115 comments on “2- ILMU LADUNI (buah ibadah dan tawasul)

  1. Komentar buku : Mengintip Alam Barzakh, Ilmu Laduni Buah Ibadah dan Tawassul
    Pengarang : Muhammad Luthfi Ghozali
    Penerbit : Abshor
    Lokasi : Semarang
    Tahun : 2007
    Halaman : XVI +552. 14×20
    Diresensi oleh : Ferry Djajaprana

    Buku Ilmu Laduni karangan Muhammad Luthfi Ghozali ini pantas Anda miliki untuk menambah referensi tentang kitab tasawuf wabil khusus untuk pembahasan di bidang Ilmu Laduni.

    Ilmu Laduni yang dijelaskan oleh Luthfi (maaf, saya tidak menyebut Ghozali takut tertukar dengan Al Ghazali, yang karya utamanya tentang Risalah Al Laduniyahnya menjadi rujukan kitab-kitab yang membahas ilmu Ladunni) cukup berbobot, dengan alur bahasa yang sederhana dan tidak membuat kita mengernyitkan dahi, padahal isi bukunya cukup berat untuk dipahami.

    Luthfi menjelaskan bahwa ilmu laduni adalah Ilmu Laddunniyah Robbaniyah, yaitu ilmu pemberian atau warisan langsung dari kehendak dan urusan Allah SWT. Bagaimana bentuk ilmu ini dijelaskan secara kongkrit ? Ujud ilmu Ladunni ini berupa ilham spontan yang memancar dari lubuk hati kemudian terpancarkan melalui akal dan fikir. Apa yang dijelaskan cukup kongkrit dan logis dengan alasan-alasan yang diterima oleh akal, ilmu ladunni bukan melulu ilmu supranatural seperti yang biasa digembor-gemborkan para ahli Supranatural (baca: dukun) dalam memasarkan produk jualannya, melainkan juga penemuan-penemuan ilmiah yang dinamis dan aplikatif. Ilmu yang dijelaskan Luthfi ini menarik untuk dijadikan referensi. Menurut hemat penulis, sebenarnya bila mau buku ini juga bisa dijadikan rujukan untuk lebih menuju ‘know-how’ bagaimana diaplikasikan di lapangan, bahkan bisa juga Luthfi menjadikan buku ini sebagai acuan untuk mengkolaborasi pengaktifan otak sebelah kanan (subconsiuss) diaplikasikan dengan Neuro Linguistic Programming, sehingga bisa diakses oleh orang dan dipraktekan di dunia usaha yang mereka geluti dalam kesehariannya.

    Tulisan luthfi di dalam buku tersebut dilengkapi dengan ilustrasi cerita-cerita yang mampu menghipnosa pembacanya dan mengaktifkan otak kanan pembacanya. Perpaduan kumulatif dari ayat-ayat yang tersurat(makna muhakamat) dengan ayat-ayat tersirat (makna mustasyabihat) tersirat dalam nuansa dzikir dan pikir, akan melahirkan ilmu intuitif, yang datangnya dari bisikan-bisikan kalbu atau ilham langsung dan spontan, tanpa melalui perantaraan melihat, maupun mendengarkan yang biasa digunakan dalam otak sadar (otak kiri), karena di dalam hati yang bersih, Allah mendatangkan hidayahnya, sebagai buah dari ibadah yang dijalani oleh hambanya.

    Banyak hal yang menarik tak bisa penulis ungkapkan karena buku setebal lebih dari 560 halaman ini bercerita banyak lengkap dengan rahasia hijab yang menutupi tirai pintu hati dan tujuh pembukanya.

    Lain dari pada itu, penulis juga ingin memberikan masukan-masukan untuk kesempurnaan buku tersebut agar bisa diterima masyarakat yang lebih luas, mulai dari kalangan akademisi sampai dengan kalangan umum, apalagi tahun 2009 ini buku-buku bertemakan spiritual sedang diminati oleh masyarakat luas.
    Kaum sufi telah memproklamirkan keistimewaan ilmu laduni. Ilmu ini merupakan ilmu yang paling agung dan puncak dari segala ilmu. Dengan mujahadah, pembersihan dan pensucian hati akan terpancar nur dari hatinya, sehingga tersibaklah seluruh rahasia-rahasia alam ghaib bahkan bisa berkomunikasi langsung dengan Allah, para Rasul dan ruh-ruh yang lainnya, termasuk nabi Khidhir ‘Alayhis-salam. Tidaklah bisa diraih ilmu ini kecuali setelah mencapai tingkatan ma’rifat melalui latihan-latihan, amalan-amalan, ataupun dzikir-dzikir tertentu.
    Ini bukan suatu wacana atau tuduhan semata, tapi terucap dari lisan tokoh-tokoh tenar kaum sufi, seperti Al Junaidi, Abu Yazid Al Busthami, Ibnu Arabi, Al Ghazali, dan masih banyak lagi yang lainnya yang terdapat dalam karya-karya tulis mereka sendiri.
    Al Ghazali rohimahullahu ta’ala dalam kitabnya Ihya’ Ulumuddin 1/11-12 berkata: “Ilmu kasyaf adalah tersingkapnya tirai penutup, sehingga kebenaran dalam setiap perkara dapat terlihat jelas seperti menyaksikan langsung dengan mata kepala … inilah ilmu-ilmu yang tidak tertulis dalam kitab-kitab dan tidak dibahas … “.
    Dia juga berkata: “Awal dari tarekat, dimulai dengan mukasyafah dan musyahadah, sampai dalam keadaan terjaga (sadar) bisa menyaksikan atau berhadapan langsung dengan malaikat-malaikat dan juga ruh-ruh para Nabi dan mendengar langsung suara-suara mereka bahkan mereka dapat langsung mengambil ilmu-ilmu dari mereka”. (Jamharatul Auliya’: 155)
    Abu Yazid Al Busthami berkata: “Kalian mengambil ilmu dari orang-orang yang mati. Sedang kami mengambil ilmu dari Allah yang Maha Hidup dan tidak akan mati. Orang seperti kami berkata: “Hatiku telah menceritakan kepadaku dari Rabbku”. (Al Mizan: 1/28)
    Ibnu Arabi berkata: “Ulama syariat mengambil ilmu mereka dari generasi terdahulu sampai hari kiamat. Semakin hari ilmu mereka semakin jauh dari nasab. Para wali mengambil ilmu mereka langsung dari Allah yang dihujamkan ke dalam dada-dada mereka.” (Rasa’il Ibnu Arabi hal. 4)
    Pencetus Wihdatul Wujud (Ibnu Arabi) ini juga berkata: “Sesungguhnya seseorang tidak akan sempurna kedudukan ilmunya sampai ilmunya berasal dari Allah ‘Azza wa Jalla secara langsung tanpa melalui perantara, baik dari penukilan ataupun dari gurunya. Sekiranya ilmu tadi diambil melalui penukilan atau seorang guru, maka tidaklah kosong dari sistim belajar model tersebut dari penambahan-penambahan. Ini merupakan aib bagi Allah ‘Azza wa Jalla – sampai dia berkata – maka tidak ada ilmu melainkan dari ilmu kasyaf dan ilmu syuhud bukan dari hasil pembahasan, pemikiran, dugaan ataupun taksiran belaka”.
    Ilmu Laduni (Ibn Taimiyah) sebagai masukan Pro dan Kontra tentang Ilmu Laduni.

