobatan rasul juga dan diakhiri meminum madu seperti dalam alquran surat an nahl: bahwasanya allah menyuruh lebah untuk mengeluarkan madu sebagai obat bagi peminumnya dan dari madu itu terdapat bermacam macam warna nya, jadi anda sebagai orang muslim telusuri ilmu alquran jangan memfitnah agama sunah rasul. anda sendiri mempunyai alibi untuk menjual buku dan menghasilkan uang dengan menjelek jelekan agama rasulullah, apakah anda sendiri muslim? mukmin sejati??? atau namimah tukang pengadu domba dan penghasut pecahnya agama islam?__ nihilnya agama islam dari mana anda tidak bisa menyelidiki secara puas??? anda hanya bisa mencerca ayat ayat alquran yang dijadikan nabi muhammad s.a.w. sebagai ruqiah ! sudikah anda dinasehati???_ kenapa anda sudi tidak menghormati agama sendiri??? demi uang anda tidak menghormati ajaran rasulullah, bahkan anda menghakimi ilmu ruqiah yang menggunakan ayat ayat alquran, metode sihir itu datang dari mana menggunakan ayat alquran?? mantera mantera itu dari apa__ ?? hati anda seperti api, tidak takutkah anda berapi api menjual tulisan untuk merobek robek ajaran agama anda sendiri??? anda sendiri seperti api menakuti nakuti pembaca yang kekurangan ilmu, ilmu pesantren tidak murni seratus persen dari wali allah, apakah ada dalil murni anda mencemooh ajaran nabi yaitu ruqiah??? kata kata anda seperti racun murni mencekal agama nabi dan keyakinan rasulullah akan ruqiah ! seperti racun itu kiasan ular, pedandan ilmu adalah makrifat lahirnya tabiat, insan sejati adalah mukmin rasulullah, murninya lisan tabiat yang sempurna adalah lisan rasulullah, kalimat rasulullah adalah mencerminkan ilmu alquran. bertawakal dan bertobat lah anda mencerca ajaran rasulullah dalam ilmu pengobatan. wali allah bukan kyai tapi ilmu pesantren yang dicontoh bukan ajaran wali tapi wali yang sempurna bukan wali sembarang wali. tapi wali allah yang kadim penerus ajaran nabi muhammad s.a.w. jadi kalau menuntut ilmu pesantren bukan kyai sandarannya tapi sandaran ilmu adalah berpedoman kepada alquran dan hadist nabi muhammad dan sunah rasulullah..
    note: jika anda seorang wali bukan menyebarkan fitnah tentang ajaran nabi muhammad s.a.w tapi mengharumkan pepatah nabi muhammad s.a.w.dan men jaga sunahnya dan perbanyaklah tawakal, menggali ilmu wali adalah hak setiap insan, wali yang dicari bukan buku pengarang tapi sopan lisan yang dijaga. hak sebagai kaum mukmin adalah membaca alquran dan maknanya menghapal hadist serta mengharumkan sunah rasulullah serta menggali ilmu sedalam dalamnya sampai kenegri arab tempat ayat ayat alquran itu diturunkan,
    sedulur negri adalah wali
    wali 9 bukan lah wali
    wali yang kadim adalah nabi
    nabi diayomi adalah rasulullah
    kitab nabi adalah alquran
    sandaran nabi dalam berbuat adalah ilmu
    makrifat wali adalah kaji bathin
    rasul dicari sedalam kaji
    dalam api ada makrifatnya
    letakkan lah ihwalnya api dalam mencari
    sampai sekarang anda tidak mengerti asal usul api didalam diri anda sendiri
    kokohkanlah agama dalam mencari ilmu
    ilmu injil adalah uang
    jangan lah berapi api mencari uang dalam menjual agama dan mencerca agama sendiri
    bertawakallah dari sekarang pintu tobat masih terbuka sebelum meratapi diri sendiri kekurangan ilmu janganlah berapi api mencemooh orang dalam internet malah akan menunjukan anda lemah dimuka umum.,..
    sebarkan lah senyum wahai pembaca
    bagi yang ingin berguru bergurulah kepada agama nabi muhammad yaitu alquran dan bersandar kepada hadist nya dan harumkan lah sunah nabi dalam berakhlak…
    al quran karim adalah guru yang baik dalam menuntut ilmu
    ilmu pesantren boleh dicari tapi lihatlah sandaran ilmu yang tinggi yaitu rasulullah nabi muhammad s.a.w. junjungan yang paling tinggi.,.
    tebar kan senyum perdamaian
    bukan penghujat rasul
    amin amin ,..

  75. yang saya tanyakan itu riwayatnya (ayat atau hadis yang menyebutkan Nabi meruqyah seperti yang Anda lakukan) bukan hujatan Anda yang berbauh nafsu busuk seperti ini

  76. Coba tunjukkan dalil yang menyebutkan bahwa ayat yang Anda sebut ayat2 ruqyah tersebut disebut sebagai ayat ruqyah, baik dengan dalik quran atau hadis Nabi, ….

  77. …… “nabi yang menggunakan ruqiah mengobati sihir ain adalah nabi muhammmad s.a.w dan nabi juga menggunakan ruqiah mengeluarkan jin bagi yang kesurupan”
    yang saya tanyakan :
    1. Tolong di sebutkan dalil yang menyatakan Nabi Swa pernah meruqyah seperti yang Anda dan golongan Anda melakukan/praktekkan
    2. Nabi meruqyah untuk membebaskan orang kesurupan jin menjadi sadar, tapi Anda dan golongan Anda membacakan al-quran kepada orang sadar dan waras jadi kerupan jin dan gila bahkan jadi orang berpenyakitan … ?
    tolong saya diberi pencerahan dari dua hal ini, atas kebaikannya saya ucapkan terima kasih

  78. Assalamualaikum
    tertarik dgn perbincangan..
    Kadang kala terfikir juga dibenak sy mengapa dibacakan ayat2 Allah maka makin kesurupan.
    mungkin jika niat perukyah sewaktu membaca ayat2 suci untuk menghadirkan jin yg mengganggu..
    Maka jin itu pasti akan hadir
    Meminjam jasad pesakit secara paksa.
    Pesakit sedar akan perbuatannya tetapi tidak dapat mengawalnya karena jiwa dan raganya sangat lemah.
    Maka tidak dapat mau melawan
    Banyak lagi kaedah boleh diguna untuk membinasakan jin tanpa menyebabkan pesakit kesurupan.

  79. @ Paradok, …. komen yang ini saya setuju, …. oleh karena hati dan pikiran peruqyahnya dan yang diqukyah itu sama-sama membayangkan JIN, begitu pendengar setia itu mencapai TRANS, yaitu antara sadar dan tidak sadar akibat memaksa diri berbuat khusu’ sambil membayangkan jin, maka segera saja kesadarannya langsung diterkam JIN hingga jadi orang KESURUPAN JIN, bodohnya, orang yang kesurupan itu oleh para peruqyah BODOH itu malah menganggap mengeluarkan JIN dari pendengarnya, ini adalah perbuatan bodoh yang bisa mengakibatkan orang sakit dan gila malah dikatakan sunnah Rasul, makanya saya bertanya , RASUL yang mana ??? hehehe ……
    masak Rasul berbuat bodoh seperti itu, orang sadar dibacakan quran jadi kesurupan JIN dan GILA dikatakan ruqyah ????, masak perbuatan yang bisa mengakibatkan orang gila dan sakit itu dikatakan ruqyah dalam arti mengobati penyakit … ?? parahnya lagi , diingatkan sesama saudara muslim malah marah-marah …. ??

  80. Haha intinya JUALAN BUKU ya? ……jika diajarkan Rasulullah ya diamalkan, kalo tidak ya jangan diamalkan….. Kalo melakukan kontroversi dg tujuan jualan buku itu diajarkan nggak ya? Haha

  81. Penulis blog ini malah ngatain ADIK BAYI pada salah satu komentator…..ehm ehm seperti tercium bau RIYA dan SOMBONG ya? Merasa ilmunya paling tinggi dr pd orang lain ehm ehm ehm……

  82. anda hanya tau berjualan buku dan merusak iman orang,mungkin anda sendiri bukan muslim sejati ato islam KTP atau setengah kafir, ada ada saja masa manusia mendengarkan alquran bisa membuat orang kesurupan???? alias kemasukan jin,nafsu anda yang menjengkelkan, nah sekarang berikan hadist buat saya tentang rasulullah menentang ruqiah dan dalil tersebut dari mana?? dari kota rasullullah atau kota sendiri??? atau anda mengembangkan agama baru sendiri??? agama berbau klenik menentang ajaran rasulullah??? sasaran jualan buku anda hanyalah orang orang bodoh tidak tau ilmu dan tidak menguasai hadist dan sunah rasul dan tidak memahami makna alquran. apa anda tidak takut buku anda dilaporkan ke MUI dan buku anda dicekal karena menjelek jelekan ajaran rasul serta memfitnah ruqiah itu sesat,secara MUI itu masih connect dengan negara ARAB SAUDI LANGSUNG,dan banyak pelajar indonesia kuliah di UNIVERSITAS ISLAM MADINAH yang nantinya akan berdakwah mencekal buku anda sendiri yang ujung ujungnya anda akan masuk penjara.masalah pencekalan jangan kuatir bukti anda jualan buku sangat kuat semua bisa lihat diinternet,koneksi jangan dicari tapi iman yang dicari,kalo jualan buku jangan menghujat sunah rasul tapi tinggikan iman.lahawlakuatta ila billah..
    nafsu rasul anda tidak ada hanya pembaca yang buta ilmu islam lah yang jadi sasaran,
    pijatlah ilmu anda dengan insan sunah rasul manakah yang HARAM??? anda sendiri BID’AH menyesatkan umat islam!

  83. nah .. sekarang pembaca mengertikan maksud sikafir memfitnah agama islam atau menjelek jelekan agama sendiri atau memfitnah isi alquran dikatakan kalau mendengarkan nya bisa kesurupan alias kemasukan jin. gimana kalau orang yang baca alquran yang kebetulan kita disampingnya kita akan kesurupan??? ada ada saja.
    seperti hadist rasulullah : bagi siapa yang mengerjakan sunnahku adalah umat ku, dan MURTAD nya seseorang ketika para BID’AH alias pendusta agama menyesatkan orang dengan mengubah SUNNAH RASUL dan BUTA DAN TULI DALAM AGAMA ISLAM, nafsu anda saja seperti API

  84. anda sendiri tidak mengerti maksud sihir ‘AIN itu apa??? dan gimana akan mengerti cara pengobatan sihir ‘ ain { sihir mata pendengki } itu seperti apa??? menuntut ilmu kog yang diandalin kyai,kyai jaman sekarang saja banyak yg syirik ada yang cari uang dengan jualan SUSUK SERTA PASANG PAKE MAHAR JUTAAN dengan metode ISLAM katanya. yang jadi sasaran yah yang buta ilmu islam pake dalil dalil ini HALAL dan berkah lah…
    para pembaca berhati hatilah dalam berguru dan hati hatilah ilmu yang dikaji,
    dalam mencari ilmu lihat lah siapa orang itu seperti dalam surat yasin dikatakan selagi dia tidak meminta imbalan dengarlah apa yang dikatakan nya,
    sekarang pembaca sudah tau kan disini mereka meminta imbalan yang ujung ujung nya disuruh beli buku secara tidak langsung mereka minta imbalan alias bisnis buat kocek sendiri
    bagi yang tulus dan ikhlas karena allah taala dia akan memberikan informasi secara gratis demi menjaga murni nya agama dan beribadah kepada allah bukan menghasut para pembaca menganggap SUNNAH RASUL salah satunya ruqiah dianggap BID’AH / sesat
    supaya lebih jelas dan gak ada hujatan laginya tolong dibaca surat YASIN dan MAKNA NYA DALAM BAHASA INDONESIA untuk menghindari fitnah…

  85. dan hati hati sekarang zaman udah sesat banyak ustadz berdakwah tujuan utamanya cari UANG dalam menyebarkan agama, secara kita udah lihat contoh akhlaq rasullulah dalam menyebarkan agama IKHLAS tanpa imbalan, murni menyampaikan amanah dari tuhannya yaitu allah taala, tekunlah mencari pahala dan SUNNAH RASUL TINGGIKANLAH dan ikuti jejak yang baik
    jangan jejak rasul punya istri banyak saja yang diikuti .tapi ikuti jugalah sifat MULIA RASULULLAH tidak PENDENGKI dan tidak PENGHUJAT seperti dalam ALQURAN ALLAH sangat MEMBENCI PARA PENGUMPAT DAN PENCELA..

  86. benar malfiali PANAS HATI serta mencemooh dengan mengatakan RAHMAT HIDAYAT :ADIK BAYI , secara kata kata anda menunjukan kesombongan dengan meremehkan rahmat hidayat yang ternyata KOMENTARNYA SANGAT BENAR,demi berjualan buku takut tidak LARIS malah mencemooh orang tersebut, sebagai orang islam jadilah MUKMIN SEJATI seperti ILMU PADI MAKIN TUA MAKIN MENUNDUK begitulah KIASAN JADI ORANG BIJAKSANA.،،..
    tundukan lah nafsu anda dan banyaklah berikhtiar dalam cara yang jujur dan hati anda lemah berpikir tanpa sebab… fhoto adik bayi tidak menunjukan dia SEORANG BAYI tapi hati anda sudah REBAH dengan KOMENTAR RAHMAT HIDAYAT.

  87. kesadaran penulis mengatakan rahmat hidayat berdasarkan fhoto atau panas hati???? menurut saya dia benar… ALQURAN LEBIH TERPERCAYA dari pada KATA KATA ANDA MUSIBAH.
    . RACUN DALAM MENGHANCURKAN ISLAM..
    PENGHUJAT RASUL
    NAMIMAH / TUKANG ADU DOMBA MENGATAKAN AYAT ALQURAN MEMBAWA MUSIBAH dan RACUN BAGI PENDENGARNYA AKAN MENYEBABKAN KEMASUKAN JIN. KATA KATA RUQIAH ITU AYAT ALQURAN.AYAT PENGUSIR SETAN DAN AYAT PENYADAR JIN
    seperti dalam SURAT AL.- JIN
    banyak jin yang sadar ketika mendengarkan bacaan alquran yang membuat mereka takjub
    sekarang pembaca tolong baca surat al jin dan maknanya , karena salah satu ayat ruqiah terdapat dalam surat al- jin.
    para pembaca yang bijaksana telitilah alquran dalil dalil manakah ayat ruqiah dan maknanya apa??? apakah dalam makna itu sebuah mantra mantra atau kata kata tuhan yang merupakan petuah nabi???

  88. bahwasa tukang adu domba itu datang dari kalangan sendiri, RACUN UANG itu adalah HARGA DIRI , banyak yang MURTAD menjual HARGA DIRI demi uang…

  89. maaf ya saya bukan peruqiah murahan dan saya juga bukan penggemar buku anda dan saya juga bukan penerbit buku,saya cuma mengasih komentar selagi umat islam yang punya ilmu apa salahnya saya menyebarkan ilmu yang saya dapat tanpa imbalan…

    umat mukmin..

  90. SUNNAH RASUL artinya SUNNAH RASULULLAH .
    RASULULLAH adalah NABI MUHAMMAD S.A.W.
    kalau anda mengerti agama sunah rasul saja tidak tau,pake ditanya rasul itu siapa. sekarang siapa yang bodoh___??? pake dalil nama pondok pesantren lagi?__? santri sekarang banyak yang kacau, habiz lulusan jadi santri ada yang kerjanya jadi artis,ada yang kerjanya jadi ustadz gadungan embel embel nyebarin dakwah jualan buku tapi ujung ujung nya nyari duit,gak berkah pake agama kayak gitu,lebih baik BISU TULI dalam beribadah dan IKHLAS dalam nyebarin agama cukuplah allah taala yang membalas semua kebaikan,
    note: bagi yang ingin jadi ustadz kalau bisa meruqiah diri sendiri artinya baca quran dengan seksama dengan dalil quran itu penawar obat hati

  91. …. hehehe … orang pakek nama SJ ini kok kayaknya kurang waras ya …. ?? ditanyai dalil kok malah pidato …. ya udahlah sak karepmu.
    aku sebenarnya juga ingin belajar, kalau memang ada dalilnya yang menerangkan bahwa ini ayat ruqyah , saya akan belajar juga, tapi menurut saya tidak ada dalam al-quran maupun hadis yang menyebutkan bahwa ayat ini atau ayat itu disebut ayat ruqyah atau ayat untuk meruqyah, apalagi meruqyah orang sadar jdi kesurupan jin dan gila, …. para peruqyah yang tidak murahan itu hanya ngarang sendiri saja … …. sudahlah sak maumu aja, silahkan Anda ngomong sak enaknya disini, semoga Anda memang benar hingga orang yang menamakan diri SJ ini benar-benar menjadi pribadi muslim yang sholeh dan masuk surga …. semoga saja surganya Allah bukan sorganya setan … hehehe

    lihat ini aja barangkali menjadikan hati agak sejuk : http://www.youtube.com/watch?v=8TjyvWT-q4E

  92. Malfiali : saya menilai Anda kurang beriman tau Nya mencemooh ketika Anda dicekal takut buku Anda dilaporkan ke pihak yang berwajib Pakai dalil Alquran segala, Anda mengalah demi kebaikan apa salahnya, bukan murtad menuduh agama orang salah, kayaknya Anda tidak ada iman, buku Anda lemah banyak menyesatkan kan orang.

  93. Kalau tidak tau ayat ruqiah jangan mengatakan sesat,mungkin ajaran buku Anda yang sesat, malfiali sempit ilmu buta hati

  94. Kayaknya kamu gak bisa baca kali ya??? Hati panas setelah dibukakan ayat Alquran mungkin kamu memang salah taunya menghardik. Rezeki Tuhan yang mengatur , saya pun tidak sudi berlama lama ngurusin orang setengah gila dunia seperti kamu, seperti pepatah sebelum hujan sedia payung sebelum dicekal segera koreksi diri, bertawakal lah para pembaca..

  95. Bagi yang ingin belajar ruqiah ada ayatnya diinternet: download ruqiah ayat sihir ain disana diterangkan semua ayatnya. Jadi belajar dulu sebelum bertindak mengatakan ruqiah itu sesat wahai buta ilmu

  96. Al-Fatehah ( surah 1 : ayat 1-7 )
    Al-Baqarah ( surah 2 : ayat 1-5 )
    Al-Baqarah ( surah 2 : ayat 102 )
    Al-Baqarah ( surah 2 : ayat 163-164 )
    Al-Baqarah ( surah 2 : ayat 255 )
    Al-Baqarah ( surah 2 : ayat 285-286 )
    Al-Imran ( surah 3 : ayat 18-19 )
    Al-A’Araf ( surah 7 : ayat 54-56 )
    Al-A’Araf ( surah 7 : ayat 117-122 )
    Yunus ( surah 10 : ayat 81-82 )
    Taha ( surah 20 : ayat 69 )
    Al-Mukminin ( surah 23 : ayat 115-118 )
    As-Shaffat ( surah 37 : ayat 1-10 )
    Al-Ahqaf ( surah 46 : ayat 29-32 )
    Ar-Rahman ( surah 55 : ayat 33-36 )
    Al-Hasyr ( surah 59 : ayat 21-24 )
    Al-Jin ( surah 72 : ayat 1-9 )
    Al-Ikhlas ( surah 112 : ayat 1-4 )
    Al-Falaq ( surah 113 : ayat 1-5 )
    An-Naas ( surah 114 : ayat 1-6 ) ini semua ayat ruqiah pelajari dulu. Jadi semua ayat ini syirik?? Atau Anda sudah gila

  97. Wahhh kayaknya sj benar dan buku ini menyesatkan ini sah semua ayat Alquran dari nabi bukan ajaran sesat yang sesat buku ini. Rahmat Hidayat benar

  98. Mengenal Pengobatan Rukiyah
    Kriteria, Proses dan Cara Terapi Rukiyah Syariyah
    Agar tidak salah dalam memilih terapi rukiyah yang syarI dan syirkiyah sebaiknya seorang pasien mengetahui kriteria, proses, dan cara terapi rukiyah yang bnar.
    Dalam pengobatan rukiyah syariyah harus diperhatikan segala sesuatunya, sebelum pasca rukiyah sehingga sebagai pasien kita benar-benar yakin bahwa yang melakukan terapi itu benar-benar seorang perukiyah, bukan dukun.
    Bisanya langkah pertama sebelum rukiyah adalah menyiapkan suasana da tempat yang kondusif untuk melaksanakan rukiyah. Sebab jika terdapat sesuatu yang bertentangan dengan syariat akan membuat rukiyah tidak efektif. Misalnya dengan menyingkirkan sesuatu yang mengundang datangnya jin jahat dan malikat tidak berkenan masuk. Symbol-simbol atau lambang kesyirikan, baik di rumah, di pakaian, perhiasan, dan sebagainya.
    Selain itu menjauhkan atau mengeluarkan benda-benda lainnya, seperti lukisan dan patung, anjing, memperdengarkan music dan nyanyian yang dapat mengundang setan, lonceng, jimat, bau busuk, asap rokok, dan sebagainya yang dapat membuat malaikat rahmat enggan masuk. Karena apa-apa yang tidak disukai malaikat disukai oleh setan.
    Langkah kedua mengambil dan memusnahkan jimat yang dipakai pasien. Karena itu jika dalam terapi rukiyah pasien diberikan jimat meski ditulis dalam huruf Arab itu sudah menyalahi syariat. Karena itu sebelum dirukiyah pasien akan diberikan tausiyah yang berkaitan dengan masalah akidah yang benar.
    Terkadang dalam proses rukiyah Perukiyah Jul Amri Putra mengatakan, masih ada perasaan membutuhkan atau sayang dari pasien kepada benda-benda tersebut sehingga akhirnya proses keluarnya jin dari tubuh pasien itu tersasa sulit, karena ketidak ikhlasan mereka melepaskannya (jimat dan benda-benda syirik lainnya, Red). Hal ini membuat setan betah bertahan di dalam tubuh pasien, walaupun keluar ia pasti akan kembali lagi.
    Membersihkan tempat rukiyah dari pelanggaranpelanggaran syariat, seperti diantara keluarga pasien yang hadir menyaksikan tidak mentup aurat, sementara pasien sendiri diwajibkan menutup auratnya. Sebelum rukiyah benar-benar dimulai perukiyah harus memberikan tausiyah kepada pasien dan keluarga agar menghilangkan ketergantungan kepada selian Allah.
    Perukiyah juga akan menjelaskan bahwa pengobatan rukiyah tidak sama yang dilakukan oleh jin dan tukang sihir. Perukiyah adalah manusia biasa, tidak dapat melihat jin dan meramal pasien. Melakukan konseling dan mengajukan beberapa pertanyaan untuk mendiagnosa kondisi pasien dengan mengajukan beberapa pertanyaan untuk mengetahui gejalanya. Salah satu pertanyaan yang biasa diajukan, apakah pasien sudah berobat secara medis medis dan bagaimana hasil diagnosanya?
    Kemudian baik perukiyah dan pasein dianjurkan berwudhu sebelum melakukan terapi, bagi wanita wajib menutup dan hendaknya menjaga semua kemungkinan auratnya akan terbuka saat pengobatan. Seorang perukiyah laki-laki tidak boleh merukiyah wanita tanpa didampingi suami atau mahramnya dan tidak boleh menyentuh pasien wanita tanpa alas (sarung tangan, Red).
    Berdoa kepda Allah agar diberi pertolongan untuk mengeluarkan jin yang ada di dalam diri pasien. Jika dalam rukiyah syirkiyah pasien harus diyakinkan terhadap jimat atau pengobatannya, maka dalam rukiyah syariyah ini pasien, pasien harus yakin bahwa semuanya karena pertolongan Allah, bukan karena si perukiyah atau bacaannya, ujar Jul Amri.
    Kemudian memasuki tahap rukiyah, perukiyah meletakkan tangannya di atas kepala pasien dan membacakan ayat-ayat Alquran secara tartil dengan suara yang dapat didengar oleh pasien dan orang yang mendampinginya bukan dengan cara berbisik atau komat-kamit seperti para dukun.
    Dalam tahap rukiyah ini pasien bisanya akan mengalami beberapa gejala seperti kesurupan karena jin yang ada di dalam tubuhnya kesakitan, bisa muntah, terasa seperti angin yang keluar dari telinga, dan sebagainya. Namun tidak mudah untuk membuat jin jahat itu keluar dari dalam tubuh pasien. Banyak tantangan dan serangan tipu muslihat yang harus dihadapi oleh perukiyah saat melakukan terapi. (Bersambung)

  99. ….. >> Dalam tahap rukiyah ini pasien bisanya akan mengalami beberapa gejala seperti kesurupan karena jin yang ada di dalam tubuhnya kesakitan, bisa muntah, terasa seperti angin yang keluar dari telinga, dan sebagainya. Namun tidak mudah untuk membuat jin jahat itu keluar dari dalam tubuh pasien. Banyak tantangan dan serangan tipu muslihat yang harus dihadapi oleh perukiyah saat melakukan terapi …. >> Ini bukti konkrit bahwa yang mereka sebut ruqyah itu bukan mengeluarkan jin dari tubuh manusia tapi justru sebaliknya, mereka sesungguhnya membuka dan merusak benteng kesadaran manusia untuk dimasuki jin hingga orang yang dirukyah itu malah jadi kesurupan jin, inilah yang menjadi sebab orang yang pasca diruqyah itu malah tubuhnya jadi sarang penyakit dimensi jin dan bahkan menjadi gila permanen.
    …>> seperti kesurupan karena jin yang ada di dalam tubuhnya kesakitan… << …… orang yang kesurupan jin saat diruqyah itu bukan jin yang didalam tubuh kepanasan kemudian keluar, tapi jin kuburan atau jin pasar yang masuk menguasai kesadaran orang yang dirukyah tersebut, para perukyah itu salah sangka, orang kemasukan jin dikira jinnya keluar, ini menunjukan KEBODOHAN YANG NYATA terhadap dunia JIN, seharusnya mereka itu belajar dulu tentang dunia jin sebelum berani dekat-dekat dengan dunia jin, seharusnya siapapun tidak sok tahu tentang jin, dengan satu alasan saja, karena jin bisa melihat manusia dan manusia tidak bisa melihat jin ….

    ….. >> Namun tidak mudah untuk membuat jin jahat itu keluar dari dalam tubuh pasien …. << kenapa kok tidak mudah ?? soale ndak ngerti ilmunya kok , goblog kok … ? ya itulah jawabannya , makanya ngaji dan jangan sok paling piter … hehehe … yang jahat itu bukan jin yang nyurup itu, tapi manusianya yang bodoh dan goblok tapi sok pinter hingga kesadarannya mudah dikuasai JIN …. ???

  100. @ Sj (peruqyah yang tidak murahan), …… yang saya tanyakan kok tidak dijawab ya …. ?? mana ayat atau hadis yang menyatakan bahwa ayat2 diatas adalah ayat ruqyah, …. para peruqyah yang tidak murahan itu kan ngarang sendiri tho …. ?? katanya harus berdasarkan quran dan hadis , mana dalil quran hadisnya … ??
    kalau soal ayat2 diatas itu pasti benerlah …. tapi yang benar itu jangan disalahgunakan untuk hal yang tidak benar, tidak ada dalilnya apalagi perbuatan yang jelas-jelas membahayakan keselamatn orang lain, bagaimana tidak bahaya …. orang yang asalanya sadar dan sehat diruqyah jadi kesurupan jin dan berpenyakitan, jadi calon orang gila (OrGil), perbuatan itu meracuni orang bukan mengobati, orang bodoh pun tahu pahwa perbuatan tersebut salah dan membahayakan keselamatan orang lain, TITIK hehehe
    wong dikandani temannya sesama Muslim kok ngeyel ….
    sebagai info saja, alhamdulillah buku saya yang berjudul RUQYAH dampak dan bahayanya sudah terjual hampir 100 000 exsemplar, …. barokahe dihujad sana sini bukuku malah laris manis hehehe

    *) bagi teman-teman yang ingin kenal lebih dekat dengan penulis buku top yang berjudul RUQYAH dampak dan bahayanya tersebut boleh masuk disini : https://www.facebook.com/malfiali

  101. bukan maksud menjustis. ypi pmilik blog ini memang dangkal ilmunya. tdk mengerti tentang jin.. katanya ada jin kuburan dan jin pasar, atau memang dia sering bergaul sama jin makanya tidak suka dengan rukiyah. ga penting sekali meladeni orang seperti ini. bicaranya kaya dukun, kayanya perlu dirukiyah.

  102. Benar yang punya blog ini harus di ruqiah karena dia anti ruqiah secara tidak langsung badannya udah di Rasuki jin atau setan makanya takut diruqiah, pake nyatain ruqiah sesat ternyata yang punya buku ini udah sesat.. Mengagumkan melihat perjuangan sesat para anti ruqiah ternyata setan dan jin Nya lebih kuat di badan sehingga pake jualan buku gak laris kalinya sampe harus bertikai diinternet mempertahankan kesesatannya. Dia buta dan tuli dalam ilmu

  103. setelah saya teliti dan pemahaman saya sudah komplit ternyata pemilik blog ini aliran sesat, bukan islam sunnah nabi muhammad s.a.w.
    lagi percuma membuang waktu bicara hadist dan sunnah serta alquran didepan dia ujung ujung nya kandas karena dia bukan saudara seiman,makanya.dia banyak mencekal dan syirik
    hati hati terhadap islam aliran sesat banyak ajaran palsu tidak berlandaskan alquran dan hadist serta jauh dari sunnah rasulullah

  104. saya pribadi mengomentari ada nasehat khusus buat penulis blog ini,hati hati dalam berdakwah kata kata sj benar adanya. cekalan anda terlalu mengusik saja kata kata munafik banyak anda lontarkan sehingga bahayanya anda akan rasakan sendiri,apakah anda sanggup menunggang iman tapi tidak ada takwa,iman anda lemah demi rupiah anda menghadapi bahaya,..

  105. sebijaksananya saya tidak pernah melihat orang bodoh lupa asal dan tuli seperti kata pepatah bumi hangus karena kesyirikan,para komentator tidak goblok dan buta tuli seperti anda,kalau ingin menato iman bukan disini tempatnya,alangkah angkuhnya seorang yang mau mengaku kyai tidak mendalami ilmu hingga kenegri madinah kota rasulullah mengenai makna ruqiah,malah angkuh menyuruh para pembaca buta ilmu syariah menjadi syarikat keimanan yang kotor.
    kalau ingin menjadi wali bukan disini tempatnya
    ilmu kotor jangan dipraktekan
    cobalah buta tuli dalam pamer ilmu
    mentang mentang menyandang gelar kyai udah merasa melebihi nabi .pake ngatain agama sunnah rasul meleset segala,sekarang yang jadi nabi kyai atau rasulullah??? ajaran siapa yang meleset?? ajaran kyai atau ajaran rasulullah nabi muhammad s.a.w.
    musibah bagi pembaca yang tidak ada ilmu
    kata kata sj benar adanya blog ini pantas dicekal dan dimusnahkan.agama sunnah rasul yang pantas diutamakan,kata kata anda banyak pencekalan.kiamat sudah dalang dan internet ini,lebih baik musnah tapi mengerti maksud dicekal
    putih pati tidak mengerti musnah nya agama rasul karena datangnya pendusta seperti ini,kalimat kalimat anda seperti dajjal,melesatkan iman tapi tidak ada,..

  106. bisa buka situs diinternet dari pemerintah daftar aliran sesat di indonesia serta ciri cirinya salah satunya INGKAR SUNAH yaitu mengingkari sunnah rasul,blog ini akan dicekal kalau ketahuan mengingkari sunah rasul dan bisa bisa dipenjara. karena dianggap aliran sesat

  107. yang punya blog ini anti sunnah rasul
    boleh dikatakan aliran sesat
    jangan dicontoh
    jangan ditiru
    pedomani dan ayomi
    harus cermat dan cerdas dalam meneliti kalimat dan kata kata nya seperti firaun yang banyak menyombongkan diri serta membanggakan ilmu pesantrennya yang menyesatkan,telaah lah.
    wahai pembaca tolong buka situs di blog.
    DAFTAR ALIRAN ALIRAN SESAT DIINDONESIA
    Disana udah banyak bukti dan ciri ciri ajaran nya salah satunya ; INGKAR SUNNAH RASUL

  108. Hati orang beriman adalah satu-satunya tempat paling suci di dunia, menjadi mulia karena di dalamnya ada sidrotul muntaha dunia, tempat Allah memberi ilham, inspirasi, intuisi dan hidayah kepada hamba-Nya. Oleh karenanya jangan kotori persada hati dengan karakter-karakter basyariyah yang bisa mengeruhkan lensanya.

  109. ruqyah berbahaya?dampak negatif atau apa maksud nya?ini pendapat pribadi anda atau jika anda ‘benar’ seorang muslim,adakah dalil atau keterangan yg shahih bahwa ruqyah berbahaya?mohon dijelaskan..jika memang anda ingin mengarahkan orang untuk lebih baik.Apa anda bs berikan ebook buku anda secara gratis??atau kita harus mendapatkan ‘pencerahan’ anda ini harus dengan membayar dgn membeli buku anda..??mudah2an sekian pertanyaan diatas bisa anda jelaskan singkat dan ‘jelas’.

  110. @ Pencil, …. heheh jika Anda mau sedikit membaca buku tersebut Insya Allah Anda akan faham jawaban yang Anda tanyakan, dan kalau Anda mau datang ke Pesantren saya Anda akan saya kasih bukunya dengan gratis berikut kalau Anda berkenan diskusi juga gratis, monggo

  111. Yaaa beginilah “oknum” mengaku Islam ,hujat sana sini,merasa yakin dan merasa golongannya paling benar terlebih dgn mengatasnamakan kyai,ustadz …halaaaaa preketek semua…paling ujung 2nya “duit” yang tukang rukiah, yang satunya jual buku lah ..Nabi Muhhamad SWA tidak mempunyai kyai,dan juga tidak pernah menjadi golongan Islam tertentu . hanya satu yang beliau punya keimanan terhadap ALLAH SWA ,Wahai saudaraku,…mintalah langsung dengan keimanan dan keihlasan Hanya kepada Allah SWA jangan pernah minta pertolongan kepada sesama manusia meskipun kyai, ustadz sekalipun.keimanan seseorang bukan berdasarkan Ilmu dari guru ataupun buku .tuh liat sendiri kan…..katanya tukang rukiah,satunya lagi jualan buku Islam pada saling serang
    ini sih bukan debat tapi sdh sama2 menghujat.Islam Agama luhur,rasanya aneh aja baca tulisan ente2 yang sok Islam bro…

  112. Mereka para Penyandang gelar Kyai, Ustadz dll sebenarnya juga bukan atas keinginan sendiri dipanggil dgn gelar tsb, boleh jadi itu juga sbg penghormatan Tuhan utk mereka sebagaimana disebutkan ” Allah akan meninggikan derajat orang2 yang beriman & berilmu diantara kalian”,,,

    Lagi pula kita juga gak boleh memungkiri, bahwa kita juga mengenal agama dan kehidupan ini melalui mereka…, tapi kita juga harus hati-hati terhadap ulama yang SU’

    Salam Damai

    abnish

  113. Hadeuhh…kenapa jadi kisruh gini ?
    Itu kan cm pemahaman pribadi(buku),hasil pengalaman dan olah pikir,yg mgkn bisa kita petik pelajaran dari nya..nambah wawasan aja inti nya,,beda org kan beda pemahaman tentang cara menyelesaikan masalah,semua kembali lagi ke hati,dan ruqyah jg bukan yg terbaik sebagai solusi hidup..kita ga akan bisa lepas dri jin,amalan(apa pun bentuk nya), krn memang itu tugas kita menyelesaikan nya,dgn cara kita,ilmu kita,pikir kita,kemampuan bakat kita,inti nya semua satu,yakin,,keyakinan pada allah,menuju allah,mencapainya dengan cinta sesungguhnya makhluk pada rabb nya..allah kan gaib,kita beriman pada yg gaib,sampe disitu aja akal kita mentok,ilmu kita ga sanggup..jd kenapa harus menasbihkan yg paling berakal..semua keputusan baik atau tidak hanya allah yg tau..jd ya,yg menganggap ruqyah itu solusi,mangga atuh..yg menganggap buku itu pembuka wawasan tentang ruqyah,silahkan aja..inti nya mah kudu eling,waspada,mawas diri,,jin dan setan itu lbh tua umur nya dr kita,lbh bnyk ilmu nya dr kita,ilmu apa pun yg pernah ada di bumi dia bisa tau,,jd ngga usah merasa waow,,ini yg paling bener,,widihh ini yg paling kerenn,,jgn sampe ilmu memecah belah..kan semua sumbernya dr allah,jd diem,istigfar,yakin ma allah swt,,karena dr nya lah semua ilmu itu,,ilmu allah buanyakk bngt coyy..lebih enak nyimak,selami,pahami,adu dgn pengalaman pikir,olah dgn akal,,nyampe deh tembok batas,,batas wajib kita,sadar..kesadaran makhluk yg terbatas dan lemah,,ujung ujung nya ya pusing,cekot2 ni pala mikirin mana yg baik mana yg buruk,,mending ngopi smbl baca khoping ho..nafsi nafsi aja lah,,wkwkwk kabooorrr..

