15 comments on “FENOMENA “PENGOBATAN ALA RASULULLAH” – Bagaimana Menurut Anda ??

  1. Saya kira itu benar Abah, mereka itu bahkan tidak ada bedanya dengan para Politikus Busuk yang suka mengatasnamakan Agama dan Rakyat dalam berkampanye dan mendongkrak Citra Diri, padahal tujuannya hanya untuk mencari kekayaan pribadi dan papularitas diri.

    Barangkali karena mereka suka menyalahkan amaliyah orang lain seperti seperti tahlilan dan yasinan yang dibudayakan oleh sebagian besar umat Islam, bahkan menyirikkan dan membid’ahkan amaliyah para Ulama’ Salaf tersebut sehingga mereka kuwatal. Tanpa sadar mereka malah terjerumus dalam perbuatan munafik. Mereka itu tidak ubahnya seperti dalam istilah: “Kuman disebarng lautan kelihatan tetapi Gajah dipelupuk mata tidak kelihatan”.

    Pengobatan seperti yang mereka lakukan itu sesungguhnya sudah dilakukan oleh Ulama’ kita sejak zaman dahulu, tetapi para Kiai kampung itu tidak menggunakan merek dagang “Ala Rasulullah” seperti mereka. Para Ulama Salaf tersebut dalam melakukan pengabdiannya kepada Masyarakat bahkan dengan menggunakan akhlak mulia/Islami tanpa mengklem dirinya yang paling Islami, yang paling sesuai dengan syari’at Islam.

    Semoga teman-teman kita itu mendapat hidayah yang benar.

  2. Saya jadi tersadar…berat sekali ketika kita memakai embel2 syariah dalam kehidupan..ketika mengikuti kuliah ekonomi moneter Islam kemarin dosen menerangkan…para pelaku ekonomi syariah haruslah sadar diri..jangan2 penggunaan label syariah itu hanya sekadar cari untung belaka…makanya perbaiki dulu akhlak kita…jangan serta merta penggunaan label syariat ini hanya sekedar formatif belaka…melainkan aplikatif disertai hukum dan akhlak yang baik pula…kita sering sekali hanya terjebak pada formatif syariah…tapi susah berangkat..

    begitu pula penggunaan label pengobatan ala Rasul…saya setuju sekali sama Pak Erfan…Kyai salaf sama sekali tidak pernah menggunakan label syariah dan merasa paling syariah…mereka itu justru orang2 yang selalu tawaduk kepada siapapun…..

  3. betul juga, apa kata teman2… mereka yang menjalankan bisnis mengatasnamakn rosul itu karena sudah buntu…terus terang saja saya mengalaminya. saya bekerja di klinik yang mengatasnamakan pengobatan ala rosul meskipun hati di dalam tidak meyetujuinya. tapi karena say membutuhkan uang untuk makan akhirnya saya terima kerjaan tersebut..walaupun terus terang saja benar2 tidaksetuju. barangkali akhwan2 ada yang mau menolongku?

  4. y ikhwanulmuslimin…ini mungkin masalahnya diprinsip dan keyakinan,dengan mengkaji salah satu firman ALLAH S.W.T yg mengatakan”sesungguhnya manusia dan jin diciptakan hanya untuk menyembah kepadaKU”…(maaf saya nggak teks book)…mempunyai pengartian yang kompleks yang indikasinya juga mengarah dalam salah satu ibadah kita dalam mencari nafkah,pengertian”menyembah”adalah beribadah,dan beribadah adalah menjalankan syariatNya dan dalam salah satu syariat utamaNya adalah agar kita terhindar dari salah satu dosa yang paling dibenci oleh ALLAH S.W.T…yaitu syirik,dewasa ini kita sering terjebak dalam kesyirikan secara tidak langsung atau tanpa kita sadari yang membuat kita menghalalkan segala cara untuk mendapat uang,memang…segala-galanya pake uang tapi ingat”uang bukan segala-galanya”dan dalam firman ALLAH S.W.T mengatakan”bahwasanya pahala itu lebih baik dari apapun jika kamu mengetahuinya”karena ALLAH S.W.T sering mengatakan dalam al’qur’an bahwa pahala itu mencakup kebahagian dunia wal akherat,jadi marilah kita dengan keyakinan menjadikan dunia untuk ajang pencarian pahala dan serahkan sepenuhnya doa dan usaha kita kepada ALLAH S.W.T….

    ———————-

    masukan yang baik, … makasih kawan … jazakumullaho ahsanal jaza

  5. Saya pikir semua kembali pada niatnya masing-masing. Banyak juga lho, orang-orang yang memang menggalakkan thibbun nabawi karena memang ingin mengikuti sunnah. Lagi pula hasilnya memang terbukti bagus.