    Ilmu Laduni, Antara Hakikat dan Khurafat

    Manusia dilahirkan di bumi ini dalam keadaan bodoh, tidak mengerti apa-apa. Lalu Allah mengajarkan kepadanya berbagai macam nama dan pengetahuan agar ia bersyukur dan mengabdikan dirinya kepada Allah dengan penuh kesadaran dan pengertian. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

    “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.” (An-Nahl: 78)

    Pada hakikatnya, semua ilmu makhluk adalah “Ilmu Laduni” artinya ilmu yang berasal dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Para malaikat-Nya pun berkata:

    “Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami.” (Al-Baqarah: 32)

    Ilmu laduni dalam pengertian umum ini terbagi menjadi dua bagian. Pertama, ilmu yang didapat tanpa belajar (wahbiy). Kedua, ilmu yang didapat karena belajar (kasbiy).

    Bagian pertama (didapat tanpa belajar) terbagi menjadi dua macam:

    1. Ilmu Syar’iat, yaitu ilmu tentang perintah dan larangan Allah yang harus disampaikan kepada para Nabi dan Rasul melalui jalan wahyu (wahyu tasyri’), baik yang langsung dari Allah maupun yang menggunakan perantaraan malaikat Jibril. Jadi semua wahyu yang diterima oleh para nabi semenjak Nabi Adam alaihissalam hingga nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah ilmu laduni termasuk yang diterima oleh Nabi Musa dari Nabi Khidlir . Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman tentang Khidhir:

    “Yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Al-Kahfi: 65)

    Di dalam hadits Imam Al Bukhari, Nabi Khidlir alaihissalam berkata kepada Nabi Musa alaihissalam:

    “Sesungguhnya aku berada di atas sebuah ilmu dari ilmu Allah yang telah Dia ajarkan kepadaku yang engkau tidak mengetahuinya. Dan engkau (juga) berada di atas ilmu dari ilmu Allah yang Dia ajarkan kepadamu yang aku tidak mengetahuinya juga.”

    Ilmu syari’at ini sifatnya mutlak kebenarannya, wajib dipelajari dan diamalkan oleh setiap mukallaf (baligh dan mukallaf) sampai datang ajal kematiannya.

    2. Ilmu Ma’rifat (hakikat), yaitu ilmu tentang sesuatu yang ghaib melalui jalan kasyf (wahyu ilham/terbukanya tabir ghaib) atau ru’ya (mimpi) yang diberikan oleh Allah kepada hamba-hambaNya yang mukmin dan shalih. Ilmu kasyf inilah yang dimaksud dan dikenal dengan julukan “ilmu laduni” di kalangan ahli tasawwuf. Sifat ilmu ini tidak boleh diyakini atau diamalkan manakala menyalahi ilmu syari’at yang sudah termaktub di dalam mushaf Al-Qur’an maupun kitab-kitab hadits. Menyalahi di sini bisa berbentuk menentang, menambah atau mengurangi.

    Bagian Kedua

    Adapun bagian kedua yaitu ilmu Allah yang diberikan kepada semua makhluk-Nya melalui jalan kasb (usaha) seperti dari hasil membaca, menulis, mendengar, meneliti, berfikir dan lain sebagainya.

    Dari ketiga ilmu ini (syari’at, ma’rifat dan kasb) yang paling utama adalah ilmu yang bersumber dari wahyu yaitu ilmu syari’at, karena ia adalah guru. Ilmu kasyf dan ilmu kasb tidak dianggap apabila menyalahi syari’at. Inilah hakikat pengertian ilmu laduni di dalam Islam.

    Khurafat Shufi

    Istilah “ilmu laduni” secara khusus tadi telah terkontaminasi (tercemari) oleh virus khurafat shufiyyah. Sekelompok shufi mengatakan bahwa:

    “Ilmu laduni” atau kasyf adalah ilmu yang khusus diberikan oleh Allah kepada para wali shufi. Kelompok selain mereka, lebih-lebih ahli hadits(sunnah), tidak bisa mendapatkannya.
    “Ilmu laduni” atau ilmu hakikat lebih utama daripada ilmu wahyu (syari’at). Mereka mendasarkan hal itu kepada kisah Nabi Khidlir alaihissalam dengan anggapan bahwa ilmu Nabi Musa alaihissalam adalah ilmu wahyu sedangkan ilmu Nabi Khidhir alaihissalam adalah ilmu kasyf (hakikat). Sampai-sampai Abu Yazid Al-Busthami (261 H.) mengatakan: “Seorang yang alim itu bukanlah orang yang menghapal dari kitab, maka jika ia lupa apa yang ia hapal ia menjadi bodoh, akan tetapi seorang alim adalah orang yang mengambil ilmunya dari Tuhannya di waktu kapan saja ia suka tanpa hapalan dan tanpa belajar. Inilah ilmu Rabbany.”
    Ilmu syari’at (Al-Qur’an dan As-Sunnah) itu merupakan hijab (penghalang) bagi seorang hamba untuk bisa sampai kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
    Dengan ilmu laduni saja sudah cukup, tidak perlu lagi kepada ilmu wahyu, sehingga mereka menulis banyak kitab dengan metode kasyf, langsung didikte dan diajari langsung oleh Allah, yang wajib diyakini kebenarannya. Seperti Abd. Karim Al-Jiliy mengarang kitab Al-Insanul Kamil fi Ma’rifatil Awakhir wal Awail. Dan Ibnu Arabi (638 H) menulis kitab Al-Futuhatul Makkiyyah.
    Untuk menafsiri ayat atau untuk mengatakan derajat hadits tidak perlu melalui metode isnad (riwayat), namun cukup dengan kasyf sehingga terkenal ungkapan di kalangan mereka
    “Hatiku memberitahu aku dari Tuhanku.” Atau
    “Aku diberitahu oleh Tuhanku dari diri-Nya sendiri, langsung tanpa perantara apapun.”
    Sehingga akibatnya banyak hadits palsu menurut ahli hadits, dishahihkan oleh ahli kasyf (tasawwuf) atau sebaliknya. Dari sini kita bisa mengetahui mengapa ahli hadits (sunnah) tidak pernah bertemu dengan ahli kasyf (tasawwuf).