  114. DARI PADA JUALAN BUKU MENENTANG RUQYAH LEBIH BAIK MENGAJARKAN QURAN HADIS KE TETANGGA N TEMAN2 KITA,,,, MARI KITA SAMPAIKAN HADIS NABI MESKIPUN HANYA SATU AYAT,,,, SAYA ADALAH PERUQYAH THD DIRI SAYA SENDIRI ALHAMDULILLAH SAYA SEHAT ATAS IJIN ALLAH DEGNANT PENGOBATAN ROSULULLAH SAW RUQYAH TSB,,, BARANG SIAPA YG TIDAK PERCAYA RUQYAH MAKA JIN YG ADA DALAM TUBUH ORANG TSB SUDAH MENGUASAI ANDA SEHINGGA HATI N PIKIRAN ANDA MERASA BENAR N MENYALAHKAN RUQYAH,,, dulu saya tidak percaya ruqyah itu apa bohong n sihir n mejik,,, ternyata jin yg ada dalam tubuh saya yg mengatakan bgt,,,, saya mantan guru besar tenaga dalam kedotan nerawang n indera ke enamm,… saya taubat n sekarang saya sudah dapat peyunjuk jalan yg lurus,,,, silahkan anda pahami itu n bertaubatlah kpd Allah swt,,,,, jin itu macamnya banyak ada yg sakti lemah ada yg jin isla jin sufi jin tenaga dalam,,, jin buda jin kristen kesaktiannya jg berbeda2,,, bgt lah sesuai fakta yg ada dalam ruqyah,,,

  115. Sdr.LUTHFI GHOZALi.. Sadarkah didalam diri anda ada jin yg mengendalikan anda sehingga anda tdk punya dasar hukum, anda menyebar fitnah berusaha menyesatkan umat islam ntuk menentang sunnah Rosulullah”, anda berargumen sendiri padahal anda tidak tau apa itu ruqyah & cara kerja/proses ruqyah itu sendiri”.
    Assaalaamu’Alaykum wr wb
    “RUQYAH” : Adalah Jampi2 / Mantra”
    Makna ruqyah secara terminologi adalah al-‘udzah (sebuah perlindungan) yang digunakan untuk melindungi orang yang terkena penyakit, seperti panas karena disengat binatang, kesurupan, dan yang lainnya. ( An-Nihayah fi Gharibil Hadits karya Ibnul Atsir t 3/254)

    – ada yg branggapan minta diruqyah tdk boleh krn akn mngurangi kadar keimanan dg brgantung kpd bkn selain Allah..
    alsn ini tdk tepat krn slain blm paham ruqyah/minta ruqyah yg diharam/sunahkan rosulullah, alsn ini bersifat umum & bs untuk siapa aja, lagipula Apapun ktrgantungan pd bkn slain Allah bkn hanya mengurangi keimanan tp jelas syirik & dosa besar..

    – ada yg mnyatakn ruqyah/minta diruqyah adlah haram hanya brdasarkn bbrp hadist yg di telan mentah2 tanpa mengkaji dgn hadist lain brsama hadist2 yg lbh banyak mnyatakn ruqyah yg sunah..

    * Allah & rosulnya tdk mungkin memutuskn suatu prkara dg kraguan/plin-plan (Mbolehkn & Mng haramkn skaligus ..!!”) Yg Haq & Bathil brbeda.. jd Jelas yg brtentangan itu ialah yg mbaca hadist tnpa mengkaji lebih dalam penafsiran ataupn maknanya..
    Ssungguhnya hadist2 itu brhubungan & saling mnguatkan antara 1 dg lainnya..”

    RUQYAH Ada 2 macam :

    1 — Ruqyah Sirkiyah : yaitu yg mngandung unsur syirik ( prdukunan, tukang sihir, peramal dsb ) Peruqyah / yg minta ruqyah sprti ini berdosa.!.

    2 — Ruqyah Syar’iyyah : yaitu yg mngikuti sunah2 rosulullah & tdk myimpang dr ajaran islam (baik peruqyah / yg berobat minta ruqyah dgn cara sprti ini insya Allah keduanya mndapatkan keberkahan Allah swt)

    Syekh Muhammad Nasiruddin Al Albani menyebutkan: “Ruqyah syar’iyyah adalah cara penyembuhan dengan membacakan ayat alqur’an atau do’a yang bersumber dari as sunnah yang shahih.” (Dhaif sunanut tirmidzi, hal: 231-232)

    1. Hadist ini adlh tentang Ruqyah Sirkiyah yg dimaksud diharamkn Rosulullah saw :

    Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang 70 ribu orang yang masuk surga tanpa hisab, “Mereka adalah orang-orang yang tidak minta untuk diruqyah, tidak minta untuk di-kay (pengobatan dengan besi panas) dan hanya bertawakkal kepada rabbnya” (HR Bukhari no 5378 dan Muslim no 549 dari Ibnu Abbas).

    “Barangsiapa menggantungkan sesuatu, maka dirinya akan diserahkan kepadanya.” (HR Ahmad, Tirmidzi, Abu Dawud dan Al-Hakim)

    “Sesungguhnya ruqyah (mantera), tamimah (jimat) dan tiwalah (pelet) adalah kemusyrikan.” (HR Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Al-Hakim)

    “Barang siapa yang mendatangi peramal atau dukun lalu membenarkan apa yang dikatakannya, maka ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.” (HR. Abu Dawud).Dan ketika Rosulullah shallallahu alaihi wassallam ditanya tentang ruqyah bentuk ini, beliau bersabda: “Dia (nusyroh atau ruqyah bentuk ini) adalah dari perbuatan setan.” (HR. Abu Dawud dan Ahmad).

    2. inilah Ruqyah Syar’ iyah yg brlandaskan Alqur’an & SUNNAH ROSULULLAH SAW

    Berkata Ibnu Hajar al-Atsqalani dalam Fathul Bari (10/70),” Pengobatan cara nabi tidak diragukan kemampuan menyembuhkannya karena datang dari wahyu”. Berkata Ibnul Qoyyim dalam kitab as-Shahihul Burhan, “Al-Qur’an adalah tempat kesembuhan yang sempurna dari semua penyakit hati dan semua penyakit dunia dan akhirat. Jika Allah tidak menyembuhkan Anda dengan al-Qur’an, maka Allah tidak akan menyembuhkan Anda dengan yang lainnya”.

    Allah berfirman:

    “Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepada kalian pelajaran dari Rabb kalian dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Yunus: 57)

    Kalau sekiranya Kami menurunkan Al-Qur`an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.” (Al-Hasyr: 21)

    “Dan Kami turunkan dari Al-Qur`an sesuatu yang menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Al-Isra`: 82)
    “Katakanlah: ‘(Al-Qur`an) itu adalah petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang yang beriman’.” (Fushshilat: 44)
    Dari ‘Asiyah ra berkata : “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila sakit, jibril meruqyahnya. Ia berkata : “Dengan nama Allah, dia membebaskanmu, dan dari setiap penyakit dia menyembuhkanmu, dan dari setiap orang yang dengki ketika dengki, dari setiap orang yang punya mata berbahaya.” (HR. Bukhari, Muslim).

    Dari ‘Auf bin Malik Al-Asyja’i z, bahwa beliau berkata: Dahulu kami meruqyah di masa jahiliyyah. Lalu kami bertanya: “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu tentang hal itu?” Beliau menjawab: “Tunjukkan kepadaku ruqyah-ruqyah kalian. Ruqyah-ruqyah itu tidak mengapa selama tidak mengandung syirik.” (HR. Muslim no. 2200)

    “Dahulu pamanku meruqyah karena (sengatan) kalajengking. Sementara Rasu-lullah melarang dari segala ruqyah. Maka pamanku mendatangi beliau, lalu berkata: ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau melarang dari segala ruqyah, dan dahulu aku meruqyah karena (sengatan) kalajengking.’ Rasulullah pun bersabda: ‘Barangsiapa di antara kalian yang mampu memberi manfaat bagi saudaranya, maka hendaknya dia lakukan.” (HR. Muslim no. 2199)

    Di masa jahiliyyah dulu aku meruqyah karena (sengatan) kalajengking dan ‘ain (sorotan mata yang jahat). Tatkala aku masuk Islam, aku memberitahukannya kepada Rasulullah n. Rasulullah bersabda: ‘Perlihatkan ruqyah itu kepadaku!’ Lalu aku menunjukkannya kepada beliau. Beliau pun bersabda: ‘Pakailah untuk meruqyah, karena tidak mengapa (engkau) menggunakannya’.” (HR. At-Thabrani dan dihasankan oleh Al-Haitsaimi dalam Majma’ Az-Zawa`id.)

    Dari Abu Said al-Khudri RA berkata,
    “ Ketika kami sedang dalam suatu perjalanan, kami singgah di suatu tempat. Datanglah seorang wanita dan berkata, “ Sesungguhnya pemimpin kami terkena sengatan, sedangkan sebagian kami tengah pergi. Apakah ada di antara kalian yang biasa meruqyah?” Maka bangunlah seorang dari kami yang tidak diragukan kemampuannya tentang ruqyah. Dia meruqyah dan sembuh.
    Kemudian dia diberi 30 ekor kambing dan kami mengambil susunya. Ketika peruqyah itu kembali, kami bertanya, ”Apakah Anda bisa? Apakah Anda meruqyah?“ Ia berkata, ”Tidak, saya tidak meruqyah kecuali dengan Al-Fatihah.” Kami berkata, “Jangan bicarakan apapun kecuali setelah kita mendatangi atau bertanya pada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam.
    Ketika sampai di Madinah, kami ceritakan pada nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam Dan beliau berkata, “ Tidakkah ada yang memberitahunya bahwa itu adalah ruqyah? Bagilah (kambing itu) dan beri saya satu bagian.” (HR Bukhari dan Muslim)
    Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :“Fatihatul kitab obat untuk segala penyakit.” (HR.Ad Darimy)

    Datanglah serombongan Arab dusun. Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, bolehkah kami berobat?” Beliau menjawab: “Iya, wahai para hamba Allah, berobat lah…!! Sebab Allah tidaklah meletakkan sebuah penyakit melainkan meletakkan pula obatnya, kecuali satu penyakit.” Mereka bertanya: “Penyakit apa itu?” Beliau menjawab: “Penyakit tua.” (HR. Ahmad, Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan At-Tirmidzi )

    dari Aisyah; baginda nabi menyuruhku agr aku minta diruqyah dari a’in (HR.Muslim)
    Seorang lelaki anshor berobat minta ruqyah kpd as-syifa binti abdullah tp ia tdk mau, katanya”demi allah sejak masuk islam sy tdk prnah meruqyah lg”, kmudian lelaki itu melapor kpd rosulullah & bagindapun memanggil as-syifah lalu bersabda;” lakukan Ruqyah kpdnya & ajarkan kpd hafsah sbgmn engkau tlh mngajarkannya menulis (HR Hakim dlm kitab al-mustadrak. albani menshohihkannya dlm kitab as-silsilah 178)

    ……………………………………………………………………………………………………………………………………………….
    Semoga Ustd2, Ulama, Tokoh masyarakat & sbagian umat islam yg beranggapan/mengatakn Ruqyah/minta Ruqyah haram, kini terbuka hatinya ntuk membedakan mana ruqyah yg dimaksud diharamkan oleh rosulullah & mana yg disunnahkn Rosulullah saw.
    Krn jk kt mngharamkan sesuatu yg sebenarnya disunahkn rosulullah maka lak’nat Allah yg kt dapat.
    Allah & rosulnya tdk mungkin (mustahil) membolehkan & mengharam satu perkara sekaligus..!!

    Semoga sedikit rangkuman terjemahan Ayat2 Allah & Sunnah2 Rosulullah ini bermanfaat..
    Sy mohon maaf dgn ilmu sy yg sedikit ini tlh mberanikan diri membuat rangkuman ini.. jk ada yg salah dlm penulisan / penyampaiannya & membuat bp/ibu/sdr/i tdk berkenan.. Sungguh2 sy mohon dimaafkan Lahir & Bathin..

    wAssaalaamu’Alaykum wr wb
    >> Ruqyah Syar’iyyah “ CAKRAM ROHANI ”

  116. AslmAlkm… Sadarlah Sdr.LUTHFI GHOZALI.. bertaubatlah..!!
    Anda menulis 6 Alasan kenapa orang diruqyah kesurupan jin ?? Anda gunakan Hadist & Alqur’an, tp anda tdk tahu penempatannya, jd seolah2 yg meruqyah sprti itu dzolim & menukar ayat2 Allah dgn harga rendah, padahal anda tdk tau ruqyah Syar’iyyah yg sbenarnya????
    Agar anda menyadari tulisan fitnah anda, maka Sy jelaskan knp orng diruqyah bisa kesurupan..!!
    Ketika pasien dibacakan ayat2 Allah(bila yg membaca ruqyah ini org yg dzolim tdk akan membuat syaithon golongan jin itu kepanasan) , jika pasien itu terkena sihir/santet atau ada jin dlm tubuhnya lalu mendengar ayat Qur’an maka jin2 itu akan kesakitan/kepanasan, jk jin itu lemah maka langsung keluar dr tubuh pasien, tp jk jin lbh kuat dr pasien maka jin itu bertahan & mempengaruhi kesadaran pasien (kesurupan).. lalu jin itu kt ajak dialog knp ia ada ditubuh pasien, apkh keinginan sendiri atau disuruh tukang sihir/dukun.. lalu kt nasihati jin itu bhw mrk telah berbuat dzolim mengganggu dlm tubuh manusia,, jk jin islam kt suruh bertobat, jk jin kafir kt islamkan, Stlh jin itu mnyadari kslhnnya & brtobat maka mrk berjanji tdk akn berbuat dzolim lg lalu keluar dgn ihklas, akhirnya sembuhlah pasien itu dgn ijin Allah..”
    Yg membuat manusia berbuat maksiad adlah bisikan syaithon dr golongan jin, smakin banyak jin yg bertobat & beriman, maka berkuranglah kemaksiatan..
    kaka.yo.37@facebook.com wAssaalaamu’Alaykum wr wb
    >> Ruqyah Syar’iyyah “ CAKRAM ROHANI ”

  117. Ping-balik: fatwa sesat tentang fatwa kehidupan datang misal dari penggiat ruqyah syar’iyyah | ARSIP Padepokan Fatwa Kehidupan DUNIA: Fatwa Kehidupan

  118. ………… Wong yang mereka katakan ruqyah syar’yyah itu kenyataannya menjadikan orang waras jadi GILA karena KESURUPAN JIN kok malah dikatakan sunnah Rasul, … ya maklumlah, …. otak yang ndak WARAS itu selalu menjadikan prilaku juga tidak waras … penyakit dikatakan obat … apa ndak kuwalak kuwalik ….. ??

  119. Mohon Maaf. Kl yg Melarang Muslim Membaca Ayat2 Allah Siapalagi kalo bukan Iblis/Dazjal/Syaithon..??

  120. semua jadinya saling menghardik…satu pertanyaan dari saya yang cupu..trus klo ada penyakit santet gimana menyembuhkannya?Sudah jelas yang kena santet itu manusianya bodoh,coba tolong pencerahannya. Apakah di ruqyah atau bagaimana??ini pertanyaan buat om-om yang ribut dari tadi. Urgent!

  121. maaf setahu sy hanya S.Al Fatihah, Mu’awidatain, ayat kursy, mantra jibril yg diterangkan dlm hadits yg digunakan utk ruqyah oleh Rasulullah.
    skrg apa bedanya mengamalkan ayat2 yg ktx dipake utk ruqyah (yg gd di hadits), dg ayat2 utk amalan yg lainx (sufiyah/salafi)

  122. Anda sekarang bisa Donwload GRATIS buku yang sangat menggemparkan itu.
    Buku yang banyak membakar JENGGOT para peruqyah yang sok pinter itu.
    Para Peruqyah itu dengan ruqyahnya mengklaim bisa mengeluarkan JIN dari tubuh manusia yang diruqyah, katanya JIN itu kepanasan hingga berontak ingin keluar, padahal keadaan yang sesungguhnya adalah sebaliknya.
    Orang yang diruqyah itu justru kemasukan/kesurupan JIN hingga tidak sadarkan diri seperti orang gila yang kemudian munta-munta, dan banyak orang yang pasca diruqyah itu justru sakit terkena penyakit dimensi jin, baik di jasadnya atau pikirannya bahkan ada yang jadi stress dan depresi.
    Jika Anda penasaran isinya, buruan rame-rame download disini, gratis.
    Buku ini dalam bentuk file PDF yang siap dibaca dengan enak. Anda jangan komentar sebelum membaca isinya dengan komplit dan seksama

    http://ponpesalfithrahgp.wordpress.com/abshor-progam-buku-gratis/

  123. Setelah beberapa hari nda terbit di FB, kini abah muncul membawa hadiah kejutan…BUKU GRATISSS..syukron Abah semoga bermanfaat bagi kami…

  124. Maaf, jk boleh sy gambarkan, dari pengamatan saya tentang cak luthfi, anda banyak mengamalkan wirid2/amalan2 ilmu khusus yg mendatangkan khodam dari jenis jin untuk pengobatan maupun untuk yg lainnya & itu banyak bercampur dgn ajaran leluhur dsb maka tdk murni berdasarkan hadist/Al’Quran..
    Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Ikutilah apa yang telah diturunkan
    Allah,” mereka menjawab: “(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang
    telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami” [QS.Al-Baqarah : 170]
    Bahwasanya Imam Abu Hanifah pernah ditanya, “Bagaimana apabila
    engkau mengatakan suatu pendapat, sedangkan Kitab Allah
    menyalahkannya ?”. Beliau menjawab, “Tinggalkanlah pendapatku dan
    ikutilah Kitab Allah”. Lalu beliau ditanya lagi : “Bagaimana kalau hadits
    Rasulullah SAW menyalahkannya ?” Beliau menjawab: ‘Tinggalkanlah
    pendapatku dan ikutilah hadits Rasulullah SAW ?” Dan beliau ditanya lagi,
    “Bagaimana kalau perkataan shahabat menyalahkannya ?”. Beliau
    menjawab, “Tinggalkanlah pendapatku dan ikutilah perkataan shahabat itu”.
    “Jika pendapatku menyalahi Kitab Allah dan Sunnah Rasul, maka
    tinggalkanlah pendapatku”.
    Sedangkan sesungguhnya dasar ayat ruqyah adalah Al’Quran, doa yg digunakan banyak diambil dari hadist2 & cara yg dipakai adalah yg diajarkan rosulullah saw..”
    Rasulullah SAW bersabda, “Kutinggalkan pada kamu sekalian
    dua perkara yang kalian tidak akan sesat apabila kalian berpegang teguh
    kepada keduanya, yaitu : Kitab Allah dan sunnah Nabi-Nya”. [HR. Malik
    dalam Al-Muwaththa’ juz 2, hal. 899]

    Assaalaamu’Alaykum wr wb
    * Inilah beberapa ayat yg dipakai Cak Luthfi ghozali/Malfiali dalam buku yg ia jual dgn penafsiran yg dia buat sendiri ntuk menfitnah orang2/para Peruqyah yg membaca Aqur’an itu mejual ayat2 Allah, bodoh,Dzolim & tdk waras(gila) :
    – Dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa”. QS:2/41.
    – Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. – Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia: dan membelakang dengan sikap yang sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa.”. QS:17/82-83.
    * Sebenarnya peringatan dua ayat2 itu lebih pantas ntuk cak Luthfi sendiri, Krn Jika kita kaji ulang, sekilas aja udah terlihat, siapa yg menukar/menggunakan ayat2 Allah dgn penafsiran yg bukan pd tempatnya demi mempromosikan, mengedarkan & menjual buku karangannya sendiri ntuk kepentingan pribadi lalu berbuat dzolim,merasa khawatir,menebar fitnah,meragukan orang/peruqyah yg mngumandangkan/membaca Alqur’an, padahal banyak ayat2 suci yg berisi do’a perlindungan kpd Allah dr gangguan jin, & diajarkan oleh rosulullah saw kpd umatnya ntuk dirinya sendiri ataupun ntuk mengobati orang lain..
    Hai anak-anak Adam, jika datang kepadamu rasul-rasul daripada kamu yang menceritakan kepadamu ayat-ayat-Ku, maka barangsiapa yang bertakwa dan mengadakan perbaikan, tidaklah ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Al-A’raf 35 )
    “Dan orang-orang yang kafir berkata: Janganlah kamu mendengar dengan sungguh-sungguh akan Al Qur’an ini dan buatlah hiruk-pikuk terhadapnya, supaya kamu dapat mengalahkan (mereka).” QS al-Fushilat 26)
    Mereka itulah orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk, maka tidaklah beruntung “perniagaan” mereka dan tidaklah mereka mendapat petunjuk”. (surat : Al-Baqarah 16 )

    * ini juga komentar cak Luthfi : – Wong yang mereka katakan ruqyah syar’yyah itu kenyataannya menjadikan orang waras jadi GILA karena KESURUPAN JIN kok malah dikatakan sunnah Rasul, … ya maklumlah, …. otak yang ndak WARAS itu selalu menjadikan prilaku juga tidak waras … penyakit dikatakan obat … apa ndak kuwalak kuwalik ….. ??
    ** Smoga Luthfi Ghojali /MalfiAli/Cak Luthfi & Seluruh pengikutnya & Umat islam yg telah membaca/membeli bukunya menyadari kesalahan itu.. buku itu telah tercetak/beredar 100 000 Xpl lebih sungguh begitu banyak umat islam yg telah ia sesatkan..”
    # InsyaAllah Saya Akan Jawab Untuk Meluruskan Tentang Ruqyah ini” :
    “Katakanlah: ‘(Al-Qur`an) itu adalah petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang yang beriman’.” (Fushshilat: 44)
    Rasulullah saw bersabda: ”Barangsiapa yang membaca satu huruf Kitabullah maka ia mendapat satu kebaikan, dan satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif laam miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf; lam satu huruf dan mim satu huruf (HR. At-Tirmizi no. 2910).
    “KENAPA ORANG DI RUQYAH ADA YANG KESURUPAN…??”
    Ayat2 Ruqyah diambil dr Alqur’an yg berisi tentang sihir, peringatan2 & Azdab Allah bagi mahluk yg berbuat dzolim..
    Ketika pasien dibacakan ruqyah , jika pasien itu terkena sihir/santet atau ada jin dlm tubuhnya lalu mendengar ayat2 ruqyah maka jin2 itu akan kesakitan/kepanasan, “jk Jin itu lemah maka langsung keluar dr tubuh pasien, tp jk Jin lebih kuat dr pasien maka jin itu bertahan & mempengaruhi kesadaran pasien (kesurupan)..”
    Kemudian jin itu kt ajak dialog knp ia ada ditubuh pasien, Apkh keinginan sendiri atau disuruh tukang sihir/dukun..? Lalu dgn ayat2 kt nasihati jin itu bhw mrk telah berbuat dzolim mengganggu dlm tubuh manusia,, jk jin islam kt suruh bertobat, jk jin kafir kt suruh masuk islam, Stlh jin itu mnyadari ksalahannya & brtobat maka mrk berjanji tdk akn berbuat dzolim lg lalu keluarlah dgn sukarela/ikhlas.. Akhirnya Sembuhlah pasien itu dgn ijin Allah..”
    *Yg membuat manusia berbuat maksiat adalah bisikan syaithon dr golongan jin, smakin banyak jin yg bertobat & beriman, maka berkuranglah kemaksiatan..!! insyaAllah Aami!n… ”

    – jadi Yg anda sebut gila/ berbuat dzolim membuat kesurupan itu sesungguhnya adalah Jin yg sakit/kepanasan & mencoba bertahan ditubuh manusia”. Diialog Nabi Muhammad saw dgn Iblis :
    Rasulullah SAW : “Apa yang kau rasakan Jika seorang umatku membaca Al-Qur’an?”
    Iblis : “Aku merasa tubuhku meleleh seperti timah di atas api.”
    (Diriwayatkan dari Ma’adz bin Jabal ra bahwa Ibnu Abbas ra. Dikutip dari Syajaratul Kaun , doktrin tentang peribadi manusia pilihan, Muhammad SAW, yang ditulis oleh Asy -Syaikh Al-Akbar Muhyidin Ibnu Arabi Abdullah Muhammad bin Ali bin Muhammad bin Ahmad bin Ali Al- Hatimi At-hAl – Andalusia)
    – Jk seorang Peruqyah yg membaca Aqur’an itu sperti yg anda katakan tdk waras /berbuat dzolim, maka bacaan Alqur’an itu tdk akan berpengaruh & tidak akan membuat jin kesakitan/kepanasan..
    – jika anda bicara tanpa dasar ayat/hadist yg tepat & hanya menafsirkan ayat dgn argument anda dan kenyataan logika anda.. silahkan baca baik2 yg diatas, kenyataannya pasien Allah sembuhkan.. bahkan banyak jin2 yg keluar dari tubuh pasien menyadari keslahannya lalu bertobat sbagaimana gol jin yg ber’iman setelah mendengar baginda nabi Muhammad saw membaca Al’quran (Surat A-jin ayat 1&2).

    * Kadar Ke’imanan/Aqidah kt tdk bisa dibandingkan dgn keimanan rosulullah saw. Tugas kt sebagai muslim bukan menjadi sperti beliau tapi tugas kt mengikuti apa yg beliau ajarkan.. Contoh: Dalam sholat proses khusuk nya kt tdk bs dibandingkan dgn proses khusuknya rosulullah.. jd jk beliau sholat menghadap kiblat, ya kt juga hrs menghadap kiblat.
    Dan kami tidak mengutus seseorang rasul, melainkan untuk ditaati dengan seizin Allah. [QS. An-Nisaa' : 64]
    jgn lantaran kt tdk bisa khusuk sperti beliau lalu kt sholat sendiri menghadap timur.. maka kalo dr awalnya udah menyimpang apapun alasannya sesat lah jadinya..
    Begitupun dgn Ruqyah : Rosulullah mengajarkan kt ntuk mengusir gangguan jin dgn membaca ayat2 suci Alfatiha,Al-ikhlas,Al-falaq,An-nas,ayat kursyi dll, itulah yg disebut Ruqyah Syar’iyyah. Prosesnya tdk harus sama persis dgn beliau, tp minimal kt harus mengikuti yg beliau ajarkan… “
    Dari Abu Hurairah, ‘Abdurrahman bin Shakhr “Apa saja yang aku larang kamu melaksanakannya, hendaklah kamu jauhi dan apa saja yang aku perintahkan kepadamu, maka lakukanlah menurut kemampuan kamu. Sesungguhnya kehancuran umat-umat sebelum kamu adalah karena banyak bertanya dan menyalahi
    Sekarang Pikirkan Baik2 : “Kalo dari dasar / Langkah awalnya” meragukan lalu menolak pembacaan ruqyah (ayat2Allah) yg diajarkan rosul dgn dalih/alasan yg dia buat (bahkan menggunakan firman Allah dgn penafsiran yg bukan pd tempatnya), Lalu membuat Ajaran sendiri yg dia sebut ruqyah sufi’ah yg tidak ada hadistnya sama skali.. Apakah itu tdk sesat…????? Sungguh sdh berapa banyak Umat yg tdk mengerti telah dia sesatkan.. Astaghfirullahal ‘adzim..!!!”
    Sesungguhnya Peruqyah Syar’iyyah itu mengikuti bacaan rosulullah mengobati pasien selain mengharap kesembuhan pasien juga mengharap keridho’an & keberkahan dr Allah swt..
    Tetapi jika namanya dia ganti sendiri dgn ajaran baru“Ruqyah Sufi’ah” & berbeda dgn yg diajarkan rosul ( langkah awalnya aja sudah sesat), bukan keberkahan yg ia dapat.. tetapi Laknat Allah lah yg ia terima..
    Ummul mukminin, ummu Abdillah, Aisyah رضي الله عنها berkata bahwa Rasulullah bersabda:”Barangsiapa yang mengada-adakan sesuatu dalam urusan agama kami ini yang bukan dari kami, maka dia tertolak”.
    cak luthfi mempromosikan buku & ajaran barunya “Ruqyah Sufi’ah”. Sehingga ia khawatir & meragukan orang2/peruqyah syar’iyyah yg mengamalkan/membaca ayat2 Allah, padahal peruqyah ini ikhlas mengikuti cara2 yg disunahkan/diajarkan rosulullah saw, tapi ia fitnah & ia bengkokkan selanjutnya ia ganti dgn nama baru buatannya “ ruqyah sufi’ah” yg tdk ada dalillnya sama skali sehingga menyesatkan umat islam yg belum paham ruqyah..

    Firman Allah swt.
    Al-A’raf

    37. Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya?
    45. (yaitu) orang-orang yang menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan itu menjadi bengkok, dan mereka kafir kepada kehidupan akhirat.”

    87. Jika ada segolongan daripada kamu beriman kepada apa yang aku diutus untuk menyampaikannya dan ada (pula) segolongan yang tidak beriman, maka bersabarlah, hingga Allah menetapkan hukumnya di antara kita; dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya.

    146. Aku akan memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan yang benar dari tanda-tanda kekuasaan-Ku. Mereka jika melihat tiap-tiap ayat(Ku) [569], mereka tidak beriman kepadanya. Dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tidak mau menempuhnya, tetapi jika mereka melihat jalan kesesatan, mereka terus memenempuhnya. Yang demikian itu adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka selalu lalai dari padanya.

    175. Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab), kemudian dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh syaitan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat.

    203. Dan apabila kamu tidak membawa suatu ayat Al-Qur’an kepada mereka, mereka berkata: “Mengapa tidak kamu buat sendiri ayat itu?” Katakanlah: “Sesungguhnya aku hanya mengikut apa yang diwahyukan dari Tuhanku kepadaku. Al-Qur’an ini adalah bukti-bukti yang nyata dari Tuhanmu, petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.”
    Semoga petunjuk2 Allah dlm tulisan ini dpt membuka hati yg membacanya sehingga yg mbaca tulisan ini bisa membedakan mana yg Haq & bathil.. Aami!n,,,,””
    kaka.yo.37@facebook.com
    wAssaalaamu’Alaykum wr wb
    >> Ruqyah Syar’iyyah “ CAKRAM ROHANI ”

  125. Setelah sy jwb dgn logika,hadist & ayat2 Allah , apalagi argumen anda slain mencela tdk waras, bodoh dll..
    Jelas buku anda tlh menyesatkan umat krn bnyak ayat2 anda artikan bukan pada tempatnya..
    Buku anda banyak mencela peruqyah Syar’iyyah dgn menggunakan ayat2 Allah yg jika anda pahami lebih pantas ntuk diri anda sendiri.
    Dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa”. QS:2/41.
    – Lalu anda yg menukar/menggunakan ayat2 Allah dgn penafsiran yg bukan pd tempatnya demi mempromosikan, mengedarkan & menjual buku karangan anda sendiri
    Mereka itulah orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk, maka tidaklah beruntung “perniagaan” mereka dan tidaklah mereka mendapat petunjuk”. (surat : Al-Baqarah 16 )
    – Lalu anda memindahkan penyakit ketubuh kambing.. berapa harga kambing sekarang?? Bgmn orng miskin akan berobat?
    – Doa/amalan yg anda berikan dirahasiakan caranya & hrs seijin guru pendahulu..? Bukankah banyak do’a2 dlm Alqur’an & hadist yg diajarkan dgn tata cara Rosulullah & tanpa hrs izin dgn beliau smua umat islam dpt mengamalkannya.. Lalu knp anda buat aturan sendiri dgn alasan sndiri? jika anda berpikir amalan/wirid yg anda lakukan mendatangkan khodam malaikat itu sbenarnya jin yg datang & tlah menguasai anda tanpa anda sadari..” Krn Malaikat akan datang jk seseorang yg memberi do’a / yg mengamalkan do’a itu ikhlas,mengikuti Alqur’an & sunnah, Rasulullah SAW bersabda, “Kutinggalkan pada kamu sekalian
    dua perkara yang kalian tidak akan sesat apabila kalian berpegang teguh kepada keduanya, yaitu : Kitab Allah dan sunnah Nabi-Nya”. [HR. Malik dalam Al-Muwaththa’ juz 2, hal. 899] jadi tdk ada istilah r ahasia/izin bila berdo’a kpd Allah.
    * Hati anda tlh beku smoga Allah mencairkannya, & tujuan sy dgn menulis smua koment diatas smoga allah menyadarkan orang2 yg tlh anda sesatkan.. Aamiin..