    ————

    setuju ….. makasih ya …..

  6. Komennya semuanya bagus-bagus saya setuju, tapi yang paling saya setujui adalah semuanya kembali ke niat masing-masing kalau memang didasari niat yang ikhlas dan membawa kemasylahatan kepada masyarakat gak ada salahnya.

  7. menurut ana, pengobatan Rosul bukan pengobatan alternatif tapi pengobatan yang utama. Sebagai umat Islam kita kita wajib meyakini bahwa metode pengobatan Nabi adalah yang terbaik di dunia ini.

  8. Saya juga setuju dengan pernyataan mas “Gamat Obat Sroke”. Saya seorang tenaga medis, walaupun baru lulus kuliah, tapi insyAlloh saya cukup mengerti sisi positif dan negatif pengobatan modern (yang berkiblat pada pengobatan barat). Allhamdulillah atas izin Alloh, ana diberi secuil ilmu tentang pengobatan Rosululloh saw yang menurut saya sangat baik… terjamin halal dan thoyyib.
    Menurut saya, kita tidak perlu terlalu memusingkan diri dengan sikap atau akhlaq para saudara kita yang menggembar-gemborkan pengobatan ala Nabi. Selain kita tidak yahu apa yang tersembunyi dalam hatinya, kita juga hendaknya tidak mengotori hati kita dengan berburuk sangka dan mencari-cari kesalahan pribadi mereka. Bukan hadits Rosululloh yang salah dan tidak up date untuk diterapkan di zaman sekarang, tapi moralitas umat ini yang semakin lama menjauh dari sunnh Rosululloh saw. Bukankah pengobatan yang diwariskan oleh Rosululloh saw melalui perantara wahyu? Bukankah wahyu itu terekomendasi langsung dari Alloh? Bukankah Rosululloh saw yang kita cinta tidak berbicara, berbuat dan diam dengan hawa nafsunya?
    Saudaraku… telah banyak bukti ilmiah yang membuktikan bahwa pengobatan Nabi sangat bermanfaat bagi kesehatan kita.
    Saya beri contoh, “shoum/puasa”. Mungkin diantara kita sudah sering mendengar atau bahkan memahami bahwa ibadah ini sangat baik untuk kesehatan seluruh organ pencernaan kita. Bahkan metode shoum ini telah diadopt oleh para dokter ahli di negara2 barat sebagai terapi penyakit diabetes mellitus, gastritis, patien per dan pos op, dll.
    Contoh lain yang saat ini banyak diperbincangkan adalah bekam. Bekam telah direkomendasikan langsung oleh Alloh SWT di malam yang mulia, malam Isro’ Mi’roj. Bekam adalah metode pengobatan timur, ditemukan dan dipopulerkan oleh kaum muslimin sejak lebih dari 14 abad yang lalu. Tapi tahukan Antum siapakah bangsa/kaum yang saat ini lebih menyukai berbekam dari pada pengobatan lain? siapakah bangsa/kaum banyak mempraktikkan bekam hingga mereka membuat alat bekam, bahkan menjadi produsen penguasa alat bekam yang digunakan juga oleh kebanyakan kaum muslimin? Bangsa Cina dan Korea jawabannya. Notabene mereka adalah kaum komunis… para atheis…
    Saya sangat bersyukur karena sunnah Rosulloh beberapa dekade ini semakin tegak di bumi-Nya… semua ini juga berkat dakwah para da’i & da”iyah serta saudara2 kita yang atas izin Alloh mulai mempopulerkan metode pengobatan halal, thoyib dan pastinya penuh berkah ini.
    Terlepas dari dikomersilkan atau tidak, diiringi dengan akhlaq yang mulia atau tidak… saya sarankan untuk saudara2ku sesama muslim (terutama untuk diri saya pribadi)… Alangkah baiknya bila kta terus menggali ilmu (dalam hal ini ilmu thibbun nabawi) agar kita mengerti dan tidak jatuh dalam malprakti/kesesatan. Alangkah indahnya bila kita sesama kaum muslim saling mendukung untuk tersebarnya dakwah ini, saling menasehati bila ada salah tanpa menggunjing mereka dibelakang, saling menguatkan agar berisan kita semakin kokoh dalam naungan al-Qur’an dan as-Sunnah sesuai pemahaman Rosululloh saw beserta para sahabatnya… Saudaraku, Islam pasti menang, tapi apa sumbangsih kita untuk kemanangan Islam??? Fastabiqul khoirot… OK (^_” )