    Bantahan Singkat Terhadap Kesesatan di atas

    Kasyf atau ilham tidak hanya milik ahli tasawwuf. Setiap orang mukmin yang shalih berpotensi untuk dimulyakan oleh Allah dengan ilham. Abu Bakar radhiallahu anhu diilhami oleh Allah bahwa anak yang sedang dikandung oleh isterinya (sebelum beliau wafat) adalah wanita. Dan ternyata ilham beliau (menurut sebuah riwayat berdasarkan mimpi) menjadi kenyataan. Ibnu Abdus Salam mengatakan bahwa ilham atau ilmu Ilahi itu termasuk sebagian balasan amal shalih yang diberikan Allah di dunia ini. Jadi tidak ada dalil pengkhususan dengan kelompok tertentu, bahkan dalilnya bersifat umum, seperti sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasalam:
    “Barangsiapa mengamalkan ilmu yang ia ketahui, maka Allah mewariskan kepadanya ilmu yang belum ia ketahui.” (Al-Iraqy berkata: HR. Abu Nu’aim dalam Al-Hilyah dari Anas radhiallahu anhu, hadits dhaif).

    Yang benar menurut Ahlusunnah wal Jama’ah adalah Nabi Khidhir alaihissalam memiliki syari’at tersendiri sebagaimana Nabi Musa alaihissalam. Bahkan Ahlussunnah sepakat kalau Nabi Musa alaihissalam lebih utama daripada Nabi Khidhir alaihissalam karena Nabi Musa alaihissalam termasuk Ulul ‘Azmi (lima Nabi yang memiliki keteguhan hati dan kesabaran yang tinggi, yaitu Nabi Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan Muhammad).

    Adapun pernyataan Abu Yazid, maka itu adalah suatu kesalahan yang nyata karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasalam hanya mewariskan ilmu syari’at (ilmu wahyu), Al-Qur’an dan As-Sunnah. Nabi mengatakan bahwa para ulama yang memahami Al-Kitab dan As-Sunnah itulah pewarisnya, sedangkan anggapan ada orang selain Nabi shallallahu ‘alaihi wasalam yang mengambil ilmu langsung dari Allah kapan saja ia suka, maka ini adalah khurafat sufiyyah.

    Anggapan bahwa ilmu syari’at itu hijab adalah sebuah kekufuran, sebuah tipu daya syetan untuk merusak Islam. Karena itu, tasawwuf adalah gudangnya kegelapan dan kesesatan. Sungguh sebuah sukses besar bagi iblis dalam memalingkan mereka dari cahaya Islam.

    Anggapan bahwa dengan “ilmu laduni” sudah cukup adalah kebodohan dan kekufuran. Seluruh ulama Ahlussunnah termasuk Syekh Abdul Qodir Al-Jailani mengatakan: “Setiap hakikat yang tidak disaksikan (disahkan) oleh syari’at adalah zindiq (sesat).”

    Inilah penyebab lain bagi kesesatan tasawwuf. Banyak sekali kesyirikan dan kebid’ahan dalam tasawwuf yang didasarkan kepada hadits-hadits palsu. Dan ini pula yang menyebabkan orang-orang sufi dengan mudah dapat mendatangkan dalil dalam setiap masalah karena mereka menggunakan metode tafsir bathin dan metode kasyf dalam menilai hadits, dua metode bid’ah yang menyesatkan.
    Tiada kebenaran kecuali apa yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau bersabda:

    “Wahai manusia belajarlah, sesungguhnya ilmu itu hanya dengan belajar dan fiqh (faham agama) itu hanya dengan bertafaqquh (belajar ilmu agama/ilmu fiqh). Dan barangsiapa yang dikehendaki baik oleh Allah, maka ia akan difaqihkan (difahamkan) dalam agama ini.” (HR. Ibnu Abi Ashim, Thabrani, Al-Bazzar dan Abu Nu’aim, hadits hasan). (Abu Hamzah As-Sanuwi).

    Maraji’:

    Al-Fathur Rabbaniy, Abdul Qadir Al-Jailani (hal. 159, 143, 232).
    Al-Fatawa Al-Haditsiyah, Al-Haitamiy (hal. 128, 285, 311).
    Ihya’ Ulumuddin, Al-Ghazali (jilid 3/22-23) dan (jilid 1/71).
    At-Tasawwuf, Muhammad Fihr Shaqfah (hal. 26, 125, 186, 227).
    Fathul Bariy, Ibnu Hajar Al-Asqalaniy (I/141, 167).
    Fiqhut Tasawwuf, Ibnu Taimiah (218).
    Mawaqif Ahlusunnah, Utsman Ali Hasan (60, 76).
    Al-Hawi, Suyuthiy (2/197).

    Menurut Ibn Al Arabi, dalam mengantarkan manusia untuk mengenal dirinya, untuk membawanya kepada proses kesempurnaan diri, ada beberapa tahap agar memudahkan kita (mahluk) untuk menuju Sang Kholiq, diantaranya :
    1. Ta’alluq (menggantungkan hati dan pikiran hanya untuk Allah). Dalam istilah lain dikenal dengan Dzikrullah (dzikir kepada Allah). Dengan berusaha mengingat dan mengikatkan kesadaran hati dan pikiran kita kepada Allah, dimanapun berada. Sesuai dengan firman-Nya, yang artinya : Yakni orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk, atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi seraya berkata :”Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka”.
    2. Takhalluq. Takhalluq merupakan suatu upaya proses penyempurnaan diri melalui pengejawantahan sifat-sifat Tuhan yang Maha Mulia untuk dapat ditiru dalam sifat-sifat seorang mukmin. Sehingga ia memiliki sifat-sifat mulia sebagaimana sifat-sifat Tuhan. Proses ini bisa juga disebut proses internalisasi sifat Tuhan ke dalam diri manusia. Seperti halnya banyak diantara kalangan sufi yang dalam hal ini menyandarkan hadits nabi yang berbunyi “Takhallaq bi akhlaq-I Allah” yang artinya berakhlaklah seperti akhlak Tuhan, atau “Takhalaq bi asma Allah” artinya berakhlak dengan nama-nama Allah.
    3. Tahaqquq (Aktualisasi Sikap). Tahaqquq adalah merupakan suatu proses untuk mengaktualisasikan kesadaran dan kapasitas dirinya sebagai mukmin, sebagaimana tercermin dalam proses takhaluq – untuk kemudian mengaplikasikannya dalam perilaku kehidupan sehari-hari. Ia merupakan proses terakhir dari proses pengejawantahan proses takhalluq untuk menuju manusia yang sempurna. Sebuah gambaran singkat menuju proses penyempurnaan diri manusia, yang berangkat dari pengenalan arti dan hakikat manusia itu sendiri, untuk kemudian sampai kepada Tuhannya.
    Demikian ringkasan buku “Mengintip Alam barzakh, Ilmu Ladunni, buah ibadah dan tawassul” ditambahkan masukan pro dan kontra Ilmu Laduni untuk melengkapi pembahasannya. Semoga berguna bagi rekan pencari dan sahabat semua.
    Salam,
    Ferry Djajaprana
    http://ferrydjajaprana.multiply.com