  126. @ Kaka Yo, …. jika Anda mau baca buku saya dengan seksama, saya yakin Anda tidak akan menuduh saya yang tidak tidak.Tentang yang Anda katakan Ruqyah tersebut, Dalam buku buku saya itu menyebutkan “Bahwa bukan dalil-dalilnya yang salah, dalil Anda itu benar semua, tapi pelaksanaan yang Anda katakan ruqyah syar’iyah itu yang salah” dengan ruqyah tersebut Anda telah berbuat kesalahan yang fatal. Masak orang sadar jadi gila meski sebentar dan kemudian muntah-muntah Anda katakan ruqyah syar’yah, padahal setelah orang kesurupan jin itu bisa terjadi macam-macam, bisa sakit ingatan bisa gila bisa sakit fisiknya, bagaimana racun dikatakan madu, bagaimana penyakit dikatakan obat, bukankah itu mananya kebodohan, terlebih kebodohan yang fatal tersebut dibingkus dengan lebel Agama …. ?
    Terima kasih atas doa Anda supaya saya sadar, doa yang baik. Kalau doa saya kepada Anda dan kepada peruqyah yang bandel itu barangkali jahat, jika Anda dan para peruqyah bodoh itu tidak juga sadar, semoga saja Anda atau keluarga Anda sekali waktu kesurupan JIN seperti orang yang Anda racuni dengan ruqyah Anda itu, kalau begitu baru Anda nyagooo nanti ….. hehehe

  127. diatas saya sdh jelaskan dgn hadist & logika yg anda inginkan, Alsn knp org diruqyah ada yg kesurupan tp anda masih jg ingkari,, & mungkin pembaca bs menilai sendiri Apkh pantas kata2/do’a yg diucapkan seorang kyai panutan umat sperti itu.. ?????? smoga pembaca smakin cerdas menyikapi mslh ini.. AAmi!n…

  128. @ Kaka Yo, …. kalau soal orang waras jadi gila, orang sadar jadi kesurupan jin, orang sehat jadi sakit berkepanjangan….. hal tersebut tidak perlu ada dalil untuk pembenarannya, karena setiap orang waras pasti tahu bahwa hal tersebut bukan mengobati tapi meracuni, bukan menyehatkan tapi menyakitkan, bukan kebajikan tapi keburukan dan kejahatan, lebih eronis lagi kejahatan tersebut dibungkus dengan syareat Islam. Adakah ajaran Nabi pembawa rahmat untuk alam semesta menjadikan orang sehat jadi kesurupann jin dan gila ….. ??

    Barangkali memang Anda belum pernah merasakan betapa sakitnya orang kesurupan jin, dan betapa sakitnya akibat yang harus diderita oleh orang pasca kesurupan jin itu. Akibat kesurupan jin itu tidak hanya dirasakan korbannya saja, bahkan keluarganya ikut susah dan menderita untuk mengobati sakit dimensi jin akibat diruqyah tersebut.
    Perbuatan yang Anda kleim sebagai ruqyah syar’yah itu, jika dilakukan orang yang tidak ngerti berarti kesalahan, jika diingatkan oleh orang yang lebih berpengalaman tapi masih saja dilakukan berarti kebodohan dan kejahatan, makanya saya mengatakan orang seperti Anda itu orang bodoh, karena Anda sangat merasa benar sendiri hingga tidak mau diingatkan oleh sesama saudara Muslim, bukankah dalam buku saya juga banyak mengetengahkan dalil Al-Quran dan hadis, bahkan hadisnya semuanya terdiri dari hadis SHOHEH ….?

    Cobalah Anda renungkan jika orang yang jadi gila akibat Anda ruqyah itu anak dan istri Anda sendiri, kemudian Anda menjadi susah karenanya, karena Anda harus mengobatinya ke sana kemari, hingga anak dan istri Anda itu masa depannya suram karena terancam jadi orang gila, paling tidak karena pernah mengalami gila dalam hidupnya, menjadi MANTAN ORANG GILA meski sebentar .. ? semoga saja hal ini benar-benar bisa terjadi dalam keluarga Anda sendiri biar Anda juga bisa merasakan penderitaan mereka itu.
    Perlu Anda ketahui bahwa sudah tidak terhitung jumlahnya orang pasca diruqyah itu jadi pasiean di pesantren sini, sejak tahun 2005 bahkan sampai sekarang ini, saya masih saja harus membantu penyembuhan orang gila pasca di ruqyah itu , orang tidak waras akibat perbuatan bodoh para peruqyah bodoh tersebut, hal tersebut itulah yang kemudian mendorong saya untuk menulis buku Ruqyah dampak dan bahayanya, buku yang sangat menghebohkan itu. Saya menulis buku tersebut bukan untuk menjual buku seperti yang dituduhkan oleh para peruqyah itu, tapi untuk menyelamatkan saudaraku seIman dan seIslam, menyelamatkan Anda juga dari kebodohan yang Anda lakukan itu ….. titik

  129. Sering melihat orang kesurupan JIN, memang rasanya JIN itu ga mungkin begitu saja menyerah pada anak cucu adam, terlebih ia sdh berjanji bakal menyesatkan anak cucu adam sampai dtg hari kiamat. walaupun sdh keluar dari tubuh manusia ia seperti meninggalkan bekas/jejaknya dalam diri manusia, seperti rasa sombong, hasad, pemarah dll…

    Melihat peruqyah yang sedang menjamur itu, sebagian besar mereka memang mampu baca alquran dengan baik (bahkan ada yang hafal juga loooo)…tapi rasanya itu saja belum cukup, karena JIN juga ada yang hafal dan mampu membaca alquran jua, so jadi mentang-mentang bisa membaca al quran dgn baik, langsung maen ruqyah aja,,yo ga bisaaaa……

    Dalil-dalil mengenai ruqyah memang shoheh, mereka (para sahabat) berada di bawah bimbingan langsung Rosululloh SAW, sehingga dalam prakteknya mereka tidak menyalahi.

    untuk kita yang tidak sezaman dengan rosul, sahabat dan tabiin, rasanya kita memang perlu belajar kepada kepada ahlinya, ulama pewaris Nabi SAW.

    Untuk masalah JIN & JON kita memang mesti belajar pd AHLInya. hati-hati aaaahhh sebab JIN bisa melihat kita sedangkan kita,,,merasakan kehadirannya aja ga bisa, apalagi melihatnya….

    Salam ‘alaikum ya syaikhunal kiroom Abah Lutfhi
    Mhn maaf kalo koment nya penuh kebodohan….

    أبي نيشا

  130. Segala sesuatu ada penjelasannya & Agar anda jelas sejelas2nya & tdk mencaci-maki membodohi sembarangan..!!, berikut dalil yg menyatakan jin bisa kepanasan mendengar bacaan Alqur’an
    ”Baik.. saya ulang lagi mengapa orang diruqyah ada yg kesurupan..!!!”
    Pahala kebaikan membaca ayat suci itu luar biasa besarnya & ini janji Allah yg disabdakan Rosulullah saw..
    Rasulullah saw bersabda: ”Barangsiapa yang membaca satu huruf Kitabullah maka ia mendapat satu kebaikan, dan satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif laam miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf; lam satu huruf dan mim satu huruf (HR. At-Tirmizi no. 2910).
    Ayat2 Ruqyah diambil dr Alqur’an, do’a dari hadist, bagaimanapun pelaksanaanya jika kita tdk menyimpang” & sudah sesuai mengikuti Alqur’an & sunah insyaAllah pasti kebaikan yg datang & itu janji Allah “ janji Allah itu Pasti” Logika anda yg bisanya membodoh2i orang itu tdk akan mampu menjangkau rahasia ilmu Allah, walaupun sdh jelas janji Allah tp anda bertahan dgn logika anda yg terbatas..”
    Dasarnya pasien yg berobat mengalami gangguan itu sdh ada jin yg berdiam ditubuhnya, Ketika pasien dibacakan ruqyah , jika pasien itu terkena sihir/santet atau ada jin dlm tubuhnya lalu mendengar ayat2 ruqyah maka jin2 itu akan kesakitan/kepanasan, “jk Jin itu lemah maka langsung keluar dr tubuh pasien, tp jk Jin lebih kuat dr pasien maka jin itu bertahan & mempengaruhi kesadaran pasien (kesurupan)..”
    Kemudian jin itu kt ajak dialog knp ia ada ditubuh pasien, Apkh keinginan sendiri atau disuruh tukang sihir/dukun..? Lalu dgn ayat2 kt nasihati jin itu bhw mrk telah berbuat dzolim mengganggu dlm tubuh manusia,, jk jin islam kt suruh bertobat, jk jin kafir kt suruh masuk islam, jika jin itu tetap bertahan kt paksa keluar dgn bacaan Alqur’an “. Bila jin itu mnyadari ksalahannya & brtobat maka mrk berjanji tdk akn berbuat dzolim lg lalu keluarlah dgn sukarela/ikhlas.. Akhirnya Sembuhlah pasien itu dgn ijin Allah..” Ayat2 Ruqyah diambil dr Alqur’an, do’a dari hadist, bagaimanapun pelaksanaanya jika kita tidak menyimpang & sudah sesuai mengikuti Alqur’an & sunah insyaAllah pasti kebaikan yg datang & itu janji Allah “ janji Allah itu Pasti”

    – Jk seorang Peruqyah yg membaca Aqur’an itu sperti yg anda katakan tdk waras /berbuat dzolim, maka bacaan Alqur’an itu tdk akan berpengaruh & tidak akan membuat jin kesakitan/kepanasan..
    – jadi Yg anda sebut gila/ berbuat dzolim membuat kesurupan itu sesungguhnya adalah Jin yg sakit/kepanasan & mencoba bertahan ditubuh manusia”. Diialog Nabi Muhammad saw dgn Iblis :
    Rasulullah SAW : “Apa yang kau rasakan Jika seorang umatku membaca Al-Qur’an?”
    Iblis : “Aku merasa tubuhku meleleh seperti timah di atas api.”
    (Diriwayatkan dari Ma’adz bin Jabal ra bahwa Ibnu Abbas ra. Dikutip dari Syajaratul Kaun , doktrin tentang peribadi manusia pilihan, Muhammad SAW, yang ditulis oleh Asy -Syaikh Al-Akbar Muhyidin Ibnu Arabi Abdullah Muhammad bin Ali bin Muhammad bin Ahmad bin Ali Al- Hatimi At-hAl –Andalusia)
    – Yg membuat manusia berbuat maksiat adalah bisikan syaithon dr golongan jin, Semakin banyak jin yg bertobat & beriman, maka berkuranglah kemaksiatan..!! insyaAllah Aami!n… ”

    – jadi Kenyataannya pasien Allah sembuhkan.. Bahkan banyak jin2 yg keluar dari tubuh pasien menyadari keslahannya lalu bertobat sbagaimana gol jin yg ber’iman setelah mendengar baginda nabi Muhammad saw membaca Al’quran (Surat A-jin ayat 1&2). Jadi jika kt renungkan lagi, begitu banyak kebaikan & keberkahan dari ruqyah syar’iyyah ini “ Alhamdulillah.. ini smua telah saya alami sendiri..
    Sesungguhnya peruqyah yg mengikuti Alqur’an & sunah dlm mengobati pasien itu, selain mengharap kesembuhan pasien jg mengharap keridhoan & keberkahan dr Allah swt.. Aamiin…

    * kaka.yo.37@facebook.com
    Wassalamu’alaykum wr wb

  131. @ Kaka Yo, …. menurut saya hendaknya Anda memperbanyak belajar tentang ilmu Jin, supaya Anda tidak kelihatan teramat bodoh tentang dunia Jin.

  132. malfiali… kini sdh ketahuan anda tdk bisa berargumen dgn kebenaran, jadi bisanya bodoh2in orang aja.. sekarang sudah nyata siapa yg bodoh walau saya tdk mengatakannya seperti anda..”
    saya belajar tentang ilmu jin berdasar pengalaman & diperkuat dgn sunnah & Alqur’an yg sudah jelas kebenarannya.. Hhe..he mungkin anda belajar ilmu jin dgn jin & sering dibodohi oleh jin jadi bisanya cuma bodoh2in orang… makasih atas kebodohannya… wslkm..

  133. @ Kaka Yo, … soal orang sadar jadi kesurupan Jin itu tidak perlu argumen, yang pasti Anda telah berbuat salah fatal jika hal tersebut Anda katakan ruqyah, apalagi ada embel embel syar’iyah. Hanya orang bodoh saja yang menganggap orang kemasukan jin dikatakan mengeluarkan jin.
    Orang yang asalnya sadar menjadi kesurupan jin itu berarti kemasukan Jin, bukan Jinnya keluar dari tubuh orang tersebut. Kalau Jinnya keluar berarti yang asalnya kesurupan menjadi sadar, untuk urusan seperti ini anak TK dan SD saja faham. Jika Anda sudah diingatkan tapi masih saja dilakukan berarti Anda telah berbuat kejahatan. Yang lebih parah perbuatan jahad tersebut Anda lakukan dengan ayat suci al-Qur’an dan dikatakan sunnah rasul…. inilah yang menjadikan Anda kelihatan teramat sangat bodoh.

    Apakah Anda dan para Peruqyah yang budiman itu mengira, pasca orang kesurupan Jin akibat Anda bacakan ayat mantra (ruqyah) itu kemudian orang tersebut badannya terbebas dari Jin.. ? yang berarti pula hatinya terbebas dari gangguan dan godaan setan jin … ?? Jika memang benar demikian pemahaman Anda berarti ini merupakan pemahaman yang salah fatal, karena sepajang hidupnya tubuh manusia tidak bisa terbebas dari Jin, Jin itu setiap saat bisa masuk dalam tubuh manusia melalui urat darahnya. Orang pasca kesurupan akibat anda bacakan mantra itu justru bertambah rentan kesurupan Jin dan bahkan bisa berakibat gila secara permanen.

    Jika Anda ingin belajar Ruqyah yang benar, silahkan Anda datang ke pesantren saya, tak ajari gratis Mas ….

  134. Jk manusia msh bs diganggu jin/tdk spanjang hidup , itukhan udah individual masing2 dgn aqidah & keimanan yg mereka miliki.. penjelasan anda tdk nyambung bro”
    Saya sdh jelaskan argumen sy dgn keyakinan & kpastian janji Allah, dari sunnah & Alqur’an, tp Krn argumen & cara anda menilai hanya dgn logika manusia yg terbatas, ya jelas anak TK juga tahu..” anak TK khan blm wajib sholat, berarti cara anda menilai sperti anak TK..”
    Mau ajari saya ruqyah gratis?? kalo sesat jgn ajak2 orang ah’, dosanya bs bertambah lho’..
    * Saya tdk ingin minta amalan2 khodam / do’a dari anda, apalagi jika mengamalkannya harus idzin dgn anda /guru mursyid anda & jk tdk idzin, dirahasiakan ..
    Rosulullah mengajarkan do’a kpd umatnya tanpa hrs idzin dgn beliau smua umat muslim bs mengamalkannya berikut dgn tatacara mengamalkan doanya.. jd ngapain juga cape2 hrs buka rahasia/idzin dgn anda /guru mursyid sperti ajaran anda, Mendingan yg jelas aja ‘Alqur’an & sunah’, yg barang siapa berpegang teguh kpd keduanya akan selamat,, & saya lebih percaya janji Allah daripada janji anda..!!”
    * Saya tdk ingin belajar ilmu laduni dgn anda, Krn sy sdh punya guru yg paling perkasa yaitu rajanya jin & manusia (An-naas), cukup kpd Allah saya bertawaqal, jadi insyaAllah sy tdk akan takut kpd khodam /jin yg kekuatannya setinggi gunung sekalipun selama saya ber lindung kpd Allah.. krn Allah swt adalah sebaik2 pelindung bagi saya.. insyaAllah Aamiin yaa Robbal ‘alamiin …

  135. Assalammualaikum…pak ustadz luthfi saya ada study kasus ketika dipuskesmas menemukan satriwati yg kesurupan di kamar mandi pasantren wanita ketika itu banyak santri yg membacakan ayat kursi trs surat yasiin dll yg ada santriwati ini malah meniru yg ironisnya lebih fasih,lebih baik dilihat dr tajwid dll sambil memberikan nasihat kepada para santri kl baca al quran seharusnya dgn iman bukan sekedar baca…fenomena ini membuat sy berfikir bkn ayat quran yg berpengaruh tapi keimanan si pembaca yg sangat berpengaruh…mohon maaf jika ada penulisan yg salah cm saya ingin pencarahan dr pak ustadz luthfi mengenai fenomena ini…‎​​♏K§ Ǐ ♓ kasih

  136. @ Yudi, …. kejadian seperti itu sering terjadi dimana-mana. Itu bukti bukan bukan ayat-ayatnya yang ditakuti Jin, tapi keihlasan dalam membaca ayat-ayat tersebut. Karena orang yang ihlas itu akan mendapatkan hidayah dan pertolongan dari Allah Swt.

  137. Yudi setuju dgn pak ustad jika kita tawakal dan ikhlas maka pertolongan Allah SWT akn datang…yg terkadang yudi bingung dgn praktisi ruqyah kabarnya manusia tidak bs lihat jin trs ketika di ruqyah jinnya terbakar dgn ayat2 tertentu kok bisa ya pak ustad mengclaim demikian padahal kita tdk bisa melihat mereka??…maaf jgn tersinggung jika ada para pembaca yg tdk sesuai krn yudi pingin belajar…

  138. @ Yudi, …Fisik Jin memang tidak dapat dilihat dengan mata kepala, tapi kehidupan dan karakternya bisa dilihat ketika Jin itu berhasil nyurup dalam jasad manusia, seperti ketika orang yang diruqyah yang kemudian jadi kesurupan Jin, jadi gila meski hanya sebentar. Eronisnya, perbuatan yang menjadikan orang yang asalnya sadar jadi gila itu diklem sebagai RUQYAH oleh para Peruqyah Terhormat itu, pake embel-embel SYAR’YAH lagi …. hehehe

  139. Pake embel-embel SYAR’YAH, supaya terlihat lebih islami & tak bertentangan dgn akidah kali Abah,,,(menurut mereka..he.he)

  140. Yudi.. wah nyambung nich.. jwbn Malfiali tentang studi kasus puskesmas itu tanpa dia sadari sebenarnya mengakui kebenaran ruqyah syar’iyyah.. @ Yudi, …. kejadian seperti itu sering terjadi dimana-mana. Itu bukti bukan, bukan ayat-ayatnya yang ditakuti Jin, tapi keihlasan dalam membaca ayat-ayat tersebut. Karena orang yang ihlas itu akan mendapatkan hidayah dan pertolongan dari Allah Swt..
    * Maka sebaliknya jk peruqyah dgn Alqur’an tdk ikhlas atau dzolim & bodoh sperti yg dituduhkn malfiali maka bisa saja kejadiannya sprti studi kasus puskesmas, jin itu tdk akan kesakitan/kepanasan, lalu bgmn mau bertobat & keluar dr tubuh? Krn jin itu tdk kesakitan lalu dgn enaknya meniru bacaan ayat2 itu bahkan menasihati para santri..
    Dasarnya pasien yg berobat mengalami gangguan itu sdh ada jin yg berdiam ditubuhnya, Ketika pasien dibacakan ruqyah , jika pasien itu terkena sihir/santet atau ada jin dlm tubuhnya lalu mendengar ayat2 ruqyah maka jin2 itu akan kesakitan/kepanasan, “jk Jin itu lemah maka langsung keluar dr tubuh pasien, tp jk Jin lebih kuat dr pasien maka jin itu bertahan & mempengaruhi kesadaran pasien (kesurupan)..”
    Kemudian jin itu kt ajak dialog knp ia ada ditubuh pasien, Apkh keinginan sendiri atau disuruh tukang sihir/dukun..? Lalu dgn ayat2 kt nasihati jin itu bhw mrk telah berbuat dzolim mengganggu dlm tubuh manusia,, jk jin islam kt suruh bertobat, jk jin kafir kt suruh masuk islam, jika jin itu tetap bertahan kt paksa keluar dgn bacaan Alqur’an “. Bila jin itu mnyadari ksalahannya & brtobat maka mrk berjanji tdk akn berbuat dzolim lg lalu keluarlah dgn sukarela/ikhlas.. Akhirnya Sembuhlah pasien itu dgn ijin Allah..” Ayat2 Ruqyah diambil dr Alqur’an, do’a dari hadist, bagaimanapun pelaksanaanya jika kita tidak menyimpang & sudah sesuai mengikuti Alqur’an & sunah insyaAllah pasti kebaikan yg datang & itu janji Allah “ janji Allah itu Pasti”
    – Jk seorang Peruqyah yg membaca Aqur’an itu sperti yg anda katakan tdk waras /berbuat dzolim, maka bacaan Alqur’an itu tdk akan berpengaruh & tidak akan membuat jin kesakitan/kepanasan..
    – jadi Yg anda sebut gila/ berbuat dzolim membuat kesurupan itu sesungguhnya adalah Jin yg sakit/kepanasan & mencoba bertahan ditubuh manusia”.
    Dialog Nabi Muhammad saw dgn Iblis :
    Rasulullah SAW : “Apa yang kau rasakan Jika seorang umatku membaca Al-Qur’an?”
    Iblis : “Aku merasa tubuhku meleleh seperti timah di atas api.”
    (Diriwayatkan dari Ma’adz bin Jabal ra bahwa Ibnu Abbas ra. Dikutip dari Syajaratul Kaun , doktrin tentang peribadi manusia pilihan, Muhammad SAW, yang ditulis oleh Asy -Syaikh Al-Akbar Muhyidin Ibnu Arabi Abdullah Muhammad bin Ali bin Muhammad bin Ahmad bin Ali Al- Hatimi At-hAl –Andalusia)
    – Yg membuat manusia berbuat maksiat adalah bisikan syaithon dr golongan jin, Semakin banyak jin yg bertobat & beriman, maka berkuranglah kemaksiatan..!! insyaAllah Aami!n… ”
    – jadi Kenyataannya pasien Allah sembuhkan.. Bahkan banyak jin2 yg keluar dari tubuh pasien menyadari keslahannya lalu bertobat sbagaimana gol jin yg ber’iman setelah mendengar baginda nabi Muhammad saw membaca Al’quran (“Surat A-jin ayat 1&2”).
    Jadi jika kt renungkan lagi, begitu banyak kebaikan & keberkahan dari ruqyah syar’iyyah ini “ Alhamdulillah.. ini pengalaman saya dlm meruqyah..
    Jadi anda menuduh peruqyah hanya dgn logika tanpa dasar hadist & Alqur’an..
    Sedangkan sy tlh menjelaskan dgn pengalaman diperkuat dasar hadist & Alqur’an yg wajib di imani bukan hanya dgn logika tp jg dgn hati yg yakin.. jk masih membantah juga berati termasuk dalm golongan orang2 yg kufur..!!

  141. Surat Al Baqarah Ayat 6
    إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ ءَأَنْذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لا يُؤْمِنُونَ
    Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman.(QS.2:6)

    Surat Al Baqarah Ayat 7
    خَتَمَ اللَّهُ عَلَى قُلُوبِهِمْ وَعَلَى سَمْعِهِمْ وَعَلَى أَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ
    Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.(QS.2:7)

    kaka.yo.37@facebook.com
    wAssaalaamu’Alaykum wr wb
    >> Ruqyah Syar’iyyah “ CAKRAM ROHANI ”

  142. kebiasaan…. kalo sudah merasa benar saja pasti pada ribut…padahal benar semua…pasti ada efek negatif semua sebenernya yang pada ngerasa benar ini d ruqiyah aja…terima kasih kepada ilmu yang berbeda2 bukannya saling melengkapi…malah merusak ilmu pengetahuan islam…kita berfikir baik saja untuk dunia,, akhirat bukan kita yang berhak menilai …tapi hanya belajar baik…tapi klo sudah merasa benar hingga memperolok sahabatnya…kasih aja penghargaan ” manusia paling benar di muka bumi ini ” …

  143. kebenaran hanya milik Allah & dari Allah.. landasan yg kuat dari Alqur’an & sunnah wajib di’imani kebenarannya walau kadang sulit dicerna logika & akal pikiran manusia yg terbatas..

  144. Ma’af ini fitnah,sbaiknya tinggalkan blog ini drpd berselisih saling menjatuhkan sesama muslim.

  145. mari bertawadhuk,rendahkan hati,pertinggi keyakinan kepada Allah,bukan saling memamerkan kehebatan,

  146. Delfizon.. Kehebatan hanya milik Allah & dari Allah yg maha Perkasa..” Landasan yg kuat dari Alqur’an & sunnah wajib di Yakini & di’imani kebenarannya walau kadang sulit dicerna logika & akal pikiran manusia yg terbatas.. “ & yg bs menimbulkan fitnah jk kt berpaling & tdk meyakininya..

  147. @ Delfion, menaggapi komentar Kaka Yo…….. landasan Qur’an dan Hadisnya itu sudah benar tidak salah, tapi para Peruqyah itu salah dalam menerapkan ayat-ayat itu, penyakit dikatakan obat … apakah orang harus mengikuti kebodohan itu …. ??
    Quran itu tidak bertentangan dengan akal sehat, kecuali akal sakit atau akal akalan …. masak menjadikan oranmg KESURUPAN JIN dikatakan mengobati, itu orang bodoh sekalipun tahu bahwa orang kesurupan jin itu sama dengan orang GILA, hanya orang gila saja yang mengatakan kesurupan jin itu bukan orang gila ……
    repooot omong dengan orang goblog itu memang repot ….

  148. artikel yang dipenuhi kebencian dan fitnah. Maaf anda belum mengerti benar ajaran Islam yg murni. Pikiran anda masih dipenuhi amarah dan kebencian yg tak berdasar…

    Salam Tauhid
    Ilham Muhammad F.

  149. Masyaa Allaah..!!” Malfi Ali Sudah dijelaskan dgn Logika diperkuat Landasan Alqur’an & Sunnah.. masih ga’nalar juga, pake ngata’in goblok lagi.. anda kyai kelebihan ilmu jadi overdosis,. sungguh sesat & sangat kasihan orang2 yg mengikuti anda.. Semoga Allah menyadarkan mereka smua & mengetahui sperti apa kyai panutan mereka.. Sungguh.. Semoga kt smua diberi petunjuk oleh Allah swt mana yg Haq & Bathil.. Aamiin..

  150. coba kita simak perkataan penulis :
    Mereka sengaja membangun imege di masyarakat, seakan-akan tidak ada lagi amalan yang lebih hebat daripada ruqyah. Ruqyah tersebut oleh sebagaian kalangan dikatakan sebagai sarana untuk mengeluarkan jin dari dalam tubuh manusia, oleh penulis ternyata dianggap sebaliknya. Penulis beranggapan ruqyah tersebut justru membantu dan mempermudah jin untuk menguasai kesadaran manusia dan bahkan dapat berdampak membahayakan bagi kelangsungan hidup manusia. Berangakat dari ilmu dan pengalaman penulis yang kebetulan kegiatan kesehariannya disamping sebagai pengasuh pondok juga menangani pasien orang kesurupan dan terkena penyakit jin, setelah penulis melihat tayangan ruqyah di TV, dengan serta merta penulis menulis buku ini. Buku setebal hampir 400 halaman ini berhasil dirampungkan hanya dalam waktu 30hari. Hal itu semata-mata karena terdorong oleh kepedulian penulis kepada masyarakat.
    Terhadap pelaksanaan ruqyah tersebut, bukan dalil-dalilnya yang perlu diteliti kembali, tapi pelaksanaannya. Yakni sekelompok orang membacakan ayat-ayat suci al-Qur’an al-Karim kepada orang-orang yang sadar kemudian sebagian mereka menjadi kesurupan jin, para pendengar itu muntah-muntah serta kencing di tempat. Mereka mengatakan perbuatan itu adalah ruqyah sebagaimana yang dibenarkan oleh Nabi SAW. Orang yang asalnya sadar, dibacakan al-Quran menjadi kesurupan jin, mengapa hal seperti itu dikatakan mengobati?. Kalau ruqyah tersebut mengobati, bukankah seharusnya orang yang sedang tidak sadar diruqyah menjadi sadar, bukan sebaliknya? Dengan dilandasi pengalaman panjang serta dalil-dalil yang cukup, alhamdulillah buku ini rampung ditulis.

    komentar saya 1 :
    hendaknya antum masih perlu lebih dalam lagi jika berbicara soal ruqyah, shg tidak mengatakan : “seakan-akan tidak ada lagi amalan yang lebih hebat daripada ruqyah”. ketahuilah tidak ada lgi tempat dalam islam yang akan antum coba masukkan dalam mengobati seluruh penyakit medis dan non medis apapun namanya termasuk kesurupan kecuali hanya kita jumpai dlm kitab-kitab tauhid dan aqidah aswaja yang di sebut dengan nama RUQYAHTUS SYAR’IYYAH. antum bisa cek di seleruh kitab-kitab tauhid dan aqidah baik kitab aidah milik imam ahmad (Ushulus Sunnah), Ibnu taimiyyah (Aqidah al washitiyyah) atau aqidah imam Syafi’i (Manhajul imam syaafi’i fie itsbatil aqidah min mafahim aqidatis salaf fiel islam), atau kitab aqidah Imam Barnahari (Syarhus Sunnah). semua kitab aqidah tersebut ada bahasan ruqyah, artinya ketika antum berbicara ruqyah itu berarti berbicara aqidah dan juga tauhid ( cek syaroh kitab tauhid Fathul Majid). nah di dalam kitab-kitab aqidah dan tauhid tersebut berdasarkan firman dan sabda tidak kita jumpai ada pengobatan khususnya dalam menghadapi kesurupan kecuali dengan ruqyah, sehingga jika antum katakan bahwa “seakan-akan tidak ada lagi amalan yang lebih hebat daripada ruqyah”. ini perkataan ghuluw dn juhala (berlebih-lebihan dan kurang referensi) sekaligus melebihi petunjuk Nabi Muhammad,Saw.

    hendaknya antum masih perlu lebih dalam lagi jika berbicara soal ruqyah, shg tidak mengatakan : Yakni sekelompok orang membacakan ayat-ayat suci al-Qur’an al-Karim kepada orang-orang yang sadar kemudian sebagian mereka menjadi kesurupan jin, para pendengar itu muntah-muntah serta kencing di tempat. Mereka mengatakan perbuatan itu adalah ruqyah sebagaimana yang dibenarkan oleh Nabi SAW. Orang yang asalnya sadar, dibacakan al-Quran menjadi kesurupan jin, mengapa hal seperti itu dikatakan mengobati?. Kalau ruqyah tersebut mengobati, bukankah seharusnya orang yang sedang tidak sadar diruqyah menjadi sadar, bukan sebaliknya?.

    komentar saya 2 :
    kesurupannya seseorang yang di ruqyah atau muntah-muntah, kencing, menangis, dsb. itu merupakan bukti kedahsyatan ruqyah, dari jin yang pada awalnya bersembunyi dalam tubuh pasien setelah di bacakan ruqyah baik dari qur’an maupun hadits atas kehendak allah kemudian dia (jin) tersebut berreaksi keluar dengan macam-macam caranya sbgmana yg antum sebutkan muntah, kerasukan, nangis atau kencing bahkan buang air besar. jadi kerasukannya pasien atau muntah dsb itu bukan sebagaimana yg antum tuduhkan !!!!. yaitu semakin membuat jin bertambah mudah masuk dalam tubuh pasien, ini pengetahuan dan perkataan yang jauh dari pada alim. justru sebaliknya tanda keluarnya jin dari tubuh pasien.

  151. ==kopi panas, habis isya’== mohon dinikmati anget2 === biar tidak emosi ===
    Suatu hari, seorang Ustadz diminta me-Ruqyah (mengusir jin/setan dari dalam tubuh) seseorang. Ternyata pada tubuh orang tersebut terdapat 10 jin jahat.

    Setelah membaca ayat-ayat Ruqyah, 9 jin jahat itu langsung lari ter-birit-birit, namun masih ada 1 jin yang terus nggak mau pergi. Pak Ustadz mengulang kembali ayat-ayat Ruqyah-nya, tapi jin itu tetap saja tidak mau pergi. Setelah beberapa saat dan sudah basah kuyup keringat, Pak Ustadz hampir menyerah…Tiba-tiba 9 jin yang sudah pergi tadi datang kembali. Spontan Pak Ustadz kaget dan bertanya kepada Boss jin tersebut :”Ngapain ente balik lagi.?”

    Boss Jin sambil ketakutan menjawab : “Ng..ng..nggak Pak Ustadz… Kami hanya mau menjemput teman kami yang satu itu. Maaf pak Ustaz, soalnya dia budeg……”.

  152. Boleh saya bertanya kepada para praktisi rukyah adakah hadits yang meriwayatkan bahwa orang yang dirukyah oleh Rasulullah SAW, mereka muntah2, berteriak2 histeris, terkencing2 dll. Kalau tidak ada riwayat bererti kalian itu melakukan perbuatan yang berlebih-lebihan. Ingat Al Qur’an tentang orang yang berlebih-lebihan.
    Ingat riwayat bahwa kata rasulullah mengatakan setiap orang itu ada qarin dari golongan jin, dan qarin aku kata rasulullah dia mengikiuti aku (islam) sementara umar yang sangat hebat tidak bisa mengislamkan qarinnya. Tapi apa rasulullah merukya umar. tidakkan..!!!! karena rasulullah tau bahwa umar tidak akan terpengaruh terhadap qarinya yang masih kafir.
    Dan perlu diketahui bahwa Jin pada diri seseorang itu adalah sunnatullah, sebagai cobaan yang apabila manusia itu mampu mengalahkannya adalah sutu pahala kebajikan yang besar.
    Berhati-hatilah kalian janganlah suka membuat permusuhan dengan bangsa jin (kecuali iblin dan shaithon) mereka akan mendatangi dan menyerbu kalian pada saat sakaratul maut, mereka akan mati-matian berusaha menyesatkan kalian disebabkan dendam mereka.

  153. Maaf, sy kepinggin memahami dan mengerti lebih jauh dan luas masalah kesurupan, saya juga belum membaca buku pak kyai dan ingin pesan buku tersebut, apakah buku2 tersebut sudah beredar di masyarakat atau terbatas pada kalangan tertentu

  154. assalamualaykum, penentang ruqyah syari’yah memang hebat! sabar dalam kebodohan…Nabi saw mengingatkan agar senantiasa waspada dan berhati-hati terhadap orang-orang yang mengaku sebagai ulama, kyai dan semacamnya yang berpenampilan dan berbicara layaknya ulama, namun tidak berilmu dan tidak bertanggung jawab. Apa yang mereka sampaikan menyesatkan umat.
    وَإِنَّمَا أَخَافُ عَلَى أُمَّتِي اْلأَئِمَّةَ الْمُضِلِّيْنَ
    “Yang paling aku takutkan menimpa umatku ialah imam-imam yang menyesat-kan.” [HR. Abu Dawud, (4/4252) dan dishahihkan Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Ahadits Ash-Shahihah, (4/1586)].

  155. intinya anda cuma jualanbuku,bodoh,dan tipe orang yg suka nge-judge orang lain.

    jangan dibeli krn SESAT!!!!!!!!!!

  156. Maaf ya pak…ikutan nimbrung.Saya pernah memberikan saran ke orang lain yang ada gangguan ghaib karena rumahnya sering kosong (3 tahun lebih) karena suaminya dinas luar daerah. Saya sarankan untuk membaca Ayat kursi, Al Ikhlas, Al Falaq, dan Annas (masing-masing 3x). Baru saya kasih contoh: “Bacaan itu ditiupkan ke pensil (ibaratnya itu kayu / alat utk meruqyah) karena waktu itu yg ada pensil kayu.Dari 3x itu setiap baca 1x ditiupkan ke media tersebut dan minta kepada Allah SWT agar memberikan api yang sangat panas untuk membakar syaitan/jin kafir/ sihir. Saya belum membacakan satu ayat/ surat dari yang saya sarankan, orang itu sudah MUAL MAU MUNTAH. TUBUHNYA GEMETARAN. BARU SEKEDAR MENCONTOHKAN AJA PAK. BELUM SAYA BACAKAN. SUBHANALLAH…ALLAHU AKBAR. Semua dengan ijin ALLAH pak…setan / jin yang ada dlm tubuh orang itu sudah tidak suka. Bagaimana pak??? Bisa anda menerangkan kejadian tersebut???. Dan tolong pak jangan menghujat RUQYAH SYAR’IYYAH…banyak juga praktisi ruqyah yang zuhud. Tidak terima pemberian uang dari pasien yang diruqyah…mereka ikhlas karena ALLAH SWT. Seharusnya yang harus anda perhatikan adalah: orang2 yang belum bertauhid secara benar. orang-orang musyrik (dukun, pendengki, penyembah berhala). Ingat pak iblis punya pasukan yang ghaib (setan, jin2kafir/lalai) dan yang nyata (manusia pengikut iblis). Dan semuanya akan terus bertentangan dengan Tentara Allah (Yang berpegang teguh kepada Al Qur’an dan Hadits) sampai dengan akhir jaman.