  9. setahu saya islam yang disampaikan rasulullah saw rahmatan lil alamiin. dan katanya rasulullah hampir sempurna diatas nabi2 atau rasul2 sebelumnya, krn itulah syar’atnya juga sempurna dan tidak perlu ditambah2 lagi dgn yang baru. yang si penanya ceritakan itu kan benar2 dan ada pada jaman rasulullah. jgn2 ustadz tadi lebih setuju dengan pengobatan ala singapore yang ratusan juta, atau ala pendeta yg pake urapan dan sebut ‘atas nama bapa di surga sembuhkanlah si anu’. salahnya si penanya kok kaga tanya ustadnya kalao sakit berobat kemana. saya takutnya nih ustad kasih makan keluarganya dari ngajar al islam, berarti dia juga jual ayat2 alqur’an dgn harga yg murah dunk. saran saya dukung saja gerakan yang atau usaha saudara2 kita yang menghidupkan sunnah2 rasul dan anggaplah fastabiqul khoirat. jadi nanti orang2 non islam dan munafikin cuma jadi kuli2 atawe karyawan pengusaha2 muslim. kan udah dikasih kesempatan orang2 non islam dan munafik jadi kaya/pengusaha/pejabat di negri yang mayoritas penduduknya islam, tapi liat dah tuh hasilnya. sorot aja dari jaman harto ampe sby, kisruh trus kan, ada perubahan ga? nah tanya dah tuh si ustad gimana sby? thogut bukan? dari jwbannya kan nanti ente bisa nilai sampe mane pengetahuan die ttg sejarah dan al islam. jgn2 dia baca tulisan sejarah yang dikarang2 ama orang2 yg memang mau rusak islam dari dalam. soale kalau dari luar(kekerasan) dimana aja ujung2nya tentara islam(mujahidiin) menang. liat aja afghan, negeria, somalia, chechnya, poso, iraq, pakistan, turki, kaukasus dan indonesia (poso dan irian). nah, tanya dah tuh si ustazd kalo ngajar agame dibayar termasuk yg dia sangkakan ga ke pelaku bisnis brobat ala rasul. mungkin gara2 banyak bgituan murid2nya nyang dulu suka manggil cremah udh ga manggil lagi, jadi seret dah koceknya. ga ush takut rezeki ALLAH nyang atur pan….

  10. para pelaku penegak hal-hal yang berlabel syari’ah jangan bimbang dan ragu, sebagaimana yakinnya alqaeda harus mengusir usa,barat,munafik dari bumi afghanistan. mendingan yang ga setuju diarahkan ketidaksetujuannya untuk pelaku bisnis yg berbau alkohol, pornografi, ghibbah dan penipuan kandungan haram dalm produk2 yang dianggap halal. kan jihad ente ada arahnya, ga melawan orang islam melu2, tapi jelas melawan kekafiran.

  11. saya sangat tidak setuju dengan jawaban ustadz2-an tadi, syariat islam harus ditegakaN, Sunnah Nabi tidak akan pernah salah.

  12. asalamualaikum… wahai manusia ketika berbicara AGAMA janganlah menggunakan kata-kata,”MENURUTKU, MENURUT KIAI, MENURUT MBAH GURU, MBAH BUYUT insya’Alloh lebih baik menggunakan kata-kata,”MENURUT ALLOH SWT DAN MENURUT ROSULULLOH SAW. renungkan pikirkan dan mari kita selalu belajar dan belajar tentang hukum Alloh SWT, Perhatikan bagaimana dengan pengakuan kita terhadap LAILAHAILALLOH sudahkah sesuai dengan petunjuk Alloh SWT ? Sebelum berbicara banyak hal ayo kita belajar untuk mengkaji bersama-sama…. jangan saling menyalahkan menurut hawa napsu keenbcian diantara manusia, silahkan menyalahkan kalau petunjuk Alloh SWT memag demikian!!! terimakasih….

  13. I actually had been researching for plans for my weblog and located ur post, “FENOMENA PENGOBATAN ALA
    RASULULLAH – Bagaimana Menurut Anda ?? ponpes
    Al-Fithrah GP”, will you care in case I personally start
    using a handful of of ur ideas? Thanks -Gus

  14. semua itu tergantung tujuan dan niat. sholat ada niatnya puasa ada niatnya semua menggunakan niat karena niat itu penting dan pengukur keiklasan. berhubung niat yg tau hanya Allah saja jadi…. maaf sebelumnya ya kang maaf seribu maaf. sebelum memimpin orang lain sebaiknya memimpin diri sendiri. sebelum memperbaiki orang lain hendaknya memperbaiki diri. kan kita ngga tau niatnya orang mungkin dari beliau2 membuka praktik hasilnya dibagi2kan kepada orang2 yg membutuhkan! hanya Allah yg tau.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s