  2. Membaca dengan mata, membaca dengan ilmu dan membaca dengan perasaan. Ketika tiga cara itu dapat digabungkan untuk mengenali sesuatu, maka hasilnya akan menjadi lampu yang mampu menerangi perjalanan orang. Terima kasih Pak Ferry… tanpa ilmu pengetahuan tidak mungkin kita dapat menikmati keindahan

  3. Assalamualaikum wr wb…
    Selitar 2 tahun yang lalu saya menerima cahaya putih yang masuk ke dada saya..sejak itu saya bimbang dalam hati bertanya ‘apa ini ?’
    Dan sejak itu pula saya dapat melihat mahkluk gaib hamba Alloh juda baik langsung,mimpi maupun nerawang..bahkan saya bisa mengobati orang yang diganggu jin atau sakit non medis.
    Terus terang saya takut terjerumus pada hal hal yang berbau sirik.
    Sekarang ini saya sedang mencari seseorang yang tahu tentang apa yang terjadi pada diri saya ini…
    Setiap saat saya sekarang dzikir dimanapun saya berada ,dimana sebelumnya jarang saya lakukan dan sekarang lebih mendekatkan diri pada Alloh dan takut padaNya..subhanallah..
    Apakah ini ilmu laduni atau ilmu Kasyf dari Alloh?

    Waalaikumsalam wr wb,
    Rudy Brata
    rudy_brata@yahoo.com

    ———————

    Semoga Anda berhasil mendapat keyakinan hati sehingga keraguan yang menyertai pengalaman spiritual itu menjadi sirna, sebab yang datang dari Allah pasti tidak datang bersama adanya keraguan.

  4. bahwa pada hakekatnya semua ilmu itu berasal dari ALLAH swt, sedang manusia diberi ilmu hanya sedikit, jadi ilmu manusia bagaikan setetes air dilautan

  5. mo pesen bukunya lewat mana yach saya di daerah yogyakarta makasih sebelumnya bisa ym : pc_infoo

    ————

    pesan dg SMS di nomor ini saja : 081 575 624 914 … tapi yang judul ILMU LADUNI habis

  6. sya dr malaysia. bgmana klu sya ingin mbeli buku y b tajuk ILMU LADUNI & bagaimana cara pembayarannya?

  7. saya prihatin banyak orang mengaku memiliki ilmu laduni, lantas mana yang benar. gimana untuk mengetahui yang benar memiliki dan yang palsu…. konon katanya sama dengan wangsit…

  8. Ilmu laduni adalah ilmu Dunia Akhirat artinya bagi siapa saya yang mengamalkannya akan mendapat kebaikan didunia terlebi akhirat. Amiiin !

    Hubungi : 08127840169, mau pesan buku amalan Ilmu Laduni.

  9. Salam silaturohmi,—
    prihal Ilmu ladunni,- adalah hak mutlak Allah Taala atas hambanya.
    semoga tak mudahnya manusia mengaku punya ilmu ladunni,bisa jadi
    campur tangan jin muslim yang berdusta(kasyafbilgoib).

    bersyukur atas nikmat ilmu yg diberi.bentengi setiap karunia ilmu dengan amal dan istigfar abadi.supaya terlindung dan terhindar dari kurafat dan fitnah.amin.

    salam,samsu sambang jagad
    santri ngeli ngalam

  10. sy dr malaysia mau pesan buku laduni…gimana mau caranya. terima kasih

  11. sy dr malaysia mau pesan buku laduni…gimana mau caranya. Kandungannya amat memenuhi cita-citarasa sy…juga satu pendekatan harus dibaca,

  12. apakah masih ada buku ilmu landuni ? harga brp, cara pembayaranya gmn?

  13. Semoga ilmu yg telah diberikan kepada kita dpt bermanfaat semua,dan bagi saudara kita yg telah berhasil memiliki cahaya illahi,kita doakan semoga selalu diberikan derajat yg lebih mulia lagi,dan mudah2han org yg mengakui punya ilmu laduni memang bener2 murni dari allah swt,bukan dari pada wali syetan yg akan menyesatkan manusia sebagai kesuksesan dan keberhasilan para iblisnya,aammiin

  14. Assalamu’alaikum wr. wb.
    Kawan….ilmu laduni adalah suatu reward dari Alloh atas usaha yang telah anda lakukan dalam menjalani sifat-sifat Alloh yang telah anda aplikasikan dalam hidup anda. Jadi ilmu itu tidak perlu anda kejar, apalagi membayar dan takut-takut amalan yang anda jalankan hanya membuka pintu masuk untuk jin lanatulloh kedalam diri anda. Saya sebagai ichwan hanya mengingatkan karena janji setan untuk menggelincirkan kita bisa dari bawah, dari atas, dari depan dari belakang, lebih-lebih bila kita telah membukakan pintu untuk dia. Jangan silau dengan orang yang mengaku mempunyai ilmu laduni, lihat kelakuannya, sudah sholat jamaahkah dia, penuh rasa sopan santunkah, lemah lembutkah dalam berkata, bila bicara menambah ilmu pada kita, peka terhadap fakir miskin dan anak yatim, suka memberi tanpa pamer, kalau belum saya pastikan itu bukan ladunier. Wassalamu,alaikum.

  15. Assalamu’alaikum wr.wb
    Ichwan yang dirahmatia Allah S.W.T.
    Ilmu Laduni akan datang terakses dari diri sendiri atas ridho dan bimbingan Allah S.W.T. Tak usah pakai membayar mahar atau pakai imbalan materi berwujud apapun. Yang kita lakukan adalah mengeja hidup dalam setiap hembusan nafas, sabar menerima cobaan hidup dalam suka maupun duka, perbanyak Tadabur, Taffakur, pelajari dan pahami semua tanda-tanda alam
    baik tersirat maupun tersurat, maka kita pasti akan sampai pada sejatinya hidup. Wassalam

  16. Saya dri Malaysia,ingin sekali belajar ilmu laduni ini,bagaimana boleh
    saya ketemui di Malaysia,mungkin ada murid diMalaysia ini boleh

  17. Saya dri Malaysia,ingin sekali belajar ilmu laduni ini,bagaimana boleh
    saya ketemui di Malaysia,mungkin ada murid diMalaysia ini boleh sya
    hubungi.