  157. @ Pasien Ruqyah, …. Saya belum membacakan satu ayat/ surat dari yang saya sarankan, orang itu sudah MUAL MAU MUNTAH. TUBUHNYA GEMETARAN. …. >> tanda mual mual mau muntah dan tubuhnya gemetaran itu bukan tanda JIN mau keluar dari tubuh orang tersebut, justru sebaliknya, orang tersebut mau kemasukan JIN. Inilah kesalahan fatal itu, … Mengapa orang yang asalnya sehat jadi tidak sehat Anda katakan ruqyah … ? gejalah orang mau kerupan jin dikatakan JIN keluar dari tubuh …. hehehe

  158. Malfiali bukan mencari kebenaran dia hanya mencari permusuhan. Membesarkan Hukum Islam – Umat Islam bukan begin caranya. Apakah Agama Anda Apa hukum anda dan Anda Umat apa ?

  159. sadar akan diri dan mengakui kebesaran Allah dengan iman yg sungguh-sungguh insyaAllah hidup kita akan dijauhkan dari sgala penyakit ter utama penyakit HATI…!

  160. Firman Allah SWT, elah menegaskan dalam al-Qur’an bahwa al-qur’an juga sebagai obat, ruqyah itu syar’i, yang belum faham silahkan belajar dulu, percuma debat kusir. Sebab kebenaran tentang ruqyah itu sudah jelas,Belajarlah dulu jangan menutup diri. Banyak hadist yang shohih yang menjelaskan tentang ruqyah. Bacalah.

    ————————————
    *) … benar, pelajaran tentang ruqyah itu sedah jelas, tapi pelaksanaan Anda yang tidak jelas. Masak orang sehat “diruqyah” menjadi kesurupan jin dan gila dikatakan ruqyah, ruqyah itu menyembuhkan bukan menjadikan orang sadar jadi gila. ini camkan saudaraku….. admin

  161. Sepertinya orang-orang ber-Ilmu yang menulis di blog ini perlu duduk bersama didalam sebuah diskusi. kalau kalian para Ulama saring menghujat dan ribut, kepada siapa kami (umat) bertanya ?

  162. Ya,disinilah letak kesalahan semuanya.Jangan sampai ada dikalangan kita menjadikan RUQYAH sebagai profesi seperti dokter,bidan, guru,menteri dsb, Sebab pointnya Rugyah itu : 1. Sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah.,2. Bisa juga doa doa yang tidak mengandung kesyirikan.,3.Menyakini bahwa yang menyembuhkan itu hanya Allah SWT bukan ayat ayat atau doa doa yang kita baca. Kalau urusan fenomena yang terjadi pada orang yang yang di Ruqyah itu bermacam-macam dan tidak harus kesurupan.Kenapa kita rata2 yang dibahas masalah kesurupan,padahal ruqyah itu bukan hanya berkaitan dengan itu saja.
    Subhanallah, sadarkah kita bahwa kesembuhan itu hanya dari Allah SWT, mendidik dan mengajari orang yang di ruqyah dengan dzikir dan doa doa yang syar’i adalah tugas kita. Sehingga selain kesembuhan yang didapat juga keyakinan kepada Allah swt juga meningkat.
    Siapapun jangan merasa telah bisa menyembuhkan, itu hanya kuasa allah SWT. Ingat jangan terjebak hanya urusan kesurupan. Kadang2 Kita cukup membaca doa doa kesembuhan orang sakit bisa sembuh biidznillah,bisa juga dengan membaca doa dan ayat2 Al-Qur’an yang ditiupkan diair kemudian diminumkan atau untuk mandi,bisa juga yang sakit kita ajari doa doa agar meruqyah dirinya sendiri.dan bisa sembuh biidnillah. kalau belum sembuh mgkin itu ujian bagi sisakit.
    Saudaraku semua, jangan merasa anda yang menyembuhkan………………………………………..

  163. Namannya juga berusaha, habis secara medis mahal jadi secara islamiah pengobatan yg dilakukan dengan doa doa kan ngak ada salahnya. Lain hal kalau yg mengobati ada keinginan yg lain ya itu Alla lah yang tahu.

  164. oh promosi buku, kirain apa, sy tadi sempet kaget… tp apakah anda sudah membaca buku tentang ruqyah, mungkin ada baiknya kita membaca banyak buku untuk mengambil kesimpulan mana yg bid`ah mana yg tidak, krn sbg manusia tentulah kita sgt memiliki keterbatasan, terus terang saya kagum dgn anda, aplg sampai berani mengatakan “ruqyah bid`ah”, kalo kata temen2 sy mesti bilang wow… ruqyah yg mana, pak?… skrg banyak dukun yg juga pake metode ruqyah, dan sy menemui banyak ustad untuk belajar tentang ruqyah, dan memang banyak kejanggalan dan perbedaan, ada yg pake deteksi, ada yg bilang ini kerasukan setan ini, jin ini, pdahal sebenarnya peruqyah yg bisa melihat jin perlu diruqyah jg…. sy tadinya anak indigo pak, prana ilahi, ilmu karomah, banyak yg sy pelajari dan ketika sy mulai taubat, dan mencoba mendalami ilmu tauhid alhamdulillah pak, sakit2an, tp setelah sy terus menerus melakukan PDKT sama Allah d antaranya melalui ruqyah, alhamdulillah pandangan sy terhadap dunia gaib mulai berkurang pak,

    maaf kalo bhs sy acak2an, sy bkn ustad, bkn jg sastrawan,… sebenernya sy vokalis band metal, pak… terima kasih…… cenyum donk, jgn tembelut gitoh :)

  165. Sekalipun dia mengatakan mengatakan telah menggunakan Ruqyah syar’iyah tapi masih pake deteksi, dapat melihat dunia ghaib, jin syaitan dsb, berarti dia telah bersekutu dengan mereka. sebab manusia dpt melihat mereka kalau melalui media mereka juga.Setuju dengan mas Ozzy Osbourne.Belajar Tauhid yang benar. Dan untuk mas Indra perlu difhami bahwa memang banyak kesalahan dlm cara pandang masyarakat seakan-akan berobat dengan Ruqyah seakan akan terpaksa.Padahal ini harus berjalan seiring.Yaa doa dengan Ruqyah dan juga medis

  166. kalo yg dimasalahin orng yg diruqiyah dr waras malah kesurupan,tp kan ada yg tetep waras walopun jg dibacakan ruqiyah.ini artinya orng yg waras jd kesurupan ada gangguan jin ditubuhnya,sprt pa kiyai pnntang ruqiyah syariah ini sy yakin insyaalloh klo bp diruqiyah psti akan mengalami mual2,muntah2 bahkan kencing2….

  167. Jangan saling hujatlah…..Ra isin pow diwoco wong” kafir. Mereka ketawa melihat sesama muslim koq saling hujat…. isin..isin mbek rosulillah.

    Allahumma sholli ‘alaa muhammad

  168. “lanaa a’maalunaa wa lakum a’maalukum. Laa hujjata bainanaa wa bainakum, Allahu yajma’u bainanaa wailaihil mashiir ”
    Bagi kami amal-amal kami dan bagi kamu amal-amal kamu. Tidak ada pertengkaran antara kami dan kamu, Allah mengumpulkan antara kita dan kepada-Nya lah kembali (kita)” (QS.42:15)

  169. Pada muqaddimah (halaman XI), penulis mengemukakan opininya bahwa :

    Fenoma “ruqyah” yang akhir-akhir ini marak menjadi salah satu pendorong ditulisnya buku ini. Saudara-saudara kita seiman dan seislam dengan bangga telah melaksanakan dan mensyi’arkan apa yang mereka katakan ruqyah. Mereka membaca ayat-ayat suci al-Qur’an al-Karim bagaikan ahli sihir yang sedang membacakan mantra-mantra.

    Kesimpulan :

    Kyai Luthfi mengatakan bahwa meruqyah dengan membaca a-Qur’an sama bagaikan ahli sihir yang membaca mantra.

    Bantahan kami :

    Wahai Kyai Luthfi, apakah anda bisa membedakan antara mantra yang dibaca tukang sihir dan doa yang dibaca seorang peruqyah syar’iyyah? Sesungguhnya anda sama sekali tidak menjelaskan perbedaan seorang yang meruqyah syar’iyyah dengan seorang tukang sihir yang membaca mantra. Kami tidak mendapatkan satu pun rujukan dalam buku anda dari pendapat para ulama ahlussunnah yang telah membedakan antara ruqyah syar’iyyah dengan ruqyah syirkiyyah.

    Ada kriteria khusus dalam bacaan yang bisa dikategorikan sebagai ruqyah syar’iyyah. Kalau kriteria itu tidak terpenuhi dalam suatu bacaan, maka bacaan itu bisa dikategorikan sebagai ruqyah syirkiyyah atau mantra yang menyimpang dari syari’at islam (yangs sering digunakan oleh tukang sihir).

    Syekh Ibnu hajar al-‘Asqalani berkata, “Para ulama’ telah sepakat (ijima’) bahwa ruqyah dibolehkan apabila memenuhi tiga kriteria”. [1]

    Kesepakatan (consensus) tersebut disampaikan oleh beberapa ulama’ besar dan terkenal. Di antara mereka adalah Imam as-Suyuthi[2], Imam Nawawi[3], Imam as-Syaukani[4], Syekh Ibnu Taimiyyah[5], dan begitu juga Syekh Nashiruddin al-Albani (Pakar Hadits), serta masih banyak sederetan ulama’ terkenal lainnya.

    Yang dimaksud dengan tiga syarat dan telah menjadi consensus para ulama’ tersebut adalah sebagai berikut :
    1.Bacaanya Terdiri Kalam Allah (al-Qur’an) atau Kengan Asma’ dan Sifat-Nya atau Hadits Rasul

    Bacaan yang dibaca oleh seorang peruqyah dengan ruqyah syar’iyyah adalah ayat-ayat Allah yang dibaca sesuai dengan kaidah bacanya, atau ilmu tajwid. Karena kita tidak boleh membaca ayat-ayat al-Qur’an kecuali sesuai dengan kaidah tajwidnya. Apabila ada seorang peruqyah membaca ayat-ayat al-Qur’an dengan cepat seperti seorang dukun membaca mantra, maka rusaklah makna dari ayat tersebut dan ia tidak akan dapat pahala, justru ia berdosa. Dan Islam juga melarang seorang peruqyah untuk membaca al-Qur’an dengan memenggal-menggal ayat yang bisa merubah maksud dan makna ayat tersebut.

    Maka dari itu terkadang, kita jumpai seorang dukun juga membaca ayat al-Qur’an, tapi ia potong-potong ayat itu seenaknya. Atau mencampurnya dengan mantra yang ia baca atau rajah yang ia tulis. Ini termasuk pelecahan ayat suci yang sangat disukai oleh syetan. Apalagi bila ayat itu susunanya dibolak-balik, sebagaimana yang dikenal dengan istilah “Qulhu Sungsang”, yaitu surat al-Ikhlas yang dibolak-balik susunannya. Bacaan seperti itu, maka yang dipraktikkannya termasuk ruqyah syirkiyyah yang harus dijauhi, karena Islam telah mengharamkannya.

    Di samping ayat al-Qur’an, seorang peruqyah juga bisa menjadikan do’a-do’a Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai materi bacaannya. Karena hal itu telah dicontohkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan juga dipraktikkan oleh shahabat-shahabat serta para ulama’ pewaris ilmu mereka. Para ulama’ hadits telah membukukan do’a-do’a tersebut dalam kitab-kitab hadits yang mereka susun. Dan para ulama’ lain juga telah memasukkannya sebagai bacaan ruqyah dalam kitab-kitab mereka saat mengupas tentang materi ruqyah syar’iyyah.

    Syekh Nashiruddin al-Albani berkata, “Ruqyah adalah do’a yang dibaca untuk mencari kesembuhan yang terdiri dari al-Qur’an dan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih. Sedangkan apa yang bisa dibaca oleh seseorang yang terdiri dari kata-kata yang bersajak atau kalimat-kalimat yang tidak jadi ada unsur kekufuran dan kesyirikannya, maka hal itu termasuk ruqyah yang dilarang.” (Kitab Dhaif Sunan Tirmidzi : 231).

    Imam Nawawi juga telah berkata, “Ruqyah dengan ayat-ayat al-Qur’an dan dengan do’a-do’a yang telah diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah suatu hal yang tidak terlarang. Bahkan itu adalah perbuatan yang disunnahkan. Telah dikabarkan para ulama’ bahwa mereka telah bersepakat (ijma’) bahwa ruqyah dibolehkan apabila bacaannya terdiri dari ayat-ayat al-Qur’an atau do’a-do’a yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (Shahih Muslim bi Syarhin Nawawi : 14/341).

    Hal senada juga dinyatakan oleh Syekh Ibnu Hajar al-‘Asqalani dengan mengutip perkataan Imam Qurthubi, “Termasuk ruqyah yang dibolehkan adalah terdiri dari kalam Allah (al-Qur’an) atau asma’-Nya, atau yang do’a yang telah diajarkan Rasulullah.” [6]
    1.Bacaannya Terdiri Dari Bahasa Arab

    Para ulama’ sepakat bahwa bacaan ruqyah harus terdiri dari bahasa Arab, sebagai bahasa al-Qur’an dan as-Sunnah. Dan mereka berbeda pendapat jika bacaan ruqyah itu bukan bahasa Arab. Tapi yang perlu dicatat dan digaris bawahi adalah, tidak setiap bacaan yang berbahasa Arab itu benar maknanya atau tidak mengandung kesyirikan. Karena banyak masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam yang mempunyai persepsi bahwa yang berbahasa Arab iti pasti benar dan dilegalkan oleh Islam. Persepsi seperti itu tidak benar adanya, karena banyak juga mantra-mantra kesyirikan yang berbahasa Arab, karena pemilik atau pembuatnya orang Arab atau bisa berbahasa Arab.

    Seorang ahli Hadits yang bernama Syekh Hafizh bin Ahmad Hakami berkata, “Ruqyah yang terlarang adalah ruqyah yang tidak terdiri dari al-Qur’an atau as-Sunnah dan tidak berbahasa Arab. Ruqyah seperti itu termasuk bacaan untuk mendekatkan diri kepada syetan. Sebagaimana yang dilakukan oleh pata dukun dan tukang sihir. Bacaan seperti itu juga banyak dijumpai dalam kitab-kitab mantra dan rajah seperti Kitab Syamsul Ma’arif dan Syumusul Anwar dan lainnya. Hal itu merupakan upaya musuh Islam untuk merusak Islam, padahal sesungguhnya Islam bersih dari hal semacam itu.” [7]

    Seorang ahli Fiqh dan Ushul Fiqh yang bernama Imam al-Qarafi berkata, “Ruqyah adalah kalimat-kalimat khusus yang dengannya akan diperoleh kesembuhan dari penyakit dan terhindar hal-hal yang merusak dengan izin Allah. Tidak bisa dikategorikan sebagai ruqyah bila menimbulkan bahaya, tapi justru itulah yang disebut dengan sihir. Dan kalimat-kalimat (bacaan ruqyah) ada yang dianjurkan, seperti surat al-Fatihah dan al-Mu’awwidzatain. Dan ada juga yang dilarang, seperti ruqyah orang-orang jahiliyyah, atau orang-orang India dan lainnya. Karena dikhawatirkan mengandung kekufuran. Maka dari itu Imam Malik dan yang lainnya melarang ruqyah yang berbahasa selain Arab, karena dikhawatirkan di dalamnya mengandung suatu yang haram.” [8]

    Tapi bila bacaannya tidak terdiri dari Bahasa Arab atau ‘Ajamiyyah, maka sebagian ulama’ ada yang membolehkannya dan sebagian lain melarangnya. Ulama’ yang membolehkan ruqyah dengan bahasa selain Arab memberikan persyaratan yang ketat. Termasuk syaratnya adalah, bisa dipahami maknanya, tidak mengandung unsur kesyirikan dan kekufuran seperti di dalamnya mencatut nama jin, malaikat, nabi, atau orang shahih dan tokoh yang dikagumi sebagai sosok yang diyakini bisa memberi pertolongan. DR.Abdullah bin Ahmad at-Thayyar berkata, “Ruqyah syirkiyyah (yang mengandung syirik) adalah bacaan yang di dalamnya memohon pertolongan kepada selain Allah SWT. Dan termasuk memohon pertolongan dan perlindungan kepada selain Allah, seperti meruqyah dengan nama-nama jin, malaikat, nabi dan orang-orang shahih.” [9]

    Ibnu Taimiyyah berkata, “Adapun pengobatan orang yang kesurupan dengan ruqyah, maka bacaan yang dibaca itu ada dua macam. Apabila bacaan ruqyah tersebut terdiri dari kalimat yang bisa dipahami maknanya dan dibolehkan oleh agama Islam, maka bacaan seperti itu dibolehkan. Karena telah ditegaskan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengizinkan penggunaan ruqyah selama tidak mengandung kesyirikan.[10]. Tapi bila di dalamnya mengandung kalimat yang diharamkan, seperti ada kesyirikan atau maknanya tidak bisa dipahami atau mengandung kekufuran, maka tidak seorang pun diperkenankan untuk memakainya. Walaupun terkadang dengan kalimat tersebut jin mau keluar dari tubuh orang yang kesurupan. Karena bahaya kekufuran lebih besar adanya daripada manfaat kesembuhan yang diperoleh.” [11]

    Imam Nawawi menukil perkataan Syekh al-Maziri, “Semua ruqyah itu boleh apabila bacaannya terdiri dari kalam Allah atau Sunnah Rasul. Dan ruqyah itu terlarang apabila terdiri dari bahasa non Arab atau dengan bahasa yang tidak dipahami maknanya, karena dikhawatirkan ada kekufuran di dalamnya.” [12]

    Hendaklah Diyakini Bahwa Bacaan Ruqyah Tidak Berpengaruh Dengan Sendirinya, Tapi Berpengaruh Karena Kuasa dan Izin Allah

    Karena hakikatnya yang bisa menyembuhkan penyakit, yang kuasa untuk menolak bahaya atau bencana, atau yang mampu untuk melindungi diri dari gangguan syetan hanyalah Allah SWT. Allah SWT mengabadikan keyakinan Nabi Ibrahim dalam al-Qur’an, “Dan apabila aku sakit, Dialah (Allah) yang menyembuh-kanku.” (QS. Asy-Sy’ara’ : 80). Di ayat lain, Allah berfirman, “Jika Allah menimpakan suatu kemudharatan (bahaya) kepadamu, maka tidak ada yang menghilangkannya melainkan Dia sendiri ….” (QS.al-An’am : 17). Hanya saja dalam usaha mencari kesembuhan, kita diwajibkan untuk mematuhi rambu-rambu syariat, jangan menghalalkan segala cara. Termasuk saat memilih praktik ruqyah yang menyimpang atau gadungan makin marak dan berkembang.

    Kita harus memperhatikan criteria yang telah disepakati oleh para ulama’. Sebagaimana yang dipesankan oleh DR.Fahd bin Dhuwaiyyan (seorang ustadz akidah di Jami’ah Islamiyyah, Madinah al-Munawwarah). Ia menanggapi tiga syarat ruqyah di atas dengan mengatakan, “Sudah jelas, bahwa suatu hal yang sangat penting sekali untuk memahami tiga syarat yang benar. Apabila salah satu dari tiga syarat tersebut di atas tidak ada, maka kita harus berhati-hati dan waspada. Karena banyak tempat praktik ruqyah yang didatangi oleh banyak orang di berbagai belahan dunia, tapi tiga kriteria di atas tidak terpenuhi dalam praktik mereka. Padahal praktik seperti itu harus dijauhi oleh seorang muslim. Yakinlah terhadap firman Allah SWT, “Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.” (QS.at-Thalaq : 2).

    Dari kriteria diatas maka jika ada orang yang menamakan metode pengobatannya dengan nama terapi ruqyah walaupun menggunakan bacaan Al-Qur’an dan doa-doa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam namun menambahi metodenya dengan cara-cara yang bid’ah dan penuh kesyirikan seperti menggunakan jurus-jurus pernapasan tenaga dalam, menggetar-getarkan tangannya seolah-olah mengalirkan sesuatu kekuatan, memakai ilmu-ilmu metafisik, atau pun selain menggunakan bacaan Al-Qur’an dan doa-doa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ia juga menggunakan mantra-mantra aji kesaktian (Aji Kulhu Geni, Aji Kulhu Sungsang, dst) tetaplah dinamakan ruqyah syirkiyyah sebab sudah sangat melanceng dari apa-apa yang telah dituntunkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

    Selain itu jika ada orang yang mengaku mengobati dengan ruqyah syar’iyyah tetapi ia dengan sengaja dan tanpa berdosa sedikit pun memegang atau menyentuh bagian tubuh yang bukan muhrimnya secara langsung hingga banyak bersentuhan kulit pada saat prosesi pengobatan maka sungguh apa yang dia lakukan sangat berdosa dihadapan Allah Ta’ala. Maka bagaimana ruqyah yang dia katakan (walau berjubah ulama, kyai sekalipun) sebagai ruqyah syar’iyyah sedangkan larangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk bersentuhan kulit mereka abaikan saja dan bagaimana pertolongan Allah akan datang jika dalam prosesi ruqyah fersi mereka sudah melakukan perbuatan dosa, sebab dengan dengan santainya menyentuh tubuh bukan mahramnya secara langsung.

    Bersentuhan dengan wanita yang bukan mahram, meski pun dia muslimah, hukumnya jelas haram. Keharamannya bukan karena najisnya melainkan karena terkait dengan adab antara laki-laki dan wanita dalam Islam. Dalil yang terkuat dalam pengharaman sentuhan kulit antara laki-laki dan wanita yang bukan mahram adalah menutup pintu fitnah (saddudz-dzari’ah), dan alasan ini dapat diterima tanpa ragu-ragu lagi ketika syahwat tergerak, atau karena takut fitnah bila telah tampak tanda-tandanya. Selain itu ada hadits nabi yang melarang hal itu. Dari Ma’qil bin Yasar dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Sesungguhnya ditusuknya kepala salah seorang diantara kamu dengan jarum besi itu lebih baik daripada ia menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR Thabrani dan Baihaqi)

    Walau ada yang mengemukakan dalil bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menjabat tangan wanita namun bukanlah dengan bersentuhan langsung hingga saling bersentuhan kulit melainkan ada pengistilahan khusus atau dari balik lapisan kain. Diriwayatkan dari Ibnu Hibban, al-Bazzar, ath-Thabari, dan Ibnu Mardawaih, dari (jalan) Ismail bin Abdurrahman dari neneknya, Ummu Athiyah, mengenai kisah bai’at, Ummu Athiyah berkata: “Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, mengulurkan tangannya dari luar rumah dan kami mengulurkan tangan kami dari dalam rumah, kemudian beliau berucap, ‘Ya Allah, saksikanlah.’” Demikian pula hadits sesudahnya – yakni sesudah hadits yang tersebut dalam al-Bukhari – dimana Aisyah mengatakan: “Seorang wanita menahan tangannya” Memberi kesan seolah-olah mereka melakukan bai’at kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan tangan mereka.

    Al-Hafizh (Ibnu Hajar) berkata: “Untuk yang pertama itu dapat diberi jawaban bahwa mengulurkan tangan dari balik hijab mengisyaratkan telah terjadinya bai’at meskipun tidak sampai berjabat tangan. Adapun untuk yang kedua, yang dimaksud dengan menggenggam tangan itu ialah menariknya sebelum bersentuhan. Atau bai’at itu terjadi dengan menggunakan lapis tangan.”

    Penjelasan bai’at itu terjadi dengan menggunakan lapisan pada tangan, dari Abu Daud meriwayatkan dalam al-Marasil dari asy-Sya’bi bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,. ketika membai’at kaum wanita beliau membawa kain selimut bergaris dari Qatar lalu beliau meletakkannya di atas tangan beliau, seraya berkata, “Aku tidak berjabat dengan wanita.” Dalam Maghazi Ibnu Ishaq disebutkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, memasukkan tangannya ke dalam bejana dan wanita itu juga memasukkan tangannya bersama beliau.

    Namun demikian tidaklah walau menggunakan sarung tangan misalnya kita bisa menyentuh tubuh wanita sesukanya, melainkan tetaplah pada kondisi khusus berjaga-jaga sewaktu ruqyah berlangsung dari hal-hal yang tidak diinginkan (seperti mencegah pasien yang bukan muhrimnya mengamuk hingga tangan atau kakinya dapat menyentuh tubuh kita atau bahkan melukai tubuh kita jika tidak kita tangkis dengan tangan).

    Syarat prilaku dan sifat yang harus dimiliki seorang mu’alij yang meruqyah syar’iyyah adalah :
    1.Harus beraqidah lurus seperti salafus shalih, yang bersih, jernih, benar dan terbebas dari syirik dan bid’ah.
    2.Harus mewujudkan tauhid yang murni dalam perkataan dan perbuatan.
    3.Harus yakin bahwa Al-Qur’an dan Sunnah punya pengaruh besar pada jin dan syathan
    4.Harus mengetahui perihal jin dan syaithan, jerat-jeratnya, kegemarannya melalui hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
    5.Harus mengetahui pintu-pintu masuk syaithan pada manusia.
    6.Dianjurkan dengan sangat, sudah menikah supaya bisa menjaga suasana hati.
    7.Menjauhi hal-hal yang diharamkan, dosa kecil maupun dosa-dosa besar, dan sebagainya.
    8.Harus mendukung dan melaksanakan berbagai ketaatan (kepada Allah dan Rasul-Nya).
    9.Harus senantiasa dzikrullah, instrospeksi dan bertaubat. Juga harus menjaga keikhlasan dan sabar.

    10. Harus mengetahui wirid-wirid harian yang diajarkan Rasulullah, seperti dzikir pagi, do’a harian seperti do’a masuk WC dan keluarnya, do’a keluar rumah, sunnah menjelang tidur dan sebagainya.

    11. Harus mengetahui ilmu-ilmu hati supaya tidak mudah terperdaya lawannya (jin dan syaithan), apa yang melemahkan dan menguatkan, ilmu tentang maksiyat dan sebagainya dari pemahaman salafus shalih.

    Adapun ciri-ciri perdukunan (Kahanah) dan peramalan (‘Iraafah) yang banyak dilakukan oleh para ahli sihir yang mengaku punya ilmu ghoib atau ilmu metafisika adalah sebagai berikut:
    1.Mensakralkan mantra-mantra selain kalimat-kalimat Allah dengan bahasa Arab atau yang lainnya dengan syarat-syarat tertentu sebagai taqarrub kepada thaghut yang disembah dan dimintai pertolongan. Misalnya : sesaji, penyembelihan binatang, puasa mutih, puasa ngebleng, puasa pati geni dan sebagainya.
    2.Menghinakan Al Qur’an atau kalimah thayyibah dengan membacanya dari belakang, menguranginya, menambahnya, mengubahnya atau membacanya di tempat najis dengan telanjang.
    3.Ada lafal-lafal yang tidak jelas maknanya, atau tidak hubungannya satu sama lainnya.
    4.Ada nama-nama thaghut yang diagungkan, atau nama-nama syaithan yang dijadikan wasilah kepada Allah.
    5.Dengan membayangkan simbol-simbol tertentu atau dibarengi dengan gerakan tertentu.
    6.Dengan membayangkan seolah-olah melakukan sesuatu sesuai dengan keinginannya. Misalnya : membaca satu ayat dari surat Yusuf dengan hitungan tertentu untuk melakukan sihir mahabbah kepada seorang gadis cantik, agar bisa jadi pacarnya. Maka ia saat membaca Lii saajidiin, ia membayangkan gadis itu tunduk kepadanya.
    7.Ada permohonan kepada selain Allah untuk menyelesaikan hajatnya, atau untuk membentengi dirinya, atau untuk menolak serangan sihir.
    8.Mengirimkan Al Fatihah kepada orang mati dengan keyakinan arwahnya akan datang kepadanya, kemudian arwah itu dimintai tolong untuk membantu urusannya.
    9.Ada juga dengan cara menulis mantra-mantra di kertas kemudian itu dibakar, abunya dimasukkan ke dalam segelas air untuk diminum.

    10. Ada juga dengan menulis mantra-mantra syirik kemudian dijadikan azimat yang diyakini untuk penangkal bala’ atau untuk mendatangkan manfaat.

    11. Bertanya namanya, nama ayahnya dan nama ibunya untuk dimanterai.

    12. Meminta salah satu benda penderita (foto, kain, saputangan, peci, baju, dan sebagainya) sebagai syarat ritual atau deteksi.

    13. Terkadang minta binatang dengan sifat tertentu (ayam cemani, burung pelatuk bawang dan lain sebagainya), atau media lain seperti bunga kantil, minyak ponibalsawa atau zakfaron, daun sirih ketemu ruas, buah apel jin, tanah dari rumah penderita, tanah kuburan, air sumur kramat, slametan dan sebagainya.

    14. Menulis jimat-jimat tertentu (rajah), menggambar segi empat yang didalamnya ditulisi huruf dan angka, dan sebagainya.

    15. Membaca mantera-mantera yang tidak difahami, potongan ayat Al-Qur’an yang dipisah-pisah dan sebagainya.

    16. Kadang-kadang menyuruh penderita menyepi tidak terkena sinar matahari.

    17. Kadang-kadang tidak boleh menyentuh air pada masa-masa tertentu, atau mandi tengah malam.

    18. Memberi benda-benda yang harus ditanam di tanah, ditempel di atas pintu, sikep, susuk, keris, akik, cincin besi,’air sakti’, telur, ‘sabuk perlindungan’, benang untuk ditalikan di tubuh dan sebagainya atau memberikan batu kristal yang dikatakan sebagai media penarikan dan penyaluran energi.

    19. Menyuruh penderita beribadah dan berwirid bid’ah (contoh: puasa mutih, bertapa atau meditasi, konsentrasi pada foto seseorang, istighosah , tahlilan, wirid sampai ribuan kali, ziarah kubur wali dengan meminta syafaat didalamnya dan lain sebagainya).

    20. Terkadang sudah tahu duluan masalahnya, nama dan tempat asalnya. Dia juga bisa melihat ada jin di dalam diri seseorang.

    21. Terkadang punya kamar khusus di rumahnya yang tidak boleh dimasuki orang lain.

    22. Ada pantangan terhadap dirinya dan penderita terhadap hari atau tanggal tertentu (tahayyur).

    23. Menulis ayat Al-Qur’an dengan sungsang, dari kiri atau dengan darah (haid) atau sesuatu yang najis.

    24. Kebanyakan suram wajahnya, kebanyakan merokok, membakar kemenyan, sulit untuk tawadhu.

    25. Suka mendeteksi penyakit dengan mengistilahkan dengan kepekaan tangan, memakai pendulum, transfer energi dan lain sebagainya.

    26. Menggunakan ritual sihirnya dengan istilah “pembukaan”, shaktivat, inisiasi, attunement, pengisian, pembersihan dan pembukaan aura, pembuangan energi negatif, pembersihan karma negatif dan lain sebagainya.

    27. Melakukan ritual atau prilaku aneh dalam pelaksanaan hajadnya seperti menggerakkan tangan seolah-olah menulis, menangkap atau menolak sesuatu, menyedot atau mengeluarkan napas dengan keras dengan mengejangkan salah satu anggota tubuhnya (biasa dilakukan oleh mereka yang belajar senam pernapasan tenaga dalam).

    28. Memegang bagian-bagian tubuh pasien yang bukan muhrimnya secara langsung (bersentuhan kulit) dalam prosesi pengobatan.

    29. Memberikan wejangan-wejangan yang bertentangan dengan ajaran Islam (seperti memberikan wejangan kejawen yang sesat mengenai sedulur papat lima pancer atau saudara kembar yang katanya bisa dipanggil untuk dimintai pertolongan).

    Dari penjelasan yang telah kami jelaskan diatas, sungguh jauh “panggang dari api”, sungguh jauh perbedaan antara ruqyah syar’iyyah dengan ruqyah syirkiyyah. Maka tentu para pembaca sekalian sudah mengetahui ruqyah manakah yang sebenarnya dimaksudkan, jika membaca ungkapan Kyai Luthfi Ghozali (yang ditulisnya pada halaman 8-9) : “Untuk itu kita renungkan lagi tentang kegiatan yang mereka katakan ruqyah itu. Bukanlah yang diruqyah adalah orang yang sadar kemudian menjadi tidak sadar ? Ketika tidak sadar, maka para pelaksana ruqyah tersebut bersusah payah mengeluarkan jin yang terlanjur menguasai kesadaran itu, bahkan dengan tenaga dalam (katanya) sampai-sampai mengeluarkan keringat segala ? Kalau yang asalnya sadar kemudian menjadi tidak sadar dan kemudian disadarkan lagi, bukanlah yang demikian itu berarti memasukkan jin ? Inilah pokok pembahasan yang paling utama.”

    Jelaslah yang selama ini dimaksudkan dan ditonton Kyai Luthfi sesungguhnya adalah ruqyah syirkiyyah sebab menggunakan tenaga dalam (inilah pokok pembahasan yang paling utama yang dimaksudkan Kyai Luthfi), yang memang pada hakikatnya menggunakan bantuan jin[13]. Bahkan pasien yang diobati dengan tenaga dalam (yang terkadang dicampur dengan ruqyah bacaan al-Qur’an) justru akan dimasuki jin dari orang yang mengobatinya [14]. Namun sayangnya Kyai Luthfi Ghozali dengan kejahilannya tidak punya kemampuan untuk memilah dan menilai yang mana ruqyah syar’i dan ruqyah syirik hingga dapat menyesatkan opini masyarakat awam, bahkan dia sendiri tidak bisa menilai ruqyah sufiyah yang dianggapnya sebagai ruqyah yang syar’i ternyata setelah kami teliti penuh dengan kesyirikan dan bid’ah.

  170. @ Syamsul, …. wauh panjang sekali Mas, kreterianya ruqyah sesat itu sederhana kok, kreteria “ruqyah sesat” yang Anda Klaim sebagai ruqyah syar’iyah itu yakni menjadikan orang sadar jadi kesurupan jin, menjadikan orang sehat jadi sakit, menjadikan orang waras jadi gila. itu saja, tidak harus dibuktikan dengan ilmu macam-macam seperti yang Anda sebutkan tadi, maaf saya tidak baca males hehehe.
    Jika hal tersebut yang terjadi sebagai akibat orang dibacakan ayat-ayat suci berarti niat pembacanya telah dikuasai atau bekerja sama dengan setan jin. Berarti ruqyah yang telah menjadikan orang sehat jadi kesurupan jin itu bukan ruqyah sesat saja, tapi juga ruqyah yang telah bekerja sama dengan setan jin, terbukti berakibat buruk. Masak Agama menjadikan orang sehat jadi GILA. Inilah yang dimaksud oleh pendapat Ulama sufi : “Siapa beramal tanpa guru maka gurunya adalah setan” . maka guru ruqyah Anda itu adalah setan….hehehe sudah jelas ya Mas Syamsul ….. kalau kurang jelas boleh Anda datang ke pesantren saya, kita bisa tukar pikiran dan ilmu dengan baik. kan kita satu saudara tho Mas, saya yakin Mas Syamsul juga orang baik yang ingin berbuat baik kepada orang lain, tidak ada salahnya tho kita saling berbagi ilmu dan pengalaman. Ini saya kasih nomor HP saya kalau Mas Syamsul mau hubungi saya silahkan, tapi sms dulu ya, karena saya jarang menerima telpon dari nomor yang tidak saya kenal : 081575624914.