  18. assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
    saya ingin memesan buku Ilmu Laduni ini, mohon bagaimana cara pemesanannya?

  19. Insya Allah sebentar lagi Mas, ini lagi proses produksi dan kali ini akan diproduksi dengan edisi terbatas dengan sedikit ada revisi sekedar untuk menyempurnakan redaksi. Kalau sudah selesai Insya Allah akan segera kami umumkan di sini dan di FB, terima kasih

  20. @ Fitrotin Nisa’, Untuk buku Ilmu Laduni sekarang lagi proses produksi, insya Allah dalam waktu dekat kami iklankan di sini

  21. ASSALAMUALAIKUM..WBR

    SUBHANALLAH WAL HAMDULLILAH WALAILLAHAILLALLAH WALLAHUAKBR…

    JIka itu yang disebut ilmu laduni..berzikirlah dengan sebenar-benarnya berzikir Ilmu Laduni akan datang dengan sendirinya..birzikir dengan asma,berzikir dengan tubuh yg kita punya dan berzikirlah dengan alam…2 KALIMAH Shahadat(ALLAH DAN ROSSUL) itu lah intinya..kupaslah 2 kalimah shahadAD apa itu ALLAH dan apa itu ROSSULALLAH Karena keduanya adalah keseimbangan(terjadi singkronisasi pada diri kita)..InsyaALLAH Laduni akan datang kepada kita…

    WASSALAMUALIAKUM WAROHMATULALLAHI WA BARRAKATUH..

  22. Assalamualiakum….Wr.Wb

    yang saya tahu agar seseorang dapat ber”TAWASUL” harus membelanjakan harta-nya di jalan ALLAH (sadaqah/zakat) melalui guru mursyid lalu diberikan kepada orang yang berhak menerima harta tsb . Sesuai firman-Nya dalam surat AL-MUJADALAH Juz 28 ayat 12…..
    inilah agama yang lurus. Terima kasih

    Wassalamualaikum WR.WB

  23. Sy rasa dgn e-book lagi senang peminat dari Malaysia memdapat buku bapak…Bila bayaran di buat maka “e-book ilmu Laduni’ dpt di download..

  24. @ Bapak Muhammad, terima kasih sarannya. Namun jika Anda berkenan pesan buku Ilmu Laduni yang fisik, insya Allah bisa kami kirim.
    Silahkan Anda pesan melalui bagian penjualan kami, terima kasih

  25. sy berkesimpulan ilmu laduni tidak perlu dikejar atau di cari karena datangnya atas kuasa Allah yang bisa dilakukan adalah bagaimana kita berjalan menuju insan kamil itu saja iklas tanpa berharap ridho atas semuanya …………………………………

  26. Assalamualaikum wr wb.
    Sekiranya ada ebook sila kirimkan ya…

  27. Assalamu’allaikum wr wb.
    apakah seseorang tanpa mursyid bisa mendapatkan Ilmu Laduni ? kallo iya apakah saya yg tiba2 merasakan memiliki kemampuan bathiniyah itu ilmu laduni?
    syukron, atas penjelasannya.
    wassalam

  28. @ Ferry Firman Ahmad, …. kalau Allah menghendaki, apapun bisa terjadi, apalagi sekedar ilmu laduni, karena yang dimaksud ilmu laduni itu ilmu yang datangnya dari urusan Allah Ta’ala

  29. makasih atas info dan paparannya ,…..buatku jangankan ilmu laduni untuk dekaaat sama
    Allah aja cukup sulit tuk meraih nya…..doa …in aja aku yaa mas smoga aku dapat……
    ampunannya. dan aku pun doa in mas juga lhooo !!!!!!!

  30. Apakah dengan membaca buku Laduni kita bisa mendapatkan ilmu Laduni tersebut?
    Saya rasa ilmu laduni itu hanya Allah lah kepada siapa yang Allah kehendaki.
    terimakasih

  31. @ Katri, …..Tentang “Ilmu Laduni” yg ditulis dalam buku tersebut sekedar wawasan keilmuan/ teori ilmiyah, maka tentunya harus ditindaklanjuti usaha pencarian yang benar dan bersungguh-sungguh. Jika Allah menghendaki, siapapun bisa mendapatkannya

  32. di ciptakan jin dan manusia adalah untuk mengabdi/menyembah,untuk bisa mengabdi awwaludini makrifatullah ta’ala warosullih “awal mula orang beragama adalah mengenal alloh ta”ala dan rosul nya” untuk bisa menyembah “Man ‘arofa nafsahu faqod ‘arofa robbahu,…”barang siapa yang telah mengenal diri sejatinya maka ia akan mengenal TuhanNya…”maka menyembah dulu baru bisa mengingat.asholatu lidzikri”dan sholatlah kamu untuk mengingatku”.jadi lah kalau begitu kalau kita mengenal dan tidak mungkinkah kita memperoleh ilmu dari alloh tanpa kita minta apa-apa yang belum di ketahui.allohua’lam bishowab…..

  33. assww. buku ilmu laduni sangat perlu bagi saya untuk dibaca, karena ini menjadi penuntun saya nantinya kalau dapat bukunya, untuk focus pada tujuan akhir yaitu ridho dari Allah swt. mewariskan ilmu kepadaku. Oleh karenanya mohon kalau bisa saya diberi alamat atau nohp/bb/sms dimana saya bisa mendapatkan buku tersebut, terimakasih Wassalamualaikum wr.wb.

  34. @ Iskandar Samiun, ……
    Anda bisa mendapatkan buku tersebut melalui bagian penjualan:
    Nama : TRI MASKURIN
    HP No : 0857 2633 7391

    Harga Rp, 120 000,- belum termasuk ongkos kirim

  35. buku ini bagus dibaca dan sekaligus membuktikan bahwa Allah SWt tidak menyia-nyiakan amal ibadah hamba-Nya

  36. salam.
    tahu nga tanpa kalian sadari,sebenarnya kalian itu telah begitu banyak mempelajari ilmu laduni terlebih bagi mereka yang banyak berinteraksi dengan alquran,itulah yang nyata nyata sumber ilmu laduni,ingat dengan perintah iqro dalam suratnya,siapa yang mengajarkannya dan siapa yang menurunkanya,selama kita berpegang padanya selama itu kita mendapatkannya,dari hal ini janganlah berfikir yang aneh aneh atau mengharapkan suatu keistimewaan yang sebenarnya kalian sendiri tidak mungkin mau dan tidak mungkin mengerti,ambilah yang pasti pasti yang berada didepan kalian.tak sulit untuk mendapakan ilmu laduni tersebut tetapi yang sulit adalah mengamalkannya.