  171. Terima kasih tanggapannya Pak Malfiali…
    Mohon maaf, itu yang di atas saya copy paste dari sebuah web. Bukan pendapat pribadi saya.

    Terus terang saya ini bingung. Seperti yang saya tulis sebelum artikel tersebut…

    Sekarang saya mau nanya ke Pak Malfiali.

    Jika ada orang sakit, terus oleh Dokter tidak ditemukan penyakitnya sehingga tidak bisa disembuhkan, apakah Pak Malfiali punya solusinya?

    Terima kasih jika ditanggapi…

  172. Subhanallah….
    Menarik sekali…
    Yang satu memahami syareat, yang satu memahami hakekat.
    Suatu saat mereka akan sampai pada pemahaman hakekat..
    Aamiin…
    Hanya Alloh Yang Maha Mengetahui.

    (Sy coba telusuri…Insyaallah benar juga ya, “mereka” masuk dan smakin banyak)
    ƗƗё”̮ƗƗё”̮(◦ˆ⌣ˆ◦)”̮ƗƗё”̮ƗƗё

  173. banyak siswa sekolah kesurupan..pada hal gak ada yg meruqyah,,,,terus yg goblog siapa

  174. Lafaz ayat ayat Alquran tidak akan berguna bagi orang yang tidak ikhlas dan niat nya tidak suci. pertolongan agar terhindari dari Jin yang bersifat setan dan manusia yang bersifat setan hanya bisa dilakukan oleh diri sendiri tidak bisa lewat perantara artinya maksud dari tanggapan saya adalah :

    1. Ruqyah diri sendiri dengan rasa pasrah dan ikhlas terhadap Allah dan tidak perlu melalui perantara praktisi ruqyah.

    2. Kalau saja orang yang meruqiyah bisa mengusir atau meng-islamkan atau membakar jin Qarin yang bersarang didalam tubuh manusia harusnya yang perlu di ruqyah itu orang orang non muslim agar Jin Qarin yang membisikan ke ingkaran terhadap Allah dan Rasul dan Nabi Muhammad bisa bertobat, tapi nyatanya tetap saja ada Umat Nasrani dan Yahudi masih ada didunia ini karena jin qarinnya masih bersarang didalam aliran darahnya.

    3. Usulan saya bala tentara pro Ruqyah agar meruqyah umat umat non muslim untuk menjadi muslim donk. kan ruqyah katanya bisa lewat Telephone, maka saya usulkan agar ditelp Wakil Gubernur DKI Jakarta yang bernama alias ahok lansung bacakan ayat ayat ruqyah kepada ahok jika setelah ahok sudah masuk islam karena dibacakan Ruqyah maka saya bersumpah akan melakukan amalan Ruqyah sebagai amalan utama ” Bukankah ingkar terhadap Rasul (Umat non muslim) adalah suatu penyakit yang berasal dari bisikan Setan?” yang harusnya bisa di usir dengan cara ruqyah?

    Note :

    Demi Allah saya tidak mengecam ayat ayat Ruqyah tapi ayat ayat Ruqyah walaupun diambil dalam Alquran tidak akan bermanfaat kalau individu manusianya tidak mau Ikhlas dan berserah diri kepada Allah. jadi kondisi yang benar dalam ruqyah adalah dengan kondisi DAN:

    1. Diri sendiri mau berubah AND Ikhlas terhadap kehendak Allah AND jalankan Syariat yang ada di Alquran dan Sunnah=Ayat Ruqyah dan Doa berlaku

    2. Diri sendiri mau berubah OR Ikhlas terhadap kehendak Allah OR jalankan Syariat yang ada di Alquran dan sunnah= Ayat Ruqyah dan Doa Tidak berlaku jika hanya salah satu dari kondisi “OR” jika semua pada kondisi “OR” maka kembali ke “note point 1″

    Terima kasih.

    Wassalam,

  175. Syariat tanpa Hakikat = “HAMPA dan KERING”
    Hakikat tanpa Syariat = “Suatu Kesesatan”

    Berhakikat dan BerSyariat = “Suatu Kenikmatan”
    Bersyariat dan Berhakikat = “Suatu Kenikmatan”

    Artinya Syariat dan Hakikat adalah wujud dari kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. semua orang pasti berusaha berhakikat terhadap sang pencipta agar mendapat kekusyukan dalam beribadah untuk menjalankan syariat (Perintah Allah dan Rasul)

  176. Seandainya ruqyah bisa membuat seseorang masuk Islam, sudah pasti akan dilakukan oleh Nabi Muhammad…
    Namun hal ini tidak dicontohkan oleh Nabi.

    Untuk orang sakit yang diruqyah, ada dalil dan contoh dari Nabi.
    Itu yang saya ketahui.

    Jangankan ruqyah, dukun saja bisa menyembuhkan dengan jampi-jampi. Apalagi orang kesurupan.

    Soal Ahok yang minta di ruqyah supaya masuk Islam… tidak perlu repot2… Jika saja Allah menginginkan, jangankan Ahok, semua kafir di dunia ini akan masuk Islam hanya dengan sekali tepukan dari Allah.

  177. - Kalau ada orang sakit, yang sakitnya karena sihir atau guna-guna, terus di ruqyah, dan mengalami kesurupan dan jin yang ada dalam tubuhnya merontah-rontah dan akhirnya keluar, dan si sakit sembuh, Apakah ini boleh atau tidak??? Apakah cara ini halal atau haram???

    – Seorang wanita bernama Supiati, entah apa penyebabnya, banyak paku bersarang di kakinya, oleh dokter dioperasi dan dikeluarkan paku tsb, namun tetap saja bertambah. Setelah di ruqyah, Supiati muntah kawat, dan setelah itu sembuh total,,, Apakah ini boleh atau tidak??? Apakah cara ini halal atau haram???

    – Kalau ada orang gila di ruqyah, terus sembuh dan saat ini sudah bisa bekerja normal seperti orang normal, apakah cara ini boleh atau tidak???. Apakah ini halal atau haram???

  178. Bagaimana menyembuhkan org yg telah terkena ruqiah.. saya mohon balasannya secepatnya.. calon istri saya jadi srering kesurupa n samai sekarang belum sembuh.. apakah bisa kami menyembuhkannya.?

  179. Ruqyah adalah sebuah terapi dengan membacakan jampi-jampi. Sedangkan Ruqyah Syar’iyah yaitu sebuah terapi syar’i dengan cara membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan doa-doa perlindungan yang bersumber dari sunnah Rasul shalallahu ‘alaihi wa sallam. Ruqyah syar’iyah dilakukan oleh seorang muslim, baik untuk tujuan penjagaan dan perlindungan diri sendiri atau orang lain, dari pengaruh buruk pandangan mata manusia dan jin (al-ain) kesurupan, pengaruh sihir, gangguan kejiwaan, dan berbagai penyakit fisik dan hati. Ruqyah juga bertujuan untuk melakukan terapi pengobatan dan penyembuhan bagi orang yang terkena pengaruh, gangguan dan penyakit tersebut.

    Ruqyah adalah terapi atau pengobatan yang sudah ada di masa jahiliyah. Dan ketika Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam diutus menjadi Rasulullah, maka ditetapkanlah Ruqyah yang dibolehkan dalam Islam. Allah menurunkan surat al-Falaq dan An-Naas salah satu fungsinya sebagai pencegahan dan terapi bagi orang beriman yang terkena sihir. Diriwayatkan oleh ‘Aisyah bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa membaca kedua surat tersebut dan meniupkannya pada kedua telapak tangannya, mengusapkan pada kepala dan wajah dan anggota badannya. Dari Abu Said bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dahulu senantiasa berlindung dari pengaruh mata jin dan manusia, ketika turun dua surat tersebut, Beliau mengganti dengan keduanya dan meninggalkan yang lainnya” (HR At-Tirmidzi).

    Berkata Ibnu Hajar al-Atsqalani dalam Fathul Bari (10/70),” Pengobatan cara nabi tidak diragukan kemampuan menyembuhkannya karena datang dari wahyu”.
    Berkata Ibnul Qoyyim dalam kitab as-Shahihul Burhan, “Al-Qur’an adalah tempat kesembuhan yang sempurna dari semua penyakit hati dan semua penyakit dunia dan akhirat. Jika Allah tidak menyembuhkan Anda dengan al-Qur’an, maka Allah tidak akan menyembuhkan Anda dengan yang lainnya”.
    Sedangkan yang terkait langsung dengan landasan ruqyah disebutkan dalam beberapa hadits, di antaranya:

    عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ كُنَّا فِي مَسِيرٍ لَنَا فَنَزَلْنَا فَجَاءَتْ جَارِيَةٌ فَقَالَتْ إِنَّ سَيِّدَ الْحَيِّ سَلِيمٌ (لذيغ) وَإِنَّ نَفَرَنَا غَيْبٌ فَهَلْ مِنْكُمْ رَاقٍ فَقَامَ مَعَهَا رَجُلٌ مَا كُنَّا نَأْبُنُهُ بِرُقْيَةٍ فَرَقَاهُ فَبَرَأَ فَأَمَرَ لَهُ بِثَلَاثِينَ شَاةً وَسَقَانَا لَبَنًا فَلَمَّا رَجَعَ قُلْنَا لَهُ أَكُنْتَ تُحْسِنُ رُقْيَةً أَوْ كُنْتَ تَرْقِي قَالَ لَا مَا رَقَيْتُ إِلَّا بِأُمِّ الْكِتَابِ قُلْنَا لَا تُحْدِثُوا شَيْئًا حَتَّى نَأْتِيَ أَوْ نَسْأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا قَدِمْنَا الْمَدِينَةَ ذَكَرْنَاهُ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ وَمَا كَانَ يُدْرِيهِ أَنَّهَا رُقْيَةٌ اقْسِمُوا وَاضْرِبُوا لِي بِسَهْمٍ رواه البخاري ومسلم)

    Dari Abu Said al-Khudri RA berkata, “ Ketika kami sedang dalam suatu perjalanan, kami singgah di suatu tempat. Datanglah seorang wanita dan berkata, “ Sesungguhnya pemimpin kami terkena sengatan, sedangkan sebagian kami tengah pergi. Apakah ada di antara kalian yang biasa meruqyah?” Maka bangunlah seorang dari kami yang tidak diragukan kemampuannya tentang ruqyah. Dia meruqyah dan sembuh. Kemudian dia diberi 30 ekor kambing dan kami mengambil susunya. Ketika peruqyah itu kembali, kami bertanya, ”Apakah Anda bisa? Apakah Anda meruqyah?“ Ia berkata, ”Tidak, saya tidak meruqyah kecuali dengan Al-Fatihah.” Kami berkata, “Jangan bicarakan apapun kecuali setelah kita mendatangi atau bertanya pada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika sampai di Madinah, kami ceritakan pada nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam Dan beliau berkata, “ Tidakkah ada yang memberitahunya bahwa itu adalah ruqyah? Bagilah (kambing itu) dan beri saya satu bagian.” (HR Bukhari dan Muslim)

    Dari Auf bin Malik al-Asyja’i berkata, ”Dahulu kami meruqyah di masa jahiliyah, dan kami bertanya, “ Wahai Rasulullah bagaimana pendapatmu?” Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Perlihatkan padaku ruqyah kalian. Tidak apa-apa dengan ruqyah jika tidak mengandung kemusyrikan .” (HR Muslim)

    Hukum Ruqyah
    Para ulama berpendapat pada dasarnya ruqyah secara umum dilarang, kecuali ruqyah syariah. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

    إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ

    “Sesungguhnya ruqyah (mantera), tamimah (jimat) dan tiwalah (pelet) adalah kemusyrikan.” (HR Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Al-Hakim).

    مَنْ تَعَلَّقَ شَيْئًا وُكِلَ إِلَيْهِ

    “Barangsiapa menggantungkan sesuatu, maka dirinya akan diserahkan kepadanya.” (HR Ahmad, Tirmidzi, Abu Dawud dan Al-Hakim)

    عن عِمْرَان قَالَ: قَالَ نَبِيّ اللّهِ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- : يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مِنْ أُمَّتِي سَبْعُونَ أَلْفاً بِغَيْرِ حِسَابٍ” قَالُوا: وَمَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللّهِ؟ قَالَ: “هُمُ الّذِينَ لاَ يَكْتَوُونَ، وَلاَ يَتَطَيَّرُونَ وَلاَ يَسْتَرْقُونَ وَعَلَى رَبّهِمْ يَتَوَكّلُونَ

    Dari Imran berkata, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,” Akan masuk surga dari umatku 70 ribu dengan tanpa hisab”. Sahabat bertanya, “Siapa mereka wahai Rasulullah ?” Rasul shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,” Mereka adalah orang yang tidak berobat dengan kay (besi), tidak minta diruqyah dan mereka bertawakkal pada Allah”. (HR Bukhari dan Muslim).

    Para ulama banyak membicarakan hadits ini, di antaranya yang terkait dengan ruqyah. Ulama sepakat bahwa ruqyah secara umum dilarang, kecuali tidak ada unsur kemusyrikan. Dan mereka juga sepakat membolehkan ruqyah syar’iyah, yaitu membacakan al-Qur’an dan doa-doa ma’tsurat lainnya untuk penjagaan dan menyembuhkan penyakit. Disebutkan dalam kitab Tuhfatul Ahwadzi syarh kitab Sunan at-Tirmidzi, kesimpulan hukum ruqyah adalah bahwa jika ruqyah dengan tidak menggunakan Asma Allah, sifat-sifat-Nya, firman-Nya dalam kitab-kitab suci, atau tidak menggunakan bahasa Arab dan meyakini bahwa itu bermanfaat, maka hal itu bagian dari bersandar pada ruqyah. Oleh karenanya dilarang. Dalam konteks inilah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan dalam haditsnya:

    ما توكل من استرقى

    ”Tidaklah bertawakkal orang yang minta diruqyah.” (HR At-Tirmidzi)

    Adapun selain itu, seperti berlindung dengan Al-Qur’an, Asma Allah Ta’ala dan ruqyah yang telah diriwayatkan (dalam hadits), maka itu tidak dilarang. Dan dalam konteks ini Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada orang yang meruqyah dengan Al-Qur’an dan mengambil upah :

    من أخذ برقية باطل فقد أخذتُ برقية حق

    ”Orang mengambil ruqyah dengan batil, sedang saya mengambil ruqyah dengan benar. ” (HR At-Tirmidzi)
    Imam Hasan Al-Banna berkata, “Jimat, mantera, guna-guna, ramalan, perdukunan, penyingkapan perkara ghaib dan sejenisnya merupakan kemungkaran yang wajib diperangi, kecuali ruqyah (mantera) dari ayat-ayat Al-Qur’an atau ruqyah ma’tsurah (dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam).”
    Ruqyah Dzatiyah
    Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dalam berbagai kesempatan menyampaikan kepada para sahabatnya untuk melakukan ruqyah dzatiyah, yaitu seorang mukmin melakukan penjagaan terhadap diri sendiri dari berbagai macam gangguan jin dan sihir. Hal ini lebih utama dari meminta diruqyah orang lain. Dan pada dasarnya setiap orang beriman dapat melakukan ruqyah dzatiyah. Berkata Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ Fatawa,” Sesungguhnya tauhid yang lurus dan benar yang dimiliki seorang muslim adalah senjata untuk mengusir syetan”.
    Beberapa hadits di bawah adalah anjuran Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam kepada orang beriman untuk melakukan ruqyah dzatiyah

    “من قرأ آية الكرسي في دبر الصلاة المكتوبة كان في ذمة الله إلى الصلاة الأخرى”

    “Siapa yang membaca ayat Al-Kursi setelah shalat wajib, maka ia dalam perlindungan Allah sampai shalat berikutnya” (HR At-Tabrani).

    عن عبد الله بن خُبَيْبٍ عن أَبيهِ قالَ: “خَرَجْنَا في لَيْلَةٍ مَطِيرَةٍ وظُلْمَةٍ شَدِيدَةٍ نَطْلُبُ رَسُولَ الله صلى الله عليه وسلم يُصَلّي لَنَا قالَ فأَدْرَكْتُهُ فقالَ: قُلْ. فَلَمْ أَقُلْ شَيْئاً. ثُمّ قالَ: قُلْ فَلَمْ أَقُلْ شَيْئاً. قالَ قُلْ فَقُلْتُ مَا أقُولُ قال قُلْ: قُلْ {هُوَ الله أَحَدٌ} وَالمُعَوّذَتَيْنِ حِينَ تُمْسِي وتُصْبِحُ ثَلاَثَ مَرّاتٍ تَكْفِيكَ مِنْ كُلّ شَيْء”.

    Dari Abdullah bin Khubaib dari bapaknya berkata, ”Kami keluar di suatu malam, kondisinya hujan dan sangat gelap, kami mencari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam untuk mengimami kami, kemudian kami mendapatkannya.” Rasul shalallahu ‘alaihi wa sallam berkata,” Katakanlah”. “ Saya tidak berkata sedikit pun”. Kemudian beliau berkata, “Katakanlah.” “Sayapun tidak berkata sepatahpun.” “Katakanlah, ”Saya berkata, ”Apa yang harus saya katakan?“ Rasul bersabda, ”Katakanlah, qulhuwallahu ahad dan al-mu’awidzatain ketika pagi dan sore tiga kali, niscaya cukup bagimu dari setiap gangguan.” (HR Abu Dawud, At-tirmidzi dan an-Nasa’i)

    مَنْ قَرَأَ بِالْآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فِي لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ

    “Siapa yang membaca dua ayat dari akhir surat Al-Baqarah setiap malam, maka cukuplah baginya.” (Muttafaqun ‘alaihi)

    مَنْ نَزَلَ مَنْزلاً ثُمَّ قالَ: أعُوذُ بِكَلِماتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرّ مَا خَلَقَ، لَم يَضُرُّهُ شَيْءٌ حَتى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذلكَ”.‏

    “Siapa yang turun di suatu tempat, kemudian berkata, ‘A’udzu bikalimaatillahit taammaati min syarri maa khalaq’, niscaya tidak ada yang mengganggunya sampai ia pergi dari tempat itu.” (HR Muslim)Oleh karena itu orang beriman harus senantiasa melakukan ruqyah dzatiyah dalam kesehariannya. Hal-hal yang harus dilakukan dengan ruqyah dzatiyah adalah:

    Memperbanyak dzikir dan doa yang ma’tsur dari Nabi SAW, khususnya setiap pagi, sore dan setelah selesai shalat wajib.
    Membaca Al-Qur’an rutin setiap hari
    Meningkatkan ibadah dan pendekatan diri kepada Allah.
    Menjauhi tempat-tempat maksiat
    Mengikuti majelis ta’lim dan duduk bersama orang-orang shalih.

    Mengambil Upah dari Ruqyah
    Para ulama sepakat membolehkan mengambil upah dari mengobati dengan cara ruqyah syar’iyah. Bahkan dalam hadits terkenal tentang para sahabat yang meruqyah kepala suku yang terkena bisa ular, Abu Sa’id Al-Khudri berkata, “ Saya tidak bersedia meruqyah sampai kalian memberiku upah”. Sehingga dalam kitab Shahih Al-Bukhari, salah satunya memasukkan hadits ini dalam bab al-ijarah. Dalam ujung hadits Abu Said Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    اقْسِمُوا وَاضْرِبُوا لِي بِسَهْمٍ

    “Bagilah (upah itu), dan beri aku satu bagian.”(Bukhari dan Muslim) Sedangkan upaya menjadikan pengobatan ruqyah sebagai usaha rutin dan tafarrugh, maka hukumnya sama dengan mengambil upah dari pengobatan yang lainnya. Hal ini karena pengobatan ruqyah membutuhkan waktu yang cukup dan dilakukan secara profesional. Begitu juga para peruqyah dituntut senantiasa meningkatkan ilmu dan keikhlasan/ketaqwaan.
    Syekh Abdullah bin Baaz dalam kumpulan ceramah yang berjudul liqo-al ahibbah memfatwakan boleh tafarrugh (bekerja full time) dalam pengobatan ruqyah, beliau beralasan karena terkait dengan maslahat syar’iyat. Demikian juga fatwa syekh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Liqo-ul qurra membolehkan tafarrugh dalam pengobatan ruqyah.
    Namun demikian karena pengobatan ruqyah adalah bagian dari fardhu kifayah dan kebutuhan ummat, maka sebaiknya jangan dijadikan sarana komersial atau bisnis murni, demikian halnya dengan pengurusan jenazah, khutbah, imam shalat, adzan dan iqomah, mengajarkan Al-Qur’an, bimbingan haji dll.

    Sikap Dewan Syariah terhadap Ruqyah Syar’iyah

    Dewan Syariah mendukung Ruqyah Syar’iyah.
    Pengobatan ruqyah syar’iyah hendaknya dilakukan secara kelembagaan non Partai dan tidak menggunakan sarana/simbol Partai.
    Memiliki Pengawas Syariah untuk menghindari penyimpangan.
    Pengobatan ruqyah syar’iyah hendaknya menjadi bagian dari dakwah Islam.
    Dibolehkan mengambil upah dari pengobatan ruqyah syar’iyah. Sedangkan tafarrugh dalam hal ini diukur dari konteks kemashlahatan syar’iyah dan dakwah.
    Pengobatan dilakukan sesuai dengan gejala penyakit pasien.

    Penutup
    Demikian Bayan dan Panduan Ruqyah Dewan Syariah Pusat dibuat untuk membentengi para kader, anggota dan simpatisan dari berbagai macam penyimpangan Syariah.

    والله أعلم بالصـواب ,وهو الموفق إلى أقوم الطريق ,والحمد لله رب العالمين

  180. smg tulisan tersebut bisa di baca oleh siapa saja yang memerlukan bukan hanya oleh malfiali

  181. masalahnya peruqyah zaman sekarang cuma mngerti keilmuan jin,apa apa jin,sedikit2 jin.hehe jadi gabsia pukul sama rata setiap kasus oleh jin. contoh pendertia schizopernia

  182. saya setuju sama kaka yo.
    siapa saja boleh jawab pertanyaan saya.
    “apakah benar seseorg yang telah di ruqyah, maka iyy tak dapat mencium wangi surga, (bukan ga bs msuk surga yh)
    karna jika telah di ruqyah berari hati/jiwa kita tidak suci lagi”
    mohon pendapat anda,saya akan menyaring pendapat anda. pendapat anda saya butuh kan untuk membantu teman saya.
    jazzakillah :)

  183. Kepada saudara-saudariku yang di rahmati Allah, kalian yang mengambil jalan tengah pada posisi antara yang pro dan kontra dengan segala perkataan bijak dan arifnya, ketahuilah : kami bukannya tidak mengindahkan persatuan ummat (wihdatul ummah) dan senang terhadap perpecahan, tidak demikian !!!”. tapi kami sedang memberikan pelurusan pada saudara2 kami siapapun ia tanpa terkecuali selama masih dalam pengakuan 2 kalimat syahadat atas masalah ruqyahtus syarí’yyah.

    bisakah saudara melihat saudaranya terjerumus dalam perbuatan Takhayyul, Bid’ah, churofat dan syirik kemudian osaudara yang lain melihatnya tapi kemudian diam tidak memberinya nasehat ?, lantas setelah kita beri nasehat kemudian saudara tersebut mempertahankan keyakinannya yang sesat hingga lahirlah perdebatan antara yang haq dan yang bathil lantas orang ketiga yang melihatnya tanpa ilmu berkata : wahai kalian janganlah berdebat ! sesungguhnya itu perbuatan syaithon !. apakah tepat teguran itu ?, maka secara tidak langsung dan tanpa sadar sesungguhnya orang yang berkata demikian ia telah masuk ke dalam kelompok pengekor kebathilan tapi merasa sebagai orang bijak nan arif karena melerai perdebatan tersebut !.

    saudaraku hendaknya engkau melihat dengan ilmu terhadap sebuah persoalan dan jangan tiba-tiba masuk dan hadir di tengah2 mrk yang berdebat kemudian tampil sebagai orang bijak padahal dirinya tdk tahu bahwa dalam perdebatan itu ada jihad bi ta’lim (jihad dengan ilmu) untuk menegakkan sebuah kebenaran yang sesungguhnya.

    adapun kemudian yang di maksud dengan ilmu ialah sebagaimana perkataan ibnu qoyyim al jauziyah dalam kitabnya i’lamul muwaqiín arrobbul álamin bahwa ilmu itu ialah : Qoolallah ( perkataan Allah,Swt), waqoola rasuulullah,Saw.(perkataan Rasulullah,Saw.), waqoola shohabat,ra. (perkataan shohabat,ra).

  184. Maaf pake banget ya pak. Sekadar masukan dari saya yang bodoh dan tak faham apa-apa.
    Satu hal yang menjadi ganjalan dihati saya setiap membaca jawaban dari pemilik blog ini, jawaban dari njenengan koq sering “menyepelekan” orang lain dan terkesan arogan ya. Tidak seperti romo yai asrory yang rendah hati dan menyejukan hati. Padahal plang njenengan kan Al-Fitrah dan pake logo yang sama dengan alfitrah surabaya yang yang diasuh oleh romo yai asrory. Tentunya semua hal berkiblat dan mencontoh Beliau.
    Saya pun jadi bingung…ngung…. muridte hadratus syaikh koq ngomongnya arogan ya…. Intinya njenengan arogan gitu aja. Sekali lagi mohon maaf.

  185. SAW – Ruqyah bukan pengobatan alternatif. Justru seharusnya menjadi pilihan pertama pengobatan tatkala seorang muslim tertimpa penyakit. Sebagai sarana penyembuhan, ruqyah tidak boleh diremehkan keberadaannya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan: “Sesungguhnya meruqyah termasuk amalan yang utama. Meruqyah termasuk kebiasaan para nabi dan orang-orang shalih. Para nabi dan orang shalih senantiasa menangkis setan-setan dari anak Adam dengan apa yang diperintahkan Allah dan RasulNya”.

  186. seru juga, saya paham jalan pikiran penulis, karena bayak juga orang-orang seperti dia ini, bahkan pada zaman Rasulullah saw sudah ada dan sebelum zaman Rasulullah saw pun sudah ada orang-orang seperti penulis ini …beberapa tahun, puluhan tahun atau ratusan tahun yang akan datang akan semakin banyak orang-orang yang cara berfikirnya seperti dia

  187. Alhamdulillah…ada blog sperti ini …penuh hikmah dan semakin meyakinkan bahwa ada ruqyah sya’i dan ada ruqyah yang syirki…artinya penelitian awal tentang hal tersebut di tahun 2004 dan dipresentasikan di Program Pasca UGM, bisa semakin disempurnakan….perdebatan dalam blog ini sangat bermanfaat karena akan semakin membukakan hati dan indra bagi yang ingin mengetahui dan ingin mencari kebenaran ( sambil sll berlindung padaNYA)…kejadian-kejadian diseputar kehidupan terapis Bpk H di Bekasi yang meruqyah dan memindahkan penyakit ke tubuh kambing, dan rajin muncul di TV dgn mnampilkan artis2 yg jd kliennya bbrp thn yll…juga hiruk pikuk diskusi di blog Bpk Lutfi atau Pak Malfiali ini….juga apa yang sedang berlangsung dan mungkin akan makin seru…yaitu Bpk Guntur Bumi yang sedang hadapi masalah “risiko praktik” yang dianggap “malpraktik”…semoga semakin menjadi fenomena yang mencerdaskan umat muslim yang rindu kebenaran. Saya yakin Allah Yang Maha Akbar, Maha Benar , Hakim yang Maha Adil dan Maha Kasih Sayang..Penguasa seluruh dan segala ilmu…akan memberikan petunjukNYA bagi mereka yang sll berusaha menjernihkan pikiran, dan menjaga kebeningan qolbu, serta berniat meluruskan perilaku …yang haq pastilah akan tampak makin berbeda dengan yang batil…yang membodohkan…yg dibodoh-bodohkan dan yang betul-betul bodoh..akan makin nampak…percayalah Allah SWT tidak pernah absen mengawasi kita semua….

  188. malfiali
    pada 29 Desember 2013 pukul 07:24 berkata:
    @ Pasien Ruqyah, …. Saya belum membacakan satu ayat/ surat dari yang saya sarankan, orang itu sudah MUAL MAU MUNTAH. TUBUHNYA GEMETARAN. …. >> tanda mual mual mau muntah dan tubuhnya gemetaran itu bukan tanda JIN mau keluar dari tubuh orang tersebut, justru sebaliknya, orang tersebut mau kemasukan JIN. Inilah kesalahan fatal itu, … Mengapa orang yang asalnya sehat jadi tidak sehat Anda katakan ruqyah … ? gejalah orang mau kerupan jin dikatakan JIN keluar dari tubuh …. hehehe

    sesuai komentar anda di atas,
    saya mau tanya sebalik nya, anda bilang kesalanan fatal.
    dari mana anda tau kalau muntah mual tubuh gemetaran tanda kemasukan jin, apa ada dalil nya ???
    terimkasih …

  189. Dukun yang takut kehilangan pasien, karena orang-orang beralih ke pengobatan yang syar’iyah dengan ruqyah

  190. bagi teman2 yg punya keluhan penyakit oleh perbuatan jin jangan khawatir dg ruqyah syariah, dan ga setiap orang di ruqyah bereaksi kerasukan , bahkan ada beberapa orang yg merasakan getaran saja, atau bahkan merasakan plong dan menjadi lapang dada mereka dll, seandainya ruqyah dilarang maka tidak akan ada lg jenis pengobatan yg bisa mengobatinya melainkan pengobatan dukun2 yg menyekutukan ALLAH namun meruqyah diri sendiri itu lebih baik wallohu a’lam

  191. …sejak beliau duduk di kelas 5 SD adalah mengadakan perjalanan ruhani yang dipadukan antara mujahadah, riyadhah dan perjalanan spiritual antara kuburan yang satu kepada kuburan yang lain…

  192. Masak menjadikan orang yang asalnya sehat menjadi kesurupan JIN dan sakit ingatan dikatakan Ruqyah Syar’iyyah …. ?? bukankah al-Quran adalah obat dan rahmat untuk orang beriman…. ?? mengapa obat dan rahmat itu bisa menjadikan orang jadi celaka …. ?? jadi gila … ?? jadi pernah menjadi gila meski sebentar …. ??
    Para pelaku “Ruqyah” itu tidak ubahnya seperti orang yang main-main api, mereka membakar dengan api yang mereka nyalakan sendiri dan setelah terjadi kebakaran mereka repot-repot memadamkannya sendiri pula. Padahal yang mereka bakar ini bukan benda melainkan kesadaran manusia, satu-satunya milik manusia yang paling berharga bagi kehidupannya, karena tanpa kesadaran berarti manusia menjadi Gila. Mereka membakar kesadaran manusia itu bukan dengan api sembarangan pula melainkan dengan API JIN yang sangat membahayakan. Yang lebih eronis, mereka membakar dengan ayat-ayat Al-Quran yang semestinya berguna untuk mengobati bukan meracuni dan menyakiti, terlebih lagi dengan mengatasnamakan ajaran Rasul …., makanya saya pernah bertanya kepada mereka di blog ini, rasul yang mana yang telah mengajarkan kepada umatnya untuk melakukan kerusakan seperti itu … ?? menjadikan orang sehat dan sadar jadi GILA dan sakit ..?? Yang pasti Sesungguhnya perbuatan yang mereka katakan ruqyah itu adalah “A’malun min amalisy Syaithon”, atau disebut sebagai “ruqyah syaithoniyah”.
    Jangan-jangan para pelaku “ruqyah syaithoniyah” ini adalah orang-orang Islam yang disusupkan Yahudi untuk merusak orang Islam dari akalnya. Merusak Islam dari dalam Islam sendiri dengan berupaya supaya orang beriman dan anak turunnya jadi orang gila semua ….. barangkali hanya ini alasan yang paling pas mengapa mereka itu masih ngotot saja merasa benar dengan amalan syaithoniyah tersebut meski sudah diingatkan berkali-kali oleh saudaranya seiman.

  193. Ini ada tambahan info dari korban pelaksanaan “ruqyah syaithoniyyah” : Setuju sekali Pak Syeikh. Apalagi dunia sedang berada pada akhir zamannya. Ada cerita lucu pengalaman pribadi, saat melihat banyak pasien ruqyah yang kesurupan dan berlaku aneh, timbul keinginan utk mengetahui apa yg dilakukan si peruqyah sehingga bisa membuat org lain kesurupan. Akhirnya saya merelakan diri sendiri utk diruqyah. ternyata oh ternyata….selain dibaca beberapa potongan ayat Al Qur’an, si peruqyah juga menyakiti pasien dg benda tumpul keras ke sendi2 tulang semakin kita berteriak semakin di tusuk, malah sampai main stroom segala…gawatt bener. akhirnya melihat kenyataan seperti itu…saya berpura-pura kerasupan ehh..si peruqyah terlihat senang dan lega, lah…selanjutnya justeru mereka videokan…..parahnya lalu disebarin sbg bahan promosi usaha mereka, Na’uuzubillah….. sehingga saya berkesimpulan jika praktek semisal sangat berbahaya sekali. Yg jelas saya sendiri pernah diruqyah di beberapa negeri timteng tapi tdk ada main sengat, jolok dan stroom…. Semoga Allah SWT membuka hati dan jiwa mereka kembali. Amin…. info: Abu Humam Maulana, Amin Appa, Dewi Nurani Tamalazy, Syukri Muhammad Syukri

  194. Memang dalam ajaran ruqyah itu ada ritual dengan membaca ta’awudz atau membaca surat an-Nas sebelum tidur misalnya, tapi bacaan tersebut bukan untuk menjadikan orang sadar jadi kesurupan JIN melainkan supaya pembacanya mendapat lindungan Allah dari gangguan setan jin.
    Orang kesurupan JIN itu, meski sebentar berarti orang yang kesadarannya hilang, padahal orang yang kesadarannya hilang berarti orang GILA, masak syari’at Islam menjadikan orang sadar jadi GILa ….?? maka jelas bahwa perbuatan yang menjadikan orang sadar jadi gila itu termasuk a’maalun min amalisy syaithon yg kita semua diperintah untuk menjauhkan diri. Bukan malah dipromosikan …..!!