  37. sangat rasional sekali paparan anda mas ferry, karena islam yang diturunkan Allah melalui risalah yang dibawakan oleh rasulNya Muhammad SAW bukanlah mata pelajaran mistik, akan tetapi scientic, yang apabila diamati antara ayat qauni dan qouliNYA, ibarat pelajaran tiori dan praktik, keduanya saling membenarkan tiada cacat, dan apa bila ada mata pelajaran tambahan yang sifatnya ghoib, justru itu merupakan salah satu pelajaran teori yang di praktikannya dengan benar, tanpa terkontaminasi oleh praktek bandar lotre yang bersandarkan pada teori mimpi

  38. ass. wr wb
    jujur saya masih dangkal dalam pemahaman gini..
    tapi saya sangat tertarik dengan ajaran islam dan saya sagt ingin belajar dan mencari tau….
    ada yg bisa membimbing saya gk…? klo ada guru… kira2 d mana saya bisa mengubungi beliau…. makasih atas infonya.

  39. Aslamualaikum…
    apakah benar ILMU LADUNI bisa kita dapatkan dengan berpuasa selama 41 hari dan mengamalkan do’a laduni dengan Tawassul dulu ???
    apakah hal tersebut benar ???

  40. Rukun islam itu adalah aplikasi dari orang yg beragama islam…………….Dan rukun iman itu adalah aplikasi dari orang yg beriman…………….Orang islam g selamanya beriman.Orang beriman g beragama islam………Barang siapa yg melaksanakan rukun islam tanpa melaksanakan rukun Iman itu adalah sesat…Dan sebaliknya barang siapa yg beriman tidak selalu harus beragama islam……….Seperti nabi kita Muhammad saw dia mengenal allah dulu baru beragama…………………AWALUDIN MAKRIFATULLAH…karena hanya nabi muhammadlah yg beragama islam

  41. jangan disamakan ilmu para nabi dan rasulnya… ilmu tanpa membaca tidak mungkin bisa mengetahui. percuma Allah mewahyukan kepada Nabi Muhammad dalam surat Al-’Alaq ayat pertama, A’udzubillahi minas Syaitonir rojiim…
    اقرا باسم ربك الذي خلق
    ayat ini menjelaskan begitu gamblang bahwa seseorang akan mendapatkan ilmu dengan membaca ataupun mendengar. untuk apa semua pancra indra baik mata, telinga, tangan dan kaki??? yang terpenting bahwa ilmu laduni yang anda maksud seperti wahyu yang diturunkan kepada para nabi dan rasulnya, sedangkan wahyu telah terputus. beda dengan karomah dan yang lainnya…ingatlah dalam surat Al Baqaah ayat 79…bahwa neraka wail itu diperuntkan untuk orang2 yang menperjual belikan ayat2 Allah hanya karena uang yang sedikit…hiduplah dengan apa adanya,sewajar-wajarnya…realitanya anak yang msih kecil untuk bisa berjalan dengan di ajari dulu dengan nampak dan jelas.
    ilmu laduni ini seakan ilmu penyamaran dari ilmu syetan yang menjauhkan kita kepada keridhoan Allah, yang seharusnya kita berdo’a dan berusaha untuk menggapai keridhoannya malah yang ada hanya bermalas-malasan untk berusaha mendekatkan diri kepada Allah swt walahu a’lam

  42. ass,?saya sanat interst ?gimana cara medapatkan buku ini?adakah toko buku yang menjualnya, posisi saya di pakan baru,thanks

  43. sekiranya sy salah cakap mintak maaf,sy mengamal zikirrullah,dan seseorg kata,sy sudah putih.apakah maksud nya.dan dapat melihat diri sendiri…….sesungguhnya sy ingin mengataui…salah perkenalan mohon jumpa saya dalam segolongan kekasih allah

  44. subahanallah bapak malfiali.sy melihat sesuatu istimewa di dahimu,kalimat allah terpancar menyerlah,yang bapak kekasih allah…….saya mohon pada bapak menziaRAH SY DI SINIandainya tiada isi kulit dapat buat jalanan

  45. Assalamualaikum…

    Jika seseorang mengaku mempunyai Ilmu Ladunni janganlah dulu percaya… bisa jadi dia mempunyai Ilmu Ladonna atau Ilmu Ladonni sebab yang dua ini berbeda jurusan

    Adapun tawasul kepada :

    Syeh Abdul Qadir Al jilani Qodasollahu sirrahu
    Syeh Abdul Qadir Al jilani Al-baghdadi
    Syeh Abdul Qadir Al jilani bin Hasan wal Husain
    semuanya berbeda jurusan.

    “Ada orang yang tidak di undang lalu dia mendapatkan hadiah dan ada orang yang memang benar-benar di undang untuk mendapatkan hadiah”

    Ciri orang yang mendapatkan ilmu Laduni ubun2 kepalanya empuk seperti bayi dan Ilmu Ladunni sejatinya adalalah buah dari shalat itu sendiri, sangatlah sulit di saat sekarang ini untuk bertemu dengan seorang Guru Mursyid Ladunni…

    Adapun mengenai Khidir, Sejak kapan Khidir diangkat menjadi Nabi?? Bukankah lebih baik anak itu di do’akan supaya menjadi sholeh daripada di bunuh?? Siapakah sebenarnya Khidir??

    Mengkaji Al- Quran tanpa seorang guru, gurunya adala SETAN

    Wassalam…

  46. Assalamu’alaikum pak saya mau menyikapi tentang ilmu laduni…

    Ilmu laduni = ilmu karangan alias ilmu bener jere dewek…
    Antum semua ngaku-ngaku islam nabi nya muhamad sebagai contoh….

    Buat masyarakat Jangan mau di bohongi kiyai mambu dukun…
    buat para kiyai mambu dukun tolong kalian jangn bodohi orang awam buuuaannyyyaaak kitab mulai dari alqur’an hadist dan perkata’an ulama soleh tentang larangan mendekati klenik…
    jangan pake tafsiran hawa nafsu sendri…

    Ana abu alimujiono da’i ahlusunnah wal jama’ah mengatakan ilmu laduni adalah ilmu gedabruss bohong..tidak ada dalam kitab islam kecuali kitab-kitab karangan ulama mambi dukun.

    ————
    Inilah contoh komentarnya orang jahiliyah ….. hatinya telah dipenuhi angkara murkah akibat kebodohannya sendiri
    -admin-

  47. Salam hormat semua, sebut saja makhluk samada yang dapat dicapai atau ghaib semuanya milik Sang Khaliq, apalagi ilmu, apakah masih ada ilmu yang lebih tinggi dan lebih mulia dari Ilmu Al-Quran? Maka pelajarilah Al-Quran terjemahkannya kepada kehidupan, segala ilmu akan kita gapai usah kata ilmu laduni “…dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya.” Ayat Kursi Al-Baqarah 255. Dan ingatlah bahawa “dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.” At-Thaalaqq 12. Akhirnya saya berpesan untuk ingatan saya sendiri dan saudara sekalian supaya “Di antara manusia ada orang yang membantah tentang Allah[kekuasaan Allah] tanpa ilmu pengetahuan dan mengikuti setiap syaitan yang jahat,” Al-Hajj 3.
    Bukunya ingin sekali untuk dimilki, boleh bapa hubungi saya mau tahu caranya bagaimana. Terimakasih.

  48. Saudara AHMAD BIN SALLEH, untuk mendapatkan yang benar-benar seorang mursyid (ahli ibadah) tentang ilmu ladunni untuk saat-saat ini sepertinya agak sulit, akan tetapi saya sarankan agar anda sebaiknnya mencarinya lewat sholat malam – mohon petunjuk dari Allah swt, saya yakin doa anda yang tulus pasti dijawab (karena Allah sangat Melindungi Orang-orang seperti ini, terkadang menutup dirinya dengan menyerupai orang yang minta-minta atau terkadang pura-pura seperti orang gila, dekil, kotor dll. dan belum tentu ilmu ladunni itu dimiliki oleh orang yang memakai sorban 7 lapis dikepalanya). ilmu ladunni yang komersiil memang banyak tapi saya tidak dapat menjamin bahwa itu adalah benar-benar Ilmu Ladunni, apalagi belajar dari buku-buku agak sulit karena Ilmu Ladunni ini adalah Ilmu Pengamalan (Praktek Langsung).
    dan ilmu ladunni itu syarat KELU LIDAH artinya tidak bisa diceritakan dalam bentuk tulisan (tidak bisa ditembus dengan akal dan pikiran, karena ini adalah praktek langsung anda rasakan dan lihat dengan mata hati/bathin. jika diceritakan hasil dari musahadah, riyadah, murakkaabah pada orang lain yang fahamnya hanya ilmu syariat akan sangat bertentangan, karena jarak ilmu syariat dengan makrifat/ladunni itu ibarat jarak bumi dengan langit.

  49. Asalamu’alaikum Wr.Wb.
    1. Abu Yazid Al Busthami berkata: “Kalian mengambil ilmu dari orang-orang yang mati. Sedang kami mengambil ilmu dari Allah yang Maha Hidup dan tidak akan mati. Orang seperti kami berkata: “Hatiku telah menceritakan kepadaku dari Rabbku”. (Al Mizan: 1/28).
    2. Abu Yazid Al-Busthami (261 H.) mengatakan: “Seorang yang alim itu bukanlah orang yang menghapal dari kitab, maka jika ia lupa apa yang ia hapal ia menjadi bodoh, akan tetapi seorang alim adalah orang yang mengambil ilmunya dari Tuhannya di waktu kapan saja ia suka tanpa hapalan dan tanpa belajar. Inilah (ilmu Rabbany.)
    Ikhwanul Muslimin yang di mulyakan Allah SWT, Bahwasanya Allah berfirman: janganlah kita memperolok suatu kaum, mungkin yg diperolok lebih baik dari pada kita.
    Demikian dengan kaum sufi (ahli tashowuf) yang perkataannya terkadang mengandung makna yang bersayap (penuh hikmah), yg harus diketahui dengan jelas kemana arah perkataannya, sehingga dapat dipahami oleh kaum awam, oleh sebab itu janganlah cepat mengatakan kufarat sufiyah kepada mereka sebelum mengetahui maksud dari perkataan mereka.
    ~ Maksud perkataan yang pertama dari Syekh Abu Yazid Al-Bustami R.A : kalian mengambil ilmu dari orang2 yg mati ialah keberkahan ilmu akan hilang dengan wafatnya para ulama (kulu nafsin dzaiqotul maut), maka ilmu yg diwariskan kepada generasi berikutnyapun semakin lama semakin berkurang, sedangkan Allah SWT yang maha hidup kekal (Baqo), maka mengambil ilmu dari Allah SWT dengan bersumber kepada Firman-Nya yaitu Al-Qur’anul Karim, yg diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW yg dijadikan contoh suri tauladan untuk mengamalkannya (sunnah), Allah SWT berfirman: Laqod kana lakum fii Rosullilahi uswatun hasanah) , yg Allah pelihara (tidak ada matinya) sampai akhir kiamat.
    lalu mereka (ahli sufi) mengerjakan syareat : memohon petunjuk kepada Allah SWT melalui sholat yg 5 waktu dan didalam sholat2 sunah, bertahajud, bertadarus Qur’an, dan berdzikir, beristighfar memohon ampunan kepada Allah atas segala kesalahannya, membersihkan dirinya lahir dan batin. (qod aflaha man zakkaha) Sungguh beruntung siapa yang membersihkan dirinya, terus menerus dikerjakannya dengan istiqomah lambat laun hati menjadi CEMERLANG dan Allah SWT semakin menjadi dekat ( Sumber Kitab Ihya Ulumuddin : Imam Al-Ghozali), dan sesuai dengan kehendak Allah SWT orang tersebut akan mendapat bimbingan /petunjuk dari Allah SWT sehingga setiap niat, ucapan,gerak dan langkahnya dijaga senantiasa berada pada jalan Allah SWT, inilah yang dimaksud dengan perkataan Syekh Abu Yazid Al-Bustami: Hatiku telah menceritakan kepadaku dari Robbku.
    ~ Maksud perkataan yang kedua : Bahwasanya orang alim itu orang yang berilmu, bukan hanya menghafal kitab tapi ilmu itu harus dengan amal perbuatan (ilmu bil amal) sehingga ilmu itu melekat tidak akan lupa namun sebaliknya apabila ilmu itu tidak diamalkan maka ilmu akan mudah lupa.
    Kaum sufi mereka mengamalkan ilmunya kapan saja, dimana saja ia berada, karena ia suka/gemar beramal sholeh disebabkan hatinya telah mendapatkan taufiq,hidayah dan inayah dari Allah SWT , sehingga perkataannya menjadi perkataan Allah, matanya menjadi mata Allah, telinganya menjadi telinga Allah, kakinya menjadi kaki Allah maksudnya adalah mereka dalam bimbing AllahSWT, menuju jalan yang lurus (shirotul mustaqiim). inilah yang dimaksud dengan seorang alim yang mengambil ilmu dari Tuhannya.
    Demikian ikhwanul Muslimin . Al-Faqir mohon ma’af, wa billahi Taufiq wal Hidayah.
    Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

  50. ….. ada tambahan :

    Abu Yazid Al Busthami berkata: “Kalian mengambil ilmu dari orang-orang yang mati. Sedang kami mengambil ilmu dari Allah yang Maha Hidup dan tidak akan mati. Orang seperti kami berkata: “Hatiku telah menceritakan kepadaku dari Rabbku”. (Al Mizan: 1/28).