    Saya bukan menentang “Ruqyah” dan para pelakunya, karena saya sendiri juga pelaku ruqyah. Apa sich keuntungan saya dengan menentang mereka?
    Kepedualian saya secara pribadi kepada “Ruqyah Syaithoniyyah” ini adalah untuk menyelamatkan umat atau orang awam yang cari kesembuhan itu dari kesalahan para Ustadz yang terhormat tersebut. Jangan karena akibat kesalahan yang tidak disengaja karena orang tidak menguasai ilmu pengetahuannya, kemudian akhirnya orang banyak jadi korban, orang ya sebenarnya ingin sembuh dari sakitnya malah dijadikan sakit gila. Bahkan digilakan secara massal …
    Mbok yo para Ustadz yang pinter baca Al-Qur’an itu sedikit saja mau sadar, tanpa kesadaran akal berarti manusia itu jadi bukan manusia, jadi orang gila, seandainya para ustadz itu sedang kesurupan JIN misalnya, bisakah mereka ini membaca al-Qur’an dengan benar …. ? . Mereka bisa membaca al-Qur’an itu karena sedang dalam keadaan akal sadar, akal yang tidak dikuasai JIN, janganlah yang akal sadar itu kemudian menjadikan orang sadar jadi kesurupan JIN, apalagi dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur’an.

  195. Jadi, yang dimaksud Ruqyah syar’iyyah itu adalah ruqyah yang tidak menjadikan orang kesurupan JIN, seperti membaca surat Al-Nas sebelum tidur, atau meniupkan basmalah di dalam air putih. Adapun “ruqyah” yang menjadikan orang yang asalnya sadar jadi kesurupan JIN itu namanya RUQYAH SYAITHONIYYAH, “ruqyah” yang jelas-jelas bekerjasama dengan SETAN JIN dan itulah yang dimaksudkan dengan ruqyah syirkiyyah, buktinya sedemikian gampang orang yang di “ruqyah” itu kesurupan JIN.

  196. … >> Dengan terbuka pintu masuknya jin dalam wilayah kesadaran manusia, setelah di ruqyah orang bisa kemasukan lagi dong pak kiai? sedangkan tayangan khazanah tersebut melarang utk mencari alternatif lain karena dianggap bersekutu dengan jin, la piye Pak Kiai?
    …… << Kalau soal bersekutu dengan jin yang jelas kelihatan buktinya ya hanya pelaksanaan ruqyah syaithoniyyah tersebut. Buktinya dengan gampang menjadikan orang sadar jadi tidak sadar karena kesurupan JIN, mau cari bukti apalagi …??
    Yang lainnya itu, seperti dukun dan paranormal, mereka memang berbuat syirik, tapi dalam tataran perbuatan bukan yang mengakibatkan orang kesurupan JIN.
    Tapi saya tidak bicara soal syirik atau tidaknya, itu tataran hukum, monggo orang ahli fekih yang lebih tahu. Saya hanya melihat ada kesalahan yang bisa berakibat fatal dari perbuatan para Ustadz yg terhormat tersebut, padahal yang berbuat itu tidak sadar atas kesalahannya.
    Jika yang mereka "ruqyah" sampai kesurupan JIN itu keluarga mereka sendiri, anak istri mereka sendiri, bukan orang awan yg butuh kesembuhan, monggo saja, saya tidak ambil peduli, biar mereka bisa merasakan akibat perbuatannya sendiri bukan orang lain yang tidak mengerti ilmu Agama.

  197. ….. >> Analisanya sangat logis Pak Syeikh, Islam adalah agama akal gak ada agama bagi orang yg tidak berakal. Me Rugyah orang lain yg sadar menjadi kesurupan dan mabok jelas A’mal min amalis syaithan….dengan berdalih ruqyah syar’iyah. Kasian masyarakat kita yg masih terlalu lugu dan mudah utk dikadali.
    14 jam yang lalu
    Cak Luthfi Mlg @ Muhammad Masykur AB, matur nuwun terima kasih. Saya justru berpendapat lebih dari itu, mereka itu lebih dari sekedar melakukan a’malun min amalisy syaiton saja, saya takut para pelaku “ruqyah” itu merupakan orang2 Islam yang disusupkan musuh Islam untuk merusak orang Islam dari akalnya, terbukti dengan gencarnya mereka itu mengembangkan “ruqyah saithoniyah” itu di masyarakat kita.

  198. Jin itu sudah ada dalam tubuh manusia, bahkan bisa keluar masuk dalam tubuh manusia melalui jalan darahnya, demikian yang disabdakan Kanjeng Nabi saw dalam sebuah hadisnya. Orang yang kesurupan JIN saat “diruqyah” itu bukan berarti jin yang dalam tubuh tersebut kepanasan lalu ingin keluar, itu adalah pemikiran yang sangat BODOH.
    Yang tidak gampang dilakukan jin itu bukan keluar masuk tubuh manusia, melainkan menguasai kesadaran manusia, karena kesadaran manusia itu dilindungi oleh Allah. Dengan pelaksanaan “ruqyah Syaithoniyyah” tersebut berarti JELAS para ustadz terhormat itu malah membantu setan JIN untuk menguasai kesadaran orang sakit yang mau berobat itu untuk menjadi orang kesurupan jin, menjadi orang tidak waras alias gila meski sesaat yang bisa berakibat sakitnya semakin parah.
    Dalam kaitan ini para pelaku “Ruqyah Syaithoniyyah” itu harusnya banyak belajar kepada ahlinya, bukan dari dalil-dalilnya saja, melaikan juga prakteknya. Praktek ini jauh lebih penting dari sekedar dalilnya, tanpa menguasai ilmu praktek seorang paktisi dalam melakukan prakteknya bisa berbuat salah fatal meski niatnya baik dan jika kesalahan fatal itu berkaitan dengan dunia jin berarti sama saja para ustadz terhormat itu justru akan mencetak generasi ORANG GILA.

  199. Dialognya masih dengan gaya bahasa yang sama, itu-itu saja, mengesankan hanya adu argumen subyektif dan emosional, dan ujung-ujungnya saling menghina. Mungkin akan lebih jelas dan meyakinkan bila berdasarkan hasil penelitian ilmiah, dilengkapi data-data akurat dan analisa yang logis-rasional dan mendalam, dibahas dengan referensi yang sahih (al Qur’an dan Hadist sahih). Serba terbuka dan bisa ditinjau langsung oleh semua kalangan (baik yang percaya maupun yang tidak percaya)…sehingga kalau memang kebenaran yang didapat, maka apapun yang diungkapkan masing-masing adalah data sahih, lurus bisa dipercaya ….SUBYEKTIF YANG OBYEKTIF PERBADAAN PENGALAMAN, PERBEDAAN PENDAPAT, PERBEDAAN KEYAKINAN, PERBEDAAN METODE adalah bagian dari keindahan ciptaanNYA…….kebenaran manusia pasti ada keterbatasan…maka kebenaran itu harus diuji dan ditimbang dengan Al Qur’an dan Al Hadist sebagai sumber kebenaran yang bisa dibaca semua orang (yang MAU membacanya)…KEBENARAN yang HAQ hanyalah milik Allah SWT semata…..

    Pada 7 Maret 2014 11.07, ponpes Al-Fithrah GP menulis:

    > malfiali commented: “Jin itu sudah ada dalam tubuh manusia, bahkan > bisa keluar masuk dalam tubuh manusia melalui jalan darahnya, demikian yang > disabdakan Kanjeng Nabi saw dalam sebuah hadisnya. Orang yang kesurupan JIN > saat “diruqyah” itu bukan berarti jin yang dalam tubuh te” >

  200. maaf . yang namanya orang di ruqiah , bukan harus ngamuk teriak2 setan atau jin keuar dari tubuh .. gunakanlah akal !!! karena Allah menyuruh kita menggunakan Akal kita sebaik2nya untuk memahami sesuatu . .. tubuh manusia yg sudah ada Ruh yg meliputi tubuh tersebut tidak bisa di isi atau disusupi atau jin memasuki tubuh manusia atau ada ruh yg lain memasukinya . apa ada hadist ? nah kalo utk di pengaruhi jin pikiran seorang tersebut boleh jadi,,, .. berhati hati dgn hal2 yg tidak pernah diterima akal.?

  201. @ Ini semoga menjadi ilmu yg bermanfaat dan sekaligus hidayah Untuk Arya :

    Serba Serbi Dunia Jin DI Seputar Jasad Manusia

    1. SENTUHAN SETAN JIN PADA SEORANG BAYI SAAT DILAHIRKAN OLEH IBUNYA.

    Menurut ilmu medis, seorang anak manusia yang baru dilahirkan oleh ibunya harus menangis. Jika tidak menangis berarti bayi itu tidak sehat. Begitulah kira-kira, karena penulis tidak menguasai ilmunya. Penulis mengetahui itu hanya dari kata orang. Akan tetapi menurut sabda Rasulullah Saw di bawah ini, yang menyebabkan bayi menangis saat dilahirkan ibunya, karena saat itu bayi tersebut mendapat tusukan dari setan jin. Rasulullah Saw bersabda:

    حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ : أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ مَوْلُودٍ يُولَدُ إِلَّا نَخَسَهُ الشَّيْطَانُ فَيَسْتَهِلُّ صَارِخًا مِنْ نَخْسَةِ الشَّيْطَانِ إِلَّا ابْنَ مَرْيَمَ وَأُمَّهُ *
    “Diriwayatkan dari Abu Hurairah Ra berkata: Sesungguhnya Rasulullah Saw bersabda: Tidak ada seorang bayipun yang dilahirkan oleh ibunya kecuali telah disentuh setan. Sehingga Bayi itu segera menangis dan menjerit karena sentuhan setan tersebut kecuali Putera Mariam dan Mariam”

    • Riwayat Bukhari di dalam Kitab Permulaan kejadian hadits nomor 3044.
    • Riwayat Muslim di dalam Kitab Kelebihan hadits nomor 4363.

    Dengan sentuhan itu boleh jadi seorang jin sedang memberikan aba-aba kepada manusia yang menjadi tanggungannya, bahwa sejak saat itu genderang perang terbuka di dunia luar sudah dikumandangkan. Oleh sebab itu, manusia harus waspada, jangan sampai mereka dibuat muntah-muntah dan kencing di dalam masjid dan di musholla-musholla seperti yang sedang marak dewasa ini.

    2. TIGA IKATAN SETAN DI KEPALA ORANG TIDUR.

    Seringkali orang menyiapkan alarm di samping tempat tidur untuk membangunkan pada waktu yang direncanakan. Namun yang terjadi, seringkali yang tidak seperti perencanaan semula. Niat yang baik tinggal niat dan tidur lelap malah berjalan semakin cepat.

    Ketika alarm berbunyi dengan tepat, kita juga segera menindaklanjuti dengan cepat. Namun bukan untuk bangun dan melaksanakan sholat, tetapi mematikan alarm dan mimpi berlanjut sehingga sholat shubuh menjadi terlewat. Mengapa seperti itu…? Ternyata di saat bantal merapat setan jin mengikat kepala dengan tiga kawat. Rasulullah Saw bersabda:

    حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ : أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ ثَلَاثَ عُقَدٍ إِذَا نَامَ بِكُلِّ عُقْدَةٍ يَضْرِبُ عَلَيْكَ لَيْلًا طَوِيلًا فَإِذَا اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ وَإِذَا تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عَنْهُ عُقْدَتَانِ فَإِذَا صَلَّى انْحَلَّتِ الْعُقَدُ فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ وَإِلَّا أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلَانَ
    “Diriwayatkan dari Abu Hurairah Ra berkata: Sesungguhnya Nabi Saw bersabda: “Setan akan mengikat ujung kepala seseorang yang sedang tidur dengan tiga ikatan, sehingga menyebabkan kamu tertidur dengan pulas dan lama. Apabila seseorang di antara kamu itu terbangun serta menyebut nama Allah, maka ikatan partama akan terlepas. Apabila dia berwuduk maka akan terbukalah ikatan yang kedua. Apabila dia sembahyang maka akan terbukalah ikatan semuanya. Dia juga akan merasakan suatu kesegaran dan ketenangan hati, jika tidak dia akan merasa malas dan tidak bergairah”

    • Riwayat Bukhari di dalam Kitab Jum’at hadits nomor 1074.
    • Riwayat Muslim di dalam Kitab Qiyamul Lail hadits nomor 1295.
    • Riwayat Nasa’i di dalam Kitab Sholat Orang Musafir Dan Mengqoshornya hadits nomor 1589.

    3. SETAN LARI MENDENGAR ADZAN DAN IQOMAT

    Rasulullah Saw bersabda:
    حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ : عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الشَّيْطَانَ إِذَا سَمِعَ النِّدَاءَ بِالصَّلَاةِ أَحَالَ لَهُ ضُرَاطٌ حَتَّى لَا يَسْمَعَ صَوْتَهُ فَإِذَا سَكَتَ رَجَعَ فَوَسْوَسَ فَإِذَا سَمِعَ الْإِقَامَةَ ذَهَبَ حَتَّى لَا يَسْمَعَ صَوْتَهُ فَإِذَا سَكَتَ رَجَعَ فَوَسْوَسَ *
    “Diriwayatkan dari Abu Hurairah Ra berkata: Nabi Saw bersabda: “Apabila setan mendengar azan, dia lari berhamburan sehingga tidak mendengarnya lagi suaranya. Setelah azan selesai, dia kembali lagi untuk menggoda (manusia). Begitu juga apabila mendengar iqamat. Dia lari lagi sehingga tidak mendegar suaranya lagi dan begitu iqamat selesai dibacakan, segera dia kembali sekali lagi untuk menggoda manusia”.

    • Riwayat Bukhari di dalam Kitab Azan hadits nomor 573.
    • Riwayat Muslim di dalam Kitab Sholat hadits nomor 583.
    • Riwayat Tirmidzi di dalam Kitab Sholat hadits nomor 363.
    • Riwayat Nasa’i di dalam Kitab Azan hadits nomor 664.
    • Riwayat Abu Dawud di dalam Kitab Sholat hadits nomor 433, 869.

    Setan memang takut kepada suara adzan tapi sering tidak takut kepada orang yang menyuarakan adzan. Sebabnya, banyak adzan dikumandangkan bukan untuk memanggil orang melaksanakan sholat, tetapi adzan itu untuk sekedar pamer suara dan irama lagu serta diperlombakan agar panitia memberikan ongkos jalan.

    4. SETAN KENCING DI TELINGA MANUSIA.

    Rasulullah Saw bersabda:
    حَدِيثُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : ذُكِرَ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ نَامَ لَيْلَةً حَتَّى أَصْبَحَ قَالَ ذَاكَ رَجُلٌ بَالَ الشَّيْطَانُ فِي أُذُنَيْهِ أَوْ قَالَ فِي أُذُنِهِ *
    Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud Ra berkata: Diceritakan kepada Rasulullah Saw mengenai seorang yang tidur pada waktu malam hingga pagi. Baginda bersabda: Itulah orang yang kedua belah telinganya telah dikencingi setan atau sabda baginda: Sebelah telinganya saja *

    • Riwayat Bukhari di dalam Kitab Jum’at hadits nomor 1076.
    • Riwayat Muslim di dalam Kitab Sholat Orang Musafir Dan Mengqoshornya hadits nomor 1293.
    • Riwayat Nasa’i di dalam Kitab Qiyamul Lail hadits nomor 1590.

    Itu barangkali zaman dahulu orang yang semalaman tertidur pulas, saat itu karena telinganya dikencingi setan yang tidak tahu adat. Kalau sekarang tidaklah demikian, bahkan setan-setan telah membuat manusia lupa diri, sehingga mereka suka kencing di mesjid-mesjid dan di musholla dengan tanpa takut kuwalat.

    5. MENGUAP ADALAH BAGIAN BENTUK GANGGUAN JIN KEPADA MANUSIA

    Rasulullah Saw telah menyatakan dengan sabdanya:

    حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ : أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ التَّثَاؤُبُ مِنَ الشَّيْطَانِ فَإِذَا تَثَاءَبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَكْظِمْ مَا اسْتَطَاعَ *
    “Diriwayatkan dari Abu Hurairah Ra berkata: Rasulullah Saw telah bersabda: Menguap (dengan mulut terbuka) adalah merupakan gangguan dari setan. Apabila ada di antara kamu yang menguap maka hendaklah dia menutup mulutnya sekuat mungkin”

    • Riwayat Bukhari di dalam Kitab Permulaan Kejadian hadits nomor 3046.
    • Riwayat Muslim di dalam Kitab Zuhud dan Lemah Lembut hadits nomor 5310.
    • Riwayat Tirmidzi di dalam Kitab Etika hadits nomor 2670, 2671.
    • Riwayat Abu Dawud di dalam Kitab Etika hadits nomor 4373.

    “Menguap” adalah tanda-tanda kebersa¬maan makhluk jin di dalam kehidupan manusia. Hampir semua manusia dalam hidupnya pernah menguap. Hanya orang khusus yang tidak pernah menguap. Namun kita sulit untuk menemukan mereka.

    Jika orang yang menguap itu, karena itu adalah bagian dari gangguan jin harus diruqyah, betapa kita harus bersusah payah keliling dunia untuk meruqyah. Sebabnya hampir semua manusia pernah menguap. Terlebih ketika mereka sedang ibadah atau sedang di dalam majlis pengajian. Bahkan mereka yang sedang meruqyah sekalipun.…!

    6. DISAAT MANUSIA TIDUR JIN JUGA TIDUR DI DALAM LUBANG HIDUNGNYA

    حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ : أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ مَنَامِهِ فَلْيَسْتَنْثِرْ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَبِيتُ عَلَى خَيَاشِيمِهِ *
    Diriwayatkan dari Abu Hurairah Ra berkata: Nabi Saw telah bersabda: Apabila seseorang dari kamu bangun dari tidur, maka hendaklah dia memasukkan air ke dalam hidung dan menghembusnya keluar sebanyak tiga kali karena sesungguhnya setan bermalam di dalam lubang hidungnya di saat manusia tidur .

    • Riwayat Bukhari di dalam Kitab Permulaan Kejadian hadits nomor 3052.
    • Riwayat Muslim di dalam Kitab Bersuci hadits nomor 351.
    • Riwayat Tirmidzi di dalam Kitab Bersuci hadits nomor 89.

    Di saat manusia sedang tidur, lubang hidungnya ternyata menjadi hotel bagi makhluk jin. Kalau memang orang yang tubuhnya dimasuki jin harus diruqyah, apakah setiap orang yang habis tidur harus diruqyah….?

    7. JIN MASUK KE DALAM TUBUH MANUSIA MELALUI JALAN DARAHNYA

    حَدِيثُ صَفِيَّةَ بِنْتِ حُيَيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ : كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُعْتَكِفًا فَأَتَيْتُهُ أَزُورُهُ لَيْلًا فَحَدَّثْتُهُ ثُمَّ قُمْتُ لِأَنْقَلِبَ فَقَامَ مَعِيَ لِيَقْلِبَنِي وَكَانَ مَسْكَنُهَا فِي دَارِ أُسَامَةَ ابْنِ زَيْدٍ فَمَرَّ رَجُلَانِ مِنَ الْأَنْصَارِ فَلَمَّا رَأَيَا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَسْرَعَا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى رِسْلِكُمَا إِنَّهَا صَفِيَّةُ بِنْتُ حُيَيٍّ فَقَالَا سُبْحَانَ اللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنَ الْإِنْسَانِ مَجْرَى الدَّمِ وَإِنِّي خَشِيتُ أَنْ يَقْذِفَ فِي قُلُوبِكُمَا شَرًّا أَوْ قَالَ شَيْئًا *
    “Diriwayatkan dari Sofiah binti Huyai Ra berkata: Pada suatu malam ketika Nabi Saw sedang beriktikaf aku datang menghampiri baginda. Setelah puas berbincang-bincang dengan baginda, akupun berdiri untuk pulang. Rasulullah Saw ikut berdiri untuk mengantarku. Tempat tinggal Sofiah adalah di rumah Usamah bin Zaid. Tiba-tiba datang dua orang Ansar. Ketika mereka melihat Nabi Saw mereka mempercepat¬kan langkahnya. Lalu Nabi Saw bersabda: “Perlahankanlah langkahmu. Sesungguhnya ini adalah Sofiah binti Huyai. Kedua orang ansor itu berkata Maha suci Allah, wahai Rasulullah. Lalu Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya setan itu berjalan pada aliran darah manusia. Sebenarnya aku khawatir ada tuduhan buruk atau yang tidak baik dalam hati kamu berdua”

    1. Riwayat Bukhori di dalam Kitab I’tikaf hadits nomor 1894, 1897, 1898. – Etika hadits nomor 5751.
    2. Riwayat Muslim di dalam Kitab Salam hadits nomor 4041.
    3. Riwayat Abu Dawud di dalam Kitab Etika hadits nomor 4342.
    4. Riwayat Ibnu Majah di dalam Kitab Puasa hadits nomor 1769.

    Jin dapat masuk tubuh manusia lewat jalan darahnya. Sebagian setan jin itu bahkan menyelinap di dalam rongga dada manusia. Berarti setiap manusia pasti dalam jasadnya ada jin. Jika memang demikian, pertanyaannya: Apakah orang yang meruqyah itu sudah diruqyah? Supaya jin yang di dalam dada mereka mau menampakkan diri selanjutnya lari terbirit-birit dan tidak kembali, sehingga selamanya mereka tidak diganggu setan jin yang suka tinggal di dalam tubuh manusia itu ???
    Sumber: Buku : Ruqyah (dampak dan bahayanya)

  202. menurut alim ulama , ruqyah = cara membaca quran yang tidak sopan , karena berteriak2 , suara keras dan biasanya dibaca sambil berdiri (walaualam)

  203. Salam keberkahan untuk kita semua sesama umat Islam.
    Saya Panji dari STAIN Jurai Siwo Metro Jurusan Tarbiyah dan Prodi. PAI.
    Saya sangat prihatin dengan komentar2 yg ada di atas.
    Saya hanya menilai kalian sma2 pengusir jin yg ada pada tubuh manusia, dan di antara kalian ada yang kalah bersaing dalam hal tersebut.
    kenapa saya berkata kalian pengusir jin, karena saya mengambil inti artikel di atas “Berangakat dari ilmu dan pengalaman penulis yang kebetulan kegiatan kesehariannya disamping sebagai pengasuh pondok juga menangani pasien orang kesurupan dan terkena penyakit jin”, dan yang para peruqiyah sudah jelas.
    jadi sebaiknya kalian harus belajar menjadi orang bijak, bukan seperti ini.
    orang yang bijak adalah orang mau menghargai orang lain, meskipun dya bukan orang Islam.
    malu lah kepada diri sendiri dan malu lah kepada anak-anak yg membaca komentar kalian.
    jika kalian masih saja berpegang teguh terhadap pendirian kalian masing-masing, dan saling menjatuhkan 1 sama lain maka saya yakin bahwa sebentar lagi dunia akan kiamat, karena ciri2 kiamat besar adalah terpecahnya agama Islam dan semoga kalian bukan termasuk orang2 yang dimurkai oleh Allah SWT. AMIN.
    terimakasih bila anda orang2 pintar sekalian mau membaca pesan saya.
    salam perdamaian untuk kita semua sesama umat Islam.

  204. Tulisan Malfiali 10 Maret 5. MENGUAP ADALAH BAGIAN BENTUK GANGGUAN JIN KEPADA MANUSIA
    Rasulullah Saw telah menyatakan dengan sabdanya:
    حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ : أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ التَّثَاؤُبُ مِنَ الشَّيْطَانِ فَإِذَا تَثَاءَبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَكْظِمْ مَا اسْتَطَاعَ *
    “Diriwayatkan dari Abu Hurairah Ra berkata: Rasulullah Saw telah bersabda: Menguap (dengan mulut terbuka) adalah merupakan gangguan dari setan. Apabila ada di antara kamu yang menguap maka hendaklah dia menutup mulutnya sekuat mungkin”

    Apakah menutup mulut sekuat mungkin dalam hadist tersebut… berarti supaya syetan..jin atau apa sajalah…tidak masuk melalui mulut..artinya dari luar diri manusia dicegah untuk masuk ?

  205. Tulisan Malfiali 10 Maret: 6. DISAAT MANUSIA TIDUR JIN JUGA TIDUR DI DALAM LUBANG HIDUNGNYA

    حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ : أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ مَنَامِهِ فَلْيَسْتَنْثِرْ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَبِيتُ عَلَى خَيَاشِيمِهِ *
    Diriwayatkan dari Abu Hurairah Ra berkata: Nabi Saw telah bersabda: Apabila seseorang dari kamu bangun dari tidur, maka hendaklah dia memasukkan air ke dalam hidung dan menghembusnya keluar sebanyak tiga kali karena sesungguhnya setan bermalam di dalam lubang hidungnya di saat manusia tidur .

    • Riwayat Bukhari di dalam Kitab Permulaan Kejadian hadits nomor 3052.
    • Riwayat Muslim di dalam Kitab Bersuci hadits nomor 351.
    • Riwayat Tirmidzi di dalam Kitab Bersuci hadits nomor 89.

    Di saat manusia sedang tidur, lubang hidungnya ternyata menjadi hotel bagi makhluk jin. Kalau memang orang yang tubuhnya dimasuki jin harus diruqyah, apakah setiap orang yang habis tidur harus diruqyah….?

    RASULULLAH SAW MENGAJARKAN MENGHEMBUSKAN KELUAR AIR YANG DIMASUKKAN DALAM HIDUNG SEBANYAK 3 KALI…BUKANKAH INI ARTINYA SETAN DIUSIR KELUAR DGN CARA DEMIKIAN….RASULULLAH SAW JUGA MENGAJARKAN DOA SEBELUM TIDUR DAN DOA BANGUN TIDUR……MENGAPA PAK MALFIALI BERTANYA TENTANG: apakah setiap orang yang habis tidur harus diruqyah….?

  206. Ya Allah…..hamba jd bingung, kemana hamba harus berobat…. Ya Allah……berikanlah hamba petunjukMu….agar penyakit hamba dapat di sembuhkan dgn cara pengobatan yg Engkau ridhoi…. hamba ingin penyakit yg hamba derita yg diakibatkan penyakit jin bisa di sembuhkan dgn cara pengobatan yg benar sesuai dgn perintahMu….aamiiiinnnn

  207. Pengajian biasanya membuat suasana sejuk dan segar tapi pengajian ruqyah malah membuat peserta muntah2 , teriak2 , suasana kacau jadi ya memang agak tidak begitu jelas , Rasul tidak pernah melakukan ruqyah massal seperti sekarang ini yang ada hanya ruqyah pribadi itupun sukarela dan tidak sampai muntah2 atau teriak2 , sepertinya memang mengundang jin , jangan samakan peruqyah biasa yang masih punya dosa hawa nafsu dengan malaikat Jibril yang meruqyah Rasul . Pada dasarnya membantu pengobatan dengan ruqyah adalah amal tathowu‘i (sukarela) yang dibolehkan menerima hadiah dan bukan kasbul maisyah (mata pencaharian rutin).
    Meminta diruqyah berarti ada ketergantungan kepada selain Allah, maka ini akan mengurangi tawakkal sehingga orang seperti ini kurang memiliki keutamaan sebagaimana dijelaskan dalam hadits, dalil ruqyah masih simpang siur ada yang makruh, mubah dll , sehingga menurut hemat kami dalil ruqyah termasuk tidak jelas sehingga tidak perlu menjadi utama , “Mustarqi (orang yang meminta diruqyah) adalah orang yang minta diobati, dan hatinya sedikit berpaling kepada selain Allâh. Hal ini akan mengurangi nilai tawakkalnya kepada Allâh. Sedangkan arrâqi (orang yang meruqyah) adalah orang yang berbuat baik bila orang tersebut benar2 tulus menolong tidak meminta bayaran dengan alasan sedekah dan iklas tidak dibungkus dengan kalimat pelatihan rehab hati quran healing yang ditarik ongkos bayaran, wallauhualam

  208. …..Apabila sudah diketahui bahwa ruqyah dan mengambil upah hasil meruqyah hukumnya boleh, maka pembahasan ini jelas akan menjadi lebih terbatas pada cara-cara yang dilakukan peruqyah, khususnya bagi para peruqyah di zaman kita sekarang ini yang mana jika kita perhatikan, kecenderungan para peruqyah di zaman kita ini, kebanyakan mereka cenderung mengkhususkan diri untuk meruqyah dan menjadikannya sebagai pekerjaan tetap. Sehingga dengan demikian hal itu akan membuatnya menjadi terkenal di kalangan masyarakat, khususnya di kalangan masyarakat awam.

    Mengenai hal ini, penulis berpandangan bahwa dengan cara seperti itu justru bisa mendatangkan banyak kemadharatan, baik itu madharat bagi peruqyah itu sendiri ataupun bagi mereka yang diruqyah. Di antara kemadharatannya itu antara lain :

    1. Dengan banyaknya para pengunjung yang datang untuk berobat kepada peruqyah, hal ini bisa menimbulkan kesalahpahaman terhadap orang awam. Mereka menyangka hanya dengan melihat banyaknya pengunjung yang datang kepada si tukang ruqyah itu dan mereka pun mengira bahwa peuqyah tersebut mempunyai kekhususan yang tidak dimiliki oleh orang lain, sehingga dengan demikian mereka lebih mementingkan peruqyah daripada bacaan yang dibacanya. Padahal dalam hal ruqyah ini, yang memberi manfaat sebenarnya adalah apa yang dibaca, sedangkan peruqyah itu sendiri hanya mengikuti saja dari apa yang ia baca.

    2. Jika kita lihat sejarah hidup Rasulullah saw, sejarah para shahabatnya serta sejarah para ulama kaum Muslimin yang tentunya tidak diragukan lagi tentang kelebihan dan keimanan mereka, maka kita tidak akan pernah mendengar cerita atau menemukan seorang pun di antara mereka yang meninggalkan pekerjaan-pekerjaan mereka hanya untuk mengkhususkan diri menjadi seorang peruqyah, dalam pengertian mereka menjadikan ruqyah sebagai mata pencaharian hidup mereka. Adapun yang dapat kita temukan pada zaman dahulu adalah manakala seseorang terkena penyakit, justru merekalah yang meruqyah diri-diri mereka sendiri dengan menggunakan Kitab Allah sebagai alat dan cara penyembuhan mereka terhadap penyakit yang dideritanya. Kalaupun tidak begitu, mereka datang kepada seseorang yang dianggap mempunyai pengetahuan yang tinggi dan berperangai shaleh, kemudian mereka minta untuk diruqyah olehnya. Hal semacam ini tentu tidak ada salahnya karena memang hal ini pernah terjadi pada zaman Rasulullah saw. Jadi kalaulah seandainya mengkhususkan diri menjadi tukang ruqyah dan menjadikannya sebagai mata pencaharian hidup adalah merupakan sebuah kebaikan, menurut logika tentu para shahabat terdahulu akan lebih awal melakukannya dari pada kita dan tentu akan banyak sekali kita dapatkan jejak-jejak mereka yang telah mencontohkannya. Namun pada kenyataannya tak terceritakan dalam sejarah ada shahabat yang mengkhususkan dirinya menjadi seorang peruqyah. Hal ini jelas menjadi barang bukti sekaligus menunjukkan bahwa mengkhususkan diri menjadi seorang tukang ruqyah sebagaimana yang sering dan banyak kita saksikan pada zaman sekarang ini adalah tidak ada contohnya dari para shahabat dan generasi-generasi setelahnya.

    3. Justru disini peluang bagi sang syetan la’natullah untuk mempopulerkan dirinya dengan cara tatkala si syetan ini melihat adanya rasa ketergantungan yang kuat antara seseorang dengan tukang ruqyah yang sudah menolongnya, maka trik syetan selanjutnya ia akan berpura-pura takut kepada peruqyah itu dan mengatakan bahwa dirinya akan keluar dari tubuh orang yang dirasukinya tadi dengan tujuan untuk menambahkan kepercayaan atau keyakinan kepada orang-orang bahwa peruqyahlah yang seolah-olah mempunyai kekuatan, sehingga mereka menghilangkan kepercayaan terhadap apa yang dibaca oleh tukang ruqyah tersebut. Dan disamping itu juga syetan mempunyai visi dan misi agar orang-orang awam menganggap serta berkeyakinan bahwa ruqyah tersebut mempunyai keanehan di dalamnya.

    4. Bisa jadi timbul dari diri si peruqyah itu rasa tinggi hati dalam dirinya, ia merasa bahwa dirinya adalah salah seorang waliyullah yang berbakti kepada Allah Swt atau yang merasa dirinya mempunyai kekuatan yang maha dahsyat atau merasa yang lain-lainnya yang kesemua rasa ini timbul diakibatkan dari banyaknya orang yang meminta diruqyah kepadanya. Begitu juga dari banyaknya penyakit yang sudah disembuhkan oleh Allah Swt melalui ruqyahnya, juga dari melihat bagaimana syetan takut kepadanya dan langsung keluar dari tubuh orang yang sempat dirasukinya. Berkaitan dengan hal ini Ibnu Uyainah pernah berkata : ‘Umar bin Khathab r.a melihat sekelompok orang bersama bapakku. Maka Umar pun memukuli bapakku dengan menggunakan cambuknya. Kemudian bapakku berkata : ‘Aku tahu apa yang engkau perbuat’, kemudian Umar berkata : ‘Tidakkah engkau mengerti bahwa hal ini bisa mendatangkan fitnah bagi orang yang diikuti dan mendatangkan kehinaan bagi orang yang mengikuti’. (Muhiburrahman, 2004 : 124). Umar bin Khathab khawatir terhadap bapaknya ibnu Uyainah karena begitu banyak pengikut dan murid-muridnya. Beliau khawatir murid-muridnya itu mencium kaki bapaknya ibnu Uyainah sebagai penghormatan mereka terhadapnya. Demikianlah sikap Umar bin Khathab yang merasa khawatir akan timbulnya kultus individu antar personal serta satu tauladan yang mesti kita tiru dari diri Umar ini adalah kesigapannya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Maka sudah sepantasnyalah bagi kita bersikap sama seperti halnya sikap Umar bin Khathab r.a. dalam kaitannya dengan ruqyah ini yang lebih khususnya lagi terhadap diri si peruqyah itu sendiri.

    5. Satu hal penting yang mesti kita kritik dan kita luruskan adalah cara mereka (tukang ruqyah) dalam mengumpulkan dan mengobati orang-orang yang datang untuk berobat kepadanya, dimana tukang ruqyah ini membacakan kepada pasien-pasien mereka dengan cara sekaligus hanya dengan satu bacaan dengan tujuan untuk mempersingkat waktu karena begitu banyaknya orang yang datang berobat kepadanya. Yang selanjutnya dari masing-masing pasien tadi mengambil ludah peruqyah dengan bejana-bejana yang mereka bawa dan yang ironisnya lagi, mereka menganggap bahwa ludahnya itu mengandung barakah. Padahal dengan cara seperti itu bisa saja ludah dan semburan yang bercampur dengan bacaan tadi hanya mengena pada bejana yang pertama dan yang kedua saja. Yang menjadi pertanyaan, adakah dalil yang menunjukkan akan adanya praktek seperti ini pada zaman para salafus shalih terdahulu ?.

    Dari beberapa keterangan diatas, sementara dapat penulis simpulkan tentang kemadharatan-kemadharatan yang ditimbulkan dari orang-orang yang mengkhususkan dirinya menjadi peruqyah. Ternyata orang-orang yang mengkhususkan dirinya untuk meruqyah dan menjadikannya sebagai pekerjaan tetap, mereka mengira bahwa hal itu boleh-boleh saja dilakukan dan mereka menganggap bahwa hukum melakukannya adalah sunnah, sedangkan sunnah termasuk salah satu hukum syar’i yang merupakan suatu ibadah. Padahal jelas perbuatan ini bisa menjerumuskan mereka kepada perbuatan bid’ah. Barang siapa yang menganggap sunnah suatu perbuatan yang belum pernah dilakukan oleh Rasulullah saw, khulafaur rasyidin dan generasi setelahnya, walaupun kadar kebutuhannya saat itu sangat dibutuhkan, maka bagi siapa yang melakukan hal itu berarti telah mendekati salah satu pintu-pintu bid ‘ah. Sabda Rasulullah saw :

    إِنَّ خَيْرَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ وَخَيْرَ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلىَ ألِهِ وَسَلَّمَ وَشَرَّ اْلاُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةُ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةُ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِى النَّارِ.