    Yang dimaksud “mengambil ilmu dari orang-orang yang mati” ialah belajar dari orang-orang yang ilmunya masih dalam tataran teori ilmiah saja karena ilmu tersebut belum diprakterkan di dalam “jalan ibadah” atau pelaksanaan thoriqoh dan pengabdia di jalan Allah sehingga hati pemiliknya belum mendapatkan “futuh”/terbukanya matahati untuk menerima Nur Ma’rifatullah.

  51. Assalamualaikum Pak,

    Saya ingin pesan buku ini dari Singapura. Bagaimana caranya?

  52. assalamualaikum…
    di manakah hendak saya dapatkan buku ini di Malaysia?
    terima kasih..

  53. @ Farida binti Jaafar, ….. di Malaysia tidak ada, … silahkan Anda pesan di nomor ini saja : 0857 2633 7391

  54. assskummm…..saudara saudaraku se iman sedikit saya menyambung apa yang ada dalam pikir saya….ilmu yang kita telaah…analisa hanyalah sebagian kecil dari tanda-tanda kekuasaan Allah….baik ilmu hakikat maupun syariat…..hanya Allahlah yang tahu dengan kebenaran ilmu Laduni yg sebenarnya,,,hati2…setan ada di dalamnya…..karena setan suka memanfaatkan kebodohan kita ….yang jelas apa bila kita mengamalkan ilmu-ilmu yang datang dari Allah swt sesuai dengan kemampuan kita tampa dipaksakan Insya Allah ..kita akan datang Ke Allah oleh Allah juga….semoga kita semua di bimibing menuju yg benar menurutNya.

  55. @ Sudeng: maka dari itu kita seharusnya mempunyai guru mursyid yg dpt dijadikan tempat berkonsultasi atas apa yg kita alami. jika kita tdk punya guru yg benar2 memahami maka sebaiknya kita waspada akan hal2 aneh (unek2 gak jelas di hati). kita orang awam yg masih butuh guru sebagai perantara petunjuk

  56. ketika ilmu itu kita pelajari,,,,hrskah ada guru yg membimbing…….

  57. assalamu alaikum wr.wb,,
    Pak saya dari buton,saya sangat tertarik untuk belajar ilmu it,apakah ada buku itu dibuton,,
    Terima kasih

  58. assalamu’alaikum wr.wb dari saya,tanpa seorang pembimbing dalam bdangnya maka yng di pelajari kurang sempurna,jadi seorang pembimbing sangat penting adanya

  59. @ Shamu, …. jika Anda ingin mendapatkan buku Ilmu Laduni, bisa pesan di nomor bag penjualan; 085726337391, a/n TRI MASKURIN

  60. Terima kasih info blognya…sangat bermanfaat untuk kita….saya sudah lama mencari guru mursyd untuk dijadikan tutor/pembimbing ruhani menuju Alloh…
    Dimana saya bisa temui guru mursyd di Surabaya ?
    Terima kasih

  61. saya ingin memesan buku kitab laduni bagaimana cara pemesanan nya.mohon informasinya
    termaskasih.

  62. Assalamualaikum WR WB
    baiknya jika ingin memiliki ilmu LADUNI jangan lupa syariat.belajar dari firman allah yaitu al-qur’annulkarrim.
    Jangankan kitab/buku laduni yg sekecil itu,jagat raya dan isinyapun ada d dalam al-qur’an.
    Wassalamualaikum WR WB

  63. wahai anuek aceh bek ter pengaruh gan aliran ilmu laduni ..nyan ilmu gila ..
    masa nek tu gutanyo sembahyang 5 wate wajeb .jum’at wajeb bak mesjit …menya na aliran nyan goen kawat listrik laju nukontak .nu tanyo sou tiga aliran listrek gon aliran laduni ..
    ALQURAN PEDOMAN KITA ALLAH HUAKBAR

  64. wahai hamba allah ketahui lah …Alqur’an pedoman kita .imam syafii imam kita, tgk musanneh pegagan isi kitab yang kita pelajari dalam islam, jangan terpengaruh dalam aliran yang bukan pedoman alqu’an ALLAH hu akbar

  65. Alhmdlh sy bru dberi hidayatullah Allah SWT.. Sy skrg mrasa trnyata pertolongan Allah SWT sgt dekat dan tidak pernah terlambat.. Dan kita sbnrnya tdk prlu mengkwatirkan & menakutkan apa2, tetapi takutlah akan doa_doa kita yang tdk terkabulkan..

  66. Apakah ilmu laduni itu sesuai dengan manhaj salaf.
    Bukankah kita harus i’tiba Rasul.. bukan sekedar ngikut2/taqlid. Bukankah harus memahmi Al-Qur’an dan Hadits shahih kita sesuai dg pemahaman para shabat,Tabi’in dan Tabiut Tabi’in.

  67. Mas OIM, …. kalau mau tahu Ilmu Laduni, baca bukunya dulu dong baru ngomong, supaya tidak ngisin ngisini …. hehehe

  68. maaf saya BERI komen disini…kita disuruh oleh Allah s.w.t untuk mem percayai kalam Allah iaitu Al-quran.saya telah mengkaji tentang ilmu laduni.ilmu nie salah disisi agama islam,kerna cara untuk mendekati Allah dengan melakukan suruhannya dan meninggalkan larangannya.ilmu laduni ini hanya rekaan manusia sahaja.saya takut sesiapa yg memperlajari ilmu laduni tergolong dalam golongan sesat.banyak buku2 tentang ilmu laduni yg memesongkan ayat suci Al-quran.bila kita fikir balik seseorang tidak cukup solatnya tetapi masih boleh mendekati diri kepada Allah,seperti ilmu laduni ini.kebanyakan yg membeli buku ilmu laduni ini bukan semua orang islam.mcm mana awak kata dengan mempelajari ilmu laduni ini boleh dekatkan diri kepada Allah.harap awak cepat2 bertaubat sebelum terlambat.

  69. obviously like your website however you have to test the spelling on several of your posts.
    Many of them are rife with

    spelling problems and I find it very bothersome to inform the reality however I’ll surely come

    again again.

  70. Excellent blog here! Also your site loads up very
    fast! What host are you

    using? Can I get your affiliate link to your host?
    I wish my web site loaded up as fast as yours

    lol

  71. The subsequent time I read a weblog, I hope that it doesnt disappoint me as a

    lot as this one. I imply, I know it was my option to learn, but I

    really thought youd have something interesting to say.

    All I

    hear is a bunch of whining about one thing that you could repair in case you werent too busy searching for attention.

  72. Great write-up, I’m regular visitor of one’s blog,
    maintain up the

    excellent operate, and It is going to be a regular visitor for a long
    time.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s