    “Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad saw dan seburuk-buruk perkara adalah perkara agama yang baru dan setiap yang baru itu adalah bid’ah dan setiap bid’ah itu sesat dan setiap kesesatan itu tempatnya di neraka”. (Abdat, 2004 : 1).

    Adapun Rasulullah saw, para khulafaur rasyidin serta generasi setelahnya apabila mereka meruqyah dan mendapat imbalan dari hasil ruqyahnya itu, toh mereka tidak lantas mengkhususkan diri mereka untuk meruqyah atau menjadikannya sebagai profesi dan juga ruqyah yang mereka lakukan tidak pula menjadikan mereka terkenal di kalangan masyarakat yang apabila disebutkan nama mereka, disebut juga bahwa ia adalah seorang peruqyah dan mereka tidak menjadikan hal ini sebagai jalan pintas untuk memperoleh rezki.

    Jadi sudah begitu jelas dalam masalah ini terdapat kerusakan terhadap masyarakat, terutama orang-orang awam dimana ketergantungan dan kepasrahan mereka terhadap peruqyah lebih besar daripada ketergantungan dan kepasrahan mereka kepada Allah Swt. Mereka menyangka bahwa kesembuhan itu datangnya dari peruqyah hanya karena melihat banyaknya pengunjung yang datang menemuinya, sementara hal ini merupakan suatu yang tidak pernah mereka lihat sebelumnya pada sebagian ulama-ulama shalih. Maka tidak diragukan lagi bahwa mencegah kehancuran lebih baik daripada mengharapkan kebaikan, khususnya apabila kehancuran yang diakibatkan lebih besar daripada kebaikan yang diharapkan.

    Disamping itu juga, hal ini bisa mendatangkan kerusakan pada diri peruqyah itu sendiri, seperti menjadikan dirinya terkenal dan membuat dirinya merasa tinggi hati, lantas memulai ruqyah dengan cara-cara yang tidak pernah dikenal di kalangan ulama-ulama salafus shalih terdahulu seperti misalnya membacakan terhadap beratus-ratus orang secara bersamaan dengan satu bacaan lantas meniup pada bejana-bejana mereka setelah membacakan bacaan tadi, sehingga dalam tingkatan yang lebih jauhnya lagi hal ini akan menimbulkan dampak negatif, dimana dengan cara seperti itu dapat menimbulkan keraguan pada diri orang yang awam dan orang-orang yang tidak berilmu. Mereka menyangka bahwa cara ini adalah cara yang benar dalam melakukan ruqyah sehingga mereka pun pergi meminta ruqyah kepada orang lain dan melupakan sunnah Rasulullah saw dalam meruqyah, yaitu meruqyah diri sendiri dan bertawakal dengan menyerahkan diri di hadapan Allah Swt untuk memohon kesembuhan kepada-Nya. Wallahu a’lam bish shawwab.

    http://attarbiyah-upi06.blogspot.com/2009/01/ruqyah-dalam-pandangan-akidah-ahlus.html

  209. Ini intinya adalah perbedaan sikap antara wahaby salafy ( peruqyah ) .dengan nu aswaja
    Sebagaimana biasanya.. Wahaby salafy selalu merasa maha benar dan selain sekte mereka adalah sesat.albani yg tidak hapal 10 hadispun dg sanad mereka klaim melebihi alhafidz ibnu hajar.j
    Semua amalan mereka adalah sunnah meski tanpa contoh nabi dan semua amalan diluar sekte mereka pasti bidah.contoh : amalan dimasjidil haram seperti penghususan qiyamullail berjamaah di sepuluh hari ahir ramadlan ,namun yasinan mereka sebut bidah karna menghususkan baca yasin berjamaah tanpa contoh nabi.contoh lain ,nabi mengajarkan mabit di mina dan mina adalah tempat diantara dua gunung mina.. Tetapi wahaby saudi membikin mina sendiri di balik bukit .

    Kesimpulan :
    1-Jelas bahwa nabi mengajarkan ayat 2 untuk dibaca ,semua saya lihat sepakat baik pemilik blog maupun wahabyyun
    2- jelas juga tak ada contoh nabi bahwa nabi kumpul didepan orang sakit lalu baca ayat .juga tak ada satu contohpun dari para shahabat dan tabiin suatu kumpulan baca ayat didepan orang sakit .apalagi hadist bahwa nabi baca surat albaqarah didepan orang sakit ..
    3-apakah pasien ruqyah jadi sembuh selamanya setelah ruqyah atau justru jadi orang yg selalu ketakutan,ketergantungan pada peruqyah yg ada.Ini tentu bisa kita lihat..nampaknya pemilik blog melihat kenyataan banyaknya orang sehat yg justru gila pasca ruqyah.maka yg tidak percaya bisa kerumah pemilik blog untuk melihat buktinya.atau pembaca bisa mencoba di ruqyah wahabiyyah dan merasakan apa yg terjadi nanti.

    Jadi klaim wahabyyun tentang ruqyah syariyyah jelas tidak berdasar .karna sekalipun bacaan yg dipakai adalah alquran tetapi tanpa contoh nabi dalam praktek sehingga lebih layak dikatakan ruqyah wahabyyah.alias made in wahaby ( dan ingat.. Wahaby anti bidah yg artinya adalah semua perbuatan mereka itu sunnah meski ngarang sendiri )

  210. Mungkin sebaiknya dibuktikan secara nalar aja…

    1.untuk saudara yg menentang ruqiyah,buktikan jika orang yg tadinya sadar kuq setelah dibacakan malah kemasukan jin…??!

    2.untuk para ruqiyah,buktikan jika orang yg anda ruqiyah itu ada jin ditubuhnya,sebelum dibacakan ayat2 ruqiyah…??!

    Bisa gk….!!!!

  211. saya rasa anda adalah jin berwujud manusia, ajaran yang benar di salahkan….

  212. Asslm.wr.wb.
    Perdebatan yg menarik, meski banyak yg terbawa emosi, mudah-mudahan kita semua tetap sabar dalam menjaga kesatuan. Pandangan penulis cukup relevan sehingga seyogyanya memang perlu diwaspadai para “ustad/kyai” yg menjual agama dengan harga yg murah.
    Bagi saya, orang sadar kemudian sakit setelah di ruqyah..mungkin karena kita hanya menilai di luarnya saja. Betapa banyak pemuda yg gagah perkasa dan kuat begadang semalam suntuk, begitu diajak ke mesjid tidak kuat dengn beragam alasan termasuk ngantuk. Betapa banyak penikmat musik jahiliah yg tahan mendengar lantunan musik dari speaker yg sangat kencang namun tidak tahan mendengar bacaan alquran. Mungkin kita melihat mereka sehat, kuat dan sadar tetapi ketika diajak kepada kebaikan dia berontak. Mungkin hal seperti dapat terjadi juga dalam proses ruqyah, orang yg kita lihat “sehat” padahal sesungguhnya dia “sakit”. Ibarat orang terbiasa memakai narkotik, ketika dia tidak dikasi maka dia akan “sakit” padahal dengan seperti itu sesungguhnya dia sedang “diobati”. Setiap kebaikan akan berperang dengan keburukan. Dan hanya kepada Alloh kita bertawakkal.
    wassalam.

  213. Assalamualaikum Wr. Wb.
    Diskusi (perdebatan ?) yang menarik ….
    Saya orang awam namun sering mendengar bagaimana golongan Salafi menghujat-hujat kelompok lain seolah-olah hanya kelompoknya yang paling benar ….
    Namun juga saya pernah mendengar Rosululloh pernah membolehkan meruqyah asal ruqyah yang sesuai dengan sar’i (?). …. Juga pernah dengar bahwa orang yang meminta diruqyah akan dicabut hak masuk surga tanpa hisab ???
    Mohon penjelasan dari kedua belah pihak!!!!
    Saran saya bagai mana kalau diadakan mubahalah antara ahli ruqyah dengan pengelola web ini, demi umat…
    Wassalamualaikum …

  214. Memang banyak umat muslim membuka praktek ruqyah, bahkan para dukun pun merubah kliniknya dg nama ruqyah syar iyah, nah dg kedangkalan pemahaman kita kemudian menilai seluruh ruqyah itu sesat ini sangt keliru, padahal kita melihat sample yg kebetulan cara2nya tidak sesuai tuntunan rosululloh, padahal ruqyah itu hanya sekedar membacakan ayat suci alquran dan tidak diperkenankan menyakiti orang yg akan diruqyah dg benda apapun, yg paling penting dlm meruqyah antara yg meruqyah dg yg diruqyah harus memiliki ketawakkalan kepada ALLOH SWT, menjadi tugas peruqyah lah untuk memahamkan tauhid sehingga dia tidak ada ketergantungan kepada selain ALLOH,

  215. Karena penulis sering menuntut ilmu dari satu kuburan ke kuburan lain….yg masuk kebadan penulis adalah setan kuburan yg dia(penulis datangi) makanya penulis buku tsb agak gerah mendengar istilah ruqyah he he mungkin karena faktor jin kuburan jg,, analisa saya seperti itu,,,

  216. Saya bingung koq penulis bilang kalo orang berobat terus jadi kesurupan itu adalah salah karena mengundang jin masuk…tapi coba dipikir kalo orang kesurupan sebagai orang yang kehilangan akal, apakah bisa datang ke seseorang untuk berobat..??

  217. bapak ini tidak paham tentang ruqyah….tapi udah menyalahkan ruqyah yg diajrkan rasullulllah.jangan menyesatkan umat pak.pelajari dulu cara pengobatan Rasusulullah..mudah-mudahan bapak jadi paham.

  218. pak…saya dulu sebelum mengenal ruqyah ..juga belajar ilmu kodam jin,ilmu kebal,limu ghoib,penerawangan dll,dari orang yang ngakunya kyai,tapi teryata yang dimasukan kedalam tubuh saya adalah bangsa jin,atau khodam jin yang bisa menjadikan saya kebal, dll. nah ketika saya diruqyah/dibacakan dengan alquran maka saya muntah-muntah hebat,,,begitu banyak jin dalam tubuh saya krn selama ini mereka bersarang didalam tubuh saya. Alhamdulillah dengan dengan terapi Ruqyah sekarang saya merasa nyaman,dan mudah dalam beribadah.dulu sebelum ruqyah badan terasa ngga enak,takut,was-was,gampang marah,emosi,pikiran selalu jorok,mimpinya ngga enak,sll dibawa ketempat tempat yg angker dan jorok,dan sangat berat untuk beribadah ..alahamdulillah sekarang gangguan-gangguan itu sudah hilang.jadi Apa yg Rasulullah ajarkan kepada kita umat islam ini harus kita pelajari dan juga kita sampaikan.klu ada yg tdk paham hendaklah mempelajari dulu. Ruqyah syariah tentu sangat baik dan 1000% baik.krn itu yg diajrkan Rasulullah dalam pengobatan jasmani maupun rohani. Tolong bagi yg belum paham Ruqyah Syariah hendaklah belajar dulu,jangan menutup hati utk belajar. klu tentang buku yg bapak buat itu,menurut pendapat saya krn kekurangan ilmu bapak tentang pengobatan Nabi saw. ngga apa2 pak,masih ada waktu utk memperbaiki diri.dan bealajar,krn kita wajib belajar,yg penting jangan belajar ilmu sesat.atau yg tdk sesuai Alquran dan hadist,dan petunjuk ulama.Semoga Allah memberikan petunjuk kepada kita semua.amin

  219. menyimak tulisan yang dulu….keduanya benar dari sisi yang berbeda ,pembaca akan makin faham jika dalam praktek keduanya nya didasari niat IKHLAS menolong sesama dan senantiasa memohon pertolongan dari Allah SWT ketika peruqyah tidak menganggap dia BISA menyembuhkan ataupun mengobati….wallahu `alam bishowab

  220. yang saya pelajari buku2 cak lutfi itu mengunakan khodam jin untuk mengusir jin dalam tubuh manusia. jadi jangan heran kalau cak lutfi dan khodam2 nya sangat benci kepada peruqyah syar’iyah yang mohon pertolongan Allah dengan membaca Alquran

  221. LARANGAN MEMINTA PERTOLONGAN KPD BANGSA JIN QUR’AN SURAT AL JIN AYAT 6

    6. Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan. (QS. 72:6)

    bagi saudara2 yang tdk tahu bahwa meminta tolong kepada bangsa jin adalah suatu kesalahan,dosa.itu larangan dari Allah dlm al qur’an.Bagi yg mengobati dgn bantuan Jin seberalah bertaubat krn itu perbuatan syirik.

  222. malfia itu saya tau orangnya..jdi bgi sya sdh tidk aneh lagi..dan saya tau dia itu alirannya apa sebb saya tmn dekat dia..jdi buku dia itu tdk sama sekali bermanfaat bgi klngan yng memang paham tntang alquran dan hadis

  223. Auliya Syekh Abdul Qodir al Jilani bagi kalangan thorikoh mereka di agung agungkan dan di hormati tapi bagi saya dia itu orang yang hina.tak ada sedikitpun kelibhan melainkan tipu daya iblis yng wujud………….jadi bodoooooh sekali arang yang bertawasul dengan orang yang hina yaitu syekh abdul qodir jilani

  224. Kasihan saudara2 seiman lg berantem…memperebutkan keyakinan ttng kebenaran versi sendiri2.. krn nafsu,amarah,gengsi, sampai tk mau menerima kebenaran yg bersumber dr Alqur’an …
    jk perlu mrk karang hadist2 palsu untuk menguatkan argumennya.
    Ingatlah kebenaran sejati hanya Allah SWT Yang Maha Tahu..

  225. Ya ini jelas WAHABI datang..dari dulu mpe sekarang kerjaannya cuma menghujat ASWAJA, menghujat Syekh Abdul Qodir…gak perlu diragukan lagi mereka WAHABI…tukang mengkafirkan sesama muslim…he he

  226. Assalamlualaikum wr wb. Saudara saudaraku Kok malah berantem.. sadar kita manusia masih menyandang empat perkara, sebaiknya kalo masih merasa diri kita masih ada rasa AKU dan rasa BENAR , kita saling mengingatkan untuk banyak2 istighfar, dan saling mendoakan semoga slalu dilindungi Alloh swt dari godaan setan, wassalamualaikum wr wb.

  227. saya tidak melihat ada hadits2 yang dijadikan rujukan oleh anda, apakah anda mengingkari hadits? anda hanya memakai dalil akal anda sendiri, saran saya pelajari Islam, karena sunnah itu bersumber Hadits2 shohih yang sejalan dengan Al-Qur’an, mungkin anda bisa belajar pada ustadz2 ahlu sunnah….jadi saya menganggap buku anda adalah novel fiksi yang tidak ada hubungannya dengan Islam

  228. *Peruqyah / yg berobat Minta ruqyah[syaríyyah] dgn cara sprti ini insya Allah keduanya mndapatkan keberkahan Allah swt).

    Assaalaamu’Alaykum wr wb
    >> “ RUQYAH ” : ADALAH JAMPI2 / MANTRA <> Ruqyah Syar’iyyah “ CAKRAM ROHANI ”

  229. Assaalaamu’Alaykum wr wb
    >> “ RUQYAH ” : ADALAH JAMPI2 / MANTRA <<
    Makna ruqyah secara terminologi adalah al-‘udzah (sebuah perlindungan) yang digunakan untuk melindungi orang yang terkena penyakit, seperti panas karena disengat binatang, kesurupan, dan yang lainnya. ( An-Nihayah fi Gharibil Hadits karya Ibnul Atsir t 3/254)

    – Ada yg branggapan minta diruqyah tdk boleh krn akn mngurangi kadar keimanan dg brgantung kpd bkn selain Allah..
    alsn ini tdk tepat krn slain blm paham ruqyah/minta ruqyah yg diharam/sunnahkan rosulullah, alsn ini bersifat umum & bs untuk siapa aja, lagipula Apapun ktrgantungan pd bkn slain Allah bkn hanya mengurangi keimanan tp jelas syirik & dosa besar..

    – Ada yg mnyatakn ruqyah/minta diruqyah adlah haram hanya brdasarkn bbrp hadist yg di telan mentah2 tanpa mengkaji dgn hadist lain brsama hadist2 yg lbh banyak mnyatakn ruqyah yg sunnah..

    * Allah & rosulnya tdk mungkin memutuskn suatu prkara dg kraguan/plin-plan (Mbolehkn & Mng haramkn skaligus ..!!”) Yg Haq & Bathil brbeda.. jd Jelas yg brtentangan itu ialah yg mbaca hadist tnpa mengkaji lebih dalam penafsiran ataupn maknanya..
    Ssungguhnya hadist2 itu brhubungan & saling mnguatkan antara 1 dg lainnya..”

    RUQYAH Ada 2 Macam :

    1 — Ruqyah Sirkiyah : Yaitu yg mngandung unsur syirik ( prdukunan, tukang sihir, peramal dsb ) Peruqyah / yg minta ruqyah sprti ini berdosa.!.

    2 — Ruqyah Syar’iyyah : Yaitu yg mngikuti sunnah2 rosulullah & tdk myimpang dr ajaran islam (baik peruqyah / yg berobat minta ruqyah dgn cara sprti ini insya Allah keduanya mndapatkan keberkahan Allah swt).
    Syekh Muhammad Nasiruddin Al Albani menyebutkan: “Ruqyah syar’iyyah adalah cara penyembuhan dengan membacakan ayat alqur’an atau do’a yang bersumber dari as sunnah yang shahih.” (Dhaif sunanut tirmidzi, hal: 231-232)

    1. Hadist dibawah ini adlh tentang Ruqyah Sirkiyah yg dimaksud diharamkn Rosulullah saw :

    – Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang 70 ribu orang yang masuk surga tanpa hisab, “Mereka adalah orang-orang yang tidak minta untuk diruqyah, tidak minta untuk di-kay (pengobatan dengan besi panas) dan hanya bertawakkal kepada rabbnya” (HR Bukhari no 5378 dan Muslim no 549 dari Ibnu Abbas).

    – “Barangsiapa menggantungkan sesuatu, maka dirinya akan diserahkan kepadanya.” (HR Ahmad, Tirmidzi, Abu Dawud dan Al-Hakim)

    – “Sesungguhnya ruqyah (mantera), tamimah (jimat) dan tiwalah (pelet) adalah kemusyrikan.” (HR Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Al-Hakim)

    – “Barang siapa yang mendatangi peramal atau dukun lalu membenarkan apa yang dikatakannya, maka ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.” (HR. Abu Dawud).Dan ketika Rosulullah shallallahu alaihi wassallam ditanya tentang ruqyah bentuk ini, beliau bersabda: “Dia (nusyroh atau ruqyah bentuk ini) adalah dari perbuatan setan.” (HR. Abu Dawud dan Ahmad).

    2. inilah Ruqyah Syar’ iyah yg brlandaskan Alqur’an & SUNNAH ROSULULLAH SAW

    * Berkata Ibnu Hajar al-Atsqalani dalam Fathul Bari (10/70),” Pengobatan cara nabi tidak diragukan kemampuan menyembuhkannya karena datang dari wahyu”. Berkata Ibnul Qoyyim dalam kitab as-Shahihul Burhan, “Al-Qur’an adalah tempat kesembuhan yang sempurna dari semua penyakit hati dan semua penyakit dunia dan akhirat. Jika Allah tidak menyembuhkan Anda dengan al-Qur’an, maka Allah tidak akan menyembuhkan Anda dengan yang lainnya”.

    * Allah berfirman:

    – “Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepada kalian pelajaran dari Rabb kalian dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Yunus: 57)

    – Kalau sekiranya Kami menurunkan Al-Qur`an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.” (Al-Hasyr: 21)

    – “Dan Kami turunkan dari Al-Qur`an sesuatu yang menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Al-Isra`: 82)
    “Katakanlah: ‘(Al-Qur`an) itu adalah petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang yang beriman’.” (Fushshilat: 44)

    – Dari ‘Asiyah ra berkata : “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila sakit, jibril meruqyahnya. Ia berkata : “Dengan nama Allah, dia membebaskanmu, dan dari setiap penyakit dia menyembuhkanmu, dan dari setiap orang yang dengki ketika dengki, dari setiap orang yang punya mata berbahaya.” (HR. Bukhari, Muslim).

    – Dari ‘Auf bin Malik Al-Asyja’i z, bahwa beliau berkata: Dahulu kami meruqyah di masa jahiliyyah. Lalu kami bertanya: “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu tentang hal itu?”
    Beliau menjawab: “Tunjukkan kepadaku ruqyah-ruqyah kalian. Ruqyah-ruqyah itu tidak mengapa selama tidak mengandung syirik.” (HR. Muslim no. 2200)

    – “Dahulu pamanku meruqyah karena (sengatan) kalajengking. Sementara Rasu-lullah melarang dari segala ruqyah. Maka pamanku mendatangi beliau, lalu berkata: ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau melarang dari segala ruqyah, dan dahulu aku meruqyah karena (sengatan) kalajengking.’ Rasulullah pun bersabda: ‘Barangsiapa di antara kalian yang mampu memberi manfaat bagi saudaranya, maka hendaknya dia lakukan.” (HR. Muslim no. 2199)

    – Di masa jahiliyyah dulu aku meruqyah karena (sengatan) kalajengking dan ‘ain (sorotan mata yang jahat). Tatkala aku masuk Islam, aku memberitahukannya kepada Rasulullah n. Rasulullah bersabda: ‘Perlihatkan ruqyah itu kepadaku!’ Lalu aku menunjukkannya kepada beliau. Beliau pun bersabda: ‘Pakailah untuk meruqyah, karena tidak mengapa (engkau) menggunakannya’.” (HR. At-Thabrani dan dihasankan oleh Al-Haitsaimi dalam Majma’ Az-Zawa`id.)

    – Dari Abu Said al-Khudri RA berkata,
    “ Ketika kami sedang dalam suatu perjalanan, kami singgah di suatu tempat. Datanglah seorang wanita dan berkata, “ Sesungguhnya pemimpin kami terkena sengatan, sedangkan sebagian kami tengah pergi. Apakah ada di antara kalian yang biasa meruqyah?” Maka bangunlah seorang dari kami yang tidak diragukan kemampuannya tentang ruqyah. Dia meruqyah dan sembuh.
    Kemudian dia diberi 30 ekor kambing dan kami mengambil susunya. Ketika peruqyah itu kembali, kami bertanya, ”Apakah Anda bisa? Apakah Anda meruqyah?“ Ia berkata, ”Tidak, saya tidak meruqyah kecuali dengan Al-Fatihah.” Kami berkata, “Jangan bicarakan apapun kecuali setelah kita mendatangi atau bertanya pada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam.
    Ketika sampai di Madinah, kami ceritakan pada nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam Dan beliau berkata, “ Tidakkah ada yang memberitahunya bahwa itu adalah ruqyah? Bagilah (kambing itu) dan beri saya satu bagian.” (HR Bukhari dan Muslim)
    – Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :“Fatihatul kitab obat untuk segala penyakit.” (HR.Ad Darimy)

    – Datanglah serombongan Arab dusun. Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, bolehkah kami berobat?” Beliau menjawab: “Iya, wahai para hamba Allah, berobat lah…!! Sebab Allah tidaklah meletakkan sebuah penyakit melainkan meletakkan pula obatnya, kecuali satu penyakit.” Mereka bertanya: “Penyakit apa itu?” Beliau menjawab: “Penyakit tua.” (HR. Ahmad, Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan At-Tirmidzi )

    – dari Aisyah; baginda nabi menyuruhku agr aku minta diruqyah dari a’in (HR.Muslim)
    – Seorang lelaki anshor berobat minta ruqyah kpd as-syifa binti abdullah tp ia tdk mau, katanya”demi allah sejak masuk islam sy tdk prnah meruqyah lg”, kmudian lelaki itu melapor kpd rosulullah & bagindapun memanggil as-syifah lalu bersabda;” lakukan Ruqyah kpdnya & ajarkan kpd hafsah sbgmn engkau tlh mngajarkannya menulis (HR Hakim dlm kitab al-mustadrak. albani menshohihkannya dlm kitab as-silsilah 178)

    …………………………………………………………………………………………………………………………..
    Semoga Ustd2, Ulama, Tokoh masyarakat & sbagian umat islam yg beranggapan/mengatakn Ruqyah/minta Ruqyah haram, kini terbuka hatinya ntuk membedakan mana ruqyah yg dimaksud diharamkan oleh rosulullah & mana yg disunnahkn Rosulullah saw.
    Krn jk kt mngharamkan sesuatu yg sebenarnya disunahkn rosulullah maka lak’nat Allah yg kt dapat.
    Allah & rosulnya tdk mungkin (mustahil) membolehkan & mengharamkn satu perkara sekaligus..!!

    Semoga sedikit rangkuman terjemahan Ayat2 Allah & Sunnah2 Rosulullah ini bermanfaat..
    Sy mohon maaf dgn keterbatasan ilmu yg sedikit ini tlh mberanikan diri membuat rangkuman ini.. jk ada yg salah dlm penulisan / penyampaiannya & membuat bp/ibu/sdr/i tdk berkenan.. Sungguh2 sy mohon dimaafkan Lahir & Bathin..

    wAssaalaamu’Alaykum wr wb

  230. “Ruqyah Syar’iyyah bukan Memasukan jin tp Mengeluarkan jin pengganggu dari tubuh manusia..”

    ”KISAH NYATA : Suatu mlam skitar jam 3 pg, tmn q menelepon bhw tetangganya ada yg berteriak2 kesurupan, lalu mlm itu juga Aq datang kerumahnya.. Aq pun meruqyahnya kemudian berdialog dgn jin yg ditubuh wnt itu ternyata itu jin kafir…. Aq nasihati bhw ia tlh berbuat dzolim memasuki/mengganggu tubuh manusia..
    Akhir cerita jin itu bertobat & mngikuti Aq membaca 2 klmt syahadat, iapun beríman & dan sukarela keluar dari tubuh Wnt itu.. Alhamdulillah Wnt itupun sembuh sampai skrng.. (kejadian udh bbrp thn yg lalu)
    Silahkan menyimpulkan : Apkh ruqyah ini memasukan jin atau mengeluarkan jin..?

    kaka.yo.37@facebook.com
    >> Ruqyah Syar’iyyah “ CAKRAM ROHANI ”

  231. as ww. karna saya orang awam,ilmu gak banyak tahu jadi terlebih dahulu saya mohon maaf. Mulai dari atas sampai paling bawah sudah saya baca .gitu juga komentar2nya.Disini saya bingung[ maaf kurang ilmu] katanya ayat2 ruqia dari alquran dapat mengobati pasien dengan izin Allah,tetapi disisilain mengatakan ayat alquran dari bacaan ruqia menyebabkaN ORANG JADI GlLA \ MENDATANGKAN JIN. jadi mana yg benar.Harapan saya cepat lah datang hari kiamat, biar semua tahu siapa yang benar dan siapa yg salah. as ww.

  232. Assalamu’alaikum, klo pengalaman saya yang pernah lansgung melihat dengan mata kepala sendiri mhasiswi yang kesurupan di kampus, pertolongannya kami bacakan alquran terutama ayat2 untuk ruqyah, alhamdulillah berhasil menyadarkan mahasiswi yang kesurupan tadi, saya bukan ustadz ataupun ustadzah, tapi saya dan teman2 hanya membacakan alquran bersama-sama.

  233. (Dia adalah Rabb) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridhaiNya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya. (QS Al Jin : 26,27).

  234. Seandainya mengetahui hal yang ghaib itu merupakan buah dari keimanan yang benar, tentunya orang yang paling berhak ialah Rasulullah . Padahal Beliau telah menafikan hal itu terhadap diri beliau.

  235. Ruqyah adalah pembodohan,penipuan,pembohongan publik yang dibesar-besarkan oleh orang tertentu dengan tujuan mencari duit/ cari nama atau popularitas / cari pengikut…..
    Coba ente2 yang mengaku sebagai pe Ruqyah ulung/handal/mumpuni bisa enggak me Ruqyah orang2 yang Kesurupan Masal yang biasa terjadi di sekolah2.
    Sebetulnya orang2 yang di Ruqyah itu tidak pernah kesurupan/ ada jin atau Setan di tubuhnya TAPI di kondisikan seolah-olah di tubuh pasien yg di ruqyah ada setan/jin nya.
    Semua itu tidak lebih hanya peristiwa kejiwaan/psikologis/Oto Sugesti.
    Mari berpikir cerdas,cermat,teliti dan analistis tanpa bermaksud untuk mendiskriditkan siapapun. Kebenaran ( apapun ) harus siap diuji,diteliti,dicermati dan dibuktikan serta diakui semua pihak.

  236. ampak dari ruqyh itu kn bisa jadi menyebabkan oprang menjadi gila kata bapak. apa dampak itu akan berkepnanjngan tau segimana kekuatan iman kitanya ppak ustadz?

  237. Kami tidak mengutus seorang rasul pun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka (QS Ibrahim [23]: 4)

  238. mohon penjelasan dari yang mengerti…
    1. alquran itu diturunkan buat apa ya?… apakah agar umat islam mengerti hukum islam atau untuk
    digunakan sebagai mantra pengusir setan/Jin atau mantra lainnya…
    2. apakah Rasulullah pernah menganjurkan umatnya untuk melakukan ruqyah dan tata cara
    pelaksanaan Ruqyah
    3. kenapa orang yang diduga dimasuki JIn hrs di bacakan Alquran yang belum tentu korbannya
    paham dgn apa yg diengar karena korbannya bukan orang arab…. Knp bukannya korbannya di
    beri wejangan tentang ajaran seperti apa yang di kandung di dalam Alquran…?

  239. sebelumnya saya minta maaf, karena saya hanya orang muallaf yang belum mengerti tentang Islam sepenuhnya. Dan saya ingin mengajukan pertanyaan
    kalau anda menganggap peruqyah syari’ah itu menjual ayat dengan harga murah tetapi kenapa anda sendiri menjual buku terbitan anda??? kalau anda memang ingin membenarkan atau meluruskan hal yang bengkok maka anda harus ikhlas membagikan buku anda secara gratis atau setidaknya ada yang berbentuk ebook dan dapat didownload gratis. dan apabila anda menjual buku itu beralasan untuk ganti uang percetakan maka itu alasan klasik. bukankah orang yang ingin berjuang di jalan Allah SWT seharusnya berkorban segalanya,ikhlas secara lahir batin. bukankah semua baik harta dan benda itu hanya titipan Allah SWT. kemudian saya juga penasaran dan tolong dibuktikan berapa banyak orang yang setelah diruqyah syari’ah menjadi gila. tolong anda jawab dengan bijak. apabila anda tidak menjawab dan tidak bisa memberikan bukti berarti pernyataan anda tidak bisa dipertanggung jawabkan secara dunia dan akhirat.
    Ingat saudara penulis!!! apabila anda seandainya sudah membaca tulisan ini tetapi anda tidak menjawab dan pura2 tidak tahu,saya pun tak masalah. Mungkin anda bisa membohongi saya tetapi anda tidak bisa membohongi Allah SWT dan Adzab Allah SWT sangatlah pedih.

  240. sesungguhnya masia adalah mahluk paling sempurna dan mustahil jin bisa masuk dalam tubuh manusia sedangkan tubuh manusia selalu di jaga malaikat bahkan di setiap lubang. jin hanya bisa membisikbisikan keburukan dan kesesatan.

  241. @ Mark Raveal …. hehehe rupanya pean ini ketinggalan jaman ya …. ?? buku yang pean maksud itu sudah lama saya gratiskan di blog ini, silahkan di donwload di halaman Abshor Buku Gratis (https://ponpesalfithrahgp.wordpress.com/wp-admin/post.php?post=1183&action=edit) di blog kesayangan Anda ini … hehehe. wes itu aja yang saya jawab, kalau mau jawaban komplit bisa datang di pesantren ya … jadi santri saya selama 3 tahun baru Anda mengerti tentang Ilmu Ruqyah yang sebenarnya, itupun kalau Anda adalah orang yang cerdas …. hehehe

  242. makasih atas saran dan ajakan nya dan makasih anda telah bersedia menggratiskan buah pikiran anda. Mungkin saya hanya orang yang belum tau benar tentang Islam dan amalan-amalan nya. saya disini sebagai orang yang tidak memihak peruqyah atau anda sebagai penulis. tetapi sebagai orang yang pernah tersesat dijalan Allah SWT, saya dulu pernah mengamalkan amalan-amalan wirid seperti Asmaul husna,bacaan-bacaan Islam kejawen dan puasa yang tidak sesuai dengan ajaran Rasulallah. Saya bisa melihat jin dengan berbagai rupa,bahkan saya dulu pernah merasa bangga karena bisa melihat jin,menyembuhkan orang sakit,ilmu menerawang bahkan meragasukma. tapi setelah saya mendapat hidayah dari Al-Qur’an bahwa sesungguhnya manusia yang mempunyai kekuatan ghoib dan itupun atas ijin Allah SWT adalah Nabi Sulaiman AS. bahkan beliau juga pernah meminta kepada Allah SWT bahwasanya jangan pernah ada manusia lagi yang bisa melihat jin selepas beliau meninggal. Sekarang saya minta penjelasan bijak anda, bagaimana menurut anda kalau manusia jaman sekarang mengaku bisa melihat jin dan beralasan mendapat kharomah dari Allah SWT??? jujur setelah saya ikhlas melepaskan ilmu-ilmu dan amalan-amalan saya itu,saya sudah tidak memiliki kemampuan itu sama sekali. bahkan alhamdulillah ibadah saya malah sangat tekun dibanding waktu saya sakti dulu. mohon saya ingin pencerahan

    terima kasih atas waktunya

    __________________

    Maaf saya balas disini, karena baru hari ini saya buka blog.
    Pertanyaan Anda yang ini “bagaimana menurut anda kalau manusia jaman sekarang mengaku bisa melihat jin dan beralasan mendapat kharomah dari Allah SWT???”

    ** Jin tidak bisa dilihat manusia dengan mata kepala, tapi bisa muncul dalam indra hayal manusia :
    Allah menegaskan dengan firman-Nya :
    يَا بَنِي آدَمَ لاَ يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُم مِّنَ الْجَنَّةِ يَنزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْءَاتِهِمَا إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لاَ تَرَوْنَهُمْ إِنَّا جَعَلْنَا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاء لِلَّذِينَ لاَ يُؤْمِنُونَ
    Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya ‘auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin- pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.(QS.Al-A’raaf/27)

    “SETAN JIN BISA MELIHAT MANUSIA, MANUSIA TIDAK BISA MELIHAT SETAN JIN”
    Jadi kalau ada orang ngaku bisa melihat jin berarti dia itu bohong atau dibohongi oleh Jin yang muncul dalam penampakan melalui alam hayal orang tersebut. Kalau ada orang mengaku punya karomah berarti itu orang tidak ngerti ilmu karomah, karena karomah atau tidak dari kelebihan yang dimiliki oleh seseorang, hal tersebut bukan atas penilaian dirinya sendiri apalagi pengakuan, melainkan dari orang lain yang tahu ilmu karomah. Jadi orang yang ngaku punya karomah itu berarti tidak mengerti hakekat karomah.
    Kalau sekiranya Anda mau ikut kajian pesantren saya, Anda bisa hadid disini :

    (Admin, Malfiali)

  243. mungkin yg salah bukan ruqyahnya..tapi orang yg meruqyahnya kali ya…seperti orang bersedekah ada yg niat karna allah..ada yg biar di lihat orang…maf karna di lingkungan banyak fenomena santet,penglaris,pelet, saya selalu berusaha untuk tidak percaya tapi itu ada…ya allah beri lah kami pembibing yg baik agar menjadi orang yg selalu di jalanmu…berikan petunjuk mana yg baik mana yg tidak.amin

  244. Saya jadi bingung ni Pak, megenai tulisan berikut “kalau ruqyah boleh Mas, tapi tidak dengan cara membacakan ayat Qur’an kepada orang waras menjadi kesurupan”
    Berarti,,,,ayat Al Qur’an bisa untuk menyakiti orang lain kah?
    Makasi sebelumnya.

  245. SELAMANYA SESUATU YG BENAR TDK AKAN PERNAH BERDAMPINGAN DG YG TDK BENAR SESUATU YG HAQ TDK MUNGKIN BERSATU DG YG BATIL, JELAS INI HANYALAH SUATU BENTUK KEDENGKIAN TERHADAP RUQYAH SYARIAH YG SESUNGGUHNYA, DAN SUATU YG BATIL ADALAH MERUQIAH DG ILMU2 GAIB YG BERASAL DARI KHODAM JIN DAN BIASANYA DILAKUKAN SUFIAH, DAN TENTU SAJA PENULIS BUKU INI MERASA TERSINGGUNG KARENA DIA BUKAN PERUQYAH SYARIAH TAPI RUQYAH SESAT YG ASIH PERCAYA DG JIMAT, RAJAH, KHODAM DLL

  246. mending sholat, baca dan menghafal alquran serta artinya…
    dari pada berdebat, ga ada ujungnya…

    semua udah ada di alquran cara hidup yang baik dan menyembah allah swt. dengan benar…

  247. Assalammualaikum
    Maaf mengganggu
    Saya bukan ahli agama dan saya ga pernah dirukiyah jd saya tdk tau bagaimana rasanya dirukiyah, sholat aja saya bolong2. Tp sptnya masalah ini trus menerus meruncing menjd pertikaian, saling hujat. Bahkan yg lebih tau ilmu agama sampai harus mengeluarkan kata2 yg tdk sepatutnya dikatakan oleh org yg berpanutan kpd Nabi besar Muhammad SAW, beliau yg begitu bijak dan lembut dalam berkata2 sehingga org yg marah pun akan surut kemarahannya. Ingat cerita ibu saya klo Rasulullah pernah stiap kli mau kemasjid diludahi oleh kaum kafir, dilempar batu sampai berdarah namun beliau tetap sabar tidak pernah sedikitpun kata2 kasar yg keluar dari mulutnya. Bahkan beliau yg akhirnya menolong orang kafir tersebut hingga akhirnya masuk islam.

    Klo boleh saya yg sangat kurang ilmu ini memberikan pendapat, bila diterima Alhamdulillah bila kurang mohon ditambahkan dan bila tdk diterima maka jgn hiraukan.

    Saya ada baca tentang pertanyaan nabi kepada jin kafir ttg apa yg dia rasakan ketika dia mendengar ayat suci Al-Qur’an dilantunkan.
    Ini seharusnya sudah tersurat dan tersirat klo bangsa jin kafir akan merasa kepanasan seperti meleleh bila mendengar ayat2 Al-Qur’an.
    Klo kita manusia aja bila sudah merasa tdk enak didlm ruangan yg sempit pengap dan panas pasti akan berusaha menjauh mencari tempat yg sejuk dan dingin, jd klo jin nya pinter pasti akan menjauh dari ruangan praktek rukiah, namun “mungkin” bisa aja ada jin yg super bodoh berusaha bersembunyi dibalik lindungan tubuh manusia, ini “mungkin” loh yah. Dia berusaha memasuki tubuh manusia untuk bersembunyi dari panasnya ayat2 suci Al-Qur’an dan melakukan perlawanKlo kita manusia aja bila sudah merasa tdk enak didlm ruangan yg sempit pengap dan panas pasti akan berusaha menjauh mencari tempat yg sejuk dan dingin, jd klo jin nya pinter pasti akan menjauh dari ruangan praktek rukiah, namun “mungkin” bisa aja ada jin yg super bodoh berusaha bersembunyi dibalik lindungan tubuh manusia, ini “mungkin” loh yah. Dia berusaha memasuki tubuh manusia untuk bersembunyi dari panasnya ayat2 suci Al-Qur’an dan melakukan perlawanKlo kita manusia aja bila sudah merasa tdk enak didlm ruangan yg sempit pengap dan panas pasti akan berusaha menjauh mencari tempat yg sejuk dan dingin, jd klo jin nya pinter pasti akan menjauh dari ruangan praktek rukiah, namun “mungkin” bisa aja ada jin yg super bodoh berusaha bersembunyi dibalik lindungan tubuh manusia, ini “mungkin” loh yah. Dia berusaha memasuki tubuh manusia untuk bersembunyi dari panasnya ayat2 suci Al-Qur’an dan melakukan perlawanKlo kita manusia aja bila sudah merasa tdk enak didlm ruangan yg sempit pengap dan panas pasti akan berusaha menjauh mencari tempat yg sejuk dan dingin, jd klo jin nya pinter pasti akan menjauh dari ruangan praktek rukiah, namun “mungkin” bisa aja ada jin yg super bodoh berusaha bersembunyi dibalik lindungan tubuh manusia, ini “mungkin” loh yah. Dia berusaha memasuki tubuh manusia untuk bersembunyi dari panasnya ayat2 suci Al-Qur’an dan melakukan perlawanan.
    Jadi pada intinya adalah diperlukan SOP (standart operating procedure) atau aturan baku bagi smua praktisi rukiyah kpd pasien utk melindungi mereka dan menguatkan pasien dari sgala kemungkinan gangguan selama masa rukiah dan juga agar si “pasien” td lebih ter edukasi ttg bagaimana aturan rukiah yg aman bagi mereka.
    Dgn pasien ter edukasi maka mereka akan mengetahui prosedur aman rukiah, sehingga bila akan melakukan rukiah lg namun berbeda orang yg merukiahnya maka mereka pas

  248. اَللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
    Mohon DISUDAHI sampai komentar saya ini saja. Waktu sangat berharga untuk beribadah. Perdebatan ini sudah berbulan2. Para jin senang melihat manusia MENYIAKAN WAKTU terlalu BANYAK untuk berdebat.
    Ustadz yg memiliki blog ini. Mohon dg bijak tdk menanggapi lagi komentar yg mnyalahkan pandangan anda.
    Ustadz yg merasa tdk sependapat dg isi blog ini mohon tidak menambah panjang.
    Saya sudah pernah menimbah ilmu di NU,Muhammadiyah,Naqsabandiyah,Wahidiyah,HTI, Bahkan JAT. Tidak bisa dipaksakan. Krn kita brbeda kepala. Berbeda otak. Berbeda pengalaman dari kecil hingga dewasa seperti saat ini.
    Alfatihah

  249. klo gk ngerti ruqyah gk usah ngejelekin rugyah , klo gk ngerti ruqyah kemungkinan ilmu kejawen , yg penuh dg kesesatan , pake jin bego dan jin tolol yg ngebantuin ilmu kejawen ,

  250. ruqyah tdk mesti diijazahkan , krn rosulullah menyarankan ini lewat sabda nya melalui hadits seperti hal nya anda seorang muslim disarankan sholat sunnah oleh nabi Muhammad saw krn sholat tdk perlu diijazahkan asalkan muslim dan bersuci, al-qur’an dan hadits adalah pegangan umat muslim , bukan kejawen yg hrus di ijazahkan , selain al-qur’an dan hadits adlh sesat … apalagi kejawen tolol

  251. mark ravael anda klo memank seorang muallaf , anda jng tergoda dg yg kontra dg ruqyah , krn mereka tdk tau benar ttg ruqyah itu , anda bisa mempelajarinya lewat ust atau pun belajar sendiri klo sdh memiliki tentg pemahaman yg baik dlm membaca.

  252. wooooy yg bilang ruqyah itu jelek siapa nama loe …. anjing , tot , sat , gua tebas pala loe , jngn menebar fitnah tauhid , ruqyah itu mengobati , mereka yg kesurupan krn jin yg ada di dlm tubuh menyiksa tubuh org tsb dikarenakan tdk suka dg bacaan al-qur’an krn jin tsb jin kafir, yg seharus nya berada di alamnya malah masuk ke tubuh manusia , sehingga jika ruqyah diteruskan maka akan membuat jin keluar dari tubuh atau jin tsb mati sebelum keluar dri tubuh seseorang sehingga keluar asap dri tubuh seseorang itu menandakan jin telah keluar atau telah mati. Seandainya anda tdk membacakan ruqyah maka jin tsb tetap ada didlm tbh , namun jin tetap tenang menjalankan tugas kesesatan nya yg diperintahkann oleh ketua jin atau raja jin, dsb. anda mau yg mana ? disesatkan atau menghancurkan jin tsb. pillihan anda menandakan berapa tebal iman anda atau ada/tdk ada nya iman seseorang.

  253. Saya rasa, penulisnya bodoh ya ? :D orang yg di ruqyah jelas2 marah,muntah2,dan bahkan kencing itu karena Jin di dalam tubuhnya Meronta kesakitan, bukan malah masuk :D . Saya rasa, nggk pantes anda nulis buku sprti itu ,bila anda berada di pondok. Saya memang belum membaca buku ini, tapi melihat resensinya, kok rasanya berbanding terbalik ya.

  254. Ane usul , Adu elmu aja.. !! menang yg pake Jin ape yg pake Ruqyah.. tapi ane yakin yg pake jin ngga bakalan berani di Ruqyah

  255. Assalammu’alaikum Abah… sy yg awam pun tau maksud Abah ikhlas ingin memberikan pencerahan bhw Ruqyah itu tdk dilarang selama tujuannya untuk pengobatan..dan intinya agar si Sakit dpt kesembuhan atas izin Alloh tp bukan dengan ciri2 kesurupan bhw si pasen itu sakit, berarti yg diruqiyah kl ngga kesurupan berarti nga sakit…sy org awam ketawa.ha.ha..dasar Wahabi, dia slalu ngotot ahli sunah… kl Abah berkenan tolong ajarkan sy cr Ruqiyah bah..sy mo merukiyah Wahabi

  256. WAHABI SEBENARNYA DENGAN DUKUN ITU SAMA KL NGOBATIN ORANG PESENYA PADA KESURUPAN……JD LO HRS TAU WAHABI MAKSUD ABAH BUKAN RUQYAHNYA YG DILARANG CM CARANYA WAHABI MERUQYAH YG SALAH YG NGA ADA CONTOHNYA DR NABI PAKE ACARA KESURUPAN SEGALA….DASAR BODOH

  257. tolong pak kyai astribut anda di buang jauh2 malu kita orang muslim yg masih punya pemikiran kayak sampeyan ini. Allah SWT dan Rosulnya mengharuskan kita “MEMERANGI & MEMUSUHI SETAN” koq malah sampeyan berteman dan bersahabat dgn. setan, kasihan deh loe …..

  258. mungkin anda yang perlu di ruqiyah. sebagai umat islam tiada kata menjelekan sesama….bertaubatlah atau balatentara allah yang akan menebas leher sampean
    salam tauhid..allahuakbar…………….

  259. Assalamuaikum,…. Wahai saudara q sesama muslim, janganlah saling menjelek-jelekan sesama muslim.!!!! Segala unsur yang ditulis dengan kesadaran penuh agar saudara kita yang tersinggung, adalah perbuatan setan.

  260. Setan akan memancing kemarahan dan
    perselisihan untuk memecah belah manusia.
    Termasuk di dalam tubuh umat Islam, dalam tubuh
    jamaah Islam, dalam barisan umat Islam, maka
    perselisihan dan persaingan adalah senjata yang
    paling ampuh.
    Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak
    menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara
    kamu (Q.S. Al-Maa’idah [5] : 91)
    Dua orang pemuda saling mencaci di hadapan
    Rasulullah saw. lalu mulailah mata salah seorang
    dari mereka memerah dan urat lehernya
    membesar. Rasulullah saw. bersabda:
    Sesungguhnya aku tahu suatu kalimat yang apabila
    diucapkan, maka akan hilanglah kemarahan yang
    didapati yaitu “Aku berlindung kepada Allah dari
    godaan setan yang terkutuk”. (H.R. Muslim
    No.4725)

  261. Eh saodara ,sedulur,my brother and my sister sedoyo mawon. Ngapunten minta maap nggeh, duhh.. Dari pada salah menyalahkan, hakim menghakimi dan caci mencaci plus plus maki.. Nah, uwis too, Wallahua’lam lah yang bener yang mana , tapi juga ga mau menyalahkan salah satunya, naaahh, dari pada kaya gini ini , nahh loh, kan malah cuma perang sodara to,hehe, “semua muslim itu saodara” hehehe, dari pada memunculkan kebimbangan pada kaum yg ilmunya dikitt seperti saya ini , saran aje sih, mending kedua pihak ini ketemu deh, terus di musyawarahkan, nah, yang ngasih putusan kiyai salaff, terus hasilnya di share deh sama kita-kita, gitu kan lebih enak too.. Iyaa gakk ?
    _maap ye orang goblok ikut komen,, hehe.. Piss
    Wassalam,,

  262. Diatas banyak yang menghujat kyai jualan buku, saya kira wajar to karena buku butuh biaya untuk mencetaknya. Kalau mau yang gratis download aja ebooknya isinya sama kok, gratis lagi he he.

    Lah disana perdana ahmad menjual buku ruqyah harganya lumayan mahal 100 ribu. kenapa gak anda bilang “Ustadz jualan buku”

    Bilang orang ujung-ujungnya duit dengan jualan buku, ustadz panutannya sendiri jualan ilmu dengan slogan GrAtIS tapi ujung-ujungnya jualan buku juga to. Gak percaya lihat aja sendiri disini :

    http://www.quranic-healing.com/2014/07/agen-penjualan-buku-untuk-pengiriman.html

    kalau merasa paling tauhid dan bener kenapa dia (perdana ahmad) gak buatkan versi ebooknya juga dan dibagikan gratis juga. Kan kita orang awam ada referensi.

    Jangan ngatain orang Kyai “Jualan Buku” tapi golongannya sendiri yang sok suci sama melakukan hal tersebut….

    kasih tahu sama panutan anda, bisa gak kasih gratis versi ebooknya seperti Kyai? klu versi bukunya sih saya gak masalah, karena butuh biaya cetak.

    Adil to jangan asal bilang kyai sesat, sedangkan golongan kalian lebih sesat…

    Pelatihan GRATIS RUQYAH, eh ujung-ujungnya duit juga, gak percaya ikut saya pelatihannya.

    Jadi berpikirlah sedikit kalau mau menghujat orang he he

    Pendapat saya pribadi :

    Menjual buku apapun bentuknya sangat wajar jika dikenakan donasi/bayar. Karena ilmu sangat berguna untuk kehidupan kita. dan penulis butuh pemikiran dan waktu untuk menyusun dan mengarangnya.

    Membuat pelatihan apapun bentuknya, wajar mengharuskan peserta mengeluarkan biaya, karena pelatihan butuh tempat, butuh tenaga dan butuh peralatan untuk prakteknya dan lain-lainnya ;)

    Mengobati pasien, sangat wajar jika diberi imbalan. sedang dokter saja menentukan tarif yang mahal.

    Nah yang tidak wajar adalah, kita sendiri melakukan hal tersebut. Tapi kita berkoar menghujat orang jualan buku dan jualan ayat, Gajah didepan mata gak nampak, semut nun dikejauhan terlihat…. :) sungguh naif hidup ini. Tambah banyak orang pinter, kita yang awan jadi tambah bingung

    Salam hormat Kyai, maju terus perjuangkan islam dengan nilai-nilai luhurnya. Jangan seperti orang yang pintar tapi keblinger dengan orang sangat mudah mencap, kafir, bid’ah, sesat, kufarat, dan sekarat, tapi hatinya kosong nilai islam, hanya penuh dengan kebencian…

    Satu lagi ada yang lupa, diatas ada yg bilang jika kita ingin menjadi orang islam seutuhnya, maka harus belajar keasalnya yaitu di madinah – mekah sana. Jangan hanya dari kyai atau pondok pesantren di indonesia saja. Lah saya yang gak punya uang ini kalau ingin belajar islam kaffah gak bisa dong. Karena saya gak ada dana ke madinah sana. Apakah ada yang mau membiayai saya ke madinah? karena sesuai perkataan dia, kita yang gak pernah kemadinah gak pernah ngerti islam sesungguhnya. Ya Allah sungguh malang nian nasib hambamu ini. Kenapa mau mengenal agama engkau dengan kaffah, kita diharuskan ke madinah dulu, sedang hambamu belum ada kemampuan untuk kesana. Apa islam hanya untuk orang arab saja ya?????????????? karena jika kita belum pernah kesana maka islam kita gak pernah akan sempurna. sedih nian nasib ini…

  263. BUKU KONTOL PENIPU!!!!! ISINYA SAMPAH. INTINYA CUMAN MENJELEK-JELEKKAN AJARAN NABI MUHAMMAD TENTANG SYARIAT RUQIAH. YANG NAMANYA SEGALA JENIS JIMAT ITU HARAM WOY PENULIS ANJING. KAFIR KAU!!!! DASAR MATA DUITAN!!!

  264. Ust Perdana Ahmad dan Asatidz lainnya yang menjual buku, saya berbaik sangka kepada mereka bahwa hal tersebut bukanlah untuk mencari penghidupan, harga buku tersebut sebenarnya untuk mengganti biaya cetak, sebagaimana Al-Quran dibukukan. Kita Jual AL-Quran bukan jual ayat, tetapi untuk ganti ongkos Cetak. Sekedar informasi, Ust Perdana Ahmad adalah seorang Dai dan juga seorang PNS. Sudah cukup buat beliau dari segi Ekonomi.

    Saya rasa wajar ada perbedaan pendapat. Dunia ini semuanya berpasangan; Ada Kejelekan ada Kebaikan, Ada Malam ada Siang, Ada Setan Ada Malaikat, Ada Ruqyah Syirik ada Ruqyah Syar’iyyah, Ada Luthfi Ghozali ada Perdana Ahmad. Tinggal dipelajari mana yang lebih hati-hati dan lebih dekat kepada Sunnah Nabi Muhammad saw yang Shahih.

    Terima Kasih kepada Luthfi Ghozali, yang telah menjadi penyeimbang Dakwah Sunnah Ust Perdana dkk. Semoga antum mendapatkan Hidayah

  265. Saya bukan berniat menjadi penyeimbang “Dakwah Sunnah Ust Perdana dkk”, saya hanya ingin memberi peringatan kepada saudara seiman saya, siapa saja mereka. Karena saya yakin perbuatan yang mereka klaim sebagai ruqyah sya’iyah itu salah dalam pelaksanaan.

    Coba kalau kita mau melihat tayangan vedio yang berjudul “Ruqyah Jin Ahlul Bid’ah” yang mereka uploud di Yuotobe itu ….. hehehe . Betapa lucunya tayangan itu, seperti lakon perang antara setan jin dengan setan manusia …hehehe :
    Bagaimana tidak LUCU, Orang sadar dibacai ayat suci al-Qur’an jadi KUSURUPAN JIN , jadi GILA meski sesaat. Bukankah orang kesurupan jin itu berarti hilang akalnya dan orang yang hilang akalnya itu berarti GILA, anak TK aja kan mestinya ngerti kalau orang kesurupan JIN itu berarti orang gila ???. Dibuat GILA dulu baru DIWARASKAN. Selanjutnya yang lebih lucu lagi, setelah orang tersebut benar-benar menjadi GILA, dibacai ayat2 al-Qur’an lagi supaya Jadi WARAS, dalam arti Jin yang kadung menguasai hidup manusia itu mau keluar dari badan orang tersebut, jin itu mau membebaskan manusia yang kebebasan hidupnya sedang di kuasi olehnya. Jin itu dibentak-bentak, dipaksa keluar dari tubuh yang teraniaya itu, dipaksa mengakui kebenaran dirinya, diancam mau dibunuh kalau tidak mau keluar, saya belum tahu mereka itu sanggup membunuh jin atau tidak , terus manusianya dipukul sampai pinsang dll dll , mereka mempertontonkan kesombongan yang radikal di depan umum, bukankah ini semua merupakan perbuatan ZALIM …., menzalimi manusia dan sekaligus makhluk bangsa jin.., terus yang lebih lucu lagi katanya jin itu kiriman dukun? darimana dia tahu jin itu jin kiriman dukun? terus dukun yang mana itu yang sanggup mengirimkan jin untuk menguasai kesadaran manusia? darimana dia mengetahui ilmu seperti ini? bukankah perbuatan seperti ini identik dengan perbuatan dukun ??? tipu-tipu orang awam supaya dapat uang atau apakah untuk pengetahuan seperti ini mereka menyewa jasa penerawangan dukun ??? kalau tidak berareti mereka telah berbuat zalim lagi, su’udhon kepada “dukun” padahal mereka tidak tahu pasti dukun mana yang telah mengirin jin tersebut ?? hehehhe

    Pertanyaan yang sangat mendasar; apakah Rasul Allah Saw yang berakhlak mulia itu yang diutus untuk Rahmatan lil Alamin itu pernah melakukan perbuatan konyol seperti ini, membuat orang waras jadi gila kemudian diwaraskan lagi supaya dapat dianggap orang ampuh ? , logika macam apa yang mereka terapkan sehingga perbuatan sadis seperti ini mereka katakan ruqyah syar’iyah ?? mereka katakan sunnah rasul ?? sayang sekali bacaan qur’an yang sangat baik itu mereka salah gunakan untuk membuat orang awam jadi CELAKA, orang yang membutuhkan pertolongan kepada mereka tapi malah mereka PENTUNG .
    Cobalah kawan ..!!!, gunakan akal sehat kalian untuk mengkaji kembali perbuatan tersebut. Aku siap kapan saja menjadi teman diskusi kalian, seperti yang pernah saya lakukan di salatiga dan di solo beberapa tahun yang lalu. Kapan saja boleh kalian undang saya, atau kalian jadi tamu terhormat di pesantren saya, bukankah kita sesama orang beriman …. saya yakin kok sebenarnya tujuan kalian itu baik, tapi sayangnya ngawur …. hehehe, sudah gitu, dikandani ngeyel ….hehehe

  266. pantesa …….. ? mana mau bergabung antar Sunnah (Ruq’yah) dengan Bid’ah (Malfiali), kalau Ruq’yah anda katakan lucu, maka Ziarah ke Kebur yag dianggap Wali bisa dikatakan lucu lagi (coba anda lihat, dialog Habib ….. dengan Penghuni Kubur) !!!

  267. anda kepanasan ya dengan semakin marak dan banyaknya pelaksanaan Ruq’yah Syar’iyah ….. hehehe ….. atau bisa jadi penghasilan anda dari jualan jumat menjadi berkurang ……. hehehe …… semakin hari semakin cerdas masyarakat indonesia, untuk mengetahui mana yang haq (Ruq’yah Syar’iyah) dan mana yang bathil !!! jangan terlalu ngeyel ya, saya kasihan jadinya sama anda !!!

  268. saya jadi penasaran nich, apa ada kisah entah hadist atau riwayat sahabat, dulu waktu jamannya njeng nabi muhammad adakah kasus orang yg di bacain atau di ruqyah kemudian kesurupan muntah2 dll, setahu saya riwayat ruqyah itu dr sakit langsung sembuh, tdk pake acara kesurupan segala,

    pertanyaan ini saya tunjukkan kepada akhi praktisi ruqyah atau pendukung ruqyah yang konon syariah

  269. makin banyak komentar makin laris bukunya udah jgn dikomentarin ni org udah jelas dukun broo

  270. @ Pake nama “cinta rasul” tapi matanya buta : lihat2 dulu Mas kalau mau comentar, mulut itu jangan asal jeplak bisa2 klbon lalat gajah, buku itu sudah lama di gratiskan di blog ini . Ini kamu bisa donwload di sini bukunya : https://ponpesalfithrahgp.wordpress.com/abshor-progam-buku-gratis/

    Disini kamu juga bisa donwload : https://ponpesalfithrahgp.wordpress.com/penerbit-abshor-hidmah-dan-ibadah/ruqyah-dampak-dan-bahayanya/

    ….. Bacalah buku itu supaya kamu ngerti bahwa tidak ada yang lebih BID’AH dibandingkan “Ruqyah” yang menjadikan orang sadar jadi kesurupan jin, karena tidak ada satupun Hadis yang menyatakan Rasul Saw atau Sahabat melakukan perbuatan itu. Jika bukan ruqyah berarti sihir yang bekerja sama dengan jin, makanya banyak orang sadar jedi kesurupan jin dan gila.
    Apapun alasannya atau alatnya, menjadikan orang sadar kesurupan jin, itu bukan mengobati tapi meracuni. Apa perbuatan zalim seperti ini perlu dikaji lagi manfaatnya … ? barangkali Anda sendiri yang pake nama cinta rasul itu yang perlu di “Ruqyah” supaya pikiran Anda jadi waras.

  271. Ndak ada Kang Wiyanto, mereka itu ngawur, bed’ah dikatakan sunnah, padahal tidak satupun hadis atau riwayat yang mengatakan baik rasul atau sahabat melakukan ruqyah kayak mereka itu, menjadikan orang sadar jadi kesurupan jin, mereka itu bukan saja antek2 zionis yahudi yg akan merusak umat Islam, tapi juga antek2 setan Jin untuk merusak kehidupan dan akidah umat Islam. Mereka itu seperti maling teriak maling, ngatain orang bid’ah padahal mereka sendiri dedengko bid’ah dholalah

  272. Insyanu Dhohirullah wallahu bathinull Insyan – sesungguhnya bahwa Insyan itu adalah lahiriahnya Allah, dan apa yang dirarskan isyan itu bathinya Allah.

    Tujuan Ruqiyyah : Membaca itu untuk dapat mengerti, menghayati dan mengamalkannya guna memetik buah amal dan faedah . ( bukan untuk bahan perdebatan )

  273. Assalamualaikum, Sebenarnya klo mau tahu ruqyah syar’iyyah itu berbahaya atau tidak, mudah saja. Coba lakukan ruqyah mandiri yg di ajarkan ustadz seperti ustadz adam amrullah, sejujurnya dia mengajarkan ruqyah mandiri menggunakan ayat al quran yg sering kita baca dalam sholat. Yaitu al-ikhlas, al-falaq, dan an-nas + ayat kursi, inshaa allah sodara sekalian yg ragu akan mendapatkan kebenaran krn jika kita memaknai dr setiap arti dr surat al-ikhlas, al-falaq, dan an-nas sudah merupakan pengusir atau obat dr hal2 gaib. Krn bagaimana mungkin di katakan bahaya jika bacaan yg di baca kita setiap hari berbahaya, apalagi ayat itu berasal dari allah swt. Sungguh buku ini melakukan fitnah kpd islam dan ajaran rasulullah saw, mudah2an membantu. Assalamualaikum

  274. @ Ferry, … yang bahaya itu bukan bacanya ayat-ayat sucinya , tapi kenapa baca ayat suci kok bisa menjadikan orang sadar jadi kesurupan Jin, perbuatan zalim seperti itu kok dikatakan ruqyah syar’iyah… coba Anda pelajari dulu isi diskusinya , sebaiknya Anda jangan komentar dulu sebeleum ngerti , apalagi mengatakan buku ini fitnah … > Kalau soal baca ayat Quran itu namanya tadarus ….

    ….. Bacalah buku itu dengan seksama supaya kamu ngerti bahwa tidak ada yang lebih BID’AH dibandingkan “Ruqyah” yang menjadikan orang sadar jadi kesurupan jin, karena tidak ada satupun Hadis yang menyatakan Rasul Saw atau Sahabat melakukan perbuatan itu. Jika bukan ruqyah berarti sihir yang bekerja sama dengan jin, makanya banyak orang sadar jedi kesurupan jin dan gila.
    Apapun alasannya atau alatnya, menjadikan orang sadar kesurupan jin, itu bukan mengobati tapi meracuni.

  275. INNALILLAHI….mana yg benar..??? yg ini bilang BENAR. yg lain BID’AH…yg lain jg bilang BENAR. yg ini BID’AH…mohon istigfar semua..tdk ada yg benar dgn sebenarnya di dunia ini,termasuk saya,anda dan yg lainnya…hanya kepada ALLOH kita akan kembali..dari saya mohon maaf lahir dan bathin

  276. @ Muhibban, …….. inilo Mas yang benar itu. Yakin ini yang benar Mas, baik secara dalil maupun kenyataan. Karena sudah tidak terhitung lagi saya menangani penyembuhan akibat/dampak buruk orang usai mereka sihir (Ruqyah) itu ….. hehehe : bahwa tidak ada yang lebih BID’AH dibandingkan “Ruqyah” yang menjadikan orang sadar jadi kesurupan jin, karena tidak ada satupun Hadis yang menyatakan Rasul Saw atau Sahabat melakukan perbuatan itu. Jika bukan ruqyah berarti sihir yang bekerja sama dengan jin, makanya banyak orang sadar jedi kesurupan jin dan gila. Apapun alasannya atau alatnya, menjadikan orang sadar kesurupan jin, itu bukan mengobati tapi meracuni.
    Mereka itu, yang mengetakan peruqyah syariyah padahal sihir, tidak ubahnya seperti maling teriak maling, mereka mengatakan orang berbuat bid’ah padahal mereka sendiri dedengkot bid’ah. Kalau Anda tidak percaya, coba tanyakan kepada mereka mana dalilnya yang mengatakan Rasul Saw atau Sahabat pernah meruqyah orang sadar jadi gila/kerurupan jin. Yang ada itu meruqyah orang sakit jin jadi waras.

    Rasulullah Saw mendoakan orang sakit jadi sembuh bukan meruqyah orang waras jadi gila :
    Rasulullah saw. menceritakan peristiwa yang dialami seorang sahabat di dalam haditsnya:
    حَدِيثُ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ : أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَادَ رَجُلًا مِنَ الْمُسْلِمِينَ قَدْ خَفَتَ فَصَارَ مِثْلَ الْفَرْخِ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَلْ كُنْتَ تَدْعُو بِشَيْءٍ أَوْ تَسْأَلُهُ إِيَّاهُ قَالَ نَعَمْ كُنْتُ أَقُولُ اللَّهُمَّ مَا كُنْتَ مُعَاقِبِي بِهِ فِي الْآخِرَةِ فَعَجِّلْهُ لِي فِي الدُّنْيَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُبْحَانَ اللَّهِ لَا تُطِيقُهُ أَوْ لَا تَسْتَطِيعُهُ أَفَلَا قُلْتَ اللَّهُمَّ ( آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ ) قَالَ فَدَعَا اللَّهَ لَهُ فَشَفَاهُ *
    Diriwayatkan dari Sahabat Anas ra. berkata: “Rasulullah saw. mendatangi seorang lelaki Islam yang sedang sakit keras, sehingga tak dapat bergerak seolah-olah seperti seekor anak burung yang baru menetas. Rasulullah saw. bertanya kepada lelaki tersebut: “Apakah kamu pernah berdoa memohon supaya diberi sesuatu?” Lelaki itu menjawab: “Ya. Aku berdoa: “Ya Allah, jika Engkau ingin menyiksaku di akhirat kelak, tolonglah laksanakanlah terhadapku di dunia ini saja”. Mendengar kata-kata tersebut Rasulullah saw. bersabda: “Maha Suci Allah SWT. kamu tidak akan mampu memikulnya atau kamu tidak akan kuat menanggungnya. Bukankah lebih baik kamu berkata: “Ya Allah
    ( آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ ) Yang artinya: “Berikan kepadaku kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta peliharalah aku dari siksa Neraka”. Sahabat Anas berkata: “Baginda lantas berdoa kepada Allah SWT. untuknya sehingga dia sembuh dari sakitnya”.
    HR Bukhori Muslim

  277. Maksudnya diatas,jin m3rasuki tubuh manusia pada saat dibacakan ayat2 Alqur’an ketika druqiah.apa gk sebaliknya??
    Ada gk dalil yg lebih jlas ttg bahaya ruqiah??
    Kalau ada knp gk dtulis jg diatas..??

  278. @ Abdurrahman, …. “Ruqyah”nya saja jelas BID’AH mengapa harus ada dalil bahaya bid’ah …. ?? kalau Anda makan racun terus mati misalnya, apakah anda masih perlu dalil lagi yang mengatakan makan racun itu bisa mati … ??
    Bahayanya ruqyah itu tidak harus pake dalil, tapi dilihat saja akibatnya yang kasat mata. Bagaimana mungkin orang asalnya sadar jadi kesurupan jin dikatakan mengobati …. ?? Padahal usai kesurupan itu orangnya jadi sakit … ? Saya banyak sekali menangani pengobatan atau pemulian orang sakit usai kesurupan jin akibat diruqyah itu. Makanya saya memberi peringatan kepada sesama umat Islam, agar tidak banyak lagi korban yang berjatuhan akibat perbuatan sangat bid’ah dan sangat bodoh itu …………….. <<
    Inilah salah satu testimoni orang sakit akibat diruqyah : Sy kl tidur suka kambuh.tiba2 nafasnya cepat sama dimata ada bintik2 pori2 kulit.tiap hr sakitnya di lidah,dada,kepala kenceng kaya ditekan dipelipisnya.sebelah kiri tubuh yg berasa ga enak.dr kepala kekaki.nanti ada yg jalan dikepala.telinga kiri jg suka aneh.ga bs tidur nyenyak ky dulu.
    Ini ada lagi : ….. sakit2an terus nh.kmrn hbs bekam org langsung lemes kepala berat pusing ga ilang2 3hr.ke dokter dipencet jari kakiny br sembuh.ini hbs bekam langsung tepar lg.jd rasanya lemes,riaknya berdarah pertamany.skrg dah enga

    … << Tidak ada yang lebih BID'AH dibandingkan orang yang suka mengatakan orang lain berbuat bid'ah padahal dia sendiri ahli bid'ah.
    Ruqyah yang mereka katakan "ruqyah syar'iyah" padahal SIHIR, yang menjadikan orang sadar jadi kesurupan jin, tidak satupun hadis yang mengatakan Rasul Saw atau Sahabat Nabi berbuat demikian, membacakan ayat-ayat suci Al-Qur'an kepada orang sadar menjadi kesurupan jin dan GILA.
    Yang mereka katakan ruqyah syar'iyah tersebut tidak sekedar bid'ah saja, tapi juga sangat membahayakan keselamatan orang yang "diruqyah".
    Orang yang pernah kesurupan jin, terlebih dengan disengaja, usai kesurupan itu, disamping dia sangat rentan kesurupan lagi, dalam arti jadi langganan kesurupan, juga berpotensi terkena penyakit jin yang sangat membahayakan kesehatannya, baik fisik maupun non fisik.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s